
"Selamat malam Gadis Nakal ku!" Gumam Reyhan pelan
Keesokan paginya Rara Membuka sedikit matanya dan mulai menggerakkan badannya namun anehnya dia merasa berat seperti ada sesuatu yang menahan tubuhnya.
"Ada apa dengan tubuh ku, apa aku ketindihan!" Batin Rara namun sebelum Rara mulai merasakan sesuatu yang aneh suara Rayhan membuat ia dengan cepat menolehkan wajahnya
"Selamat pagi!" Ujar Rayhan dengan suara beratnya
"Ka ka ka ka kau kenapa bisa ada disini!" Ujar Rara kaget
"Tenanglah Ra, lihat Bola matamu hampir keluar!" Kekeh Rayhan sambil menutup mata Rara dengan Telapak tangannya
"Kenapa kau bisa ada disini?" Tanya Rara
"Yah karna aku harus kesini!"
"Alasannya?"
"Karna Ada Gadis Nakal yang harus ku jaga!" Ujar Rayhan sambil mencubit hidung Rara
"Ra, Apa kamu masih tidur?" Teriak Ayla di luar tenda sedangkan Rara Seketika kalang kabut mendengar suara Ayla berbeda dengan Rara, Rayhan hanya menyeringai melihat Reaksi Rara
"Bagaimana ini Rey? Aku takut Ayla berpikir yang macem-macem!" Bisik Rara pelan
"Itu bukan urusanku!" Jawab Rayhan sambil memperbaiki cara tidurnya yang awalnya menyamping jadi telentang sehingga membuat Rara Kesal
"Tck!" decak Rara Kesal memandang Rayhan
"Iya Ay, Aku lagi ganti baju!" Ujar Rara
"Oh Cepatlah, Anak-anak sudah kumpul dilapangkan!"
"Baiklah, Kau pergilah duluan Ay, nanti aku nyusul!" Ujar Rara
"Baiklah!"
Setelah Ayla Pergi Rara pun dengan cepat menarik tangan Rayhan untuk keluar.
"Keluarlah Ray, Sebelum ada orang yang tau kalo kau ada disini!" Ujar Rara dengan susah payah mengangkat Rayhan yang masih nyaman dengan rabahan nya
"Tck, Baiklah!" Ujar Rayhan malas setelah Rayhan keluar Rara dengan cepat mengganti bajunya, tentu saja setelah memastikan pintu tendanya tutup
Di Lapangan
"Loh Ra, Kau datang dengan siapa?" Tanya Ayla bingung saat melihat Rara yang sedang jalan mendekat dengan seorang pria tampan di sampingnya
"Itu, dia Ketua Club Basket yang kemarin lomba di Sekolah kita!" Ujar Rara
"Oh, Benarkah? tapi tadi malam aku tidak melihatnya ada di sini!"
__ADS_1
"Ka karna dia baru datang tadi malam Ay, Sudahlah Ay tidak usah bertanya lagi!" Ujar Rara Lelah
"Baiklah!"
Sedangkan di sisi lain lapangan ada David yang dari tadi menatap tajam Rayhan dari kejauhan.
"Kenapa dia bisa ada di sini!" Gumam David kesal Sedangkan Luhan yang juga berada di sebelah David pun merasakan panas di dadanya saat melihat sosok Rayhan di sebelah Rara
"Ada apa dengan Wanita itu, Apa dia melupakan pekerjaannya!" Batin Luhan Emosi
"Baiklah Anak-anak Karna Hari ini kita akan pulang, jadi kalian wajib membersihkan tempat ini dulu baru setelah itu kalian rapikan tenda masing-masing!" Teriak Guru
"Siap Pak!" Teriak mereka
"Kenapa kau ada disini?" Ujar David berjalan menghampiri Rara,Ayla dan Rayhan
"Disini bukan tempat siswa dari sekolah lain!" Tambah David lagi sedangkan Rayhan hanya memandang malas David
"Woe Jawab kalo ku tanya!" Teriak David kesal
"Sudahlah David, kamu ini seperti Anak kecil saja!" Ujar Ayla Kesal melihat tingkah David
"Tapi Ay, dia bukan dari sekolah kita!" Balas David kekeh
Rara yang pusing mendengar perdebatan mereka tanpa banyak bicara langsung pergi meninggalkan teman-temannya, Rayhan yang melihat Rara berbalik pergi ia pun dengan cepat mengikuti Rara.
