
Putri menggayuh sepedanya ke arah rumah dengan tersenyum manis.
ternyata mendapatkan uang di dunia ini sangat mudah sekali.
akhirnya Putri telah sampai di rumahnya, ya pun bergegas masuk ke dalam rumah untuk membersihkan dirinya.
terlihat beberapa anak sedang membersihkan rumah,dan ada yang membantu ibu Ida memasak di dapur.
"wah adik-adik kakak rajin sekali" ucap Putri sambil mengelus kepala salah satu anak.
"ya kakak supaya kakak menjadi senang, dan agar ibu Ida tidak kelelahan" jawabnya.
"Ya sudah kakak ingin membersihkan badan dulu, setelah itu kita makan bersama ya" ucap Putri, sang anak pun menganggukan kepala, lalu Putri bergegas ke kamar dan membersihkan dirinya.
sesuai perkataan yang tadi akhirnya mereka makan bersama saat malam menjelang.
Putri memperhatikan ibu Ida yang perhatian menyuapi salah satu anaknya mempunyai penyakit autisme, Putri tersenyum memandang kelembutan ibu Ida dalam mengurus anak-anak, pasti tak mudah mengurus ke-12 anak ini dalam perekonomian yang kekurangan, sepatunya Putri bersyukur dia dilahirkan selalu berkecukupan.
"oh ya kakak besok ada keperluan, dan rencana juga kakak besok akan mendaftarkan sekolah kalian di satu sekolah yang sama ya"
semua panjang mata kini beralih kepada Putri.
"nak apa kau serius, kami diberi tumpangan di rumahmu saja kami sangat bersyukur, akan sangat berat membiayai sekolah anak-anak"ujar ibu Ida merasa tak enak hati.
"sudah Bu ini sudah keputusanku, ibu tak perlu merasakan tak enak hati padaku, pasti adik-adik ingin merasakan bangku sekolah kan"tanya Putri kepada anak-anak.
"apakah kami boleh kak bersekolah?" tanya salah satu anak lelaki itu.
"tentu saja boleh, kakak akan mendukung jika kalian sekolah, supaya suatu saat nanti kalian bisa mengangkat derajat kalian sendiri dan bisa membanggakan ibu Ida dan juga kakak, apa kalian mau bersekolah?" tanya Putri memastikan.
semua anak menganggukkan kepalanya dengan semangat.
"baiklah besok kakak akan mengurus sekolah kalian semua ya" Putri senyum kepada anak-anak.
"yeyyyyyy,kita sekolah" sorak anak-anak dengan semangat.
di dalam hati Bu Ida sangat bersyukur atas kebaikan Putri yang telah diberikannya kepada mereka semua, sungguh jasa Putri tak terbalaskan, mungkin hanya segelintir orang yang memperhatikan kondisi mereka, namun belum ada yang setulus Putri saat ini.
acara makan malam itu berlanjut dengan suasana yang membahagiakan bagi anak-anak, setelah acara makan selesai Putri pun kembali kamar.
Putri lalu mengambil boneka beruang dan memanggil jiwa roan.
"selamat malam tuan putri, akhirnya Anda memanggil saya juga" ucap roan dengan semangat.
"kata warwan hari ini aku berhasil mendapatkan uang, Aku sangat senang sekali, ini akan membantuku untuk mengatasi masalah keuangan, dan besok aku akan mencobanya kembali" ocha Putri sambil tersenyum manis kepada Roan.
"memangnya apa yang tuan putri lakukan sehingga mendapatkan uang secepat itu?"
tanya Rowan dengan penasaran.
__ADS_1
"Aku menjual batu mulia, kepada seseorang senilai 287 juta, nilai yang cukup tinggi untuk harga di dunia ini" ucap Putri.
"apa maksud anda dengan batu mulia?"tanya roan kembali.
"kau tahu batu-batu berwarna yang ada dimensi kita?yang biasa kita jadikan sebagai batuan yang ada di halaman pekarangan istana, ternyata batu itu bernilai sangat mahal di dunia ini" ucap Putri dengan tersenyum manis.
"wow rupanya batu-batu yang tak berharga itu di sini rupanya sangat mahal ya, aku yakin di dunia penyihir juga banyak batu seperti itu tuan putri" ucap Roan sambil berpikir.
