
Apa katamu"Triak Alex... alex pun murka dia lalu pergi meninggalkan markas besarnya dan menuju ke rumah sakit.
"sialan kau Indri akan ku buat kau dan anakmu itu menderita"ucap Alex.
setelah sampai rumah sakit Alex buru-buru masuk ke ruang perawatan Putri.
"jelaskan padaku apa yang sebenarnya terjadi"tanya Alex pada Dedi.
"sebelum saya menemukan Nona Putri di gudang, Nona salsa marah kepada Nona Putri saat di kampus. karena ada lelaki yang mendekati Putri. dari perkiraan saya, salsa iri kepada Nona Putri karena banyak lelaki yang tertarik padanya .dan saat Nona salsa melabrak Nona Putri di kantin dan membuat onar di sana salsa pun meninggalkan kantin dan langsung pulang"setelah itu dia mengadu pada ibunya dan saat Nona Putri pulang Nona Putri langsung disiksa oleh mereka berdua"
jelas Dedy.
Alex yang mendengar penjelasan Dedy pun merasa geramm.
setelah itu pun Alex menelfon anak buahnya untuk memberi pelajaran pada mereka.
"Jhon siapkan pasukan,beri pelajaran untuk Indri dan anaknya"ucap Alex
Jhon bingung dengan perintah Alex..
lalu dia pun bertanya
"Maaf bos..kami harus melakukan apa"
masukan ke kandang singa yg kelaparan.tapi jngn buat mereka mati.
ucap Alex singkat ,lalu mematikan sambungan telefon.
Jhon pun bingung dengan bosnya..
masalah apa lagi yg di buat Indri sehingga harus mmbuat mereka merasakan adrennalin dari bosnya..
tapi apalah kata dia hanya menuruti bos nya..
"ok gays.ada tugas baru jadi begini *.......*
Setelah menjelaskan tugasnya..Jhon dan bawahanya bergegas menggunakan mobil ke rumah Putri..
di lain sisi.alex duduk di samping putri yg sedang terbaring..Brian pun masuk untuk memeriksa ke adaan putri..
"Bagaimana keadaan nya"tanya
"ya dia hanya mengalami luka ringan,
dan terkena syok tak lama lagi dia akan sadar"
"Baguslah"kata Alex sambil memandang wajah putri.
"aduh..... ingin rasanya aku mempersunting dirinya.dan melepaskan dia dari belenggu kejahatan dunia ini". Brian sudah mengetahui apa yang terjadi pada putri, karena Alex sudah menjelaskannya.
ya dia sungguh kasihan terhadap nasib Putri.
dia ingin memiliki Putri tapi, dia sadar bahwa sahabatnya Alex jatuh cinta pada gadis di depannya ini. dan hanya gadis ini yang bisa mengalihkan perhatian Alex dan membuat Alex tersenyum.
jadi dia merelakan pujaan hatinya untuk sahabatnya toh Putri juga tidak tahu kalau dia jatuh cinta pada putri.
"coba kau ulang kata-katamu Brian"ucap Alex dengan dingin serta menatapnya dengan tajam.
Brian yang mendengar kata-kata Alex merasa merinding di sekejur tubuhnya. padahal dia hanya niat untuk menggoda tapi malah serasa dia menggali kuburannya sendiri.
"emmmm.....ituuu.anuu...."Brian sampai tergagap-gagap menjawab ucapan alex..
"aku hanya bercanda lex, kenapa kau seakan akan ingin menelanku hidup-hidup?"tanya Brian.
__ADS_1
"jangan ganggu milikku"singkat padat dan jelas namun mengandung ancaman yang mematikan bagi Brian.
"ok ok"kata Brian sambil mengangkat kedua tangannya.
"tapi jika kau tak mau lagi dengannya maka berikan saja kepada ku"
"dan kau harus menungguku sampai mati,tapi aku akan tetap berangkat nasi dan tetap tidak akan melepaskannya"ucap Alex dengan santai.
