
" Hah ini dia " Ujar Rayhan Menghela nafas lega
Setelah ia mendapatkan apa yang ia lihat, rayhan pun langsung mendekati Rara
" Ra, Lihat kesini " Ujar Rayhan sambil Mengangkat Kameranya
Cekrek
" Jelek, Ulang " Ujar Rayhan sambil tersenyum puas
Sedangkan Rara langsung menggembungkan Pipinya kesal saat mendengar perkataan Rayhan yang mengatainya Jelek
" Ayo Senyum Ra " Ujar Rayhan Tersenyum geli saat melihat pipi gembul Rara, Rara Pun langsung memakai topinya dan tersenyum Cantik
" Jelek " Ujarnya lagi
" Rey " Teriak Rara kesal
" Sudahlah aku tidak mau di foto lagi " Ujar Rara sambil Bermain lagi dengan Pasir yang ia buat tadi, Sedangkan Rayhan hanya tersenyum kecil melihat Rara yang kesal
" Cantik, Sangat Cantik " Ujar Rayhan pelan sambil tersenyum lembut melihat foto Rara yang ia ambil tadi
Malam pun tiba dan disinilah Rayhan dan Rara sekarang, duduk berduaan di dalam mobil tanpa ada yang memulai pembicaraan
" A aku masuk dulu " Ujar Rara gugup akhirnya memecahkan keheningan
" Tunggu " Kata Rayhan Menghentikan Rara yang ingin membuka pintu mobil
" Apa kau Akan mengikuti Kemping sekolah besok ? " Tanya Rayhan cepat
" Iya, Kalo kau ? " Tanya Rara
" Hm, kayanya aku tidak bisa ikut Kemping " Ujar Rayhan pelan
" kenapa ? " Tanya Rara cepat
" Karna kami sebentar lagi akan mengikuti lomba, jadi Kami harus fokus latihan untuk beberapa hari nanti " Ujar Rayhan Sambil tersenyum lembut
" Benarkah, Sayang sekali " Ujar Rara pelan
" Apa kau ingin aku ikut " Tanya Rayhan menggoda Rara
" Iya " Ujar Rara spontan dan dengan cepat ia menutup mulutnya
" Keh Sudah ku duga " Ujar Rayhan sambil menurunkan tangan Rara yang menutupi mulutnya dengan Tersenyum Nakal
" Ra " Ujar Rayhan dan tiba-tiba Rayhan Langsung Menciumi Bibir Laura pelan
" Aku mencintaimu " Ujar Rayhan Pelan Setelah melepaskan ciumannya, Sedangkan Rara sekarang ia ingin sekali menenggelamkan wajahnya kedalam lubang besar, karna saking Malu dan senangnya dia dengan apa yang dilakukan Rayhan tadi
" A a aku masuk dulu " Ujar Rara dengan cepat keluar dari dalam mobil
" Melarikan diri heh " Ujar Rayhan Tersenyum geli
__ADS_1
" Benar-benar tidak berubah " Ujar Rayhan Tersenyum kecil
Hari Keberangkatan pun tiba, Sekarang para murid serta Rayhan, Rara, David dan Ayla sedang menunggu Biss sekolah datang
" Eh lu kenapa harus nungguin biss juga sih, lu kan ngga ikut Kemping " Ujar David Kesal, Sedangkan Rayhan Hanya diam tidak menjawab Ucapan David yang menurutnya tidak penting
" Eh gua ngomong sama lu Brengsek " Ujar David lagi Marah
" Sudahlah Vid, Dia kan Cuman Nemenin Rara aja sampai Biss datang " Ujar Ayla menenangkan
" Tck, Dasar Pria Posesif " Ujar David Kesal, Sedangkan Rayhan Tidak perduli
" Baiklah Anak-anak Lima menit lagi Biss sekolah Datang, jadi persiapkan diri kalian " Ujar guru mengingatkan
" Baik pak " Jawab Siswa-siswi serentak
" Apa Semua barangmu sudah siap " Tanya Rayhan sambil melihat Rara
" Umk, Semuanya sudah aku masukan kedalam Tasku " Ujar Rara sambil menepuk-nepuk tas yang di pegang Rayhan
" Baguslah, Nanti aku akan menelpon mu, dan saat ada di sana nanti, jangan sesekali kau berani melirik pria lain " Ujar Rayhan memperingatkan
" Memangnya kamu siapa, kau bukan Pacarku " Ujar Rara menggoda Rayhan
" Oh apakah aku harus mengingatkan mu saat kita berada di Cafe kemarin " Ujar Rayhan Tersenyum Menggoda, sedangkan Rara hanya tersenyum malu
