Gadis Tangguh CEO

Gadis Tangguh CEO
episode 12:siapa yang ingin mengahabisiku


__ADS_3

Mereka tak peduli dengan teriakan minta tolong Indri dan salsa.


setelah itu John pun mengambil 1 ember penuh tikus, dia langsung melemparkannya ke dalam kandang dan mengenai badan salsa dan Indri. teriakan semakin menggema di dalam kandang itu.


"aaaaaaa.....tolongggg....


"jauhkan hewan hewan itu dariku"


teriak Indri.... setelah itu tak lama kemudian salsa dan Indri pun jatuh pingsan...


"ah begitu saja mereka sudah pingsan, tidak seru sama sekali"ucap salah satu anak buah John.


"bos kita apakan mereka"tanyanya lagi.


"bahwa mereka ke tempat pembuangan sampah biarkan mereka di sana"jawab John dengan gampangnya.


lalu anak buah John bergegas membawa Indri dan salsa ke tempat pembuangan sampah.


di tempat lain, di rumah sakit Putri sudah sadar dari pingsannya. dia heran dengan sekelilingnya bukankah tadi dia berada di gudang. tapi kenapa sekarang dia sudah ada di rumah sakit.


siapa yang menolongnya? pertanyaan itu seakan melayang di pikirannya.


saat dia sedang terpaku dalam pikirannya Brian pun memasuki ruangan rawat Putri.


"halo manis kamu sudah sadar ya" ucap Brian sambil tersenyum.


"oh hai John ,kenapa aku bisa ada di rumah sakit ya?"tanya Putri pada Brian..


"aku juga tidak tahu, memangnya apa yang terjadi pada dirimu Putri,apa ada yang menyakitimu?" .tanya Brian,dia berharap Putri bisa menceritakan masalahnya pada dia


"tidak apa-apa Brian mungkin aku hanya kelelahan saja"sangkal Putri dia tidak mau ada yang mengetahui tentang masalahnya walaupun dia masih bingung siapa yang membawanya ke rumah sakit. apa mungkin mama tirinya itu merasa bersalah dan membawanya ke rumah sakit.


tapi dia rasa itu tidak akan mungkin.


tak lama dari itu Putri pun menelpon Caca untuk menjemputnya di rumah sakit.


"halo ca.kamu di mana? aku bisa meminta bantuanmu tidak"


"halo put aku sedang santai di rumah. kau butuh bantuanku apa"


"bisakah kamu jemput aku di rumah sakit, karena sekarang aku sedang di rumah sakit ca"ucap Putri sambil memerankan suaranya tapi itu masih terdengar jelas di telinga Caca.


"apaaaaaaaaaa"...... teriak caca ditelepon.


"bagaimana bisa kamu masuk rumah sakit, apa yang terjadi pada dirimu. kamu ini kenapa tidak bilang dari awal.sekarang aku langsung otw ke sana, tunggu di sana jangan ke mana-mana"ucap Caca panjang lebar dia sangat terkejut karena mendengar kabar Putri masuk rumah sakit.


biar aku mau menyuruh sopirnya melajukan mobilnya ke rumah sakit.


setelah itu pun Putri menemui Brian di ruangannya.


"permisi Brian bolehkah aku masuk,"ucap Putri.


"oh Putri masuklah jangan sungkan padaku"


lalu Putri pun menghampiri Brian di mejanya.


"ada apa Putri"tanya Brian


"aku harus pamit pulang, terima kasih karena sudah merawatku di rumah sakit"ucap Putri pada Brian.


"baiklah Putri tapi kamu Aku antar ya aku takut kamu kenapa-napa di jalan"tawar Brian


"tidak usah Brian .temanku soalnya sudah di jalan dan dia akan menjemputku, aku tak enak merepotkanmu terus"


"ah kamu ini bersikap seperti itu seperti dengan siapa saja"


"kalau kamu menolak untukku diantar izinkan aku mengantarmu sampai ke depan ya"tawar Brian.


lalu Putri dan Bryan pun keluar lobby.. tak lama setelah sampai di lobby Putri pun melihat Caca sedang berlari ke arahnya.


