Gadis Tangguh CEO

Gadis Tangguh CEO
episode 36:Indri di teror


__ADS_3

hari telah berlalu kini Putri pun menyusun rencananya untuk membalaskan dendamnya kepada Indri.


ia tak ingin memberitahukan kepada keluarga Caca bagaimana cara dia membalas dendam.


di pagi harinya setelah mereka selesai sarapan.Putri berpamitan pergi untuk melaksanakan rencananya.


"kumohon kumohon Putri bawa aku untuk membalaskan dendammu, kan kamu sudah berjanji kepada kami kemarin bahwa kamu akan melibatkanku untuk membalas dendammu". Caca ngotot ingin ikut membantu Putri tapi tetap saja Putri tak ingin dibantu.karena dia punya caranya tersendiri untuk membalaskan dendamnya.


"maaf ya Ca bukan aku ingin mengingkari janjiku tapi untuk satu tindakan ini aku mohon biarkan aku sendiri dahulu Aku ingin memberi mereka peringatan bahwa aku akan datang untuk membalaskan dendamku. karena mereka pasti mengira aku sudah mati di lautan ". ucap Putri dengan tegas sambil menepuk ringan bahu Caca.


"baiklah tapi hanya kali ini saja ya setelah itu kau harus melibatkan aku". ucap caca pada Putri. Putri pun menganggukan kepalanya setuju.


Putri memasuki kamar yang ditempati oleh Caca dan dia,lalu Putri berteleportasi menghilang ke rumah Putri Sanjaya.


Putri muncul di kamar yang dia tempati.


saat ini Indri sedang bersantai di kolam renang menikmati cahaya matahari..


Putri yang melihatnya pun tersenyum dengan licik.


Putri bersembunyi di balik dinding tak jauh dari kolam renang itu.


lalu Putri membuat air yang ada di minuman Indri menjadi panas menggunakan elemen apinya.


saat ini ingin meminumnya tiba-tiba dia terkejut.


"aaaaa.panas panass, sialan kenapa jadi panas sekali bukankah tadi dingin"gelas dilemparkan Indri sama dengan sembarangan.. indri marah-marah dia mengibas-ngibaskan tangannya karena merasa kepanasan.


lalu dia pun beranjak ke tepi kolam untuk membasuh tangannya yang panas itu.


Putri pun menggunakan elemen bunyinya untuk menjatuhkan Indri yang sedang berjongkok.


"byurrrrr...."...


"aaaaaaaaa.........."triak Indri menggema..


lalu para pembantu pun yang mendengar teriakan Indri bergegas membantu Indri untuk naik dari kolam renang.


"nyonya kenapa nyonya?".


tanya art itu.


"apa kalian tidak merasakan getaran tanah tadi, tadi itu seperti ada gempa. makanya aku terhuyung sampai jatuh ke kolam".


ucap Indri kepada para art.


"tidak nyonya, kami tidak merasakan apapun".


"kenapa aneh sekali, apa karena aku senang tidak enak badan makanya aku berhalusinasi, tapi getaran itu sangat berasa".


gumam Indri.


Putri yang melihat Indri kebingungan pun tersenyum.


Indri lalu masuk ke dalam rumah dan membersihkan dirinya.


saat dia menuangkan air minum untuk dia minum, Putri dengan sengaja menerbangkan teko hingga melayang.


"aaaaaaaaa.... tidakkkkkkkkk aaaaa daaaaa setannnn......."Triak Indri...


lalu semua orang pun bergegas menghampiri indri


" nyonya kenapa nya,nyonya lihat apa? tidak ada apa-apa disini nya?"


Indri membuka tangan nya lalu dia melihat teko itu kembali ke tempat asalnya.


"tadi teko itu melayang-layang, Aku tidak bohong aku tadi benar-benar melihat nya melayang "ucap Indri dengan ketakutan.


" teko itu dari tadi di sini nyonya,sejak kami datang.teko itu sudah berada di situ".


art itu mencoba menenangkan nyonya yang sedang panik.


"mungkin aku benar-benar halusinasi, lebih baik aku istirahat di kamar saja".


Indri pun berjalan menaiki tangga untuk ke kamarnya.


saat Indri menaiki tangga. Indri terpeleset lalu jatuh berguling-guling hingga ke bawah.


"aaaaaa.....".


mendengar teriakan majikannya Art itu pun berlari melihatnya.


"Ya ampun nyonya kenapa anda bisa jatuh begini".


ada darah yang mengalir di pelipis Indri. lalu Art itu pun menelpon salsa dan membawa tuannya ke rumah sakit.


Putri yang memperhatikan dari jauh pun tersenyum dengan menyeramkan.

