Gadis Tangguh CEO

Gadis Tangguh CEO
episode 49: kembali ke dimensi asal


__ADS_3

"ya nda...tatak iena ma ucing,dan uga tatak cantik telbang".


ucap pangeran kecil itu dengan lucunya, pangeran pun menunjuk ke arah di mana mereka bertiga.


raja dan ratu pun menatap arah yang ditunjuk oleh putranya.


"apa benar pangeran melihat kakak Sienna?".


tanya ibunda ratu dengan isak tangis kepada anaknya.


"iya nda. tuh tata terbang, tata cangat cantik nda".


ucapan pangeran William dengan lidah celatnya.


ibunda ratu yang mendengarkan celotehan anaknya pun semakin bersedih.


sang raja yang memahami perasaan sang ratu pun langsung memeluknya.


"sayang tenangkan dirimu. mungkin pangeran William juga merindukan kakaknya, kita harus mengiklaskan Putri kita, semoga dia bisa lanjut ke dunia nirwana dengan tenang".


ujar sang raja sambil memeluk istri dan pangeran William.


walaupun raja terlihat tegar namun hatinya juga rapuh. dia sangat merindukan Putri siena.


"oh aku sangat sedih melihat kedua orang tuamu merindukanmu jenderal Siena".


ucap Putri Sanjaya. dia sambil mengelap air mata yang menetes di pipinya.


Putri siena pun tak kalah sedihnya.


dia sangat merindukan ayah dan ibunya. serta adiknya barunya.


ia ingin sekali memeluk orang tercinta nya.


"Dewa kucing apakah tidak ada cara agar ayah dan ibuku bisa melihat keberadaanku".


tanya Putri Siena.


"bisa tapi waktumu yang tersisa akan berkurang di dimensi ini, dan bila kau melebihi batas waktu yang ditentukan maka jiwamu akan hancur melebur dan tak bisa berinkarnasi lagi, apa kau mau?".


tanya Dewa kucing.


mendengar penjelasan dari dewa kucing Putri Sienna menelan ludahnya dengan kasar.


"benarkah begitu? baiklah tidak apa. walaupun Sebentar,Aku ingin sekali memeluk ayah dan ibuku serta adik ku yang tampan ini".


ujar Putri siena Dengan semangatnya.


"sekarang mohon maaf padaku. sebut aku dewa kucing yang tampan dan imut".


ucap dewa kucing itu kembali.


Putri Sienna pun hanya bisa menuruti keinginan dewa kucing yang menyebalkan ini.


"Baiklah dewa kucing yang tampan dan imut sejagat raya. bisakah kau membantuku agar kedua orang tuaku beserta adikku bisa melihatku".


ucap Putri Sienaa dengan penuh permohonan.


Putri Siena menggenggam kedua tangannya.


memohon kepada dewa kucing.


Putri Siena menurunkan ego pada dirinya. karena dia sangat berharap berbicara dengan kedua orang tuanya.


"Ya baiklah karena kau sudah memujiku tampan dan imut Aku akan mengabulkan keinginanmu".


ucap dewa kucing itu.


"-oh ya tunggu apakah roan bisa dapat muncul bersamaku, pasti dia merindukan keluarganya. yang pasti dia ingin melihat keturunannya saat ini"


tanya Putri Putri Sienna dengan penuh harap.


"maafkan aku Putri Sienna. tapi aku tak bisa mengabulkan keinginanmu .karena kekuatanku tidak mampu untuk membuat kalian terlihat di dimensi ini karena sebenarnya itu bukan kehendakku".


ujar dewa kucing..


"baiklah jika kau tidak bisa, tidaknya aku bisa bertemu dengan keluargaku".


ucap Putri.


Dewa kucing pun menganggukkan kepalanya.


"waktumu untuk muncul di hadapan mereka hanya 10 menit.


setelah itu aku akan menarikmu secara paksa dan kita akan dikirim kembali ke dunia mimpimu. apa kau siap?".


tanya dewa kucing.


"ya Aku siap".


kata Putri dengan penuh semangat.


dewa kucing pun memejamkan matanya. nampak dia merapalkan sebuah mantra dengan suara kecil.


tak berselang lama tiba-tiba tubuh jendral Putri seina pun mengeluarkan cahaya yang sangat terang...

