
" Ayo aku tunjukan dimana aku biasanya tidur " Ujar Rayhan sambil memegangi tangan Rara
" Ti tidur " Ujar Rara gugup, seketika itupun Rayhan Menghentikan langkahnya
" Iya Ra tempat tidurku, jangan kau pikir yang macam-macam, aku tidak akan melakukan hal-hal yang merugikan mu " Ujar Rayhan sambil menyentil jidat Rara
" Ouch " Lirih Rara sambil mengusap jidatnya sakit
" Rey, kau menyentil jidatku dengan kekuatan " Ujar Rara mengembungkan Pipinya kesal
" Makanya jangan Mesum " Ujar Rayhan sambil tersenyum dan berjalan naik ke atas kamarnya
Sesampainya mereka di dalam Kamar Rayhan, Rara Seketika merasa Nyaman dan rileks saat melihat Dekorasi kamar Rayhan
" Sangat Nyaman " Ujar Rara sambil menelusuri Kamar Rayhan
" Ra aku mandi dulunya, Kau boleh melihat-lihat dulu " Ujar Rayhan sambil melepas bajunya
" Rey " Teriak kecil Rara
" Ada apa ? " Tanya Rayhan bingung
" Jangan Buka bajumu disini, sana ke kamar mandi " Ujar Rara Sambil menutup matanya dengan kedua tangannya
" Tck, Baiklah " Ujar Rayhan Berjalan ke arah kamar mandi sambil Menyerigai
Saat mendengar Suara pintu dikunci Otomatis Rara pun melepaskan tangannya dan Menghembuskan nafas lelah
" Dasar " Ujarnya Pelan
Beberapa menit kemudian Rayhan keluar kamar mandi dan ia melihat Rara yang duduk di atas tempat tidurnya
Saat melihat Rara yang Duduk di tempat tidurnya, entah kenapa Rayhan tiba-tiba Merasa gugup, Sedangkan Rara yang melihat penampilan Rayhan yang keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai celana saja membuat ia memerah dan menundukkan kepalanya
Mencoba menghilangkan Rasa malunya, Rayhan pun langsung berjalan ke arah lemari dan mengambil baju serta memakainya dengan cepat
" Ra Nanti kita pergi kencan bagaimana ? " Tanya Rayhan sambil berjalan mendekat kearah Rara
" Bo boleh " Ujar Rara menunduk, mencoba menghilangkan pipinya yang bersemu merah
" Kalo begitu ayo aku antar kau ke rumahmu agar kau bisa ganti bajumu " Ujar Rayhan sambil menggenggam tangan Rara
Sesampainya mereka Dirumah Rara, Rayhan duduk di ruang tamu dan Rara yang pergi ke atas kamar untuk mengganti bajunya
" Ayo " Ujar Rara setelah Bersiap-siap
" Hm " Rayhan hanya Bergumam dan berjalan keluar dengan Rara disampingNya
__ADS_1
" Kita akan kemana Rey ? "
" Nanti juga kau akan tau " Ujar Rayhan sambil memasangkan Helm ke kepala Rara
" Pegangan " Ujar Rayhan sambil menyalakan Mesin motor nya dan otomatis Rarapun langsung Memeluk erat pinggang Rayhan, dia tidak mau Kejadian itu terulang lagi
" Taman Pohon Sakura " Ujar Rara dalam hati
" Sangat Cantik " Ujar Rara pelan
" Kau lebih cantik " Kata Rayhan
" hah "
" Tck kau lebih Cantik Ra " Ujar Rayhan saat melihat Rara yang memegang Setangkai bunga sakura
" Jangan Menggodaku Rey " Ujar Rayhan sambil berbalik meninggalkan Rayhan
" aku bicara yang Sebenar-benarnya Ra " Kata Rayhan mengejar Laura
" Jangan Mengikuti ku " Teriak Rara pelan
" Kenapa ? apa kau malu heh " Sahut Rayhan Tersenyum Menyerigai
Saat Rayhan terus mengikuti Rara yang terus menghindari nya tiba-tiba Kristal Muncul
" Kau " Kata Rara sambil menghentikan langkahnya
" Kenapa Ra " Ujar Rayhan saat ia melihat Rara yang tiba-tiba berhenti
" Hay Rayhan " Sapanya lagi
" KAU " Ujar Rayhan dengan Nada tinggi
" Kenapa kalian kaget seperti itu, Apakah aku seperti hantu " Ujar Kristal Tersenyum Palsu
" Bagaimana kalo kita ke Cafe sebelah sana " Tambah Kristal sambil menunjuk tempat Cafe yang ia maksud
