First Love (Rara & Rayhan)

First Love (Rara & Rayhan)
Pergi


__ADS_3

Hari-hari pun berlalu Rayhan dan Rara pun Semakin hari semakin dekat, dan Berita miring tentang Rara yang merebut Rayhan pun Sudah Menyebar ke seluruh sekolah


Dan Banyak yang Menghina Rara karna merebut milik orang lain namun tidak sedikit juga yang membela Rara


" Ra Calon Pacar mu datang tuh " Ujar Wulan Sambil menyenggol Bahu Rara


" Apaan sih Wul " Ujar Rara Malu


" Minggir Gua mau duduk " Ujar Rayhan Ketus ke Wulan


" Hah Untung gue sayang sama Rara, kalo ngga udah dari dulu gue tonjok lu " Ujar Wulan sambil Menyingkir


Wulan pun pindah duduk dibelakang, sedangkan Rayhan langsung duduk di sebelah Rara


" Hay " Ujar Rayhan sambil tersenyum memandang Rara


" i iya "


" Lagi Ngapain " Ujar Rayhan Sambil melihat buku Rara


" Ngerjain Tugas " Ujar Rara sambil Menulis


" Oh "


Keheningan pun terjadi antara Rara dan Rayhan, Rara yang sibuk Menulis dan Rayhan Yang sibuk Memandang Rara


" Rey Kamu ngga lapar " Ujar Rara tanpa mengalihkan pandangan dari buku


" Ngga " Balas Rayhan


" Tapi aku lapar " Ujar Rara sambil menatap Rayhan


" Ah oh " Ujar Rayhan gugup karna di tatap langsung oleh Rara


" Baiklah, Aku beliin " Ujar Rayhan sambil Melangkah pergi


Rara Pun menghela nafas panjang


" Untung aja dia langsung pergi kalo tidak mungkin detak jantung ku bisa ia dengar karna saking cepatnya " Ujar Rara dalam hati sambil menunduk Malu


Tanpa mereka sadari kalo sedari tadi Kristal sedang memperhatikan mereka di tempat lain karna tempat duduk Rara dan Rayhan Berada di dekat jendela jadi mudah bagi Kristal untuk melihatnya


" Kristal lu ngga cemburu liat mereka berdua " Ujar Sinta memanas-manasi


Sinta adalah Orang yang juga menyukai Rayhan tapi ditolak sama Rayhan karna Rayhan lebih memilih Rara


" Cemburu, Heh " Ujar Kristal Menyeringai


" Kita lihat saja nanti, Senyum Wanita itu sebentar lagi akan di gantikan dengan tangisan " Lanjut Kristal dalam hati

__ADS_1


Tanpa mereka sadari Hari kelulusan pun tiba


" Dalam hitungan jam kita akan lulus dari masa SMP dan akan masuk ke SMA gays " Ujar Layla semangat


" Kalian nanti mau Sekolah di mana " Ujar layla lagi


" Mungkin gua akan Sekolah di luar kota " Ujar Latika


" Kenapa tidak Sekolah di dekat-dekat Sini " Ujar Wulan


" Kalian sendirikan tau Nyokap Gue sangat Terobsesi agar gua jadi pintar dan selalu jadi mendapatkan Rengking 1 " Ujar Latika Malas


" Hah kejam juga yah Nyokap lu " Ujar Nadia


" Gitulah " Kata Latika lemas


" Kalo lu Ra, lu akan masuk sekolah bareng Rayhan " Ujar Latika


" Mungkin Ngga Karna Nilai Rayhan sangat rendah mungkin ia ngga akan bisa masuk Ke sekolah Favorit, sedangkan Ibu aku inginNya aku masuk sekolah Favorit " Ujar Rara sambil Tersenyum Pasrah


" Derita sekali lu Ra harus Mencintai Pria yang OtakNya di bawah Rata² " Ujar Latika dan Wulan Berbarengan


Mereka pun Tertawa Ngakak karna mendengar Omongan Latika dan Wulan


" Kalo gitu aku ke toilet dulu ya, soalnya mau buang air kecil " Ujar Rara sambil tersenyum


" Ra gua ikut " Ujar Layla sama Nadia


Mereka bertiga pun Berjalan ke toilet, tiba-tiba Rara mendengar Suara Rayhan tanpa sadar Rara dan Teman-temannya pun mengintip sedikit dan alangkah terkejutnya mereka saat mereka melihat Wulan dan Rayhan yang Lagi Berciuman


