First Love (Rara & Rayhan)

First Love (Rara & Rayhan)
Pulang


__ADS_3

"Ra apa kau haus?" Tanya Luhan yang tiba-tiba datang


"Terimakasih!" Ujar David setelah merebut minuman di tangan Luhan seketika itupun ia mendapatkan tatapan aneh dari Rara dan Ayla


"Kau tidak sopan sekali!" Ujar Ayla ke David yang tanpa permisi merebut minuman di tangan Luhan


"Hehehe Sorry, Habisnya aku terlalu haus!"


"Dasar!"


"Ra, Nanti kamu mau ngga pulang bersama!" Tanya Luhan tiba-tiba


"Aku!"


"Emangnya senior tidak naik bis bersama kita?" Tanya Ayla


"Tidak, Aku bawa mobil sendiri!" Jawab Luhan


"Dia tidak mau pulang bersamamu!" Ujar Rayhan dingin


"Aku tidak bertanya kepada mu!"


"Aku hanya mengucapkan apa yang Rara ingin katakan!"


Tiba-tiba saja Atmosfer di sekeliling mereka terasa berat


"Mereka berdua menakutkan sekali!" Batin David melihat Luhan dan Rayhan yang saling menatap dengan tajam


"Tenanglah Kawan, Jangan membuat Suasana di sini menjadi!" Ucapan David terhenti saat Luhan dan Rayhan beralih menatap dirinya dengan tatapan membunuh


"Ano, a aku akan pulang dengan bus bersama Ayla!" Ucap Rara gugup


"Nah karna Rara sudah membuat keputusan seperti itu, Ayo Ra kita lipat tendanya, agar kita bisa cepat-cepat pulang!" Ujar Ayla mencairkan suasana


"Kasihan sekali kamu Ra!" Ujar Ayla pelan


"Kenapa?" Bingung Rara


"Yah karna kamu diperebutkan oleh 2 pria yang posesif!"


"Eh Salah-salah bukan 2 tapi 3, Ada dua pria posesif dan satu pria bodoh!" ralat Ayla cepat


"Tiga?" Tanya Rara lagi


"Haiisss Iya Ra tiga, Emangnya kamu tidak merasa kalo mereka bertiga itu sedang memperebutkan mu!" Ujar Ayla sambil melirik Rayhan, Luhan, dan David yang masih berdiam diri di tempat mereka


"Tidak mungkin Ay, Mana mungkin mereka bertiga memperebutkan ku!" Ujar Rara sambil menggeleng-gelengkan kepalanya


"Rayhan, Mungkin Menyukaiku karna dia pernah menyatakan cintanya waktu SMP, Kalo David dia hanya menyukaiku karna aku adalah sahabat wanita pertamanya tapi bukan menyukai dalam tanda kutip yah Ay!"


"Dan Sedangkan Luhan!" Rara diam sebentar sedangkan Ayla menunggu dengan antusias

__ADS_1


"Yahh tidak mungkinlah dia menyukaiku, baru juga kemarin aku bertemu dengannya!" Ujar Rara Sambil tertawa lucu


"Hah kau ni Ra, nanti pasti kau akan menyadari kalo ucapan ku ini benar adanya!" Ujar Ayla sedikit kesal karna Rara yang tidak menganggap serius ucapannya


"Sudahlah, Dari pada memikirkan itu lebih baik kita cepat selesaikan ini!" Ujar Rara


"Baiklah Nona Rara!"


"Tapi Sebelum itu aku mau teriak terlebih dahulu!" Ujar Ayla dan hanya di balas dengan wajah bingung Rara


"Maksudmu?" Tanya Rara


"Woe para Tuan Muda, Kalian tidak ada rencana membantu dua Nona muda disini Ngapa?" Teriak Ayla Kesal karna melihat David, Luhan dan Rayhan yang hanya berdiri diam sambil memainkan handphone mereka


"Eh hehehe Sorry Tuan Putri!" Ujar David sambil mendekat kearah Ayla dan Rara


Sedangkan Rayhan dan Luhan tentu saja mereka juga berjalan mendekat kearah Rara dan Ayla.


"Ayo kita ke area perkumpulan!" Ujar Ayla saat melihat tenda mereka selesai di kemas


Di sepanjang perjalanan ke are perkumpulan Siswa-siswi banyak Siswi yang terpana akan ketampanan Rayhan, Luhan dan David dan bisik-bisik itu pun mengiringi langkah mereka berlima.


