First Love (Rara & Rayhan)

First Love (Rara & Rayhan)
Kunjungan dari Sahabat


__ADS_3

"Tapi aku tidak suka kamu diet!"


"Ayolah Ra, Tangan ku sakit nih!" Pura-pura Rayhan dan dengan terpaksa Rara pun membuka mulutnya


"Dasar Pemaksaan!" Ujar Rara sedangkan Rayhan hanya tersenyum dan memasukkan makanan ke dalam mulutnya sendiri


"Beberapa hari lagi turnamen, dan setelah itu mungkin akan sulit buat aku untuk menemui mu!"


"Aku tau!" Ujar Rara sedih


"Apa kau bisa berjanji suatu hal kepada ku Ra!" Ujar Rayhan memegang telapak tangan Rara


"Berjanjilah kau tidak akan berpaling dari ku!" Pinta Rayhan


"Aku Mohon!" Ujar Rayhan dan dibalas oleh anggukan kepala Rara


"Aku janji Rey!"


"Dan apapun masalahnya nanti aku minta kamu harus tetap percaya dan tidak akan pergi lagi dariku!" Ujar Rayhan dengan tangan yang bergetar


"Baiklah Rey, aku janji!" Ujar Rara menenangkan dan akhirnya Rayhan kembali tenang


"Apakah se menakutkan itu jika aku pergi?" Tanya Rara iseng


"Sangat menakutkan Ra, Aku tidak mau kejadian dulu terulang kembali!" Ujar Rayhan dengan mata yang berkaca-kaca


"Kau tidak tau bagaimana menderita nya aku saat kau pergi dulu!" Tambahnya lagi dan dengan cepat Rara Memegangi tangan Rayhan dengan Erat saat ia melihat Mata Rayhan yang berkaca-kaca rasa bersalah dihatinya tiba-tiba membuncah


"Kenapa kau cengeng sekali Rey!" Ujar Rara menghibur


"Itu semua karna kau!" Jawaban Rayhan membuat rasa bersalah Rara kian besar


"Iya, Iya aku tau aku salah, Maaf kan aku yah!" Pinta Rara


"Hm!" Gumam Rayhan kembali melahap makanannya


...****************...


Setelah selesai dengan makan malam dan ngobrol panjang dengan Rara, Ngga terasa jam sudah menunjukkan pukul 11 malam dan sudah waktunya Rayhan pulang.


"Sepertinya aku sudah harus pulang!" Ujar Rayhan melirik jam ditangannya


"Baiklah!" Lesu Rara


"Apa kau tidak ingin aku pergi?" Goda Rayhan saat melihat wajah Rara yang mulai cemberut


"Tenanglah Besok aku pasti akan datang lagi kesini!" Ujar Rayhan mengacak rambut Rara pelan sedangkan Rara dengan cepat matanya berbinar senang


"Benarkah?"


"Iya Sayang!" Jawab Rayhan setelah mengecup kening Rara


"Hati-hati dijalan Rey!" Ujar Rara memperingati


"Iya!"


"Jangan Ngebut!"


"Hm!"


"Jangan ngelirik kanan kiri fokus saja di depan!"


"Hm!"


"Kalo ada apa-apa cepat-cepat telpon aku!"

__ADS_1


"Kalo sudah sampai rumah jangan Lu!" Ucapan Rara terhenti saat Rayhan yang dengan cepat mencium bibir Rara dengan sedikit hisapan


"Iya Bawel, Aku pasti akan melakukan apapun yang kau ucapkan!" Ujar Rayhan menyeringai saat ia melihat Wajah Rara yang terkejut


"Kondisikan Matamu Ra, Nanti matamu copot!" Ujar Rayhan sambil menutup mata Rara dengan telapak tangannya


"Apakah kau melihat hantu?" Tambahnya menggoda


"Baiklah Ra, Aku pergi dulu!" Ujar Rayhan tersenyum meninggalkan Rayhan


...****************...


Beberapa Hari kemudian ngga kerasa turnamen Basketball akan di laksanakan Besok.


Dan Karna sekarang hari Minggu tidak ada kegiatan yang dilakukan oleh Rara, Ia hanya duduk di sofa nya sambil membaca-baca komik ataupun Novel yang ia suka dengan memakai baju hotpants dan celana pendek sampai paha


Saat ia sedang Asyik-asyiknya tiba-tiba bel rumahnya berbunyi.


"Kalian!" Ujar Rara kaget dicampur senang


"RARA!" Teriak Wulan, Latika, Layla Dan Nadia dan dengan cepat merekapun berpelukan


"Aku sangat merindukan kalian!" Ujar Rara


"Kenapa kalian tidak memberi tahuku, kalo kalian semua akan datang!"


