
Setelah kematian Jiang Ho, Akio melangkah maju,mendekati jasad Jiang Ho,
" sing.. crepkh !!"
dengan sekali tebas, kepala Jiang Ho terpisah dari tubuhnya. Akio kemudian mengangkat kepala itu dan menunjukkannya kepada para anggota ninja yang ada.
Namun bukannya takut, semua tahanan itu,menggertak gigi, siap untuk mati. Merekapun menatap Akio dengan tatapan penuh kebencian.
" pelajaran bagi kalian semua, beginilah nasib penghina sekte Samurai Kuno." setelah mengatakan demikian, Akio kemudian melempar kepala Jiang Ho, kearah para Ninja,yang menjadi tahanan mereka.
" Ketua "
serentak, para Ninja , yang masih dalam keadaan terikat dan dalam posisi berlutut, segera memberi hormat kearah kepala Jiang Ho,dengan membenturkan dahi mereka ke tanah.
Akio hanya tersenyum sinis. Kemudian berbalik menghadap Furio dan pimpinan Sekte Samurai Kuno berada.
__ADS_1
" Guru, murid sudah melaksanakan tugas, mohon beri perintah selanjutnya"
Akio memberi laporan,dan minta ijin untuk menghukum para Ninja tahanan itu. Semua itu dimengerti dengan sangat baik oleh Furio dan para pimpinan.
" beri mereka hukuman. Hilangkan semua kemampuan mereka. Dan kirim mereka kembali ke Organisasi Ninja ,markas mereka " Furio memberi perintah dengan tegas dan kejam.
Setelah memberi tahu jenis hukuman yang harus diterima oleh para tahanan, Furio ,Taduro dan sesepuh Sekte Samurai Kuno meninggalkan tempat,dan berjalan masuk.
Tanpa menjawab, Akio memberi hormat, kemudian berbalik menghadap ke arah tahanan lainnya. Sekali berkelebat, terdengar jeritan tertahan bersahutan. Satu persatu, semua ninja itu, urat nadi besar di atas tumit kaki,dipotong. Mereka jatuh hampir bersamaan.
para tahanan itu bergulingan menahan rasa sakit yang teramat hebat. Bau darah memenuhi halaman gedung itu. Kemudian, dari dalam gedung utama, berjalan keluar seorang sesepuh Sekte, ditangannya ada buntalan kain. Ia melempar buntalan itu ,kearah para ninja yang masih bergulingan dan berusaha untuk menghentikan darah, yang keluar dari urat kaki yang dipotong, dengan cara mengikat kain pada betis mereka dengan erat.
" minumlah obat itu,untuk menghentikan darah kalian yang keluar." seru sesepuh itu, setelah melempar buntalan kain yang dibawahnya tadi.
Seorang ninja yang mendengar apa yang dikatakan oleh sesepuh itu, melihat kearah buntalan itu, lalu merangkak dan mengambilnya. Ia lalu membuka buntalan itu, isinya adalah pil obat yang sebesar bola kelereng,dan berwarna hitam,dengan bau yang tajam.
__ADS_1
Ia kemudian mengambil satu,dan langsung memakannya. Setelah ditelan,rasanya sangat pahit. Tapi kemudian efeknya sangat mujarab. Beberapa saat kemudian, darahnya yang keluar langsung berhenti, dan berkurang rasa sakitnya. ia juga merasa bertenaga kembali.
" teman teman, makanlah ini. Ini pil obat untuk menghentikan darah yang keluar." setelah mengatakan demikian, ia merangkak mendekati temannya yang terdekat, memberinya pil itu. Setelah semua sudah makan pil obat itu, suasana kembali tenang. Tidak ada lagi yang mengerang menahan rasa sakit.
Semua manusia, setinggi apapun ilmunya,ketika mengalami kecelakaan,akan mengerang dan menjerit menahan rasa sakit. Kadang erangan dan jeritan itu keluar dari mulut tanpa kita sadari.
Semalaman, para ninja yang kini sudah lumpuh dan tidak bisa lagi bersilat itu,dibiarkan di halaman itu.
mereka semua tertidur begitu saja,ditempat mereka bergulingan. Setelah bangun, mereka tidak lagi merasakan sakit di urat kaki mereka yang dipotong. Mereka saling melihat,dengan mimik wajah yang menyedihkan. Kemudian,seorang ninja,mencoba untuk berdiri. Ia bisa berdiri dan berjalan. Namun agak pincang. Ketika ia mencoba untuk mengerahkan tenaga dalamnya, ternyata tidak bisa . ia kemudian mencoba lagi.namun tetap tidak bisa.
Yang lain,ketika melihat temannya bisa berdiri dan berjalan, merekapun hampir serentak beranjak bangun dan berdiri. Setelah semua sudah bangkit berdiri, mereka mendengar langkah kaki dari arah gedung markas utama Sekte.
" plak..plak..plak..plak..bagus..bagus...kalian sudah bangun semua. Bagaimana...apakah tidur kalian nyenyak ?" sinis Liu Heng dengan senyum lebar di mulutnya.
" kau...bangsat...kalian pasti akan menerima balasannya." umpat seorang ninja dengan penuh kebencian.
__ADS_1