
sin pun berganti pagi hari. saja dengan semangat 45 nya mengajak Putri pergi ke salon. Putri sudah melakukan perawatan sejak jam 08.00 pagi. penampilannya yang biasanya natural tanpa make up sekarang sangat berubah.
dan membuat pangling siapa saja melihatnya.
ulang tahun putri bertemakan negeri dongeng, tema itu yang menentukan adalah Caca dia ingin melihat putri berdandan layaknya putri dalam dongeng.
sedangkan Putri hanya pasrah saja dia mengikuti semua keinginan Caca.
rumah sudah didekor sedemikian rupa.
selesai memperhatikan persiapan itu sangat iri karena dia tidak pernah merayakan ulang tahunnya secara mewah.
"ih norak sekali sih ulang tahun pakai acara kayak gini buang buang duit". ucap salsa.
"mah kapan dong mah ulang tahunku di acara se mewah ini,aku mau ulang tahunku lebih mewah dari acara si Putri"ucap salsa...
"tenang sayang,sabar dong jangan marah-marah seperti itu nanti kalau kamu marah terus tumbuh keriput Lo"guyon Indri
"kamu tahu sayang mama punya rencana untuk malam ini, jika rencana kita berhasil maka kita akan menjadi orang kaya".
ucap Indri sambil berbisik.
"beneran mah apa Mama akan membunuh Put....emmmm"
sebelum selesai menyelesaikan kalimatnya Indri sudah membungkam mulutnya dengan tangannya.
"kamu ini kecilkan suaramu, kalau ada yang mendengar bisa gagal rencana kita bahkan kita bisa masuk ke penjara"
ucap Indri sambil melototkan matanya.
"apa itu mah pastikan rencana Mama ini tidak akan gagal lagi". setelah itu pun Indri pergi meninggalkan salsa.
"hahaha nikmati saja kebahagiaanmu ini untuk sementara Putri karena malam ini adalah malam terakhir kamu untuk bernafas di dunia ini dan aku akan memiliki semua hartamu dan merebut Lian dan dokter tampan itu menjadi milikku".
batin putri.....
hari telah beranjak petang semua tamu undangan sudah datang ke pesta ulang tahun Putri.? undangan itu didatangi oleh anak-anak muda dan kaum pebisnis sahabat dari mendiang ayah Putri dan Irfan.
acara ulang tahun itu sangat meriah dekor yang sangat indah bertemakan cerita dongeng.
"di lain sisi Alex pun sudah memakai baju ala pangeran"dia memandangi dirinya pada cermin di hadapannya..
"John apa aku sudah tampan. apa ada yang kurang dari penampilanku John"tanya Alex tanpa mengalihkan pandangannya dari cermin.
"tuan sudah sangat sempurna sepertinya tidak ada lelaki yang bisa menandingi ketampanan dari Tuan. jadi Tuan tidak perlu khawatir kalau Nona Putri mengabaikan anda"
ucapkan sambil menyanjung bosnya itu.
"ya tidak ada yang mampu menyayangi ketampananku. dan kupastikan Putri tidak akan mengabaikanku, ini adalah saatnya untuk aku bisa mendekatinya"hijab Alex pada dirinya sendiri yang sedang berhadapan dengan cermin.
"pd sekali bosku satu ini, jadi dia mengatakan tidak ada yang mampu menandingi tampanan nya dia di dunia ini .Untung saja kau bosnya".
ucap Jun dalam hatinya.
"hei John kau jangan mengumpatku apa kau ingin gajimu ku potong"ucap Alex dingin.
"tidak bos aku tidak mengumpatmu"John cepat menjawabnya.
"kenapa bos tau aku mengatainya,jangan bos punya mata batin??"
"kau mengumpatku lagi Jhon"
"tidak tidak bos aku tidak mengumpat Anda,"buru-buru hujan mengelak.
"ah ya sudahlah ayo kita berangkat jangan membuat Putri menunggu aku sudah tak sabar bertemu dengannya"
lalu Alex dan John serta anak buahnya pun bergegas ke rumah Putri.
Di rumah Putri sekarang sudah ramai sekali.
Indri sudah berada di bawah salsa.
Indri berbincang-bincang bersama relawan para bisnis sertajaya dan juga Irfan.
sedangkan salsa dia berkumpul bersama teman-temannya.
saat salsa memasuki ruangan banyak yang memujinya. sebenarnya salsa itu cantik tapi terkadang dia memakai riasan yang tebal dan sangat sombong, makanya teman-teman perempuannya jarang ada yang bergaul dengannya dan beberapa lelaki tidak suka melihat riasan wajahnya.
"wah salsa bajumu cantik sekali"ucap teman salsa.
