
terdengar suara riuh dari para orang-orang yang berada di pasar batu itu.
"apakah anda tidak berlebihan untuk menantang gadis muda ini, dia sangat muda dan pasti bisa mengatakan hal-hal yang dapat menyinggung kita tanpa memikirkan ucapannya"ucap seorang paman lain.
" tidak aku tidak berlebihan, salah siapa dia berani menjelek-jelekkan kualitas batu yang aku jual, dia harus membuktikan ucapannya itu" ucap penjual itu dengan tegas.
"iya aku setuju, jika kau bisa membuktikan bahwa batu yang aku pegang ini tidak ada batu mulianya, dan batu Yang Kau pilih memiliki kandungan batu mulia maka aku akan memberimu uang 10 juta juga, dan jika kau gagal memilih maka kau harus membayar ku uang 15 juta" ucap lelaki yang tadi memegang batu.
suara riuh makin terdengar dari orang-orang di sekitar.
banyak orang yang menatap kasihan kepada gadis itu, gadis itu masih muda tapi malah terjebak dalam perselisihan dan diperas juga.
mana mungkin gadis itu bisa memilih batu yang mempunyai kandungan batu mulia di dalamnya. orang lain saja yang dapat memilih batu yang mempunyai kandungan batu mulia itu sangat jarang, apalagi gadis yang ada di hadapan mereka ini,gadis muda yang baru terjun ke masyarakat dan tidak mempunyai pemahaman apapun tentang batu, sungguh kedua lelaki itu berniat memeras gadis polos itu.
"baiklah aku terima tantangan kalian dan kalian tidakk boleh mengingkari ucapan kalian itu, semua orang yang ada di sini akan menjadi saksi dari ucapan kalian apa paman dan bibi setuju untuk menjadi saksi kami bertiga?"tanya Putri kepada orang-orang yang berada di sekitarnya.
mereka mengagukan kepalanya tanda setuju.
lalu Putri pun melangkah maju untuk memilih batu yang akan dia undi dengan batu paman yang dipilih tadi.
karena Putri hidup di zaman yang mempunyai kekuatan yang luar biasa serta dapat merasakan kekuatan alam maka dengan mudah Putri bisa merasakan aura alam yang terkandung dalam batu-batu itu, batu mana yang mengeluarkan aura yang menarik perhatiannya. semakin berkualitas batu itu maka aura yang dikeluarkan dari batu itu akan semakin besar. jadi dia mempunyai teknik metode yang memudahkannya untuk memilih batu, dengan mudah dia akan melihat kandungan batu itu namun dia hanya bisa merasakan auranya itu juga dapat membantu dia untuk memilih batu-batu yang ada di hadapannya.
Putri melewati baris meja yang berisi batu-batu, Putri memusatkan energi alami untuk merasakan kandungan batu mulia yang berada pada bongkahan batu batu yang berjajar itu.
sudah ada tiga meja yang Putri lewati, semua orang menatap Putri dengan penuh antusias.
sedangkan penjual dan juga pembeli yang tadi berdebat dengan Putri pun mulai mencemooh putri .
karena Putri melewati batu-batu yang sudah dipisahkan dengan harga yang fantastik dan itu juga berarti batu-batu yang bernilai fantastik itu kemungkinan besar mempunyai kandungan batu mulia.
dengan santainya Putri melewati ketiga meja itu, sekarang boleh beralih ke meja yang berisikan batu-batu yang kemungkinan tidak mempunyai kandungan batu mulia atau disebut juga sampah.
"hah lihatlah bocah itu, dia tadi menyombongkan dirinya bahwa aku memilih batu sampah,tapi sekarang dia malah memilih sekumpulan batu-batu sampah yang sudah dibuang, padahal jelas-jelas batu yang bernilai sudah ia lewati" ucap lelaki itu mendecakkan lidahnya.
"ya pasti sudah dipastikan perempuan itu akan gagal memilih batu, lumayanlah uang taruhan kalian dapat membeli baru lagi" ucap rekannya. lelaki itu pun mengaggukan kepala.
lalu Putri memilih batu yang seukuran lingkaran ban motor.
"paman aku pilih batu ini" wajah Putri sambil menunjuk batu yang ia pilih.
semua orang ada di situ pun melihat batu pilihan Putri, mereka mulai meragukan kualitas batu itu, karena batu yang ia pilih adalah golongan batu-batu yang tidak berharga dan cukup murah harganya.
"apakah anda yakin dana untuk memilih batu ini, batu ini sengaja aku pisahkan karena aku memprediksi bahwa tidak ada kandungan yang ada di dalam hati ini jika pun ada mungkin hanya berharga puluhan ribu saja" ucap sang penjual.