__ADS_1


...----------------...


sin telah berpindah di rumah sakit.


hari sudah petang. salsa yang dikabarkan mamanya masuk rumah sakit pun bergegas menjenguk mamanya setelah menyelesaikan mata kuliahnya.


"Mama kenapa bisa jatuh begini sih ma". tanya salsa kepada mamanya. biasanya mamanya tidak seceroboh itu.


"Om bagaimana keadaan Mama."tanya salsa kepada yang sedang menemani mamanya.


"keadaannya tidak terlalu parah hanya saja mamamu mengalami gegar otak ringan. jika sudah membaik maka mamamu bisa dibawa pulang". ujar jaya kepada salsa.


jaya memperhatikan salsa dari atas ke bawah. selesai saat itu memakai rok di atas lutut dan menggunakan baju yang sangat ketat hingga membuat dadanya tercetak dengan jelas.


salsa yang dipandangi seperti itu pun merasa risih.


"om kenapa memandangiku sampai seperti itu". tanya salsa pada jaya.


jaya yang kedapatan mencuri pandang memperhatikan salsa pun menjadi gugup.


"ohhh....emmmm..tidak papa sa, kamu pasti lelah kan habis kuliah sebaiknya kamu istirahat saja dahulu di sofa". jelas jaya.


"baiklah Aku istirahat dulu di sofa".


jaya pun menghampiri salsa.


"apa kau lelah sa"tanya jaya kepada salsa.


"ya lelah Om. sepertinya aku ingin tidur dahulu di sini".


"baiklah istirahat dulu kau akan membelikan mau makan di bawah".


sama-sama menganggukkan kepalanya. lalu jaya pun kebawa untuk membeli makanan.


"kenapa sih dengan om jaya. kenapa dia tadi memperhatikanku seperti itu.. aku jadi takut melihatnya". lalu salsa pun tertidur.


tak lama setelah itu jaya pun datang ia memperhatikan salsa yang terbaring di sofa.


"ternyata salsa sangat cantik sekali, dan dia juga lebih muda daripada Indri, sepertinya dia lebih menantang. tapi aku masih membutuhkan uang dari Indri". ujar jaya dalam dalam hatinya.


saya pun duduk di dekat salsa.


lalu dia mulai mengusap paha salsa dengan sangat pelan agar salsa tidak terbangun.


matanya menatap liar ke arah salsa.


dia meneguk ludahnya dengan kasar.


"om jaya. apa yang Om lakukan?"


"eh salsa. tidak oom tadi ingin membangunkanmu, tapi kamu sepertinya terganggu ya. maafkan Om ya sekarang kamu bangun dan makan nasi ini,supaya kamu lebih bertenaga". ujar jaya kepada salsa.


salsa pun mau tak mau mempercayainya lalu dia makan nasi yang diberikan oleh jaya.


saat malam telah menjelang salsa sudah tertidur dengan nyenyaknya.


sedangkan jaya kembali ke apartemen miliknya.


disaat mereka sedang dalam tidurnya, Putri diam-diam datang ke rumah sakit.


lalu dia mulai mengendap-ngendap. dia mematikan semua CCTV yang ada di dekat ruangan Indri menggunakan kekuatannya.


Putri memberikan obat bius kepada salsa yang sedang tertidur agar dia tidak mengacaukan rencananya.


setelah itu pun Putri bersembunyi.


tiba-tiba jendela kamar ruangan Indri terbuka dengan lebar. angin begitu kencang masuk melambai-lambaikan gorden yang ada di ruangan itu.


Indri terusik dengan hawa yang sangat mengerikan.


"ada apa ini, Indri menatap heran satu ruangan itu".


lalu semua barang-barang yang ada di ruangan itu mulai melayang. menambah kesan yang sangat horor.


"siapa kalian jangan ganggu aku. kalian jangan berani-beraninya mengerjai aku .keluar kalian"ucap Indri dengan ketakutan.


Indri yang melihat salsa sedang tertidur di sofa pun segera berlari membangunkan salsa.


"salsa bangun salsa .salsa......".


ucap Indri sambil menggoyangkan tubuh salsa.


tapi salsa tak bereaksi apapun. Indri semakin panik..


aura mencekam semakin melekat di dalam ruangan itu.


lalu muncullah sosok wanita bergaun putih lusuh dengan luka di wajah dan banyak noda darah di kain putih itu.

__ADS_1


sosok itu melayang di depan jendela.


rambutnya melambai-lambai ke belakang serta ada hawa yang sangat mengerikan keluar dari tubuh wanita itu.


Indri semakin gemetaran melihat sosok itu.


"siapa kau? jangan ganggu aku".


teriak Indri pada sosok mengerikan di depannya.


lalu sosok itu pun menatap tajam Indri.