__ADS_1
"ya jelas dong baju gue ini tuh baju terbatas desainer ternama yang desain baju aku ini"salsa menyambungkan bajunya kepada teman-temannya teman-temannya pun hanya tersenyum menanggapinya.
saat itu Lian datang dengan pakaian ala pangeran. semua mata menatap takjub pada nya. tanpa nanya semakin terlihat pada Lian. nggak parah wanita mendekati Lian dan ingin menjadi pasangan dansanya nanti..
setelah itu masuklah Brian..
lagi-lagi Brian juga tampil dengan sangat gagahnya karena Bryan masih termasuk usia muda dan belum menikah maka dari itu dia menggunakan kostum dongeng...
para wanita yang ada di pesta itu semakin takjub melihat para lelaki yang sangat tampan dan gagahnya.
tak lama setelah itu pun Alex datang bersama para bawahannya dan Jhon.
lagi-lagi semua mata tertuju padanya karena mereka sangat asing pada Alex.
"wow siapa pria tampan itu oh dia seperti pangeran yang turun dari kayangan"
ucap salah satu wanita.
"bukan pangeran dari kayangan. tapi dia seperti dewa Yunani, coba kau lihat wajahnya, hidungnya mancung matanya tajam, pada pandangan pertama aku jatuh cinta padanya, lihatlah seberapa gagah tubuhnya"
ucap salah satu perempuan lainnya.
"ah aku harap dia menjadi pasangan yang bisa aku malam ini".timpal salah satu wanita.
"hei siapa tahu dia sudah mempunyai kekasih sembarang saja kamu berbicara"
salsa yang melihat kedatangan Alex dia pun sangat terpesona.
kalau dia mendekati Alex untuk menarik perhatian lelaki itu.
"hai tuan perkenalkan namaku salsa, terima kasih sudah hadir dalam pesta ulang tahun saudaraku, kalau boleh tahu tuan sama siapa ya"ucap salsa sambil ke basa-basi dia ingin mendekati Alex.
Alex yang mendapat sapaan dari salsa pun hanya meliriknya sekilas lalu dia pergi meninggalkan salsa.
"sialan sombong sekali lelaki itu awas aja aku akan mendapatkanmu"tekat Indri..
Brian yang melihat kedatangan Alex pun menghampirinya.
"hai Alex ternyata kau juga diundang ke ulang tahunnya Putri ya. wah tidak menyangka aku bisa bertemu denganmu, dan kau terlihat sangat tampan menggunakan baju ini Alex".
"tapi kurasa Putri akan tetap memilihku nanti hahaha"goda Brian.
"selamat malam semuanya, terima kasih karena kalian semua suda menghadiri acara ulang tahun keponakan saya tercinta yang bernama Putri Sanjaya. keponakan saya merayakan ulang tahunnya yang ke-18 tahun semoga dia semakin dewasa, berumur panjang sehat selalu. tambah cantik. berbudi luhur dan menjadi kebanggaan mandiang kedua orang tuanya.
"baiklah untuk keponakanku sayang silakan kemari"lalu Putri pun keluar dari tirai pintu semua mata tertuju pada pintu tersebut.
saat Putri sudah muncul dari pintu bersama salsa semua mata terpaku pada pandangan nya .
Putri mengenakan baju bertemakan Putri salju.
gaun birunya yang menjuntai panjang ke belakang sangat indah.
wajah Putri yang di rias tipis namun elegan. menambah keanggunan Putri.
sehingga kaum laki-laki pun terpana. Putri melangkah dengan perlahan ke arah pamannya.
Alex menatap Putri tanpa berkedip jantungnya seakan bertekuk dengan kencang
"-kenapa dia bisa secantik ini aku tidak rela ada laki-laki lain yang menatap dia dengan lama ucap Alex sambil menghafalkan tangannya melihat para lelaki menatap Putri dengan tatapan memuja.
"wah kau lihat itu kan Alex Putri sangat cantik sekali lihatlah tatapan para buaya itu mereka ingin menelan Putri hidup-hidup"goda Brian kepada Alex.
"diam kau Brian jangan pancing emosiku.
"gua lihatlah Putri sama berbeda dia sangat cantik sekali dan gaunnya terlihat sangat mahal dan sangat menawan dia seperti putri Elsa deh kehidupan yangnyata"itu ucap salah seorang teman Putri.
"oh betapa cantiknya Putri aku jadi tidak pede berdekatan dengan dia"dan banyak lagi kata pujian yang diberikan untuk Putri.
"sialan kau Putri kau sudah merebut semua perhatian orang-orang padaku, tunggu saja pembalasanku."batin salsa.
"kau nikmati saja cari ulang tahunmu ini Putri sebentar lagi kalau akan menemui ajalmu"batin Indri
Putri menghampiri pamannya yang sudah menunggunya lalu ia pun mengucapkan terima kasih kepada teman-temannya yang sudah menghadiri acara ulang tahunnya.
"terima kasih buat teman-teman dan para rekan bisnis ayah karena sudah datang ke acara ulang tahunku hanya itu yang bisa ku ucapkan. "ucap Putri sambil tersenyum. lalu acara pun berlanjut dengan acara bernyanyi memotong kue dan kue potongan pertama diberikan kepada Paman Putri karena Paman Putri pengganti orang tuanya yang sudah meninggal. setelah itu potongan kedua diberikan kepada bibinya. dan yang ketiga diberikan kepada Caca sahabat terbaiknya.
cara acara potong kue pun acara dilanjutkan dengan acara berdansa semua teman-teman Putri sedang asyik berdansa.
lalu Brian pun menghampiri Putri dan Caca dia mengajak Caca untuk berdansa karena dia tidak berani mengajak Putri karena ada Alex yang menatapnya dengan tajam.
