
Rayhan pun menaiki Tempat tidur Rara dan mulai membaringkan tubuhnya
"Wangi Tubuh Rara benar-benar membuat orang rileks!" Batin Rayhan saat ia mencium aroma kamar yang seperti aroma tubuh Rara, Aroma Vanila campur Coklat.
"Ra kami berempat berencana nginap disini dua hari, Boleh kan?" Tanya Layla sambil mengeringkan rambutnya
"Boleh, Tentu Saja boleh!"
"Bagaimana ini, Rayhan masih ada di dalam kamar!" Batin Rara resah
"Kamu kenapa Ra, Dari tadi Aku lihat, kamu sangat resah!"
"Tidak Nad, Aku hanya sedikit Capek!"
"Ra, Kau tidak memiliki bahan makanan?" Tanya Latika setelah melihat isi kulkas Rara yang kosong
"Oh aku lupa mengisinya!"
"Baiklah bagaimana kalo kita semua pergi beli bahan makanan sekaligus keliling Kota ini?" Usul Wulan
"Ayo, Aku setuju, Sudah lama kita tidak jalan-jalan bersama!" Sahut Layla
"Baiklah, Kalo begitu aku naik ke atas dulu yah ganti baju!" Ujar Rara menaiki tangga rumahnya
"Layla kamu ngerasa ada yang aneh ngga sih sama Rara?" Tanya Nadia Pelan
"Tidak tuh!" Jawaban Layla membuat Nadia memutar matanya kesal
Didalam Kamar.
"Rey, Bangun!" Ujar Rara menepuk-nepuk pipi Rayhan
"Rey!"
"Hm, Apa mereka sudah pergi?" Tanya Reyhan setelah bangun
"Belum Rey, Mereka malah mau nginap disini selama dua hari!"
"Jadi cepat Rey, pergi dari sini!" pinta Rara menarik tangan Rayhan
"Ayolah Ra, Kau ini benar-benar tidak mau mempertemukan aku dengan teman-temanmu yah!"
"Bukankah kau sudah menjelaskan kepada mereka?"
"Jadi untuk apa kamu takut seperti ini!" Ujar Rayhan Malas
"Karna Aku belum siap!"
"Siap ngga siap yah Kau Harus siap!" Ujar Rayhan meninggalkan Rara dan berniat menemui teman-teman Rara dibawah
"Rey, Kau mau ngapain?" Tanya Rara dengan cepat menghalangi Rayhan yang mau membuka pintu
"Pergi, Bukankah kau mau aku pergi!"
"Tapi mereka masih ada dibawa Rey!"
"Kalo begitu aku sekalian saja menemui mereka!" Ujar Rayhan menyingkirkan Rara dan langsung pergi namun Baru beberapa langkah ia keluar Tiba-tiba saja ia di tarik untuk masuk kembali ke dalam kamar
"Kumohon jangan seperti ini Rey!"
"Baiklah, aku akan mempertemukan kamu dengan mereka tapi itu bukan disini!" Janji Rara
__ADS_1
"Nanti setelah kami pergi, kamu juga harus pergi dari sini, setelah itu temui kami di Cafe dekat-dekat sini!" Pasrah Rara
"Baiklah!" Ujar Rayhan setuju
...****************...
"Wah lihat disini benar-benar Surganya pria-pria tampan yah!" Ujar Nadia melihat banyaknya anak muda yang berlalu lalang
"Benar sekali Tidak sia-sia kita semua datang ke sini, sekalian kita cuci mata!" Ujar Layla
"Itu, Berhenti disitu!" Ujar Rara saat ia melihat Supermarket di depan
"Baiklah!" Ujar Wulan
Setelah berkeliling beberapa menit, semua yang mereka butuhkan pun terkumpul.
"Teman-teman Lihat, Bahkan kasirnya pun tampan!" Cicit Nadia kegirangan
"Tahan dirimu Nad, Kau kemarin sudah berkencan!" Ujar Latika malas
"Ayolah teman-teman jangan bahas itu!" Kesal Nadia
"Ummm Guys!" Ujar Rara
"Bagaimana setelah ini kita lanjut nongkrong dulu di Cafe langganan ku!" Lanjutnya
"Baiklah!"
Cafe.