Brian pun ikut melihat ke arah pandangan Putri.


saat sudah sampai di depan Putri Caca pun memeluk Putri dengan erat.


"Putri lu nggak apa-apa kan, kekurangan apapun kan put"tanya Caca kepada putri dia langsung membolak-balikkan badan Putri melihat putri ada luka atau tidak.


setelah memeriksanya salsa pun bernapas lega.

__ADS_1


"aduh kamu ni ca, aku pusing kamu putar-putar terus, tenanglah aku tidak apa-apa"ucap Putri menenangkan caca yang sedang mengkhawatirkan nya.


"lu kenapa lagi sih put ,sampai bisa masuk rumah sakit, jangan bilang elu habis disiksa lagi ya sama nenek lampir it........****


belum sempat Caca menyelesaikan ucapannya Putri sudah membungkam mulutnya....


"emmmm.emmm emmm"


gumam Caca tidak jelas.


"diam ca di sini ada Brian jangan keras-keras aku tidak enak dengan nya"


uca Putri.


lalu Caca pun melihat orang yang ada di samping Putri.


buru-buru dia melepaskan bungkaman tangan putri dan merapikan bajunya. dia tersenyum kikuk.


"Brian kenalkan ini sahabat baikku namanya Caca"


lalu Brian pun ingin menjabat tangan Caca


"hai kenalkan namaku Brian"ucap Brian sambil tersenyum. Caca pun terpaku dengan ketampanan Brian sampai dia tidak menyadari kalau Brian sudah menunggu jabatan tangannya.lalu Putri menepuk bahu caca


"hey Cha sadarlah Brian menunggu mu"lalu Caca pun tersadar dengan kekonyolannya.


"hahahaha maafkan aku.kenalkan nama aku gebril Caca chantika. dokter cukup memanggilku Caca"jawab Caca sambil tersenyum.


setelah perkenalan itu Putri pun mengajak Caca untuk pulang.


"baiklah Brian aku pamit dulu ya terima kasih sudah menemaniku"pamit Putri


"iya sama-sama hati-hati di jalan"


lalu Caca dan Putri pun pergi meninggalkan Brian.


"put sekarang jelaskan ke aku kenapa kamu sampai bisa masuk rumah sakit apa ini perbuatan mereka"tanya Caca.


Putri tidak menjawab namun dia hanya menunduk. lalu Caca paham pasti tidak salah lagi ini perbuatan ibu tirinya Caca.


"aduh putri-putri,kenapa kamu itu lemah sekali sih coba saja kamu lawan mereka. kalau kamu tidak mau melawan mereka biar aku saja yang melawan"Putri pun menggelengkan kepalanya lalu dia memegang tangan salsa.


"aku tak bisa berjanji untuk bisa menahan emosiku put".. batin Caca.


tak lama kemudian mereka sudah sampai di rumah Putri .Caca tidak mau tinggal di dalam mobil lagi, lalu ia ikut ke dalam rumah Putri Putri pun tak bisa mencegah Caca .


saat mereka memasuki rumah, putri sudah menyiapkan mentalnya untuk menerima amukan dari ibu tirinya.


tapi saat mereka masuk rumah .rumah itu terasa sangat sepi.


"mengapa rumah ini terasa sangat sepi sekali ke mana Nek Lampir dan anak nya itu"tanya Caca


"Aku pun tak tahu cah ya sudahlah mungkin mereka sedang pergi"


lalu Putri pun mengajak Caca untuk pergi ke kamarnya. mereka mengobrol sampai siang hari.


setelah lama mereka mengobrol. mereka heran kenapa Indri dan salsa tidak pulang-pulang .


"put jaga diri ya kalau kamu ada apa-apa lagi kamu langsung telepon aku jangan sampai kamu kayak tadi lagi".