"Karna kami ingin kasih kejutan DAN kami ingin minta penjelasan!" Ujar Wulan Horor dan dengan cepat mereka berempat menyeret Rara ke sofa


"Jelaskan kepada kami Ra, kenapa si keparat itu ada di sini kemarin?"


"Kemarin kami ngga salah lihat kan?"


"Apa dia memaksamu?"


"Apa kalian kembali bersama?"


Pertanyaan bertubi-tubi yang di lontarkan Wulan, Latika Layla Dan Nadia membuat Rara tidak tau harus menjawab apa.


"Ayolah teman-teman Rileks!" Ujar Rara mengatur mereka agar menghirup dan membuang nafas perlahan


"Hah Sudahlah, Apa kalian benar-benar bersama?" Tanya Wulan setelah mengatur nafasnya dan menduduki dirinya ke sofa


"I Iya!"


"Alasannya?"


"Karna aku masih mencintainya!" Jawab Rara pelan


"Apa kau tidak takut dia melakukan hal yang sama seperti dulu?


"Sebenarnya Kejadian dulu itu hanya sebuah kesalahpahaman!" Ujar Rara


"Maksudmu?" Tanya teman-temannya tidak mengerti


"Iya, sebenarnya apa yang aku, Layla Dan Nadia lihat dulu bukan 100% benar!"


"Yang kita kira mereka saat itu sedang berciuman sebenarnya Kristal yang memaksa berciuman!" Ujar Rara


"Dan Rayhan tidak tau apa-apa dan andai saja kita tidak langsung pergi saat itu mungkin kita akan melihat Rayhan yang mendorong kuat Kristal!"


"Dasar, dari dulu aku sudah tidak menyukai tuh wanita gila!" Ujar Nadia kesal


"Aku kira dia wanita Gila ternyata dia juga tidak tau malu!" Tambah Layla


"Benar sekali!"

__ADS_1


"Sudahlah, bagaimana kalo hari ini kita berenang!" Ujar Rara semangat


"Tapi kami tidak membawa pakaian renang Ra!"


"Tenang guys, aku ada stok pakaian renang!"


"Baiklah kalo begitu!" Semangat mereka


"Wah kolam mu luas sekali Ra!" Ujar Latika yang sudah berenang duluan


"Ternyata Solusi dari perjalanan jauh itu adalah berenang!" Ujar Layla yang sudah mengambang di atas air


"Benar sekali!" Jawab mereka serentak


...****************...


"Pintunya tidak dikunci!" Bingung Rayhan


"Kenapa dia ceroboh sekali!"


"Apa kalian Haus?" Tanya Rara dan dibalas anggukan kepala teman-temannya


"Baiklah, kalo begitu aku ambilkan minuman dulu!" Ujar Rara menaikan dirinya ke tepi kolam


"Rey!" Cicit Rara kaget


"Kenapa kau asal masuk lagi!" Ujar Rara sambil menari Rayhan menjauhi kolam


"Karna kau tidak mengunci pintunya!" Ujar Rayhan sedangkan Rara terus-menerus menarik Rayhan


"Kenapa si Ra?" Tanya Rayhan yang bingung karna Rara yang terus-menerus menariknya setelah puas menarik Rayhan kini Rara bisa berbicara


"Mereka ada di kolam Rey!"


"Siapa?"


"Wulan, Latika, Layla Dan Nadia!" Cicitnya pelan


"Oh terus!"


"Kau harus bersembunyi, aku tidak mau mereka melihatmu sekarang!"


"Ayolah Ra, Terus aku harus bagaimana aku tidak mau yah pulang dari sini!" Ujar Rayhan dengan malas


"Kau, Kau bersembunyi di dalam kamar saja, sampai mereka pulang!"


"Baiklah!" Ujar Rayhan sambil menaiki tangga


"Tapi setelah itu kau harus cepat-cepat menemui ku!"


Sedangkan di kolam.


"Rara kenapa lama sekali, apakah butuh waktu berpuluh-puluh menit hanya untuk mengambil minuman?" Tanya Nadia dan hanya di jawab kedipan bahu dari teman-temannya


"Lebih baik aku susul deh!"


"Tuh Rara sudah datang!" Ujar Wulan


"Kau dari mana saja Ra?"


"Tadi aku ke toilet sebentar, Maaf yah!" Ujar Rara dan dijawab anggukkan teman-temannya


Didalam kamar Rara.


"Ternyata Kamarnya cukup rapi!" Ujar Rayhan

__ADS_1


__ADS_2