
Diatas panggung, duduk seorang perempuan yang berusia sekitar enam puluhan tahun,namun gurat gurat kecantikannya masih nampak diwajahnya yang mulai keriput. Dia adalah Chia Moi, ketua Perguruan Teratai Putih. Perguruan ini didirikan oleh Than Kui, si Pendekar hebat yang terkenal dengan nama Pendekar Ular, karena pedang yang digunakannya tidak biasa, yaitu terbuat dari ular utuh yang dikeringkan,dikeraskan dan diisi oleh tenaga gaib.Energi Inti Api.
Sang Ketua Chia Moi lah yang merubah nama Sekte Teratai Putih menjadi Perguruan Teratai Putih. Hal ini dilakukan karena nama Sekte sudah kurang sesuai lagi pada zaman sekarang. penggunaan nama Sekte membuat masyarakat berasumsi bahwa ini bukan Perguruan silat, tetapi sebuah aliran agama. Setelah mengganti nama, ternyata keputusan itu sangat tepat. Tak lama setelah mengganti nama, anggota baru yang berminat dengan olah raga bela diri mendaftar diri mereka di Perguruan Teratai Putih.
"ceritakan, bagaimana Pedang Ular bisa ada ditangan Pembantai Dewa " perintah Chia Moi dengan suara lirih.
" baik Ketua." jawab kelima belas orang itu serentak.
" ketika kami menjelajah di daerah sekitar tempat pertandingan resmi , kami mendapat informasih, bahwa ada sebuah kampung yang merupakan keturunan anak buah kapal Sang Tetua kita, Than Kui. Dari informasi itu, kami bermaksud untuk mencari tahu keberadaan Pedang Ular. Tidak kami sangka, justru di kampung itu, kami menemukan jejak Pembantai Dewa. kami kemudian memantau Pembantai Dewa. Namun tiap malam hari, Pembantai Dewa selalu tidak berada di rumah. Dia selalu bermeditasi dan berlati silat di hutan. Siang harinya, kami mendapati, Pembatai Dewa dan Muridnya berangkat ke hutan,kami kemudian diam diam mengikuti mereka. Ternyata, Murid Pembantai Dewa memiliki Ilmu Energi Inti Api. Ini kami ketahui karena latihannya adalah untuk menguasai Energi Inti Api yang dengan sendirinya ada dalam tubuh murid itu ..."
pemimpin kelompok utusan itu, berhenti melanjutkan ceritanya,ketika Sang Ketua Perguruan yang duduk diatas kursi ketua,mengangkat tangannya.
Dengan alis berkerut, Chia Moi bertanya
"Pembantai Dewa berada di kampung keturunan Anak Buah Kapal Pendekar Than Kui ? Apakah mungkin ada hubungannya dengan Sang Pendekar ? "
" Ketua, sudah kami selidiki, jurus jurus Pembantai Dewa tidak ada hubungannya dengan Sang Pendekar. Jurus Pembantai Dewa asli ilmu silat negri mereka."
" kerja yang bagus. lalu bagaimana dengan muridnya? Apakah dia keturunan Anak Buah Kapal dari Pendekar ? "
" benar ketua! Murid Pembantai Dewa bernama Mosa, adalah keturunan dari Anak Buah Kapal sang Pendekar. Tapi.... Diapun berlatih di bawah bimbingan Si Tangan Besi, yang juga tidak ada hubungan dengan sang Pendekar."
__ADS_1
" Hmmm ...ini membingungkan...apa mungkin Murid Pembantai Dewa memiliki salinan kitab silat yang ditinggalkan oleh Sang Pendekar ?"
" Maaf Ketua, sudah kami selidiki juga. Setiap Mosa berlatih ilmu silat jurus Inti Api, kami tidak melihatnya membawa kitab atau buku apapun. "
Suasana kembali sunyi,setelah pemimpin kelompok itu memberi tahu keadaan Mosa yang ajaib itu.
" tanpa kitab silat, dan tanpa petunjuk apa apa, namun anak ini mampu memiliki Jurus Inti Api ? bagaimana Pembantai Dewa melatih Muridnya untuk menguasai Jurus Inti Api ?"
" Ketua, latihannya sangat aneh dan sangat biasa. Muridnya itu, di suruh berendam dalam air di hutan, selama tiga hari tiga malam. pada hari ketiga,ketika kami melihat ,sungguh terjadi, Muridnya itu mampu melepaskan jurus Inti Api dan memainkan jurus itu dengan sangat baik. Kekuatannya juga sangat luar biasa. "
Mendengar itu, semua yang hadir tiba tiba menjadi ramai. Masing masing mengomentari apa yang mereka dengar.