"hahahhahahahah, apa kau melupakan aku Indri. kau sudah membunuhku dan menyiksaku begitu keji. kan ku buat kau merasakan apa yang aku rasakan".


ucap sosok mengerikan itu.


"tidak tidak jangan bunuh aku pergi kau...."


teriak Indri semakin ketakutan.


"hahaha setelah apa yang kau telah perbuat kepadaku. lalu aku tak boleh mengusikmu, aku akan membawamu ke tempatku".


lalu sosok mengerikan melayang mendekati Indri dan mencekik Indri. Indri sekuat tenaga memberontak. sosok itu pun membebaskan pisau ke arah wajah Indri.


"oh tidak jangan tolong jangan ...jangan bunuh aku". teriak Indri histeris.


Indri berlari menggedor-gedorkan pintu ruangannya namun tak bisa terbuka dan anehnya tidak ada yang datang untuk membantunya.


"katakan kenapa kau membunuhku".


ucap sosok wanita mengerikan itu.


"Aku membunuhl mu karena aku ingin menguasai harta ayah mu. jika kau masih hidup maka aku tidak mendapatkan sepeser apapun dari kekayaan ayah mu, sekarang lepaskan aku Aku sudah memberitahu alasanku .ku mohon jangan bunuh aku.


setelah selesai mengatakan itu tiba-tiba Indri pun tak sadarkan diri dan terbaring di lantai.


sosok itu pun kemudian turun menghampiri Indri yang sudah terkapar.


lalu wajahnya berubah menjadi cerah kembali. serta luka yang ada di wajahnya sudah menghilang.


"hahahahhahah, dia sangat lucu sekali. dasar mental tempe. memang benar ya di dunia ini masih ada yang meyakinin kalau ada hantu".


ternyata sosok itu adalah putri yang sedang menyamar. dia menggunakan kekuatan elemen hitamnya untuk membuat aura makin mencekam. dan terlihat menakutkan serta dia memanipulasi penampilannya agar semakin realita dengan sosok hantu.


"aku sudah mengantongi bukti pengakuanmu kalau kau memang sengaja membunuhku. tapi ini bukan yang terakhir kalinya . Aku akan terus menerormu,akan kubuat kau semakin ketakutan indri".


Putri tertawa terbahak-bahak dengan gembiranya.


lalu Putri menggunakan teleportasinya untuk menghilangkan rumah Caca.


......................


Putri muncul di kamar mandi Caca.


lalu dia pun keluar dari tempat itu dan melihat Caca yang sedang berbaring di tempat tidur.


"hai Putri kamu dari mana saja. sejak pagi kau tidak kelihatan dan muncul telah malam hari. dan kau barusan keluar dari kamar mandi. ini sangat aneh perasaan tadi aku sudah mengecek kamar mandi tidak ada orang tapi kenapa kamu bisa muncul dari sana?".


ucap caca mulai mengintrogasi putri.


"Aku baru saja menjalankan rencanaku untuk meneror Indri, soal aku muncul dari kamar mandimu itu rahasiaku".


kata Putri dengan senyum misterius.


"apa kau berhasil menerornya Putri?"


tanya Caca.


"bukan hanya berhasil tapi sangat berhasil. kau tahu dia sampai menangis-nangis ketakutan, dan aku berhasil melukai wajahnya, hahahhaa"jelas Putri dengan tawa girangnya.


"wah ternyata kau bisa kejam juga ya Putri. tapi kenapa tidak sedari dulu saja kau begini agar kau tidak selalu ditindas?"


"Ya aku tahu aku yang dulu sangatlah bodoh dan lemah tapi untuk saat ini aku tidak akan mudah ditindas lagi". ujar Putri dengan tekadnya.


"tadi kau bilang kau sudah meneror nenek lampir itu. kenapa kau tidak merekamnya untuk aku melihatnya, pasti sangat seru melihat wajah nenek lampir itu ketakutan". ucap Indri.


"maaf aku tadi begitu bersemangat jadi aku lupa untuk merekamnya. tapi aku sudah merekam bukti bahwa dia memang benar-benar membunuhku".


Putri pun mengeluarkan perekam suara saat Indri mengakui kesalahannya.


"wah bagaimana kamu bisa mendapatkannya. pasti caramu sangat mengerikan ya sampai suara dia gemetaran seperti itu".


tanya salsa dengan antusiasnya.


"ya aku membuat dia sampai jatuh pingsan hahaha,Ya sudah ayo tidur Aku sudah lelah".


-ujar Putri.

__ADS_1


"baiklah, tapi kau janji ya kalau kamu akan melibatkan ku ". ujar salsa menagih janji Putri.


"baiklah aku akan mengajakmu lain kali. sekarang ayo kita tidur aku sudah mengantuk.


__ADS_2