"baiklah ca aku janji akan langsung menghubungimu"ucap Putri sambil tersenyum. jadi Caca pun pamit untuk pulang ke rumahnya.


dan Putri pun istirahat karena dia juga sudah lelah.


pada sisi lain Indri dan salsa sudah dibuang ke tempat sampah. saat itu ada pemulung yang sedang mengais sampah dan dia terkejut melihat dua orang tergeletak di tumpukan sampah paling atas ia mengira itu adalah mayat. lalu ia berteriak pada orang-orang di sekitar yang sedang memulung sampah.


"Mayat. .tolong ada mayat"...


soara pemulung pun menghampirinya..lalu dia coba mengecek apakah mereka masih hidup atau sudah meninggal.


"mereka masih hidup pak"ucap orang itu sambil memeeiksa nafas Indri dan salsa..


mereka mencoba membangunkan nya


"Bukk,buk bangunn"


"ughhhhhh sakit sekali kepalaku"

__ADS_1


lalu salsa mual karna mencium aroma sampah yg sangat menyengat ...


"iiuuuuuhhhhh ini dimana"..


lalu dia melihat sekitar nya..


dan dia kaget melihat dirinya dan mamanya berada di tempat sampah.sedangkan Indri blm bangun..karna banyak kehilangan darah akibat cakaran harimau di kakinya..


"Maaaa ..bangun maaa"ucap salsa sambil menangis...


pak buk tolong bantu saya mencari taksi...


m"Caca pun membawa Indri kerumah sakit"...


setelah dibawa kerumah sakit.


Caca menelfon seseorang....


"halo ommm...om tolong kerumah sakit,mama masuk rumah sakit..tadi kami di serang orang" ucap Caca kepada orang di sebrang telfon.


"Apa...baiklah..tunggu di sana..om segera berangkat"..


setelah lama menunggu akhirnya orang itupun datang.


"Nak apa yang terjadi pada kalian?"


Tanya orang itu.


"saat kami dirumah sedang bersantai tiba tiba kami di datangi orang orang bertopeng,kami di bawa ketempat mereka.dan kami di siksa di sana om"...


ucap salsa sambil menangis...


"Tenanglah sekarang kalian aman"ucap lelaki itu sambil memegang bahu salsa.


"bagaimana keadaan mama mu"


mama belum sadar om...


setelah beberapa saat menunggu akhirnya Indri pun tersadar...


"ughhhhh....dimana aku???"tanya Indri..


"sayang kamu sudah sadar"


indripun menoleh orang yg memanggilnya sayang....


"jayaaaaa,bagaimana kau ada disini..dan dimana salsa??"tanya Indri..


"salsa sedang membeli makanan untuk mu..


lalu Indri pun memeluk jaya...


"Aku sangat takut jaya,huhuhuhuhuhu...,


Harimau itu.....Harimau itu hampir memangsaku...."....tenanglah sekarang kau aman sayang...ucap jaya sambil mengelus punggung Indri...


"jaya aku mau kamu cari tau siapa yg ingin membunuh ku dan salsa..aku tak ingin oran itu bebas"


ucap Indri dengan marah..


"Baiklah aku akan mencari nya "...


"kira kira siapa ya yang inggin menghabisiku"


tanya Indri..


"Apa kau tidak menyinggung orang sayang?tidak mungkin mereka menyerang tanpa alasan"tanya jaya


"tidak sayang aku bakal berusaha untuk membangun relasi pada para pengusaha dan orang kaya lainnya jadi siapa yang aku singgung".tanya Indri


"atau mungkin kau tidak sengaja menyinggung orang itu, kuharap lain kali kau berhati-hati jangan sampai menyinggung orang yang salah sayang" saran jaya


"baik lah kedepannya aku akan berhati hati"


"sayanggg,Bagaimana rencana kita untuk menguasai harta itu"tanya jaya...


"sebentar lagi sayang..tunggu putri merayakan ulang tahunnya yg ke 18....maka kita akan memaksanya dan merebut hartanya"ucap Indri..

__ADS_1


"Baiklah aku akan menunggu mu".


__ADS_2