Biss pun datang dan seketika itupun Rayhan berhenti menggoda Rara
" Baiklah Anak-anak, Ayo semuanya Masuk jangan lupa dengan Tas-tas kalian " Ujar Guru
" Heh " David Menyeringai menoleh ke arah Rayhan sambil mengikuti Rara, Sedangkan Rayhan hanya memandang tajam dirinya
" Sial, andai saja Rara tidak membenciku bila aku memukulnya, mungkin sekarang ia sudah babak belur ' Geram Rayhan Kesal
Namun Ekspresi Kesalnya tadi dengan cepat berganti menjadi Ekspresi tersenyum saat ia melihat Rara yang melambaikan tangan ke arahnya
" Tunggu aku Ra " Ujar Rayhan Sambil berbalik pergi saat ia melihat Biss yang sudah menjauh pergi
" Halo " Ujar Rayhan mengangkat teleponnya
" Hm, Baiklah " Ujarnya lagi
Sedangkan di dalam Biss, Rara sedang duduk memandangi jalanan di luar, dengan Ayla yang duduk manis di sebelahnya
" Ra, Setelah Berabad abad akhirnya Calon istriku di lepaskan oleh Monster gila itu " Ujar David Bercanda sambil membalikkan badannya ke belakang Kursi Rara dan Ayla
" Jangan Terus Bercanda Vid " Ujar Rara malas
" Lebih baik, kau lebih baik Mencari Seorang kekasih, agar kau tidak terus-menerus memanggil ku Calon Istri Vid " Ujar Rara lagi
" Aku tidak mau " Ujar David Tajam, Sedangkan Ayla hanya memandang David dalam diam
" Ya sudah " Ujar Rara sambil memasang Handset di telinganya, agar ia tidak mendengar lagi ocehan David
__ADS_1
" Tck, Tega sekali kau " Ujar David sambil membalikkan Badannya ke arah depan lagi
" Bosan sekali kalo tidak ada Rayhan " Ujar Rara dalam hati
Ting
From : Rayhan
Apa kau Merindukan ku
Saat Membaca Pesan dari Rayhan, Rara langsung tersenyum lebar ia sangat bahagia
" Percaya diri sekali Tuan Rayhan " Balas Rara cepat
" Aku tau kau merindukanku Sayang " Balas Rayhan Lagi
" Iya, Iya Benar aku Sangat merindukan mu Tuan Rayhan yang terhormat " Balas Rara dengan Tersenyum kecil
Sedangkan Rayhan di seberang Sana tengah Tersenyum kecil, saat membaca Balasan Rara
" Aku Sangat Merindukanmu Ra " Ujar Rayhan dalam hati
" Ketua ayo kita mulai " Ujar Salah satu anggota Basketnya
" Hm "
Setelah Menutup Handphone Nya, Rayhan langsung menuju ke arah lapangan tanpa ia sadari kalo dari tadi Ada Kristal yang lagi Memandangi nya dari kejauhan
" Tck, Bahkan Senyumannya Sekarang membuatku Benar-benar muak, Karna aku tau ia tersenyum Untuk Wanita murahan itu " Ujar Kristal sambil melepaskan Permen dari mulutnya
" Sebenarnya apa sih yang spesial dari diri Rara yang tidak aku miliki " Tambahnya kesal
Cekrek
" Siapa itu " Ujar Kristal sambil menolehkan Wajahnya cepat, saat ia mendengar Jepretan Kamera
" Kau " Ujar Kristal Saat melihat Pria tinggi berkaca mata yang sedang membawa kamera
" Ah Maafkan Saya, Saya tidak bermaksud " Ujar Pria berkacamata tadi sambil membungkuk Sopan
" Kau memotret ku ? " Tanya Kristal sambil berjalan mendekati Pria tadi
" I iya, Maafkan Saya karna berlaku tidak sopan " Ujarnya lagi
" Kemarin Kan Kameramu " Ujar Kristal sambil mengulurkan tangannya meminta kamera
Pria itupun langsung menyerahkan Kameranya ke tangan Kristal
" Banyak Juga yang ia Foto " Ujar Kristal dalam hati, saat ia melihat fotonya yang tidak hanya satu di dalam kamera
" Siapa namamu ? " Tanya Kristal tajam sambil menyerahkan Kamera itu kembali ke tangan pria tadi
__ADS_1
" Galih "