"waooowwww Alex,sungguh kata katamu membekukan hatiku.kau membuat ku takjub"
"hemmm" balas Alex.
"Alex Aku ingin bertanya.kenapa kau sampai sekarang tak menunjukkan dirimu di hadapan Putri, apa kau tak ingin berdekatan dengannya supaya dia tidak dalam bahaya"tanya Brian dengan heran.
"belum saatnya. aku tak mau putri dalam bahaya jika saat ini dia bersamaku, kau Taukan seberapa banyak musuhku"jawab Alex.
"yayayaya baiklah"
Alex menatap Putri dengan tatapan lembut ia membelai wajah Putri yang begitu sendu, dan menggenggam tangan Putri.
maafkan Aku aku tak bisa melindungimu.
tapi akan ku balas perbuatan mereka yang berani menyakitimu.
di kediaman Putri . Indri sedang bersantai di halamannya dengan salsa mereka sedang tertawa girang karena sudah berhasil menghukum putri.
"mah aku kurang puas dengan cara menghukum Putri. coba saja mama lakukan hal yang lebih ekstrem lagi, itu kan jadi tontonan menarik buat kita"
"kau ini sa. jangan buat om Irfan curiga terhadap kita.... ingat tinggal satu bulan lagi saat salsa berulang tahun kita akan taksir dia untuk tanda tangan pengalihan harta nya kepada kita dan kita akan melenyapkannya dari dunia ini".
ucapin Indri sambil tersenyum licik.
"wah ide Mama sangat bagus. Aku tak sabar menunggu waktu itu, lalu kita bisa menikmati kekayaan ini semua hahahhahahah".
disaat mereka sedang tertawa... tiba-tiba ada 6 orang asing dengan topeng masuk ke rumah mereka dan melumpuhkan mereka. mereka di tarik paksa oleh orang-orang asing itu
"hei siapa kalian lepaskan aku"Indri dan salsa mencoba memberontak. tapi tenaga mereka kalah dengan orang-orang itu. Sasa akan memberontak lelaki itu tidak segan-segan menampar selesai hingga salsa pingsan.
"aaaaaaaaaaa.....salsaaaa...anak kuu.."
teriak Indri melihat salsa yang ditampar hingga pingsandia sangat shoc..
"apa yang kalian inginkan kalian ingin harta? akan kuberikan tapi bebaskan kami jangan sentuh anak ku"Indri mencoba bernegoisasi dengan orang-orang itu.
"kami tak butuh uangmu tapi kami butuh nyawa kalian hahaha..."seketika Indri pun ketakutan,dia tak merasa menyinggung orang tapi kenapa nyawa dia dan anaknya jadi terancam.
setelah itu mereka dibawa paksa ke dalam mobil hitam.
setelah sampai di tempat yg mereka tuju,kepala mereka di tutup dengan kain hitam...lalu mereka dibawa kesebuah ruangan..
Indri sudah sangat khawatir.dan ketakutan..sedangkan salsa masih saja pingsan.
tak lama kemudian Jhon masuk dan meng instruksikan anak buah nya untuk memasukan Indri dan salsa ke sebuah kandang.
Indri berusaha memberontak,tapi tetap saja tak bisa melawan mereka..
salah satu anak buah John datang dan
melepaskan kain hitam yang ada di kepala mereka dan melemparkan mereka ke dalam kandang. setelah itu Jhon menyiram mereka menggunakan air dingin sehingga salsa tersadar dari pingsannya...
salsa bangun dan menatap sekitarnya. karena itu sangat mengerikan. bau amis yang menyengat bahkan bau busuk juga ada. Sasa dan Indri seketika gemetaran melihat tulang belulang manusia yang ada di dalam kandang itu. entah apa yang terjadi pada mayat mereka yang sudah menjadi tulang belulang itu dapat dipastikan bahwa kematian mereka sangat tragis. salsa semakin gemetaran dia memeluk Indri dengan kuat.
