
Demikianlah, Kilasan lahirnya ilmu bela diri. Sang Master,pencipta tarian yang menjadi jurus ilmu bela diri ini,tidak menyangka, jika tariannya,menjadi jurus jurus dalam ilmu bela diri, yang kemudian terus berkembang.
Dia sendiri, setelah mengajari para perampok tarian, tak disangka, para perampok ini menggunakan tariannya dengan kekuatan fisik, gaya yang gemulai, digerakan dengan kasar. hasilnya sangat mengagumkan.
Sang Master, kembali bertapa. Dan tariannya telah mengguncang dunia. Banyak orang mencarinya,untuk belajar langsung darinya. Namun sia sia,sebab ia terus berpindah tempat.
Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan seorang pertapa lainnya. terrnyata pertapa inipun mengetahui perkembangan dunia luar. Dimana saat itu banyak orang yang belajar tarian baru ini.
Pertapa yang ditemuinya ini adalah seorang pertapa yang awalnya, untuk mencari ketenangan batin, setelah semua keluarganya meninggal dunia oleh suatu wabah. pertemanan mereka, saling membagi apa yang mereka temukan dalam pertapaan mereka. Dan jadilah, suatu tarian yang mengandung tenaga dalam yang dasyat.
Ketika mereka berdua turun gunung, keduanya sama sama memiliki tarian dan tenaga dalam yang sama. Dalam upaya untuk memperkenalkan tarian baru yang bertenaga.
Mereka akhirnya, bentrok dengan para murid dari mantan perampok. Karena banyaknya orang orang yang berminat, masing masing mantan perampok ini, berhenti dari pekerjaan mereka, dan mendirikan suatu sekolah tari. Cikal bakal perguruan bela diri. Dengan aturan yang masih sederhana. Mereka meraup banyak keuntungan, dari pada saat mereka merampok.
Timbul persaingan dalam merekrut anggota. Perkelahian tidak terhindarkan. Setiap kali ada perkelahian antar murid sekolah, tidak ada pemenangnya. Yang menang yang berjumlah banyak. Menyadari ini, mantan perampok yang belajar langsung dari Sang Master, mulai mengembangkan tarian jurus mereka. Masing masing mereka, terus berlatih dan mengembangkan jurus mereka. Dari yang sangat sederhana, berkembang menjadi sangat kompleks dan beragam gaya.
Ketika, kedua pertapa ini turun gunung, keadaan masing masing perguruan bela diri, telah mengembangkan tarian dasar mereka, menjadi beragam jenis taria jurus lainnya.dan mereka semua telah lupa akan tarian atau jurus asli mereka.
Dan ketika terjadi bentrok antara dua orang pertapa dan anak murid perguruan ini,walau masih dengan gerakan tarian yang sederhana,Sang master mampu mengalahkan semua perguruan mantan perampok ini.hal ini karena Sang master telah mengisi semua gerakannya dengan tenaga dalam. Setia gerakannya, membuat anak murid dan mantan perampok yang mendirikan perguruan bela diri itu,langsung jatuh,dan muntahkan darah.
Kembali, ketujuh orang mantan perampok ini memohon untuk diambil menjadi murid. Sepuluh tahun lamanya, kedua pertapa ini mengajarkan tarian dan tenaga dalam kepada para mantan perampok ini.
tentunya, mereka belajar dengan persaingan yang sengit. Sambil belajar,mereka terus memantapkan gerakan gerakan yang mereka masing masing kembangkan di perguruan mereka. Hasilnya, ada tujuh aliran perguruan bela diri. tak ada satupun dari mereka yang mempertahankan gerakan aslinya, sehingga lambat laun, gerakan asli yang merupakan tarian ini terlupakan. Padahal, tarian asli ini adalah Inti dari segala jurus bela diri di dunia ini. Siapa yang menguasai jurus Inti ini, dia menguasai dunia persilatan.
Selesai menceritakan ini semua kepada kedelapan master ini, Dewa naga kemudian berujar,
" Pembantai dewa, bantu aku memperhatikan dan melihat gerakan jurus dasar Mosa. Aku akan menyerangnya "
" baik...jika kita mampu melihat inti jurusnya ini,kurasa kita bisa menghentikan Mosa"
" baik...bersiaplah..."
__ADS_1
Baru selesai berkata, Dewa naga tiba tiba menghilang dari tempatnya,
" Wuusss..."
"Duarrr..duaarr ..."
pada saat ini, tanpa orang ketahui, sejak dari awal, kesadaran Mosa terus melawan sesuatu yang ada dalam dirinya, yang seakan hendak menguasai dirinya. Karena itulah, setiap gerakan Mosa agak melambat, karena sebagian kesadarannya melawan kehendak sesuatu itu.
" Anak muda...aku hanya meminjam tubuhmu, hanya untuk menghukum orang jahat." terdengar suara dalam isi kepalanya.
