
pagi hari telah menjelang, Putri terbangun dari tidur karena terdengar suara ngorok yang mengganggu nya, rupanya Rowan belum pergi dari tubuh boneka beruang itu, dia malah asik mengorok dengan membuka mulutnya lebar-lebar.
Putri lebih memilih bangun dan meregangkan otot-otot tubuhnya,tubuhnya serasa remuk karena telah melakukan pertarungan dengan para iblis kemarin.
lalu dia membasuh wajah dan menggosok giginya.
"tok tok tok,,, permisi Nona ada tamu yang mencari anda" ucap sang bibi.
"siapa pagi-pagi begini sudah datang ke rumahku? apakah itu Caca, apa dia sudah tidak marah karena hal kemarin"
tanya Putri pada dirinya sendiri.
"ya bi aku akan segera turun"
Putri pun turun tanpa menyisir rambutnya,
setelah sampai di bawah dia sangat terkejut ternyata Alex yang pagi-pagi sudah berada di rumahnya.
alex yang melihat Putri turun dari kamarnya, langsung berlari dan memeluk tubuh Putri dengan erat.
Putri sangat terkejut karena alex tiba-tiba memeluknya.
"Tuan tolong lepaskan aku, aku sangat sesak"
ucap Putri mencoba mendorong tubuh Alex menjauh tapi bukannya melepaskan pelukan nya, malah Alex makin memeluknya dengan erat.
"Alex apa kau ingin membunuhku? aku tak bisa bernafas" , ucap Putri dengan sesak nafas.
kini Alex pun melepas pelukannya.
"kau ke mana saja hah ?aku sangat menghawatirkanmu saat Caca menghubungiku kalau kau menghilang, apalagi kau bertarung dengan orang-orang yang mengerikan kata caca.kau tahu aku hampir mati karena mencarimu kemana-mana" ucap Alex dengan kesal sambil memegang wajah Putri menggunakan kedua tangannya,namun dia menatap Putri dengan mata penuh kekhawatiran.
Putri sampai terbengong mendengar ucapan alex yang begitu panjang,apalagi melihat lingkaran hitam di mata Alex, Putri dapat menyimpulkan jika Alex tidak tidur semalaman karena mencari dirinya.
"emmm,maaf kan aku" , hanya kata itu yang bisa keluar dari bibir Putri saat ini, sungguh hatinya merasa sangat begitu bahagia melihat keromantisan yang Alex berikan padanya.
sementara Jhon yang melihat tuanya memeluk mana putriku memilih keluar dari rumah itu. dia tidak ingin melihat adegan romantis antara tuannya dan juga nona putri.'
"sebenarnya apa yang terjadi pada dirimu"
tanya alex pada Putri.
Putri saat ini bingung haruskah dia berkata jujur jika dirinya bukan lah putri Sanjaya.
iya tak ingin mengecewakan Alex seperti dia mengecewakan Caca namun ia tidak enak juga jika terus-terusan berbohong kepada Alex tentang jati dirinya yang sebenarnya.
"Alex mungkin ini saatnya kau mengetahui jati diriku yang sebenarnya" putri sambil menundukkan kepalanya.
"kau ingin bicara apa , jangan buat aku penasaran" ,kata Alex dengan serius.
"apa kah kau percaya dengan Kata transmigrasi ?" Putri mengangkat kepalanya sambil menatap wajah Alex.
"entah lah,mungkin itu hanya ada di karangan novel "ucap Alex
"tidak Alex transmigrasi itu ada, dan aku adalah buktinya, sebenarnya Putri Sanjaya telah lama meninggal saat dia buang ke lautan dan aku bertransmigrasi memasuki tubuhnya"
__ADS_1
ucap Putri pada Alexander.
Alexander mencoba memahami kata-kata Putri.
"kau jangan membodohi ku seperti itu Putri, Aku bukan anak kecil yang bisa kau bohongi dengan cerita dongeng seperti itu" Alex masih nggak mempercayai kata-kata yang keluar dari bibir Putri.
"apa kau tak merasa curiga dengan perubahanku yang begitu tiba-tiba, sifatku yang berbeda dari sifat putri r yang dahulu kau kenal, apakah selama ini kau tak bisa membedakan kami berdua?" , tanya Putri panjang lebar kepada Alex.
ayo sebentar dia Mungkin dia mulai memutar ingatan dia, benar yang dikatakan Putri, aneh juga merasakan perbedaan Putri yang dahulu dan yang sekarang berada di hadapannya.