"mah kita ada di mana, mengapa tempat ini sangat mengerikan" ucap salsa dengan ketakutan, sambil menahan mual melihat pemandangan di sekitarnya
__ADS_1
"Mama juga nggak tahu sa,"ya mana mungkin Indri tahu sedangkan mereka diserang tiba-tiba dan ditutupi kepalanya menggunakan kain hitam jelas aja Indra tidak tahu.
setelah itupun John datang Indri langsung berteriak.
"bagaimana indah bukan kejutan dari kami."ucap John sambil tertawa...
"siapa kalian mengapa kalian menangkap kami apa salah kami kepada kalian"
tanya Indri.
"hahaha kalian bertanya???"
"kesalahan kalian sangat besar sehingga membuat bos kami murka, kalian jangan tanya alasannya kenapa karena kalian akan menerima akibat telah menyinggung bos kami".
"Aku bahkan tak mengenal bosmu bagaimana aku bisa membuat bosmu itu marah. tolong lepaskan kami aku masih ingin hidup"ucapin dulu sambil memohon.
"sudahlah jangan buang buang suaramu itu, lebih baik kau nikmati hadiah dari bos kami"
selalu salah satu anak buah John membuka pintu sel.
seketika Indri dan salsa menegang"ada kaki yang besar dan mempunyai cakar yang tajam serta bulu yang tebal dan lebat keluar dari pintu besi itu. langkah demi langkah akhirnya terlihatlah harimau yang besar dengan taring yang tajam dan wajah yang menakutkan, ada bekas cakaran di wajahnya. terlihat sekali kalau harimau itu sangat kelaparan. Indri dan salsa pun berjalan mundur. mereka tak ingin menjadi santapan sang harimau.
Ngaunggggggh........
auman yang begitu kuat dan menakutkan langsung membuat kaki Salsa dan Indri gemetaran..
"Mama aku tidak mau mati disini mah"teriak salsa sambil terisak menahan tangisnya. dia tidak mau mati di sini.
"tolong tolong lepaskan kami.... jangan biarkan kami mati di sini"
tak ada yang merespon teriakan mereka.
lalu singa itu pun berlari dengan buasnya. ia melompat dan akan menerjang mereka.
Ngaungg........
2 centi lagi cakar kuat itu hampir mengenai wajah Indri. spontan salsa pun terjatuh ke belakang karena terkejut dengan harimau yang akan menerkamnya. sedangkan indri masih berdiri dengan kaki yang gemetaran.
Untung saja cakar itu tak mengenai wajahnya karena leher harimau itu diikat kuat dengan rantai.
lalu harimau itu berusaha meraih Indri yang ada di depannya. tangannya mencakar-cakar di depan yang ada di.
Indri yang ketakutan reflek menendang tangan sang harimau tapi harimau itu berhasil mencakar kaki Indri.
srakkkkkk.....
akhhhhhh...... dengar jeritan histeris dari mulut Indri.. merembes keluar dari kaki Indri.
Indri berusaha menyeret kakinya ke belakang agar tak jadi santapan sang harimau.
salsa pun menarik mamahnya ke belakang dan langsung memeluknya.
"akhhhh tolong....tolong...kaki kuu terluka...."teriak Indri dengan histeris...
sedangkan salsa sudah menangis tersedu-sedu.
semua orang yang menyaksikan pun tertawa itu menjadi tontonan yang sangat menghibur bagi mereka. mereka tak peduli dengan teriakan minta tolong Indri dan salsa.
setelah itu John pun mengambil 1 ember penuh tikus, dia langsung melemparkannya ke dalam kandang dan mengenai badan salsa dan Indri. teriakan semakin menggema di dalam kandang itu.
"aaaaaaa.....tolongggg....
"jauhkan hewan hewan itu dariku"
__ADS_1
teriak Indri.... setelah itu tak lama kemudian salsa dan Indri pun jatuh pingsan...