" orang jahat ? " gumam Mosa yang setengah sadar itu, sambil memandang sekelilingnya. Pada saat itu, dia melihat suatu bayangan bergegas datang kearahnya dengan kecepatan yang membuat Mosa mencibir . Bagaimana tidak ,di mata Mosa yang masih dalam pengaruh kekuatan jurusnya itu, gerakan Dewa naga begitu lambat.
" ini dia orang jahatnya?" tanya Mosa kedalam dirinya.
namun tidak ada jawabannya. Mosa,melihat kearah Dewa naga ragu ragu, namun matanya masih memancarkan cahaya kemarahan. Ketika serangan Dewa naga,hampir mengenainya,sepersekian detik,.Mosa tiba tiba menggerakan tanganya, menerima pukulan Dewa naga. Ketika Mosa hendak menangkap tangan Dewa naga, tangan itu berubah gerakannya. Yang awalnya menghantam kearah dada, tiba tiba menyerang kearah samping dan meluncur kearah tengkuk dengan mulus.
Melihat serangan yang lambat ini, Mosa.membiarkan telapak tangan itu melewati lehernya,dan terus bergerak kearah belakang, dan ketika hendak ditotok,sambil tersenyum,satu jarinya menerima totokan Dewa naga.
" wuuss...braaakkk.."
Terdengar ledakan yang sangat kuat, dan bunyi Dewa naga yang jatuh. Ketika melihat serangannya hampir mengenai sasarannya, sesaat Dewa naga mengerahkan seluruh tenaganya. pada detik inilah, Mosa sambil tersenyum,menerima serangan Dewa naga dengan satu jarinya, dan akibarnya, dua kekuatan berbenturan dengan sangat kuatnya.
Dewa naga terdorong beberapa meter, dan baru berhenti ketika menabrak tiang pembatas. Sedang Mosa tidak terjadi apa apa.
Kejadian ini membuat semua yang hadir sangat kwatir. Dewa naga dan Pembantai dewa saja tidak mampu, siapa lagi yang bisa ?
Keadaan Mosa masih tetap semula. Ada sedikit kegelapan disekitarnya dengan bayangan ukar raksasa yang seakan menudunginya itu,disertai sesekali seperti petir yang menyambar nyambar..
" ahh a..aku kenal dia..bukan orang jahat " kembali Mosa berbicara dengan dirinya,sambil melihat kearah Dewa naga dengan perasaan bersalah.
" siapa bilang dia ? Yang jahat belum datang. Tapi dia akan datang " sesuatu dalam diri Mosa menjawab Mosa.
__ADS_1
" hmm kalau dia datang,aku akan menghadapinya" jawab Mosa.
" kau ? Hahaha ..anak muda, jangan bercanda ... Dia bukan lawanmu..bahkan dua manusia itupun bukan lawannya."
" sehebat itu ? Apakah dia sama dengan mu ?" tanya Mosa dengan alis berkerut.
" hmm dia adalah sahabatku...namun dia terjerumus oleh kenikmatan dunia. Dan menjadi jahat."
" kenikmatan dunia? Aku belum paham.."
" haiya...hal semacam itu saja kau tidak paham ? Dasar perjaka lugu...hahaha "
" kau..."
" dengar...akulah awal mula lahirnya ilmu beladiri. Sedangkan dia...adalah awal mula tenaga dalam..hmmm"
" jadi...kau adalah pencipta ilmu bela diri yang paling pertama ?" tanya Mosa ragu.
" bukan cuma pencipta. Tapi semua aliran beladiri di dunia ini ,berawal dari penemuanku. Jurusku sangat sederhana, dengan delapan belas gerakan dasar. berkembang dan terus berkembang memenuhi dunia ini."
" kalau gitu...ajarkan saja kepadaku jurus delapan belas gerak dasar itu. Aku akan melawannya,tanpa engkau meminjam tubuhku "
" haiii ...dasar keras kepala...engkau belajar seumur hidupmupun,tidak mampu melawannya."
" ahhh....!!??"
" sudah ku katakan, dialah awal dari tenaga dalam. Seperti aku,dia adalah awal dari tenaga dalam di seluruh dunia ini."
" aku belum paham tentang dia...."
" baiklah...dengar baik baik... Aku yang pertama menciptakan jurus ilmu bela diri. Ilmu bela diri akulah penciptanya. Tapi ilmu bela diri itu hanya sebuah gerakan tanpa tenaga. Aku bertemu dengannya,kami saling menukar ,apa yang kami temukan .dia mengajariku tentang cara menghimpun tenaga dalam.dan aku mengajarinya tentang merangkai gerakan antara kaki dan tangan yang saling melengkapi. Ketika aku dapat menghimpun tenaga dalam dan menyalurkannya kedalam setiap gerakanku,itulah pertamakalinya, jurus bela diri yang sesungguhnya. Demikian juga dengan dia. Namun,ia terlalu melangkah jauh. Ia ingin menyamai Sang Pencipta, karena itu aku menentangnya. "
__ADS_1