Dewa Perang

Dewa Perang
Kekuatan Pedang Ular yang sesungguhnya


__ADS_3

Sementara itu, ketika Sesepuh Kui Kui mulai memainkan Jurus Inti Api, Dewa Naga sudah berada didalam aula, dan duduk dibarisan kedua. Ia melihat kearah Ketua sebentar, dan kembali mengamati pertandingan di aula.


Sesepuh Kui Kui memulai serangan Jurus Inti Api dengan teriakan keras. Kekuatan teriakannya mendahului serangannya. Didalam suaranya, bagi yang belum kuat tenaga dalamnya, organ tubuh akan terguncang. Dan bagi orang biasa, jantung,hati dan ginjal bisa meledak. ditambah lagi, aura yang menyertai gelombang suara itu terasa sangat panas. Inilah kelebihan dari Jurus Auman Singa yang dikombinasikan dengan Jurus Inti Api.


Mosa yang tidak menyangka,bahwa didalam gelombang suara itu, ada hawa panas, terdorong kebelakang beberapa langkah,sambil mengerahkan Jurus Inti Apinya.


Namun pada saat itu, ada hawa yang sangat panas menyerang kearahnya. Mosa mengangkat tangannya,mengerahkan Jurus Inti Api menangkis Telapak tangan Sesepuh Kui Kui yang menyerang kearah dadanya. Kekuatan Jurus Inti Api yang Mosa kerahkan, mengimbangi kekuatan sesepuh Kui Kui. terdengar ledakan besar, hawa panas menyebar ,angin kencang menerpa mengenai murid Perguruan, untungnya, yang duduk di barisan depan,adalah para murid yang telah kuat tenaga dalamnya. Sehingga mereka mampu menolak hawa panas biasan dari ledakan, dengan bersama sama mengangkat tangan,bersama mendorong kedepan. Menghalau hawa panas.


Sesepuh kui kui terdorong kebelakang beberpa langkah. Sedangkan Mosa,tetap berdiri di tempat dengan tubuh bergoyang.


Sang Ketua mengkerutkan keningnya. Ia dapat melihat,bahwa Mosa belum mengerahkan kekeuatannya dengan penuh.


" segitu hebatnya anak ini. Ia mampu menahan serangan Jurus Inti Api sesepuh Kui ?" gumam sang Ketua.


sesepuh Kui Kui yang mendapati kenyataan, memandang Mosa dengan tatapan tidak percaya. Jurus Inti Api yang dimilikinya,dalam perguruan menempati urutan ke tiga tertinggi.

__ADS_1


' berat, ini berat. Tidak mudah menundukkan anak ini.' batin sesepuh Kui Kui. Ia belum menyerah. Kembali ia mengerahkan Jurus Inti Api. Telapak tangannya kembali berubah menjadi merah. Kali ini ia mengerahkan kekuatan penuh. Telapak tangannya bukan hanya berwarna merah, namun kini ada uap panas.


" sesepuh Kui Kui, kendalikan Jurus Inti Apimu, jangan sampai mencelakai Murid yang lain." dari Kursinya, Sang Ketua memperingati Kui Kui.


Kui Kui tidak menjawab. Hawa panas yang yang dikerahkannya, hanya mampu membuat Pedang Ular mengeliat sesaat. Merasakan ini, Mosa tersenyum kecil. Namun itu tidak terlepas dari mata Kui Kui. Dia menganggap senyum Mosa, adalah cibiran, dengan marah, sesepuh Kui Kui memainkan Jurus Inti Api. Tanpa ia sadari, kekuatan Jurus Inti Apinya meningkat. Ini tentu mengejutkan Sesepuh Kui Kui. ' apa yang terjadi? Mengapa kekuatanku bertambah ?' batin sesepuh Kui Kui,sambil terus mengerahkan kekuatannya. Pada saat ini, Pedang Ular yang dalam bentuk tato di lengan Mosa bergetar hebat.


Hawa panas oleh Jurus Inti Api yang dimainkan oleh sesepuh terus bertambah. pada detik ini, di saksikan oleh semua orang yang ada, terdengar suara desisan suara ular yang sangat jelas, dan kemudian semua mata tertuju kepada Mosa.