"Ra, kamu mau pergi kemana?" teriak David
"Apa kau sakit?" Tanya Rayhan saat melihat Rara yang lesu
"Tidak!"
"Jangan berbohong!"
"Aku benar-benar tidak sakit Ray, Aku hanya merasa pusing saja!" Ujar Rara
"Oh syukurlah kalo begitu!"
"Apa ada yang ingin kamu makan biar aku pergi belikan!" Tanya Rayhan setelah mereka sampai di lokasi tenda
"Aku ingin minum yang dingin-dingin!" Jawab Rara
"Baiklah tunggu sebentar!" Ujar Rayhan pergi meninggalkan Rara untuk membeli minuman
Saat Rayhan sedang membeli sesuatu di Warung tiba-tiba Luhan berdiri di dekatnya.
"Siswa sekolah sini?" Tanya Luhan tiba-tiba seketika itupun Rayhan mengangkat kepalanya melihat disekelilingnya tidak ada orang
"Apa dia sedang bertanya kepadaku!" Batin Rayhan heran saat tidak ada orang lain disana kecuali mereka berdua
__ADS_1
"Aku bertanya kepada mu!" Ujar Luhan lagi
"Hm!" Jawab Rayhan singkat
"Tapi selama hampir 4 tahun aku sekolah disini belum pernah aku melihat siswa tampang kaya kau!" Ujar Luhan kasar
"Maksudmu apa!" Ujar Rayhan kesal sambil menatap wajah Luhan
"Kenapa muka orang ini tidak asing!" Batin Rayhan
"Apa ada yang salah dengan ucapan ku? Bukankah wajar aku bicara seperti itu!" Tambah Luhan lagi dengan wajah datarnya
Rayhan mengambil minumannya dan dengan cepat meninggalkan Luhan disitu sambil menahan kesal.
"Benar-benar Pria yang temperamental!" Ujar Luhan pelan sambil mengambil Minumannya juga
"Ra, Kenapa kamu diam saja, aku tanya kenapa dia bisa ada disini?" Cecer David ke Rara terus menerus
"Vid, apa kau tidak capet mempertahankan pertanyaan itu terus menerus?" Ujar Rara Kesal
"ya makanya jawab pertanyaan ku Ra!"
"Baiklah!" Ujar Rara setelah selesai merapikan tendanya
"Aku pun tidak tau kenapa dia bisa ada di sini Vid, Tadi pagi aku bertemu dirinya di depan tenda ku!" Ujar Rara Menjelaskan
"Maaf Vid, Aku tidak mungkin bilang kalo aku bertemu dengan Rayhan di dalam tenda kan, dan lebih tidak mungkin lagi aku bilang kami tidur bersama tadi malam!" Batin Rara Meminta maaf karna sudah berbohong kepada temannya
"Tapi sumpah Ra, Dia benar-benar tampan!" Ujar Ayla yang tiba-tiba datang
"Tampan? Apa matamu Katarak Nona Ayla?" Tanya David Kesal
"Matamu yang katarak Vid!" Balasnya
"Coba kau lihat bukankah aku lebih tampan dari dia?" Tanya David sambil mengusap rambutnya kebelakang
Sedangkan Rara dan Ayla hanya bisa menahan tawa melihat David yang so ganteng.
"Untung dia sahabat cowok kita satu-satunya kalo bukan, sudah dari tadi nii sandal nempel ke wajahnya saking tidak tau dirinya ni anak!" Ujar Ayla pelan di samping Rara sedangkan Rara hanya mengangguk anggukan kepalanya setuju
"Oh yah, Dia pergi kemana Ra?" Tanya Ayla saat tidak melihat Rayhan
"Diaa, Ah tuh dia lagi jalan!" Jawabnya sambil melihat Rayhan yang sedang berjalan mendekat kearah mereka sambil membawa minuman
"Ini!" Ujar Rayhan sambil menyodorkan minuman itu ke depan Rara dan Ayla
"Terimakasih" Terima Rara
"Wah Terimakasih!" Ujar Ayla
__ADS_1
"Untukku?" Tanya David melongo saat melihat Rara dan Ayla yang sedang minum
"Aku cuma memiliki dua tangan!" Jawab Rayhan datar dan dengan cepat di hadiahi tatapan kesal oleh David dan aksi tahan tawa Rara dan Ayla.