First Love (Rara & Rayhan)

First Love (Rara & Rayhan)
Manis


__ADS_3

Sesampainya mereka di Cafe


" Rey turunkan aku " Ujar Rara malu saat Rey masih menggendong nya di dalam Cafe


" Keh siapa suruh tadi mau digendong " Ujar Rayhan sambil Menyeringai nakal


Sedangkan Rara hanya bisa menyembunyikan WajahNya ke Pundak Rayhan


" Kau mau terus ku gendong atau turun duduk di kursi mu sekarang ? " Tanya Rayhan sambil tersenyum


Seketika itupun Rara langsung turun dan duduk di kursinya, dan terus menunduk malu sedangkan Rayhan sibuk memesan makanan


" Ra, Apa kau masih mengingat dulu saat Kita pertama kali ketemu ? " Tanya Rayhan sambil memegang tangan Rara, seketika itupun Rara langsung melihat ke arah Rayhan


" iya ingat, saat itu kau terus mengikutiku membuatku takut saja " Ujar Rara sambil memandang kesal Rayhan


" Keh manaku tau saat itu kau takut kepadaku, Lagian kau aneh sekali Orang seganteng aku kenapa kamu bisa takut " Ujar Rayhan tersenyum menggoda


" Narsis "


" Itu kenyataan Ra " Balas Rayhan


" Aku ingat Saat ituku liat kamu yang lagi jalan berduaan dengan Wulan, Saat itu Seluruh Perhatian ku langsung tertuju pada mu Ra " Ujar Rayhan sambil mengingat masa dimana ia pertama kali melihat Rara


" Dan yang Paling tidak bisa ku lupakan ialah saat kau melihatku berduaan dengan Kristal untuk pertama kalinya ku liat kau mengumpat " Kata Rayhan sambil Menyerigai menggoda


" Walaupun aku tidak mendengar apa yang kamu ucapkan tapi aku tau dari gerakan bibirmu " Tambah Rayhan sambil menggoda Rara, sedangkan Rara hanya menunduk malu


" Sebenarnya aku tidak mau berdekatan dengan Kristal tapi mau bagaimana lagi saat itu aku benar-benar kesal saat kau Membela laki-laki lain di depanku " Sambung nya


" Sebenarnya kenapa sii saat itu kau lebih memilih membela Si idiot itu ? " Tanya Rayhan kesal

__ADS_1


" Rey " Ujar Rara Memperingati


" iya iya, kenapa kamu lebih membelanya dulu ? " Tanyanya sekali lagi


" Karna " Ucapan Rara tiba-tiba terpotong


" Permisi Minuman dan makanan nya " Ujar Pelayan menghentikan Ucapan Rara


" Terimakasih " Ujar Rara dan hanya dibalas dengan senyuman oleh pelayan tersebut


Setelah Pelayan tersebut pergi Rayhan langsung menanyakan kembali pertanyaannya


" Ayolah Ra jawab " Ujar Rayhan Menuntun


" Karna saat itu kau Salah Rey, Mana ada orang yang bicara seperi itu kepada Orang lain, dan Alif tidak salah ko saat ia ingin Duduk berduaan dengan ku, karna Alif dulukan hanya meminta bantuan ku bukan karna Ada hal lain " Jawab Rara panjang lebar


" Tck kau saja yang tidak tau Ra " Ujar Rayhan pelan


" Tidak, tidak papa sekarang aku tanya lagi sejak kapan kau menyukaiku dan kenapa kau bisa menyukaiku ? " tanya rayhan cepat


" Sejaaaaaak " Ujar Rara mencoba menggoda Rayhan


" Ra " ujar Rayhan sambil menatap kesal kearah Rara


" Sejak kau menghalangi jalan kami saat kembali dari kantin saat itu aku melihatmu tersenyum dan kupikir Karna itu juga aku bisa mencintai mu " Ujar Rara sambil tersenyum mengingat Masa SMP mereka


" Oh jadi kau jatuh cinta karna senyumanku " Ujar Rayhan sambil tersenyum


" Kalo begitu untung saja saat itu aku tersenyum " Ujar Rayhan entah kepada siapa


" Sudahlah sekarang giliran ku kenapa kau bisa jatuh cinta kepada ku ? " Tanya Laura penasaran