Dan disini lah mereka sekarang dengan Rara dan Kristal yang duduk berhadapan dengan Rayhan yang Duduk di antara mereka berdua
" Bagaimana hari-hari mu Ra " Ujar Kristal terus saja tersenyum palsu
" Baik " Jawab Rara singkat Sambil meminum minumannya
" Syukurlah, kau tidak menanyakan Kabar ku " Ujar Kristal basa basi
" Aku tidak diposisi untuk menanyakan kabar orang yang tidak ku kenal " Ujar Rara sambil membalas senyum palsu Kristal
__ADS_1
" Sial, Aku kira dia perempuan Lemah lembut, ternyata itu semua hanya rumor " Ujar Kristal Kesal dalam hati
" Ah benar, Kita tidak saling Mengenal tapi, kita saling mengetahui satu sama lain kan " Ujar Kristal datar
" Akhirnya Senyum palsu yang ia tunjukan dari tadi hilang juga " Ujar Rara dalam hati
" Maksudmu " Tanya Rara tidak mengerti
' Maksudku kita saling mengetahui, bahwa aku sebagai Kekasih Rayhan dan Kau sebagai mantanNya, Ahh kayanya Bukan mantan juga sih karna Kau Tidak pernah berpacaran dengan Ray kan " Tanya Kristal Tersenyum,
Sedangkan Rayhan entah kenapa ia tidak ingin ikut campur, ia ingin melihat apa yang akan dilakukan Rara saat ada perempuan yang ingin mengambilnya
" Ah Kayanya aku harus memperjelas disini " Ujar Rara Tersenyum kecil
" Aku dan Rayhan Sekarang sudah resmi menjadi sepasang kekasih " Ujar Rara dan itu Sukses membuat Kristal dan Rayhan membulatkan matanya kaget
" Keh itu artinya kau seorang Pelakor Rara " Ujar Kristal Tersenyum Culas
" Pelakor ? Kayanya kau tidak pantas memberikan ku Label Pelakor " Ujar Rara sambil menatap tajam Kristal
" Karna yang cocok dengan Label itu dirimu sendiri " Ujar Rara Balas Tersenyum Sinis
" Kau " Kata Kristal marah sambil menunjuk wajah kristal
" Tolong jangan Menunjuk Wajahku Nona Kristal " UjarNya sambil menurunkan Tangan Kristal
" Kalo tidak nanti Orang-orang disini akan salah paham " Tambahnya Sambil Tersenyum manis
" Dan yang perlu kau ingat, jangan kau berpikir aku tidak tau rencanamu dulu saat hari kelulusan "
" Aku seharusnya tau kau seorang Wanita murahan yang dengan Lapang dada, memberikan Ciumannya ke pada seorang Pria yang bahkan pria tersebut tidak menyukainya " Ujar Rara
Sedangkan Rayhan ia terus menatap Rara
" Aku tidak menyangka Rara akan bilang kalo kami sepasang kekasih " Ujar Rayhan dalam hati dengan senang
" Aku kira kedatangan Kristal akan membawa bencana buatku, tapi ternyata itu berkah " Tambahnya dalam hati sambil tersenyum seperti orang idiot
" Kau, aku kira kau seorang gadis yang lemah lembut seperti yang sering Orang-orang bicarakan Tapi ternyata Keh, sama saja denganku " Ujar Kristal melipat kedua tangannya di dada sambil memandang sinis wajah Rara
" aku Memang akan menjadi seorang gadis yang lemah lembut seperti yang Orang-orang Bilang, jika berhadapan dengan Wanita yang tepat, tapi aku akan berubah menjadi iblis jika berhadapan dengan wanita tidak tau malu seperti mu " Ujar Rara sambil Menyerigai sinis
" Sumpah kenapa Rara sangat menakutkan saat marah " Ujar Rayhan dalam hati sambil meraba-raba tengkukNya
" Sudahlah, dari pada kita saling perang dingin lebih ba "
" Kau tau, Aku dan Rayhan dikenal sebagai pasangan kekasih yang paling disukai di Sekolah kami " Ujar Kristal memotong Ucapan Rayhan
__ADS_1
" Dan Rayhan tidak membantahnya di sekolah, bukankah itu artinya Rayhan Juga Menyukaiku " Tambah Kristal Tersenyum manis, sedangkan Rayhan Hanya Membulatkan Matanya takut