"Kalian populer sekali!" Ujar Rara Tersenyum ke arah tiga pria yang menjadi bahan bisik-bisik Semua Siswi


"Tenanglah Ra, Sampai kapanpun aku hanya milikmu jadi kamu tenang saja!" Ujar David berbangga diri sambil merangkul pundak Rara dan itu tidak bertahan lama karna Rayhan dengan cepat mengambil kasar tangan David


"Woe, Apa kau gila!" Teriak David kesal sambil memegangi tangannya yang di remas Rayhan tadi, Tentu saja Rayhan tidak mungkin menyingkirkan tangan David begitu saja pasti akan ada adegan sadis di dalamnya kan.


"Apa kalian melihatnya mereka bertiga benar-benar Tampan!"


"Bagaimana bisa Pria tampan berjalan bersama seperti itu, Bikin Jantung kita Resah saja!"


"Andai saja aku yang ada di samping pria-pria tampan itu!"


"Dua Wanita itu benar-benar mengganggu!"


Bisikan-bisikan di sana pun semakin menjadi.


"Ayo cepat Ra, Kuping ku Semakin lama semakin panas saat mendengar Ucapan-ucapan yang memuja mereka bertiga Dan menghina kita berdua!" Jawab Ayla Mempercepat langkahnya dan tentu saja sambil menarik Rara


"Fuhh Akhirnya!" Lega Ayla


"Tadi itu seperti kita berdua berada di Medang perang!" Ujar Ayla


"Sangat-sangat menyeramkan!"


"Emangnya kenapa? Langkah kalian tadi membuatku hampir kesusahan mengikuti kalian berdua tau!" Ujar David kesal


"Kau tidak lihat dan tidak dengar tadi sepanjang jalan aku dan Ayla di tatap dengan pandangan menghina dan bisikan mencela dari siswi-siswi lain!" Jawab Ayla sedikit kesal


"Sedangkan kalian bertiga malah di puja-puji!"

__ADS_1


"Benarkah? Aku tidak mendengar apapun!"


"Tck sudahlah bicara sama kamu bikin tambah kesal saja!"


"Kamu beneran tidak mau pulang bersamaku Ra?" Ujar Luhan berharap kalo Rara merubah pemikirannya


"Terimakasih Luhan Tapi Aku mau pergi sama Ayla saja!" Tolak Ayla halus


"Itu Busnya sudah datang, Ayo Ra kita pergi!" Ujar Ayla sambil menarik tangan Rara


Baru saja beberapa langkah Mereka berjalan tiba-tiba Rara dan Ayla di kagetkan dengan Rayhan yang menarik pergi Rara.


"Woe, Kau mau bawa Rara kemana!" Teriak David tidak terima sedangkan Luhan hanya menghela nafas panjang, dia sudah tau kalo ini akan terjadi


Beberapa menit kemudian setelah Luhan melihat Rara dan Rayhan yang masuk kedalam mobil lain, Luhan pun Langsung pergi meninggalkan Ayla dan David.


"Sial, Seharusnya aku yang menarik tangan Rara tadi!" Kesal David


"Sudahlah Ayo kita masuk ke bus, sebentar lagi busnya akan bergi tuh!" Ujar Ayla sedangkan David hanya menghela nafas kesal


"Rayhan, Bisa ngga sih kamu jangan lakukan hal-hal yang membuat orang kaget!" Ujar Rara Kesal


"HM!"


"Kau membuatku merasa tidak enak dengan mereka!"


"Ketidak enakan mu hanya mencakup Ayla kan?" Tanya Rayhan


"Bukan hanya Ayla, Aku juga tidak enak dengan David dan Luhan tau!"


"Ra, Bisakah kau menjauhi mereka berdua?"


"Siapa?"


"Aku tidak mau menyebutkan namanya!"


"Oh maksudnya Luhan dan David?" Tanya Rara namun Rayhan hanya diam


"Tidak mungkin Rey!" Jawab Rara pelan


"David, dia teman Ah bukan dia Sahabat pria pertamaku disini sedangkan Luhan Aku tidak dekat dengannya jadi kenapa aku harus menjauhinya!"


"Benarkah kau tidak dekat dengannya?"


"Iya benar Rey!"


"Syukurlah kalo begitu!" Ujar Rayhan dengan tersenyum kecil


"Kenapa kau aneh sekali!"


"Jangan bilang kamu Cemburu!" Tanya Rara meledek

__ADS_1


"Memang!" Dan jawaban Rayhan membuat Rara terdiam kaku mendengar ucapan Rayhan


__ADS_2