"aku tetap memilih batu ini Paman boleh membelahnya"ucap Putri bersi kukuh.
"hei gadis cilik ingatlah perjanjian kita jika kau tak bisa menemukan batu mulia di dalamnya maka kau harus membayar 15 juta padaku 10 juta kepada penjual itu" pria itu menyombongkan dirinya, dia yakin bahwa batu yang dipilih Putri adalah batu rongsokan.
"tenang saja paman aku tidak melupakan ucapanku, dan Paman juga harus menepati kata-kata paman" ucap Putri dengan tenang.
sedangkan lelaki dan penjual itu pun mendenguskan nafasnya.
menurut mereka gadis kecil ini terlalu menyombongkan diri, karena mereka sudah lama berbisnis batu mulia sedangkan gadis ini hanya pertama kali melihat dan mengomentari mereka bagaimana mungkin gadis ini bisa memilih batu mulia dengan
__ADS_1
benar.
"pak tua lebih baik kau belah batu ku lebih dulu, supaya gadis sombong ini tahu apa yang namanya batu mulia" ucap Paman itu sambil melirik sinis Putri.
"baiklah aku akan memulai memotong dari batu mu dulu" lalu Paman itu pun mengambil batu seukuran kepalan tangan orang dewasa.
"potong dari sisi lainnya saja dengan tipis Aku tak mau jika batu mulia itu rusak karena salah potong" ucap lelaki itu.
"baiklah aku mengerti,tapi ingat setiap satu potong kau harus membayar 5 juta" ucap penjual itu lagi.
"iya aku paham sekarang cepatlah potong batu itu sesuai keinginanku" ucapnya dengan tidak sabar.
penjual itu pun mulai memotong batu itu sesuai arahan yang diberikan oleh pria itu.
mulailah terlihat corak kehijauan dari batu itu, semua orang menatap antusias dengan batu yang dibelah, sedangkan paman dan penjual sudah tersenyum, seakan terlihat bahwa kemenangan ada di tangan mereka.
"bersiap-siaplah untuk membayar kami nona"
ucap pria itu menyombongkan diri.
sedangkan Putri hanya tersenyum.
lalu saat potongan kedua dan batu itu terbelah rupanya tidak ada batu mulia sama sekali, ternyata guratan hijau itu adalah zat kapur yang bercampur menjadi satu di dalam batu dan menciptakan warna hijau, warna hijau itu sendiri tidak memiliki nilai sama sekali.
semua orang dibuat melongo dengan hasil potongan batu yang kedua.
padahal mereka juga yakin jika batu yang dipilih lelaki itu ada batu mulianya. tapi sekarang yang terlihat adalah batu yang berwarna hijau yang tak memiliki nilai.
"apa bagaimana mungkin ini tidak ada batu mulianya, jelas ini terlihat berwarna hijau , tapi kenapa dalamnya tidak bernilai sama sekali, sialan kau menipuku" ucap pria itu dengan marah menatap penjual itu. sedangkan sang penjual pun ketakutan.
"Ya sudahlah, coba potong batu yang dipilih oleh gadis itu, aku yakin batu dia lebih buruk daripada batu pilihan ku"ucap pria itu.
ke 3 orang mengangkat batu yang seukuran ban motor itu ke atas mesin pemotongan batu.
"baiklah aku mulai potong ya nona" ucap penjual itu.
"baiklah tapi anda harus hati-hati ya memotongnya jangan sampai batu yang ada di dalam juga terkena potong juga" ucap Putri lelakiku hanya mengaggukan kepala.
kini semua pandangan tertuju pada batu yang akan dipotong, mereka sudah benarkah jika di dalam batu itu tidak ada apapun dan mereka sudah memastikan jika putri harus membayar uang taruhan kepada dua pria yang ada di hadapannya.
sang penjual mulai memotong batu besar itu.
namun dia tak mendengar saran yang diberikan oleh Putri dia dengan asal memotong batu itu menjadi dua bagian.
saat batu itu terbelah menjadi dua dan terjatuh, terlihatlah warna batu yang berwarna hijau kebiruan demi transparan.
semua orang menjatuhkan rahang mereka.
"apa bagaimana mungkin batu itu bisa memiliki batu mulia di dalamnya"ucapan jual itu mencoba meyakinkan dirinya.
sedangkan sang paman yang bersaing dengan Putri pun dibuat terdiam.
"ini adalah jenis batu Grandidierite"teriak penjual itu seakan tak percaya dengan pemandangan yang ada di hadapannya.
