First Love (Rara & Rayhan)

First Love (Rara & Rayhan)
Berbaikan


__ADS_3

Sesampainya Rayhan di Lapangan, Pelatihnya pun memanggil nya


" Rey sini sebentar, Bapak punya kabar tentang info turnamen kita " Ujar Pelatih itu sambil Menatap satu persatu anak didiknya


" Final Turnamen Nya akan di laksanakan Dua Minggu setelah ini, jadi persiapkan diri kalian terutama kamu Rayhan " Ujarnya sambil menatap Rayhan


" Kami Berharap banyak kepada ketua Tim kita " Tambahnya sambil diikuti tepuk tangan teman² nya


" Tunggu dulu, karna kita akan mengikuti final Basketball, maka dari itu bapak sudah memesan hotel menginap untuk kita semua " Ujar Pelatih di barengi dengan teriakkan Anak didiknya


Sedangkan di tempat lain, Rara sedang dihibur oleh dua sahabatnya, Latika dan Wulan


" Sial, seharusnya aku tadi mengawasi tuh si Berengsek " Ujar Wulan Kesal


" Dasar Playboy, so ngebela diri lagi udah tau salah masih aja cari-cari kebenaran " Ujar Latika Marah


" Awas aja kalo dia ketemu gua nanti gua tonjok tu muka " Tambah Latika


Sedangkan Rara hanya bisa menangis di pelukan Wulan


" Tenanglah Ra, jangan tangisi hal yang tidak seharusnya Lo tangisi apa lagi untuk Pria yang so keren seperti dia " Ujar Wulan Sambil menepuk punggung Rara


Tiba² Telpn Rara berdering


" Nomr Baru " Ujar Latika


" Hallo "


" Ra ini aku Rayhan " Ujar Rayhan


Rara Hanya diam mendengar suara Rayhan, ia tidak tau harus bicara apa


" Ra dengarkan aku, Percayalah kepadaku sekali ini saja aku benar-benar Mencintai mu " Ujar Rayhan


Saat Rara mendengar Ungkapan cinta Rayhan, Rara tidak tau mengapa air matanya jatuh, dan Wulan yang merasakan ada yang aneh dengan Rara dengan cepat langsung merebut telpon yang dipegang Rara


" Hallo siapa ini ? "


" Jangan Pura-pura Tuli Rey, Aku tau kamu mendengar suara ku " Tambah Wulan


" Wulan Ini tidak ada urusannya dengan kalian jadi tolong jangan ikut campur, Kasih Handphone Rara kembali " Ujar Rayhan


" Untuk apa ? agar kau bisa menyakiti Rara lagi, sudah cukup apa yang kau lakukan ke Rara dulu, sekarang kami tidak akan membiarkan mu mendekati Rara lagi " Ujar Wulan Sambil menutup telpon


Tut Tut ..


" Sial, kenapa si cerewet itu bisa bersama Rara, jika Wulan ada pasti si Latika juga ada " Ujar Rayhan Malas

__ADS_1


Keesokan harinya Seperti biasa Rara kembali kesekolah dan kebetulan dia bertemu David di pintu masuk sekolah


" Ra, Sendirian ? " Tanya David dan Rara hanya mengangguk


" Latika dan Wulan ke mana ? "


" Mereka udah pulang, Hari libur mereka berakhir kemarin jadi mereka berdua harus kembali untuk bersekolah " Ujar Rara Sambil tersenyum


" Oh kalo begitu ayo kita masuk bersama " Ujarnya


" Kamu duluan Aja Vid aku mau ke toilet sebentar " Ujar Rara sambil melambaikan tangan nya pergi


Sesampainya Rara di toilet, ia merasa ada yang menarik tangannya


" Ikut dengan ku " Ujar Rayhan sambil menarik paksa tangan Rara dan membawanya ke atas teras atap sekolah


" Lepaskan tanganku Rey " Ujar Rara dengan terus menarik-narik tangannya


" tidak akan, sampai matipu aku tidak akan melepaskan mu Ra " Ujar Rayhan Dingin


Sesampainya mereka di atas, Rayhan langsung memojokan Rara ke tembok


" ada apa denganmu Ra, Aku Udah bilang ke padamu aku tidak ada hubungannya dengan Kristal dan aku sudah bilang bahwa aku hanya mencintai mu dan akan terus mencintaimu " Ujar Rayhan Sambil Menatap tajam Rara