__ADS_1
"nona Caca maukah kau menjadi pasangan dansaku"uap Brian.
cacapun yg ditawarkan kegirangan,dia menatap Putri meminta persetujuan putri..
lalu Putri pun menggangguk..
Irfan memanggil Putri, lalu Putri pun menuju ke arah Irfan.
"Putri Om ingin mengenal kan kamu dengan seseorang yang sudah menolongmu waktu kamu masuk rumah sakit saat kecelakaan menolong anak kecil itu" kata Irfan.
"apakah ada dia di sini Om. tidak apa Om Aku juga ingin mengucapkan terima kasih padanya karena sudah membawaku ke rumah sakit".
halo Irfan pun memanggil Alex dan Alex datang padanya.
Putri menoleh ke arah Irfan dan tatapannya terpaku sama dengannya Alex.
lalu Irfan pun membiarkan tatapan mereka itu.
"Putri kenalkan ini Tuhan Alex dia yang sudah membawamu ke rumah sakit"kata Irfan.
"oh ya nama saya Putri Sanjaya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada anda karena sudah menolong saya waktu itu".kata Putri sambil mengulurkan tangannya.
"perkenalkan nama saya Alexander sudah kewajiban saya menolong sesama kan"kata Alex sambil membalas jabatan tangan Putri.
"oh mengapa Putri sangat cantik sekali aduh aku tidak mampu melihatnya terus apalagi melihat bibirnya itu, Alex sadarlah"kata Alex dalam hatinya.
"tampan sekali lelaki ini sungguh beruntung perempuan yang bisa mendapatkannya, ah kenapa dengan pikiranku ini sungguh memalukan bisa-bisanya aku terpesona dengan lelaki di hadapanku ini, aku tidak pantas bersanding dengannya ayolah Putri buang saja pikiranku termu itu". uca putri dalam hatinya.
tanpa mereka sadari mereka berjabat tangan terlalu lama. Irfan yang melihat mereka seperti itu pun tersenyum lalu dia menyadarkan mereka berdua.
"ehmmmm...bagaimana kalau kalian menjadi pasangan dansa"usul Irfan.
"tapi Om aku tidak bisa berdansa"Putri menolak secara halus.
"terang saja Putri aku akan mengajarkanmu secara perlahan"Alex saya ingin menyia-nyiakan kesempatan ini.
"nah Alex saja tidak keberatan sudah sana kalian berdansa saja".
lalu mereka berjalan ke tengah-tengah aula.
"maaf tuan aku tidak bisa berdansa. aku takut menginjak kakimu Tuan".ucap Putri tak enak hati.
"jangan panggil aku Tuan,tanya saja aku Alex"kata Alex.
"sudah ikuti arahanku sekarang letakkan tanganmu di bahuku"lalu Alex pun mengarahkan tangan putri untuk memegang bahunya dan Alex memegang pinggangnya.
"uh kenapa jantungku berdebar seperti ini ayolah jantung jangan buat aku malu...."
lalu mereka pun mulai berdansa, saat pertama putri sering menginjak kaki Alex Alex pun menahannya dan hanya menahan sakit kakinya.
Putri pun tidak ingin membuat Alex sakit lalu dia menyudahi dansanya.
"maafkan Alex seperti aku tidak bisa kita sudahi saja"
"tidak Putri ayo kita pelan-pelan saja kau pasti bisa kita ulang ya"
setelah itu mereka mengulanginya dan Putri secara bertahap sudah bisa berdansa lalu Putri pun menatap Alex dan Alex juga menatapnya dengan tatapan yang diidam-idamkan oleh para perempuan.
"deg deg deg deg......"
"ah jantungku berdebar lebih cepat,aku rasa sebentar lagi aku akan terkena serangan jantung. berdekatan seperti ini dengan Putri membuat ku senam jantung apalagi tetapan mata indahnya."
mereka terhanyut dalam dansanya..tanpa mereka sadari semua yg berdansa sudah menepi,dan hanya menyisakan mereka berdua di tengah aula.
semua mata tertuju pada mereka..banyak Yang iri...
"sialan...siapa laki laki itu,baraninya dia berdansa dengan Putri"kata Lian.
"mereka pasangan yg cocok ya,seperti pasangan kekasih saja"kata teman salsa.
"ihhh..apaan norak tau"ucap salsa dengan marah..
"Wah liat lah Brian putri dan tuan Alex sangat serasi..kuharap mereka berjodoh"kata salsa pada Brian.
"Ya semoga saja mereka berjodoh,supaya Alex bisa tersenyum seperti ini".
setelah alunan musik selesai semua orang bertepuk tangan kepada Alex dan Putri..
lalu mereka tersadar dan melepas pelukannya.
__ADS_1
wajah putri bersemu merahhm..