Putri yang ia kenal dahulu adalah putri yang pemalu dan selalu mengalah dengan apa saja yang ia terima. sedangkan Putri yang berada di hadapannya saat ini mempunyai kharismatik yang luar biasa seperti pendekar perang.
alex langsung menatap putri dari bawah ke atas seakan dia tak mempercayai ucapan yang putri katakan.
"apa kau tak membohongiku sama sekali Putri?"tanya Alex memastikan.
Putri hanya menggelengkan kepala.
"aku, aku tak bisa mempercayai kata-katamu Putri, tidak mungkin Putri Sanjaya telah meninggal "ucap Alex memegang kepalanya menggunakan dua tangannya dia menjambak dengan kuat rambutnya seakan hati dan kepalanya ditimpa oleh batu besar.
Putri yang melihat orang yang tidak mempercayai ucapannya pun langsung mengeluarkan kekuatannya.
Putri mengeluarkan elemen api elemen angin elemen es di telapak tangannya.
Alex yang menyaksikan bagaimana Putri bisa mengeluarkan kekuatan yang begitu hebat terus sampai memundurkan langkah kakinya Ke belakang.
" bagaimana kau bisa melakukan itu, tidak ada manusia bisa memiliki kekuatan itu kecuali Kau mempunyai umur ribuan tahun seperti kakek wahno dan mempunyai elemen lebih dari satu" banyak Alex pada Putri
Putri yang mendengar ucapan alex pun mengerutkan alisnya dengan heran, bagaimana alex bisa mengetahui tentang elemen di kehidupan ini padahal di dunia ini tidak ada manusia yang mempunyai kekuatan seperti dirinya kecuali dunia penyihir tetapi dunia penyihir telah memutuskan kontak dengan dunia manusia.
"maaf Putri sebaiknya aku keluar lebih dahulu Aku ingin menenangkan pikiranku" Putri hanya menganggukkan kepalanya dia tahu Alex membutuhkan waktu untuk mempercayai ini semua,apalagi Putri Sanjaya adalah orang yang dicintai pasti sangat berat baginya untuk kehilangan sosok itu.
Putri melihat punggung Alex yang mulai perlahan meninggalkan dirinya. dia hanya mengalami nafas dengan pasrah.
"hah jadi semuanya sudah berada di batas ini sudahlah tidak apa, lebih baik aku menjalankan rencanaku untuk bertemu dengan paman Irfan" setelah itu Putri pun kembali ke kamarnya dan membersihkan dirinya.
...----------------...
Alex telah keluar dari rumah Putri pun menyuruh jual mengendarai mobilnya menuju ke markas.
tatapan Alex menjadi kosong dia masih mencerna ucapan Putri dan perubahan Putri yang selama ini membuatnya merasa heran.
sedangkan John mengamati wajah tuannya dari kaca mobil. dengan bertanya ny namun melihat wajah bosnya yang murung dia tak ingin mengganggu perasaan bosnya.
setelah mengemudikan mobilnya sampai ke markas, Alex langsung menuju ke hutan belakang tepat di belakang markasnya.
sedangkan John hanya mengikuti dari belakang.
Alex melangkah kan kaki menuju hutan belakang markasnya, lalu dia berteriak sekencang mungkin melampiaskan amarah dan rasa kecewanya.
"aaaaaaaaaa,,,,,, Putri kenapa kau meninggalkanku? kenapa kau tega meninggalkanku untuk yang kedua kalinya? apa benar kau telah tiada?" teriak alex menggema di hutan belakang..
alas menggunakan kekuatannya untuk menumbangkan pohon-pohon yang berada di hutan itu.
"bom... bom.bom" pohon-pohon banyak yang tumbuh akibat kemarahan Alex Yang meluap.
__ADS_1
dalam sekejap mata Alex menghilang menggunakan teknik seribu langkahnya dan muncul di depan batu yang sangat besar, lalu dia menggunakan satu tinjunya untuk meninju batu besar itu hingga pecah menjadi kepingan-kepingan kecil.
jhon yang baru pertama kali menyaksikan kekuatan bosnya itu pun menjadi gemetar ketakutan.
