Dewa Perang

Dewa Perang
Asal Usul Kampung Keli Wolo


__ADS_3

"ooo...tugas sekolah ..ya ya bisa...saya akan membantu nak Mosa. Tapi ingatloh ya...kalau sudah sukses, jangan lupa kembali ke kampung halaman, ...bantulah warga kampung, dengan apa yang bisa nak Mosa lakukan untuk membangun desanya ya..." kepala kampung menyanggupi,sekaligus mengajak Mosa,untuk membangun kampung halamannya ini.


Pada malam hari jam tujuh , di balai desa telah berkumpul orang orang tua yang berusia tuju puluh tahun keatas. Ada juga yang datang yang berusia empat puluh lima tahun keatas. Mosa dan Pak Jona menyiapkan juga minuman ringan dan makanan kecil.


"selamat pagi, para tetua kampung, kita diundang oleh anak Mosa kebalai desa ini, untuk tugas sekolahnya. Walau ini tugas sekolah ,tapi berhubungan dengan kebudayaan dan adat istiadat kampung kita. Karena ini adalah hal yang pertama di kampung kita, jadi saya rasa adalah hal yang baik. Supaya kampung kita dapat dikenal oleh dunia luar. Dan juga ,budaya dan adat istiadat kita yang baik ini tidak hilang dan dapat dipelajari oleh anak cucuh kita."


Setelah para orang tua ini mendengar penjelasan dari kepala kampung,mereka merasa sangat senang. Mosa menjadi anak kampung halaman yang bisa menjadi contoh yang baik,jika berhasil membuahkan buku catatan tentang budaya kampung Keli Wolo ini.

__ADS_1


" nah untuk penjelasan lebih lanjut, saya persilakan anak Mosa untuk menjelaskannya.silakan anak Mosa"


Mosa, sekilas melihat kearah pak Jona alias Pembantai Dewa, yang hanya mengangguk pelan ke arahnya.


"trimakasih bapak kepala kampung. Trimakasih juga kepada semua orang tua, yang sudah mau hadir. Saya langsung saja, pertama tama, saya ingin mengetahui asal usul kampung kita. Dengan mengetahui asal usul kampung kita, kita bisa mengetahui asal budaya kita. Dengan mengetahui asal budaya dan adat istiadat kita, kita juga dapat mengetahui budaya mana diluar sana yang sama atau hampir sama dengan budaya adat istiadat kita. " Mosa sebenarnya sangat merasa bersalah dengan para tetua kampung Keli Wolo ini. Tapi dia sudah bertekad,kalau tujuannya sudah tercapai, dia akan benar benar memperkenalkan kampung halaman Keli Wolo,dengan budaya dan adat istiadatnya ke dunia internasional dengan mengaploadkannya kedalam website.


Setelah mendengar apa yang dijelaskan oleh Mosa, semua yang hadir tanpak sangat antusias. Dalam hati merekapun timbul tekad, sepulang pertemuan ini,akan mendorong anak anak dan cucu mereka, untuk berkarya yang nyata bagi Kampung halaman mereka. Baru demikian, kehidupan mereka akan lebih baik.

__ADS_1


semua yang hadir, ternyata mempunyai cerita yang hampir sama.


Diketahui,ternyata asal usul kampung halaman Keli Wolo adalah berawal dari kedatangan seorang dari negri Cina.


Pada saat itu, ribuan tahun lalu,diketahui,orang dari negri Cina ini mempunyai satu kapal besar, dengan anak buah kapal yang berjumlah hampir empat puluh orang. orang Cina ini mengambil seorang perempuan dari Jawa, yang dijadikan istrinya. Dan beberapa anak buah kapalnya,ada yang telah berkeluarga,dan membawa serta istri anak mereka dalam kapal.


Kemudian, kapal mereka kandas dilaut Timor. orang Cina ini ,terkenal dengan kesaktiannya.mereka mendapat izin dari raja di tanah Timor. Raja Koepang pertama. Kata Koepang, adalah gelar bagi raja yang berkuasa di pulau Timor, yang kemudian diabadikan menjadi nama kota Kupang.

__ADS_1


Raja Koepang memberikan daerah kosong, untuk menetap,kepada orang Cina dan anak buah kapalnya. Mereka kemudian masuk jauh kedalam pedalaman pulau Timor dan menetap di daerah pegunungan. Nama kampung Keli Wolo mempunyai arti kampung pegunungan. Keli Wolo sendiri berasal dari dua kata. Yaitu Keli dan Wolo. Keli berarti bukit,dan Wolo berarti gunung.


Dari cerita para tetua ini, diketahui asal usul kampung Keli Wolo, adalah anak cucu anak buah kapal, yang diperkerjakan oleh orang Cina ini. Orang Cina ini sendiri namanya adalah Than Kui. Dia adalah orang sakti. Dengan kesaktiannya, dia membantu raja Koepang untuk menaklukan beberapa daerah , dan atas usul Than Kui, daerah yang telah dikuasai, dikirim orang orang dari kerajaan untuk menetap berbaur dengan warga setempat. Maka daerah yang baru dikuasai, tidak akan memberontak dikemudian harinya.


__ADS_2