"aku pikir juga begitu tapi aku tidak boleh memanfaatkan mereka untuk kepentinganku sendiri, to aku bisa mendeteksi batuan itu dengan kekuatan energi alam yang ada di dalam tubuhku" ucap Putri sambil menepuk bahu boneka beruangnya.
"ya lebih baik kita mengandalkan kekuatan kita sendiri, daripada kita mengandalkan kekuatan orang lain sehingga suatu saat bisa menimbulkan permasalahan karena menuntut balas budi atas bantuan nya" ujar dengan bijaksana, sedangkan Putri mengangguk puas karena ucapan roan.
"oh ya tuan putri apakah Tuan Alex dan juga Caca belum ada menghubungi anda?"
"belum Rowan mungkin mereka masih membutuhkan waktu,jika mereka tak bisa menerimaku aku tak masalah, setidaknya aku sudah menjelaskan kepada mereka dan aku tidak ingin hidup dalam kebohongan terus-menerus" setelah menjawab itu Putri memutuskan untuk membersihkan dirinya di kamar mandi dan bergegas tidur.
"Tuan Putri ijinkan saya untuk memijat tubuh anda pasti anda lelah seharian ini" tawar roan.
"boleh Roan, aku merasakan pegal-pegal" lalu Putri pun terbaring membelakangi Roan, Rowan pun mulai memijat tubuh putri dari kaki hingga ke punggungnya, mungkin karena Putri terlalu lelah akhirnya dia tertidur karena pijatan roan yang sangat enak di tubuhnya.
hewan yang menyadari Putri telah tertidur akhirnya menghentikan pijatan nya, roan memandangi wajah cantik majikannya itu.
"sungguh takdirmu selalu mempermainkan anda dan Putri, hamba sangat kasihan kepada anda, hamba tahu ini bukan keinginan anda untuk berada di dunia ini, namun anda dengan ikhlas menerima takdir yang anda terima, semoga anda mendapatkan kebahagiaan di dunia ini" ujar roan.
"mumpung tuan putri tidur lebih baik aku berjalan-jalan, aku harus mencari iblis yang sedang bersembunyi Aku ingin menghajar mereka dengan kekuatanku, karena kemarin aku tidak ikut bertarung dengan tuan putri, biarkan aku bersenang-senang malam ini dengan makhluk menjijikkan itu" ucap roan.
roan mulai mengendap-endap keluar dari jendela Putri, karena ia tak mempunyai sayap akhirnya dia memilih berlari menggunakan tubuh beruang yang besar.
setelah lama ia jalan kaki akhirnya dia berhenti di sebuah perumahan kecil yang memancarkan aura iblis dengan kental.
roan mulai membuka perlahan pintu rumah reog itu, rumah itu berada di tempat terpencil dan sendirian.
rupanya di dalam ada 4 orang pria dan juga dua wanita. terlihat mereka sedang memasak sesuatu di atas panggangan, sang wanita mengangkat seperti bentuk hati ke atas sebuah meja.
"ayo kita nikmati hidangan malam ini"ucap perempuan itu.
"kenapa rasanya berbeda tak semudah seperti biasanya" tanya sang lelaki.
"bila saja rasanya berbeda, hati ini adalah milik seorang perempuan yang sudah tak lagi suci, padahal usianya sangat muda sekali, tapi ternyata dia tak suci lagi, aku sudah terlanjur membunuhnya jadi daripada sia-sia lebih baik kita jadikan makanan saja hati dan juga organ dalamnya"ucap wanita itu.
rupanya keenam orang itu adalah iblis. mereka biasanya menyerap kekuatan dari manusia yang memiliki darah yang masih murni atau juga bisa disebut sebagai bujangan dan juga perawan.
"Ya sudahlah kau sudah terlanjur membunuhnya juga kan, lalu mayat wanita itu kau taruh mana" tanya lelaki itu.
"seperti biasa mayatnya aku buang ke hutan belantara agar dimakan oleh para serigala, toh ibu slaynya tidak ingin memakannya karena dia sudah tidak perawan lagi dagingnya serasa pahit, darahnya juga serasa hambar" komen wanita itu lagi.
"dasar perempuan murahan, usia masih muda namun sudah tidak perawan lagi" ucap perempuan satunya lagi.
rekan lainnya pun menganggukkan kepala.