__ADS_1


lalu sosok Putri sieina yang transparan, perlahan mulai nampak terlihat jelas dan dapat dilihat oleh mata telanjang.


"yah.nda...tu ada tatak..."


ucapan pangeran William dalam gendongan kedua orang tuanya. sambil menjuk ke arah di mana Putri Siena berada.


lalu raja dan ratu pun melihat arah yang ditunjuk oleh putranya.


"putrikuuuuuu........"


teriak sang ratu lalu dia menurunkan putranya dan berlari memeluk Sienna.


sang raja juga sangat syok. dia pun menghampiri sang ratu dan juga putrinya lalu mereka berhambur berpelukan.


"putriku apa benar ini kamu, apa kamu kembali hidup sayang?".


tanya sang ratu.


lalu Putri Sienna menatap kedua mata orang tuanya.


"ibunda ratu.ayahanda, maafkan putrimu ini"


kata Putri siena sambil menundukkan kepalanya.


"aku tak bisa berkumpul bersama kalian lagi, kita sudah beda alam, aku kemari karena aku mohon kepada salah satu dewa untuk menemui kalian.aku sangat merindukan kalian. kuharap kalian bisa hidup bahagia dan aman"


ucap Putri sayang sambil menyentuh kedua wajah orang tuanya.


sang Ratu pun memegang telapak tangan putri Sienna yang sedang memegang wajahnya.


dia memegang erat tangan putrinya.


"ibunda dan ayahanda selalu merindukanmu anakku. kami tak mungkin hidup seaman ini sekarang jika tidak ada perjuangan mu.."


ujar sang ratu pada putri siena.


sambil berderaian air mata.


Putri Siena lalu menatap anak lelaki bertubuh kecil di belakang ayah dan ibunya.


"hai tampan kemarilah peluk kakakmu ini".


ucap siena pada pangeran William.


"tata...."


ucap pangeran William,lalu dia berjalan dengan kaki kecilnya menuju Putri Sienna.


dia langsung berhamburan ke dalam pelukan kakaknya itu.


wajah yang sama tampan.mempunyai bola mata yang bulat. serta bulu mata yang sangat lentik. dan bibir tipis. sungguh sosok pangeran kecil yang sangat manis.


"kau sangat tampan sekali seperti ayahHanda".


ucap Putri Sienna menatap makhluk kecil di gendongannya.


lalu Putri Sienna mencium seluruh wajah bayi kecil itu.


sedangkan pangeran William yang dicium seperti itu pun tertawa karena geli.


"hai Nona cepatlah waktumu tinggal sedikit lagi".


ujar dewa kucing.


Putri Sienna yang mendengar peringatan dari dewa kucing pun menghela nafasnya dengan kecewa. dia sangat ingin berlama-lama di sini menghabiskan waktunya bersama kedua orang tuanya dan juga adiknya.


tapi dia sadar dia sudah tak bisa berada di dimensi ini lagi.


"hai adikku yang tampan. berjanjilah kau akan menjadi raja yang baik dan tegas, . yang dapat memimpin kerajaan kita menjadi kerajaan nomor 1 di dunia ini. lindungilah yang lemah. serta tuntaslah kejahatan jagalah kerajaan kita agar selalu damai".


Icha Putri Sienna pada adiknya yang berada di gendongannya.


seakan mengerti pangeran William pun mengangguk dengan tersenyum ke arah Putri Sienna.


"iya kakak atu berjanji.."


jawab pangeran William.


"hahaha kau memang adik kakak yang sangat cerdas.. kakak sayang kamu adik ku".


ojo Putri Sena lalu dia mengacu pipi adiknya.


"nano waktumu tidak banyak lagi"


mendengar ucapan dewa kucing pun Putri buru-buru memeluk adiknya dan memeluk kedua orang tuanya.


mereka berempat berpelukan dengan erat.


"ayah ibu adik Aku mencintai kalian. jangan pernah salah kan diri kalian karena kehilangan diriku.dan jagalah kerajaan kita menjadi kerajaan yang damai".


raja dan ratu pun menjadi sangat sedih.


mereka berlinang air mata.


setelah mengucapkan kata-kata terakhirnya.