Mosa berdiri dengan gagah, sambil menghunus Pedang Ular. Rambutnya yang panjang, kini terurai,tidak lagi terikat. Aura yang sangat menakutkan ,menekan semua orang yang hadir di aula itu. Bahkan, Sang Ketua Perguruan, yang sesaat tadi sempat berdiri, kini terhenyak ke tempat duduk terhormatnya.


Kali ini, Pedang Ular menunjukkan kekuatannya.aura dan dominasinya yang tinggi, membuat yang hadir menahan nafas.


" Luar biasa...apakah itu...Pedang Ular ?" Sang Ketua berbicara sambil berdiri. Ia tanpa sadar bangkit dari kursinya.


" Ketua, benar itu Pedang Ular " seorang sesepuh yang duduk dibarisan Ketua berbisik.

__ADS_1


sementara itu, Kui Kui sudah menyerang Mosa dengan dasyat. Seluruh kekuatan Jurus Inti Api dilepaskan. Menghadapi serangan yang dasyat ini, Mosa menyambut dengan jurus yang sama,Jurus Inti Api. Namun sebelum itu, ia menetralkan hawa panas Jurus Inti Api Kui Kui. Setelah hawa panas Jurus Inti Api menurun, Pedang Ular ditangan Mosa pun menghilang. Tentu saja hal ini membuat semua yang hadir sangat terkejut. Terutama Ketua dan para sesepuh Perguruan Teratai Putih.


Mosa menyambut serangan sesepuh Kui Kui, ia berkelabat lenyap menyambut serangan Kui Kui, sambil mengerahkan Jurus Inti Api. Dua kekuatan bertabrakan,


" Duuaarrr !!"


Ledakan besar terjadi. Sesepuh Kui Kui terpental bagai layangan putus tali. Menabrak tali pembatas arena, setelah jatuh,dan muntah darah. Lengan kanannya, yang berbenturan dengan tangan Mosa , menghitam bagai hangus terbakar. Matanya terbelalak menatap Mosa. perasaan ngeri terbayang dari pancaran matanya. terlalu kuat. terlalu mengerikan.


" sesepuh Kui Kui ,istirahatlah." begitu terdengar suara, tahu tahu disamping sesepuh Kui Kui sudah berdiri Sang Ketua Perguruan. Ia kemudian meraih tangan kanan Kui Kui yang hitam bagai terbakar itu, kemudian menggenggamnya sesaat.


" racun Api. Mengejutkan. Ia pun sudah mampu mengeluarkan racun api dari Jurus Inti Api ?!"


Racun api adalah seperti efek bagi yang terkena Jurus Inti Api. Jika tidak hancur, maka akan terkena racun api. Racun Api sebenarnya adalah pemutusan urat darah. Sehingga ,bagian tangan atau anggota tubuh yang lain akan menghitam,karena tidak teraliri darah. jurus ini sangat langkah. Hanya yang telah menguasai Jurus Inti Api dengan sempurnah ,yang mampu mengendalikan Efek Jurus Inti Api. Jika yang terkena pukulan di bagian tengkuk, korbannya akan meninggal dengan wajah yang menghitam. persis seperti orang tercekik.


Namun racun api yang dukeluarkan oleh Mosa, adalah karena adanya Jurus Inti Es yang dikuasainya. Tanpa Mosa sadari, ketika Jurus Inti Api dimainkan oleh Sesepuh Kui Kui, dan ia merasakan hawa panas yang menyerangnya, Jurus Inti Es, secara refleks Memberikan perlawanan, yang menyebabkan Mosa merasakan berkurangnya hawa panas. Namun ketika ,Mosa memainkan Jurus Inti Api, Jurus Inti Esnya bergabung, sehingga membentuk sebuah hawa yang akan menyusup kedalam lawan ketika kontak tangan terjadi. Dan hawa bentukan tanpa sadar ini, seakan menjadi penghalang untuk aliran darah ditangan lawannya.

__ADS_1


Ketika Sang Ketua,mengerahkan hawa Murni, untuk mengobati Kui Kui,hawa tumpangan di lengan kanan tangan sesepuh Kui Kui langsung hilang.


__ADS_2