"Disini Menu-menunya sangat enak, Coba deh kalian pesan!" Ujar Rara
Saat mereka sedang memilih-milih pesanan tiba-tiba Rayhan muncul
"Hay Nona-nona, bagaimana kabar kalian?" Tanya Rayhan tiba-tiba, Seketika itupun mereka kaku di tempat
"KAU!" Teriak Wulan pertama
"Iya, Aku kenapa?" Ujar Rayhan Santai berjalan menuju bangku Rara dan langsung menduduki tempat kosong di samping Rara
"Kenapa kau ada disini?" Tanya Latika geram
"Ini Tempat Umum!" Ujar Rayhan Cuek
"Astaga, Sial sekali kita harus bertemu dia disini!" Ujar Nadia
"Benar-benar Bencana!" Ujar Layla
"Ayolah, Kalian ini Lebay sekali!" Ujar Rayhan Datar
"KAU YANG LEBAY!" Teriak Mereka serentak
"Wao Benar-benar Sahabat Sejati!" Ujar Rayhan bertepuk tangan
"Bicara yang serius Rey, Aku tidak percaya kita semua bisa kebetulan bertemu disini!" Ujar Wulan setelah menenangkan kekesalannya
"Hm, Awalnya aku ingin pergi ke rumah Rara, Namun aku melihat kalian disini yah akhirnya aku kesini!" Ujar Rayhan Acuh tak acuh
"Kau tidak sedang berbohong kan?" Ujar Wulan Curiga
__ADS_1
"Hm, Tidak ada salahnya kan aku bergabung dengan kalian!" Ujar Rayhan
"Sekalian kita Reunian!"
"Siapa yang mau Reunian sama Elu!" Ujar Nadia
"Ayolah teman-teman jangan bertengkar disini, nanti orang-orang liat!" Cicit Rara pelan
"Biarin Ra, Biar semua orang tau kalo DIA!" Ujar Wulan menunjuk wajah Rayhan
"Pria Ngga Tau malu!" Lanjutnya
"Apa Rara belum menceritakan kisah itu kepada kalian?" Tanya Rayhan Malas
"Sudah!" Jawab Layla
"Lah Terus kenapa kalian heboh sekali!" Ujar Rayhan malas, mendengar ucapan Rayhan membuat Wulan, Latika, Nadia dan Layla saling memandang
"Benar Juga sih yang dia bilang!" Bisik Nadia Pelan
"TAPI tetap saja kami masih belum terima kau dan Rara bersama!" Ujar Wulan keras kepala, Ucapan Wulan di sambut anggukan kepala setuju dari Teman-temannya
"Benarkah, Walaupun itu akan Membuat Rara sedih?" Ujar Rayhan
"Kalian Jahat sekali!" Tambahnya menyeringai
"Apa kau benar-benar mencintainya Ra?" Tanya Latika pelan dan dengan Ragu Rara menjawabnya dengan anggukan
"Huffff, Baiklah jika kau mau berjanji satu hal kami tidak akan menghalangi kalian!" Ujar Latika
"Latika, Apa maksudmu?" Ujar Wulan kesal
"Kalian tidak lihat muka Rara, Dia mencintai Rayhan!"
"Tapi walaupun begitu, kita tidak boleh membuat sahabat kita masuk ke lubang yang sama Latika!" Ujar Nadia memperingati
"Tapi kalo dipikir-pikir, Ucapan Latika ada benarnya juga!" Tambah Layla
"Maksudmu apa?" Tanya Latika dan Wulan
"Bukankah kita harus memberi kesempatan kedua untuk Reyhan? Apa lagi mengingat Rara yang mencintai Rey!" Ucapan Layla membuat semua orang terdiam
"Baiklah, terserah kalian saja yang penting Rara Bahagia!" Ujar mereka
"Terimakasih Teman-teman!" Ujar Rara terharu sedangkan teman-temannya hanya membalasnya dengan senyuman
"Tapi Kau jangan senang dulu Rey!" Ujar Wulan memperingati
"Jika aku tau kau menyakiti Rara lagi, Jangan Salahkan aku kalo nantinya kami mencari mu untuk memukuli mu!"
"Iya-iya Bawel!" Ujar Rayhan Kesal
"Jadi Kita sudah berdamai kan?" Tanya Rayhan sedangkan mereka hanya menjawab pertanyaan Rayhan dengan acuh tak acuh
"Akhirnya Masalah nya selesai juga!" Batin Rayhan menatap wajah Rara yang sedang bahagia bersama sahabat-sahabatnya
"Rara Besok Jangan lupa!" Ujar Rayhan memperingati
"Iya!" Sahut Rara
"Ada apa?" Tanya Latika penasaran
__ADS_1
"Besok Ada Turnamen Basketball di sekolah ku, dan yang tanding besok tim dari sekolah ku melawan tim dari sekolahnya Rayhan!"
"Wah Benarkah? Tidak sia-sia kita datang ke sini Kawan Hahaha!" Gembira Nadia