__ADS_1
perlu diketahui, batu Grandidierite merupakan salah satu batu permata yang langka, harga batu granidiarite perkaratnya adalah 20.000 USD, atau setara dengan 287 juta. Grandidierite biasanya ditemukan sebagai aksesoris mineral pada batuan yang kaya akan boron alumina dengan warna hijau kebiruan semi transparan.
semua orang menetap takjub pada batu itu.
"Nona berikan saja foto ini kepadaku aku akan membelinya senilai 80 juta padamu" ucap penjual itu, ya tak ingin kehilangan batu langka itu, dan dia ingin mencoba membodohi Putri karena tidak tahu harga asli dari batuk Grandidierite.
Putri seolah-olah memikirkan penawaran dari penjual tua itu.
"jangan berikan nak aku akan membeli batu itu senilai 287 juta, sesuai dengan harga pasaran" ucap salah satu pengunjung dari barisan paling belakang.
semua orang menoleh ke arah belakang, mereka ingin tahu siapa yang berani menawarkan harga yang sangat tinggi itu.
lalu majulah seorang kakek tua ke depan sambil memegang tongkat.
"maaf kakek batu ini sudah kutawar lebih dulu"ucap penjual yang tak ingin kehilangan batu langka ini.
"apa salahnya jika aku menawar batu itu, toh aku memberikan harga yang benar-benar harga pasar bukan sepertimu yang ingin menjatuhkan harga dan mengambil untung yang sangat dari gadis polos ini" ucap kakek tua sinis.
"huuuuu tidak tahu malu"teriak para pembeli yang ada di situ. sedangkan Paman penjual itu menutupi wajahnya dengan malu.
"apakah kamu mau menjual batu ini kepada ku nak?"tanya lelaki itu.
"ya kek aku ingin menjualnya daripada aku pusing menjualnya ke mana kan"
ucap Putri dengan santai, toh dia tadi hanya iseng jadi dia pun tak mempunyai rencana menjual batu itu di mana,karena dia memang belum mempunyai koneksi tentang batu mulia.
"hahaha untung aku bertemu denganmu, sekarang berikan baru itu padaku, dan kalian berdua yang tadi bertaruh dengan bocah ini segera bayar, jangan harap kalian bisa kabur dalam perjanjian tadi ya, aku mendengar semuanya, dan semua orang pun menjadi saksi" lalu kedua orang itu pun menatap sekitarnya, seakan tatapan orang-orang itu bisa menelan mereka dengan hidup-hidup.
akhirnya mau tidak mau mereka membayar taruhan itu. Putri mendapatkan 20 juta dari taruhan dan 280 juta dari penjualan batu mulia.
sungguh mimpi apa dia semalam mendapatkan rezeki nomplok seperti ini.
dia masih termenung dalam pikirannya karena mendapatkan uang yang banyak dalam waktu singkat, orang tua itu pun memanggil putri.
"nak jika kau menemukan batu berharga lagi hubungi aku saja ya"ucap kakek tua itu sambil menyerahkan kartu namanya.
tertulis di kartu nama yaitu Roberto.
"iya kek terima kasih sudah membantuku, apakah kakek tahu di mana tempat penjualan batu lebih besar daripada tempat ini" tanya Putri dengan antusias, dia harus memanfaatkan keadaan ini supaya dapat memperoleh uang yang lebih banyak untuk menghidupi adik-adik yang tinggal di rumahnya.
"aku tahu tempat di mana orang-orang berjudi batu apa kau berminat" tanya kakek tua itu.
"ya aku berminat kakek, tapi tunggu besok ya soalnya hari ini sudah semakin sore, besok aku tak mempunyai kerjaan, jadi besok aku bisa mencari batu-batu itu" ucap Putri.
"baiklah besok aku akan mengabarimu, mana nomor rekeningmu aku akan transfer sekarang"
Putri pun memberikan no rekeningnya. lalu terdengar bunyi notifikasi uang senilai 280 juta masuk ke akun bank nya.
kakek Robert memberikan nomor hp-nya supaya Putri bisa menghubunginya besok.
"terima kasih kakek Robert sebaiknya aku pulang Sekarang pasti adik-adikku sudah menungguku" ucap putri.
"baiklah hati-hati di jalan" setelah itu pun Putri meninggalkan kakek Roberto dan pergi mengayuh sepedanya ke rumah.
__ADS_1
"sungguh aku sangat beruntung bertemu dengan gadis itu, semoga saja besok dia ingin mencari batu lagi" ucap kakek Roberto sambil menatap kepergian putri.