__ADS_1


tiba-tiba Putri Siena Putri Sanjaya dan dewa kucing pun menghilang.


mereka seakan tersebut dengan pusaran energi dan mereka muncul di alam mimpi kembali.


sedangkan ratu dan raja pun terkejut karena Putri Siena menghilang dari pelukannya.


"anak ku Putri Siena..hik hik hik".


tangis ibunda ratu.


raja dan pangeran William pun memeluk ibunda Ratu untuk menenangkannya.


"istriku doakan saja semoga Putri siana tenang di Alam nirwana. dan dia dapat berinkarnasi kembali".


ujar raja dengan bijaksana.


sedangkan Ratu hanya mengangguk untuk mengiyakan kata-kata dari suaminya


...----------------...


alam mimpi


"hahhhh...hahhhh..hahh...."


Putri Sina terengah-engah sedangkan Putri Sanjaya yang berbentuk arwas dari awal hanya berdiam diri saja.


"apa kau baik-baik saja jenderal Sienna".


tanya Putri Sanjaya.


"rasanya aku ingin muntah, hei dewa kucing gendut bisa kan kamu harus teleportasi dengan baik-baik seperti kita berangkat tadi. bukan seperti ini, kepalaku rasanya ingin pecah".


Putri Sienna mengomel kepada dewa kucing.


"hoho maaf jenderal Putri siena. karena memang waktu kita tadi sangat tipis jika aku tidak buru-buru membawa kalian ke sini maka jiwa kalian akan hancur dan tidak bisa bereinkarnasi kembali ataupun melanjutkan ke dunia nirwana"


kata dewa kucing sambil merasa bersalah.


"baiklah tidak apa-apa, terima kasih karena kau sudah membantuku untuk bertemu dengan kedua orang tuaku dan juga adikku"


ucap Putri sayana dengan tulus.


"ya sama-sama karena itu sudah tugasku".


ucap dewa kucing sambil berkacak pinggang.


"sekarang Putri Sanjaya waktunya kau menuju ke Alam nirwana".


dewa kucing langsung menatap dua wanita yang ada di hadapannya.


Putri Sanjaya yang paham pun langsung menoleh ke arah Putri Sienna.


"jenderal Putri siena. kini saatnya aku pamit, jaga dirimu baik-baik. dan terima kasih sekali lagi karena kau sudah membantu untuk membalaskan dendamku".


ucap Putri Sanjaya.


"iya Putri Sanjaya. aku akan menjaga diriku dengan baik. terima kasih karena kau sudah mengijinkan aku untuk menempati ragamu".


kata Putri siena langsung memeluk putri Sanjaya..


"oke baiklah waktu sudah selesai untuk berpamitan. Sekarang saatnya aku membawa mu ke dunia nirwana".


Putri Sienna dan Putri Sanjaya pun melepaskan pelukan mereka berdua.


"sampai jumpa Siena".


"sampai jumpa nona cantik. ada yang kuharap kau bisa melewati semua rintangan yang akan datang pada dirimu".


ujar dewa kucing.


"hei apa maksudmu rintangan yang akan datang pada diriku?". tanya Putri Sienna kepada dewa kucing


namun dewa kucing tidak menjawabnya,dia lalu mengangkat telapak tangannya dan membacakan sebuah mantra.


lalu sinar yang menyilaukan membuat Putri menutup matanya.


setelah sila itu menghilang Putri pun membuka matanya.


"hai Putri tidur bangunlah ini sudah siang".


ujar Caca sambil menyibakkan tirai kamar itu.


"aommmm.... ternyata Aku sudah kembali ke dunia ini".


ujar Putri siena sambil mengucek kedua matanya.


"hai Putri sadarlah. kau memang berada di dunia ini dari kau lahir, memangnya kau pikir dari dunia mana? dunia alien.atau dunia pergi?".


ucap Caca sambil tertawa meledek Putri Sanjaya.


karena Putri Sienna sudah menempati tubuh Putri Sanjaya, maka kita panggil dia menjadi putri Sanjaya kembali ya.


"aku hanya bercanda. baiklah aku akan mandi dan aku akan berkemas kembali ke rumahku".


mendengar ucapan Putri Caca pun menolehkan kepalanya

__ADS_1


"apa kau akan kembali ke rumahmu?"


__ADS_2