" Apa alasan mu sehingga kamu terus menjauhiku ha ? " Tanya Rayhan menahan Emosi


Rara masih saja diam tidak mau menjawab Pertanyaan dari Rayhan


" Karna kau Menerima ciuman Kristal " Ujar Rara


" Aku mendorong nya pas setelah kau pergi " Jawab Rayhan Tajam


" Namun Kenapa kau Tidak langsung mendorong nya ? " Tanya Rara


" Aku Terkejut, Siapapun akan diam beberapa detik saat mereka merasa terkejut " Kata Rayhan Membela diri


" Tapi tetap saja Kau menikmati nya " Teriak Rara frustasi


" aku tidak menikmati nya Ra, bahkan aku Mendorong kristal dengan Kasar " Ujar Rayhan Sambil memegang Pipi Rara


" Jikapun semua perkataan mu benar, Tetap saja Kau sudah Berciuman denganya " Ujar Rara sambil menangis


" Ada bekas Kristal di bibirmu, Aku tidak bisa Meneri " Ujar Rara terpotong saat tiba-tiba Rayhan langsung Menciumi Rara


Rara yang kaget tidak bisa menggerakkan tubuhnya hingga ia tersadar dan langsung mendorong Tubuh Rayhan


" Nah kamu lihat seperti itu kejadian yang Aku alami dan di salah pahami oleh dirimu " Ujar Rayhan sambil tersenyum menyerigai

__ADS_1


" Bagaimana Terkejut ? " Tanya Rayhan Sambil berjalan mendekat ke arah Rara


Dan Tiba-tiba Rayhan langsung Memegang tangan Rara sambil memohon


" Kasih aku Satu kesempatan lagi Ra, Aku janji aku akan memperjuangkan mu kembali " Ujar Rayhan Memohon


" Jika kau masih Ragu, Kasih aku Waktu Dua Minggu dan jika Waktu dua Minggu tidak bisa membuatmu mempercayaiku " Ujar Rayhan menjeda


" Aku akan melepaskan mu selamanya " Kata Rayhan Pelan


Entah kenapa kata melepaskanmu, Membuat Hati Rayhan sangat sakit


" Baiklah, Jika kurung waktu dua Minggu kau bisa meyakinkan ku bahwa kau tidak ada hubungan apanya dengan Kristal aku janji akan menerima mu dan aku akan menepati Janji kita sewaktu dulu " Ujar Rara dan membuat Senyum Rayhan Mengembang


" Namun Jika itu tidak berhasil tolong Pergi dari hidupku Rey " Ujar Rara dengan dingin, Seketika itupun senyuman Rayhan langsung pudar


Setelah Pembicaraan mereka di atas atap, Rayhan dan Rarapun tidak ada lagi Jarak di antara mereka Hubungan mereka makin lama makin dekat, Seperti tidak ada yang terjadi dimasa lalu


Seperti sekarang Rayhan mengajak Rara untuk pergi ke taman melihat Bunga-bunga yang bermekaran


" Ra Coba Tersenyum " Ujar Rayhan sambil Membidik Kameranya ke arah Rara


Cekrek


" Sangat Cantik " Ujar Rayhan dalam Hati


" Jelek " Ujarnya sambil Pergi Meninggalkan Rara Sendiri


Sedangkan Rara, Mendengar Ucapan Rayhan yang mengatainya Jelek , Rarapun langsung Mengembungkan pipinya kesal


" Ayo kita ke Cafe, Aku lapar kau juga pasti laparkan ? dan jangan Mengembungkan Pipimu Jika tidak " Ujar Rayhan terhenti


" Jika Tidak apa " Ujar Rara ketus


" Karna aku akan menggigit Pipimu yang Gembul itu " Ujarnya sambil Mencubit Pipi Rara


" Rayhan, Leppaskkan " Ujar Rara tidak jelas karna Rayhan yang masih menarik-narik Pipinya terus


Dan Saat Rara lengah, Rayhan pun langsung Melarikan diri dengan Rara yang mengejarnya


" Rey tunggu " Teriak Rara kecapean


" Ayo Ra, Kamu tidak Lapar Apa ? Tuh di seberang ada Cafe baru buka, ayo " Ujar Rayhan sambil Mengulurkan tangannya


Rara Hanya menggeleng dan itu membuat Rayhan bingung


" Kenapa Ra ? " Tanya Rayhan

__ADS_1


" Gendong " Ujar Rara sambil Mengangkat tanganNya


Rayhan pun langsung menggendong Rara Sambil Berlari Kencang dan membuat Rara tertawa senang


__ADS_2