Dewa Perang

Dewa Perang
kematian Jiang Ho alias Arata Keno


__ADS_3

Setelah mendapat ijin dari Furio, Akio kemudian melompat turun dari atas soto bangunan, dengan sangat ringannya ,mendarat di tengah tengah halaman yang kosong.


" buka rantai di tangan dan kakinya " perintah Furio,agar rantai yang membelenggu Jiang Ho di buka.


Namun,sebelum ada yang datang mendekat untuk membuka rantai di tangan dan kakinya, Jiang Ho kemudian melayang dan berjungkir balik di udara,Sambil mengerahkan kekuatannya untuk menghancurkan rantai.


sementara masih melayang di udara, terdengar suara bagai ledakan. Rantai yang membelenggunya putus dan pecah berkemping kemping.


" ahhh.."


" aahhh.."


terdengar suara suara tertahan. Beberapa murid sekte Samurai yang mengerumuni tempat itu jatuh meregang nyawa.


Jiang Ho yang mendapat kesempatan, setelah menghancurkan rantai, dengan pecahan rantai, dari udara dia menyerang murid murid samurai yang ada di bawah.


gerakan Jiang Ho sangat cepat, dia tidak memukul atau menendang pecahan rantai untuk menyerang, namun mengerahkan Jurus Inti Api, dan melepaskannya dari tubuhnya. Jurus Inti Api yang dihimpun dan dilepaskan dengan tiba tiba itu, mendorong pecahan rantai bagaikan peluru yang ditembakan.


Furio dan pemimpin Sekte lainnya sangat marah. Namun mereka hanya diam ditempat melihat Jiang Ho,yang kini sudah berhadap hadapan dengan Akio. Mereka bukannya tidak tahu. mereka menyadari, bahwa Jiang Ho sengaja melakukan itu.


Sebaliknya, Jiang Ho merasa senang dengan hasil propagandanya. Tentu ia merasa sakit hati, karena penyerangan yang mereka lakukan, tidak ada satupun korban jiwa dari pihak sekte samurai. Selagi ada kesempatan, Sebelum ia mati, setidaknya, ia juga menimbulkan kerugian dipihak sekte.


Kini,kerumunan murid sekte samurai semakin melebar.mereka semakin menjauh dari halaman yang menjadi arena duel antara Jiang Ho dan Akio.


setelah berdiri berhadapan, Arata Keno semakin kagum dengan Akio. Seorang pemuda yang sangat tampan, dan juga sangat tenang. Kepercayaan diri yang sangat tinggi. Seorang pemuda, yang berusia sekitar dua puluh lima tahun, berdiri dengan tenang dalam menghadapi pertarungan hidup mati, tentulah ilmunya sangat tinggi.


Arata Keno menyadari,bahwa tadipun dalam segebrak, ia hampir celaka. ' aku harus hati hati . Mengalahkan anak muda ini, tidak gampang' batin Arata Keno, atau Jiang Ho.

__ADS_1


" majulah anak muda, aku sudah siap."


Akio tidak menjawab. Wajahnya kemudian ditekuk, ia menatap lurus kearah tanah. Kemudian berkelebat sambil menusuk lurus kedepan. Ketika serangannya mendekati Arata Keno, tiba tiba pedangnya menghilang, dan nampak bayangan perak mengurung Arata Keno.


Menghadapi serangan dasyat ini, seketika telapak tangan Arata Keno berubah warna,menjadi kemerahan, dan nampak uap disekitar telapak tangannya. dengan belati di kedua tangannya, yang juga merah membara oleh jurus Inti Api, Arata Keno pun menyambut serangan Akio. Suhu panas menyelubungi Akio, baru beberapa jurus, Akio melompat mundur, sambil berjungkir balik di udara.


" Hmmm...Taduro, sejak kapan Ninja memiliki jurus ini ?" Furio bertanya sambil mengamati jurus yang dimainkan oleh Arata Keno. Ia seperti berusaha mengingat sesuatu.


" Tuan Furio, itu adalah Jurus Inti Api dari Perguruan Teratai Putih, dari negri Cina " Liu Heng memberi tahu jurus yang dimainkan oleh Jiang Ho itu.


" apa hubungan Organisasi Ninja dengan Perguruan Teratai Putih ?" Furio bertanya sambil mengerutkan dahinya, dan melihat kearah Liu Heng.


Liu Heng tidak menjawab. Tapi menggelang geleng kepalanya pelan, dan menatap lekat kearah Jiang Ho.