__ADS_1
hewan yang mendengar percakapan mereka pun semakin marah.
mereka memang benar-benar iblis, tega sekali membunuh manusia yang masih usia muda, memang benar mereka harus membasmi iblis dari muka bumi ini agar tidak memunculkan keangkaraan murka.
tanpa babibu akhirnya Rowan langsung mengambil sebuah kayu dan memukulkannya ke kepala iblis.
karena pukulan yang terlalu kuat akhirnya kepala iblis itu langsung pecah hingga darahnya memuncrat ke perekam lainnya yang sedang makan hati manusia.
para iblis situ belum sempat mencerna apa yang sedang terjadi, mereka masih terkejut dengan apa yang mereka saksikan di depan mata mereka.
"kurang ngajar, iblis mana kau yang berani membunuh rekanku" tanya iblis itu dengan amarah.
"cih,banyak omongan,sampai mati yang kedua kalinya pun aku tak Sudi menjadi iblis" ucap roan dengan marah.
kelima iblis yang masih tersisa langsung bersiaga, rupanya roann mengeluarkan aura naganya.
"ras apa sebenarnya dirimu, mengapa kau ada di dunia ini?" tanya sang iblis dengan gemetaran.
"kau tak pantas mengetahui diriku" ruang pun langsung melesat mengambil kapak yang ada di dinding mereka dan mulai menebas dengan gerakan yang gesit ke arah 5 orang yang tersisa.
"cras,,,crass" kedua wanita yang tersisa pun mati tergeletak karena tebasan kapak yang roan berikan,terserah 3 iblis lelaki.
"kurang ajar beraninya kamu membunuh istri ku"ucap iblis itu dengan marah, lalu iblis itu pun berubah ke wujud aslinya.
ketiga lelaki itu ternyata berubah menjadi iblis tikus.
"ternyata kalian iblis yang menjijikan, pantas saja makanan kalian seperti itu karena kalian tinggalnya di tempat yang kotor" ucap roan.
mendengar perkataan roan menghina mereka, ketiga iblis itu pun semakin marah.
kalau mereka mulai menerjang roan dengan kecepatan yang luar biasa. kawan dengan tenang memegang kapaknya sambil menajamkan pandangan matanya memperhatikan gerakan ketiga iblis tikus itu yang berputar-putar di sekelilingnya.
"cras,,,"satu kepala tikus terjatuh bergulir di lantai, hewan berhasil membunuh satu iblis lagi.
rupanya para iblis ini belum bisa menggunakan kekuatan sihir seperti iblis lainnya sehingga memudahkan ruangan untuk membunuh iblis tikus-tikus ini.
"kurang ajar kau monster beruang"teriak iblis itu, lalu dia dengan gosip mengambil pisau dan menanjak hanya di tubuh Roan.
"akhhhhhhh"pria kawan saat pisau itu berhasil menusuk bagian perutnya. kedua iblis itu pun tersenyum dengan puas karena berhasil menusuk Rowan, namun selanjutnya mereka dibuat tercengang oleh kejadian yang ada di depannya
Rowan memegang perutnya yang tadi ditusuk pisau.
"kenapa aku tidak merasakan sakit? kenapa aku tak mengeluarkan darah?" ucapkan sambil mencabut pisau dari perutnya, saat dia mencabut pisau itu sebuah kapas putih ikut keluar dan menempel di ujung pisau.
"oh ya aku lupa kan aku hanya sebuah jiwa yang hinggap di dalam tubuh boneka, walaupun kau menu suku ribuan kali aku tidak akan mati kecuali tuanku mati,hahaha bodohnya Aku" ucap nya dengan bodohnya.
"sebenarnya makhluk apa kau?" tanya iblis itu kembali.
tanpa menjawab pertanyaan sang iblis Wawan pun mengambil kapaknya dan menebas kedua iblis itu hingga nyawa mereka terenggut dari tubuhnya.
__ADS_1
"cih ternyata hanya iblis yang tak mempunyai kekuatan sama sekali, ya tapi setidaknya aku mengurangi jumlah mereka, aku yakin mereka berkumpul di suatu tempat" setelah mengatakan itu Rowan mengambil minyak dan membakar mayat serta rumah reog itu agar tak mengundang iblis lain datang ke tempat itu.
setelah selesai menghapus jejaknya roan kembali ke rumah Putri dan istirahat.