__ADS_1


" Karna Kamu Cantik " Ujar Rayhan seadanya dan langsung dibalas oleh muka Kesal nya Rara


" Bercanda Sayang, aku Jatuh cinta padamu karna aku pun tidak tau Ra, yang pastinya saat aku melihat mu hatiku jadi sangat senang dan saat melihat kau bersama pria lain aku merasa ingin meledak saat itu juga dan saat aku melihat mu tersenyum bahagia aku juga jadi ikut bahagia " Ujar Rayhan serius sambil menatap dalam Rara, sedangkan Rara hanya terteguh saat mendengar ucapan Rayhan


" Kau pasti tidak tau bagaimana kondisi ku saat kau pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun dulu " Ujar Rayhan lagi sambil mengingat Kenangan pahit nya dulu


" Saat itu aku sangat kacau aku Ngerokok, Mabuk-mabukan bahkan balapan liar pun aku sudah lalui hanya agar aku bisa melupakan mu Ra "


" Saat itu aku hanya berpikir ada apa dengan mu, sampai-sampai dengan teganya kamu meninggalkan ku sendiri " Tambah Rayhan sambil tersenyum pahit, sedangkan Rara hanya menunduk sedih saat mendengar cerita rayhan saat ia meninggalkan nya dulu, Rara merasa sangat Jahat


" Dan saat itu kau tau apa yang ku harapkan ? Aku hanya berharap kau Menelponku memberiku kabar bahwa kamu baik-baik saja disana, begitupun dengan Hubungan kita yang tetap masih baik-baik saja walaupun kita berjauhan dan kau tau apa yang kudapatkan Ra ? " Ujar Rayhan namun hanya dijawab oleh gelengan kepala Rara yang menunduk sedih


" Hanya Penjelasan dari Nadia dan Pukulan dari Wulan yang ku dapatkan namun aku bersyukur karna nadia memberitauku bahwa kau melihat ciuman menjijikkan itu, yang ku sesali kenapa kau tidak melihat lebih jauh atau kau samperin saja kami saat itu Ra, sehingga kau akan tau bahwa wanita murahan itu yang menciumku dengan paksa " Ujar Rayhan Sambil mengingat bagaimana hancur Nya ia saat mengetahui bahwa kepergian dari Rara hanya karna kesalahan yang tidak dia lakukan sama sekali


" Saat aku mengetahui kau pergi karna kesalahpahaman itu, Akupun mulai mengikuti kegiatan-kegiatan yang akan membawaku ke sisimu seperti Turnamen Basketball kemarin " Ujar Rayhan Sambil tersenyum lembut Mengingat bagaimana semangat nya ia agar bisa mendekat ke Rara


" Ma Maafkan aku Rey, hanya karna kebodohan ku kau jadi seperti itu " Ujar Rara memandang Rayhan menyesal


" Tidak papa Ra, asalkan hari ini dan seterusnya kau tetap berada di sisiku selamanya, aku rela melewati itu semua " Ujar Rayhan sambil tersenyum lembut, dan dibalas oleh Rara dengan Senyuman manis


" Sudahkah Ayo makan, Kayanya aku terlalu banyak bicara " Ujar Rayhan Tersenyum kecil


Merekapun Makan sambil bercanda gurau serta tanpa mereka sadari sedari tadi ada orang yang sedang memperhatikan mereka dari ke jauhan dan orang itu adalah Kristal


" Apa Nona hanya Memesan ini ? " Ujar Pelayan Cafe itu karna Kristal hanya memesan Jus Stroberi, dan hanya di jawab anggukan oleh Kristal


Setelah Pelayan tersebut pergi, Kristal langsung melihat kembali ke arah dua sejoli itu ia ingin tau, apa lagi yang Rara dan Rayhan lakukan


" Berbahagia lah Rara, Namun setelah ini aku pastikan kau tidak akan pernah tersenyum lagi " Ujar Kristal sambil Menyerigai licik


" Cih ingin Berebut Pria dengan ku, Heh Jangan Mimpi Ra, Sampai kapanpun Rayhan Tetap akan menjadi Milikku, dia akan tetap menjadi kekasih ku " Tambah Kristal sambil menatap tajam senyuman Rara yang menurutnya itu sangat menjijikan

__ADS_1


__ADS_2