" apakah dia juga orang pelarian seperti engkau ?" tanya Furio dengan nada yang sangat sinis.


Akio harus membebaskan diri dari jangkauan hawa panas.


Akio merasakan kesulitan bernafas, jika bertarung secara dekat, karena suhu panas disekitar Arata Keno,yang memainkan jurus Inti Api,pada level yang tertingginya. Sebenarnya, tingkatan Arata Keno masih dibawah Akio, namun karena jurus Inti Api, dan taktik Arata Keno untuk bertarung secara dekat, maka Akio yang kewalahan, karena juga diserang hawa panas, selain juga harus menghindari dan menangkis belati Arata Keno yang mampu menangkis dan balas menyerang.


Akio maju lima langkah.ia bersiap untuk kembali menyerang. Kedua kakinya ditekuk, dan kedua pahanya sejajar lutut. Kedua tangannya memegang samurai yang diangkat mengarah kedepan ,sejajar dengan kepalanya. Akio mengambil posisi bertahan.


Melihat Akio tidak menyerang,dan dalam posisi bertahan, Arata Keno kemudian kembali mengerahkan jurus Inti Apin.dari hulu belatinya, Arata Keno menarik keluar rantai, sepanjang lima puluh centi meter.


Kemudian, Arata Keno mengerahkan Jurus Inti Api, mengalirkannya ke ujung rantai, yang ada tergantung belatihnya. Kini belati itu berubah menjadi merah membara,sedangkan rantai yang digelangkan di tangannya,tidak berubah membara. Ini kelebihan jurus Inti Api yang dimainkan oleh Jiang Ho atau Arata Keno.


Setelah mengerahkan jurus Inti Api ke kedua belatinya, Arata Keno kemudian berkelebat menyerang Akio. Menghadapi serangan Arata Keno, Akio tetap pada posisinya. Ketika serangan Arata Keno mendekatinya, tiba tiba Akio berkelebat, dan nampak tiga bayangan perak menyambut Arata Keno.

__ADS_1


Satu bayangan menyerang dari depan. Dua bayangan lain, bergerak mengepung Arata Keno.


" tanggg..tang..tangg..." terdengar bunyi beradunya dua senjata. Disetiap benturan senjata menciptakan percikan percikan bagai kembang api. Semakin lama, gerakan mereka semakin cepat, dan percikkan yang terciptapun semakin banyak.


Arata Keno tetap menjaga jarak, agar Akio tetap masuk dalam jangkauan hawa panasnya. Namun kali ini, Akio selain memainkan jurus jurus samurai dalam jangkauan pendek, ia juga memainkan jurus yang diajarkan oleh Liu Heng.


Semakin lama, bayangan perak jurus Akio semakin melebar, berlahan mengurung bayangan merah barah yang terpancar dari belati yang dialiri jurus Inti Api.


Arata Keno sudah bermandikan keringat. Nafasnyapun mulai hos hosan. Semua jurusnya sudah ia kerahkan. Namun ia tidak mampu mendesak Akio. Melainkan sekarang, Akio semakin menekan Arata Keno.


Gerakan merekapun belum berubah, dua bayangan berkelebat,dengan tiga bayangan perak senjata samurai yang mengurung bayangan merah, senjata Arata Keno.


Akio masih terus menggunakan jurus ciptaannya, tiga bayangan perak berlahan semakin lama semakin melebar, dan bayangan merah semakin mengecil ruangnya.


setelah bertarung lebih dari dua ratus jurus, Akio kemudian menggabungkan tiga bayangan perak dari senjatanya, menjadi satu bayangan, dengan satu bayangan ,yang merupakan jurus pemungkasnya yang terakhir, Akio berkelebat lenyap,menerjang kearah Arata Keno.


" tang..ting..ting..."


" Creehhhpp "


Arata Keno terlempar kebelakang, dengan mata yang terkejut dan ngeri. Dua belatihnya berbenturan dengan samurai Akio, dan berbalik menikam ulu hatinya. Dua belati menancap pada tempat yang sama, dalam waktu yang bersamaan, dengan kecepatan yang tak tampak.lebih cepat dari pada peluru yang ditembakkan.


Arat Keno berdiri dengan badan yang bergoyang,linglung. Ia melihat Akio dengan tatapan kagum. Ia tidak menyesal mati ditangan seorang master, walau orang itu masih jauh lebih mudah darinya.


dari sudut bibirnya mengalir darah segar.


" a..a..ku..puu..aass "

__ADS_1


setelah mengatakan demikian, ia jatuh kedepan, dengan wajah menghantam tanah.


__ADS_2