"sejak kapan bos mempunyai kekuatan yang semengerikan ini?" tanya jhon dalam hatinya.
tangan alex kini penuh dengan luka dan darah yang mengalir. namun itu tak menghentikan dia untuk menghancurkan bebatuan yang sangat besar di hadapannya untuk melepaskan semua rasa kecewanya yang ada di dalam hati.
sudah berapa batu yang ia pecahkan dan puluhan pohon tumbang akibat kemarahannya.
John yang sudah tidak sanggup melihat bosnya menderita pun langsung berlari dan mencoba menahan bosnya itu.
"boss, jangan seperti ini bos jika ada masalah selesaikan baik-baik, kau tak perlu melukai dirimu sendiri seperti ini"; ucap Jhon sambil menahan kedua lengan Alex dari belakang.
"lepaskan aku John Kau itu hanya bawahanku kau tak mengerti aku" ucap Alex.
"Ya aku tahu aku bawahanmu tapi aku juga sahabat mu, aku tak sanggup jika aku melihat kau sebodoh ini" ucapkan guna menyadarkan alex.
Alex kini sudah mulai tenang lalu dia duduk di tanah sambil menutupi wajahnya.
"Aku gagal John, Aku gagal melindungi orang yang kucintai, Aku sama sekali tidak berguna aku sudah kehilangan orang-orang yang ku cintai, untuk apa aku mempunyai kekuatan jika Aku gagal melindungi dirinya" ucap Alexander menatap wajah Jhon.
Jon masih bingung dengan apa yang terjadi.
"ceritakan lah lah apa yang terjadi supaya aku dapat memahami apa yang terjadi pada dirimu" , lalu Alex menceritakan apa yang diucapkan Putri. jhon sangat terkejut mendengar ucapan Alex.
"pantas saja selama ini aku melihat Nona Putri mengalami banyak perubahan rupanya dia bukanlah Nona Putri Sanjaya yang asli" ucap Jhon sambil memegang dagu menggunakan jarinyan.
"apa maksud mu Jhon?" tanya Alex.
"saya sudah menduga jika memang dia bukanlah Nona Putri Sanjaya karena karakter mereka sungguh jauh berbeda, dan aura yang mereka pancarkan juga berbeda"
ucap Jhon kepada Alex.
"jadi selama ini kau sudah menyadari jika dia bukanlah Putri Sanjaya, jadi hanya aku yang tidak menyadari dia bukan lah putri Sanjaya"
John hanya menganggukkan kepalanya.
sedangkan Alex ini semakin terpuruk, entah bagaimana dia menjalani hari tanpa ada sosok Putri yang menemani dirinya, Putri yang membuat tekad untuk hidup kini kembali lagi, namun sekarang putri telah tiada dan digantikan oleh jiwa orang lain yang memasuki tubuhnya. apakah dia bisa menerimanya dengan semudah itu.
"Alex dengarkan Aku, apakah cintamu tak pernah berubah ketika dia mempunyai karakter yang berbeda" tanya Jhon
"tidak karena aku tidak akan pernah mempermasalahkan karakter dia yang berubah,aku malah bahagia melihat dia berubah seperti saat ini" ujar Alex
"mengapa kau tidak tanya alasan bagaimana bisa dia masuk ketubuh putri, yang ku tahu , para leluhuku pernah bercerita jika orang-orang bisa Berengkarnasi kembali dan masuk ke tubuh orang lain, jika mempunyai keterikatan jiwa. pasti mereka mempunyai keterikatan jiwa sehingga Putri yang saat ini bersama kita dan Putri Sanjaya bisa saling terhubung" ujar jhon dengan bijaksana.
Alex yang mendengar kan jhon langsung memalingkan wajahnya menghadap John.
"apa ucapan mu bisa dipercaya jhon?"
"tentu saja bisa karena itu cerita dari para leluhurku yang masih mempunyai keterikatan dengan hal-hal berikut seperti itu" biarkan dengan santai.
"Tuhan apakah kau masih mencintai Putri yang sekarang?" Tanya Jhon kembali.
"aku tetap mencintainya walaupun jiwanya sudah berubah. bahkan saat dia berubah karakter cintaku semakin besar kepadanya, siapapun dirinya aku akan tetap mencintainya" , ucap Alex memastikan dirinya.
__ADS_1
sedangkan jhon menganggukan kepalanya dengan puas setelah mendengar jawaban Alex.