
"Rasain,... siapa suruh flirting pagi-pagi, emang enak...," cebiknya, kemudian memasukkan kaos oblongnya dari atas kepala. Lalu bergegas turun menemui personal training yang sudah lama menunggunya.
"Maaf, Kak Gebi, jadi lama menunggu."
"Nggak apa-apa, Mbak Kinan," sahut personal trainer Kinanti yang bernama Gebi. Tentu saja dia tak masalah menunggu lama klien premiumnya yang satu ini karena tarifnya yang selangit.
Gebi tampak puas menjadi personal trainer Kinanti, sebab Kinanti jenis klien yang patuh terhadap setiap saran dan arahannya, hingga dalam waktu dua bulan saja Kinanti sudah mencapai goalnya, yaitu mendapatkan bentuk tubuh ideal lewat cara-cara sehat tanpa obat pelangsing.
Kinanti juga menjadi lebih fit sekarang, hingga sanggup mengimbangi ketangkasan suaminya di ranjang, yang mana inilah goal yang diinginkan Daffin, punya partner bercinta yang nggak gampang bengek. Partner bercinta yang sama-sama liar di ranjang seperti dirinya, dan untuk menjadi liar tentunya Kinanti butuh fisik yang prima seperti sekarang.
"Prinsipnya, input dan output harus balance. Mbak Kinan boleh makan apa saja. selama itu sesuai dengan kebutuhan tubuh Mbak Kinanti. Rata-rata pria dewasa membutuhkan sekitar 2.500 kalori per hari. Sedangkan wanita dewasa membutuhkan sekitar 2.000 kalori per hari. Namun, perlu dipahami juga bahwa kebutuhan kalori per hari tiap orang bisa beda-beda, tergantung kondisi tubuh dan aktivitas masing-masing. Nah, misalkan kebutuhan kalori Mbak Kinan hari ini 2.000 tetapi inputnya 2.300 maka Mbak Kinan harus membakar kelebihan kalori yang 300 itu, dengan cara menambah waktu untuk berolahraga," tutur Gebi tak bosan-bosannya mengingatkan sang klien. Lalu Gebi tersenyum saat Kinanti tersenyum padanya seraya berterima kasih.
__ADS_1
Setelah selesai berolahraga dengan Gebi, Yania lekas memberitahu Kinanti bahwa dia harus bersiap menghadiri acara santunan di sebuah yayasan sosial. Penata gaya rupanya pun sudah menunggu Kinanti. Ya, sejak menjadi Nyonya Daffin Kalandra, Kinanti diberi penata gaya pribadi. Sebab Kinanti sekarang sudah menjadi bagian penting dari wajah Kalandra Group, kebutuhan akan pemilihan gaya yang tepat bagi sang nyonya di setiap acara menjadi sama pentingnya dengan kebutuhan menyantap makanan yang sehat.
Yania diam-diam membidikkan kamera ponselnya, mencuri beberapa gambar Kinanti yang sudah tampak memukau dengan gaun rancangan khusus desainer ternama ditambah make up minimalis namun sempurna, kemudian Yania lekas mengirimkannya kepada Daffin karena bosnya itu bawel sekali menanyakan kabar sang istri.
"Kinan lagi ngapain sekarang, Yaya? Ntar ingetin dia, biar jangan sampai telat datang menemui aku saat makan siang. Kudu on time pokoknya, aku ogah nahan lapar lama-lama." Daffin sudah mencicit di teleponnya seperti itu sejak tadi pagi.
Yania mengiyakan berkali-kali karena Daffin bawel sekali.
'Good job, Yaya! Aku naikin dah gaji mu!' tulis Daffin dalam pesan pendeknya, setelah menerima semua file foto yang dikirimkan Yania.
Yania berjingkrak senang dalam hati.
__ADS_1
'Seriusan, Bos?' balasnya.
'Eh, emangnya aku pernah bohongin kamu masalah duit? Ati-ati kamu kalau ngomong' Daffin membalas pesan Yania dengan cepat.
'Ampun ampun, Bos!'
'Ya udah, aku kasih ampun buat kamu, tapi kasih juga ke aku foto-foto Kinanti yang banyakan lagi."
'Siaaap, Boooossss!' Yania sangat senang dengan kabar baik kenaikan gajinya ini.
'Berisik banget, Yaya!' balas Daffin.
__ADS_1