Tanpa berfikir dua kali Rarapun langsung Lari kembali ke kelasnya yang di ikuti oleh Nadia dan Layla


" Loh ko, Cepat sekali kalian ke toilet " Tanya Wulan


" Ah, aku ngga jadi Kebelet " Ujar Rara sambil Menahan Sesuatu


" Benarkah " Ujar Wulan sambil melihat Nadia dan Layla


" Iyaa, tadi kami tiba-tiba Ajah ngga jadi mau ke toilet " Ujar Layla sambil menyenggol Sedikit lengan Nadia


" Hehehe " Ketawa Nadia canggung


Hari kelulusan pun Selesai dan Rarapun tanpa memperdulikan Teman-temannya ataupun Rayhan ia langsung pulang tanpa bersenang-senang Terlebih dulu


" Wulan, Kalian ada yang liat Rara ngga " Ujar Rayhan Ngos-ngosan


" Rara sudah Pulang duluan katanya ngga enak badan " Jawab Wulan


Tanpa mereka semua sadari kalo Layla dan Nadia sedang menatap tajam Rayhan, Mereka berdua sangat ingin menonjok Wajah Brengsek Rayhan tapi karna Mereka tidak mau Cari ribut jadi mereka hanya diam

__ADS_1


" Untung Wulan ngga ikut tadi " Ujar Layla dan Nadia Dalam hati


" Kami pulang dulu, Sudah Sore " Ujar Layla ketus dan langsung pergi jalan duluan


" Hah, Padahal aku Mau kasih Kalung ini ke dia karna Mungkin SMA nanti aku ngga bisa Satu sekolah dengannya " ujar Rayhan Sambil menatap Kalung yang ia bawa


" Hah sudah lah, nanti aku telpn aja biar bisa ketemuan dan langsung aku kasih ni kalung " Ujar Rayhan sambil tersenyum Lebar


Di dalam Kamar Rara Nangis sampai Matanya merah, Rara Mengambil Handphone Nya dan langsung Memblokir Nomr Rayhan, Sambil menghapus Air matanya


" Seharusnya aku tau Pria seperti mu ngga akan mungkin bisa Memegang Ucapan sendiri " Ujar Rara sambil menghapus Air matanya


" Ra Ayo makan " Teriak ibu Rara


" Iya Bu "


Di meja Rara sama orang tuanya makan dengan tenang sampai tiba-tiba Rara mengeluarkan Suaranya


" Bu, Yah Rara mau sekolah di luar kota " Ujar Rara


" Ah Benarkah " Ujar Ibu Rara Bahagia


" Baiklah nanti ibu Siapkan semua keperluan mu "


" Minggu depan kamu langsung berangkat daftar " Ujar Ibu Rara Cepat


Kenapa Ibu Rara Bahagia karna Kemarin Rara terus memohon agar ia sekolah di dekat-dekat sini, sehingga membuat ibu Rara marah besar


" Untunglah " Ujar Ibu Rara di dalam hati sambil tersenyum


" Tapi Untungnya dia Berubah pikiran ujar " Tambah ibu Rara sambil Tersenyum


Sedangkan di lain tempat Rayhan gelisah sambil menatap layar Handphone Nya


" Kenapa aku tidak bisa menghubungi Rara " Ujar Rayhan sambil Menggerutu


Hari Keberangkatan Rara pun Tiba, Rara di antar Orang tuanya dan tak lupa ke 5 sahabatnya pun Ikut mengantarnya juga tanpa Rayhan, karna tidak ada yang memberi tau Rayhan dan Karna Rara meminta agar tidak memberi tau Rayhan "


Tapi tanpa Rara Ketahui Nadia Sudah memberi tau Rayhan pagi tadi, Karna mungkin Rayhan tidak akan bertemu lagi dengan Rara


Rara pun memasuki Pesawat sambil melambaikan tangan nya


" Selamat Tinggal Rayhan " Ujar Rara sambil Memasuki Pintu masuk Pesawat


Saat Pesawat Yang ditumpangi Rara Lepas landas Rayhan Baru sampai dan berpapasan dengan Teman-teman Rara


" Kau terlambat Rey " Ujar Latika sambil Berlalu pergi


Rayhan Berdiri kaku di Sana sambil Mengepalkan Tangannya

__ADS_1


" Kau Berbohong Ra, Kau bilang kamu akan Selalu di sisiku dan kamu bilang kamu ngga akan pergi " Ujar Rayhan sambil menunduk sedih


__ADS_2