" Ketua, jurus kita sudah di curi oleh orang lain. Kita harus mengambilnya kembali." seorang peserta yang hadir tiba tiba berseru, menyampaikan pendapatnya.
" Ketua, kita harus mengambil tindakan."
" ya Ketua..kita harus mengambil apa yang menjadi milik kita."
Semua peserta merasa sangat tidak puas. Mereka beranggapan, Pembantai Dewa dan muridnya Mosa, sudah mencuri jurus mereka. Karena selama ini, jurus Inti Api hanya milik Perguruan mereka dan Dewa Naga, yang adalah keturunan dari Pendiri Perguruan Teratai Putih. Namun sejak ada percecokan dengan keturunan Sang Pendekar, Buyut dari Dewa Naga,memutuskan untuk keluar dari Perguruan Teratai Putih.namun pihak Perguruan Teratai Putih, masih menghormati keturunan pendiri perguruan mereka, dengan tetap menganggap, Dewa Naga adalah sesepuh utama Perguruan. Jika Dewa Naga mau kembali ke Perguruan, mereka dengan senang hati akan menerimanya.
Setelah sang ketua diam memikirkan perkara ini, ia kemudian berdiri dan berkata
__ADS_1
" baik. Urusan ini menyangkut harga diri perguruan kita. Aku sudah memikirkannya. Ada dua hal yang harus kita putuskan sekarang disini. Pertama kita mengajak Mosa, untuk bergabung dengan Perguruan Teratai Putih. Jika dia mau bergabung, ada keuntungan yang kita dapati. Yaitu , Mosa akan membuat nama Perguruan kita semakin disegani. Dan Pedang Ular akan menjadi senjata Pusaka Perguruan.
dengan bergabungnya Mosa, maka kita tidak perlu bertindak dengan kekerasan.
kedua, jika Mosa menolak bergabung, maka dengan sangat terpaksa, Mosa adalah musuh dari Perguruan Teratai Putih kita."
Mendengar pendapat ketua mereka, para peserta rata rata setuju dengan pendapat yang pertama. Yaitu menghindari kekerasan dengan mengajak Mosa bergabung.
Namun ada juga yang merasa tidak puas. Mereka ingin menyelesaikan dengan pertarungan,untuk menentukan jurus Inti Api siapa yang asli. Seandainya Mosa mau bergabung, mereka juga akan menantangnya di arena aula ini, sebagai syarat untuk bergabung.
" ketua, maaf saya mempunyai usulan. "
" silakan sampaikan pendapat. Semakin banyak usulan semakin baik. Agar kita sama sama memutuskan.mana yang terbaik untuk Perguruan kita "
" Trimakasih ketua. Jika Mosa mau bergabung, syaratnya, kita harus menguji kemampuannya. Jika mampu mengalahkan tiga orang sesepuh perguruan kita, kita baru bisa mengakuinya sebagai anak murid Perguruan Teratai Putih. "
" baik. Usulan yang baik.namun untuk saat ini kita belum bisa memutuskan sekarang. Namun yang pasti, aku punya rencana terhadap Mosa. Jika ia bergabung. Kita tunggu saja jawaban Mosa. ada yang lain,silakan "
" Ketua, seperti yang kita ketahui, Pedang Ular bukan pedang biasa. Pedang itu hanya akan tunduk kepada orang yang memiliki jurus Inti Api . Artinya,jika Mosa mampu menguasai Pedang Ular, jurus Inti Api nya bukan asal asalan. Bagaimana dengan pengamatan kelompok pelaksana tugas ?"
" sesepuh benar. Jurus Inti Api Mosa mampu mengisap habis jurus Inti Api Dewa Naga. Artinya, jurus Inti Api Dewa Naga kalah oleh Jurus Inti Api Mosa. Saya kira itu karena adanya Pedang Ular. Jurus Inti Api baru lengkap jika ada Pedang Ular. "
__ADS_1
Semua yang hadir sangat terkejut,mendengar cerita ini. Bagaimana bisa, keturunan Pencipta Jurus Inti Api, kalah oleh jurus yang sama, namun tidak berhubungan ini ?
pada hal,kekuatan Dewa Naga setingkat dengan kekuatan Sang Ketua mereka, Chia Moi. Apakah Mosa adalah inkarnasinya Pendekar Pedang Ular Than Kui ? Namun mereka semakin terkejut dengan apa yang akan mereka dengar selanjutnya.