
setelah telepon itu dimatikan Putri pun bergegas pergi ke rumah Caca setelah sampai Putri langsung bergegas masuk ke rumah saja karena rumah itu seperti rumahnya sendiri jadi putri tidak sungkan lagi.
"bagaimana setelah bertemu dengan pangeran kuda putihmu Putri.apa kalian sudah membuat kemajuan sekarang"tanya Caca sambil menggoda Putri.
"kau tau ca orang tua Alex melamarku dan alex juga mengatakan jika dia menyayangiku"kata Putri sambil duduk menghadap Caca.
burrrrrr.....
Caca yang saat itu sedang makan memuncratkan semua cemilannya ke wajah Putri.
"Caca kamu jorok sekali sih liat makanan mh nempel di wajah dan bajuku nih"omel Putri pada Caca.
"sorry sorry Putri tapi aku beneran kaget ternyata lelaki mengerikan itu menyukaimu dan orang tuanya melamarmu oh tidak ini adalah kabar yang sangat spektakuler"ucap Putri dengan semangatnya.
"lalu apa kau menerimanya"tanya Caca Dengan antusiasnya ....
"belum Aku belum menjawabnya"uca Putri dengan pelan...
"lalu apa yang kamu tunggu dia sudah mengatakan kalau dia mencintaimu, jadi apa yang membuatmu belum menerima cintanya"tetap caca pada Putri.
"ini terlalu cepat dan aku merasa, aku tidak pantas bersanding dengannya melihat keluarganya daeikeluarga yang berada aku merasa tidak sebanding dengan mereka"kata Putri pesimis.
"hei kau ini jangan minder dulu dong.
siapa bilang kau tidak pantas untuknya kau itu cantik dan elegan kau juga pewaris keluarga Sanjaya jadi kau tidak boleh minder padanya"kata Caca mendukungnya.
"baiklah aku akan mencobanya terlebih dahulu.
hari-hari pun telah berlalu.
kini Putri pun mulai melanjutkan kuliahnya lagi.
"hai Putri apa kabar sudah lama kita tidak berjumpa" sapa Jansen.
"oh hai tuan Jansen apa kabar akhir-akhir ini aku sedang sibuk dengan kegiatan di luar kampusku". jawab Putri.
"oh ya kampus kita akan mengadakan kegiatan study tour di luar, apakah kamu akan mengikuti study tour"tanya Jansen pada putri.
"Benarkah aku pasti akan mengikutinya, kapan acara itu akan dimulai"tanya Putri dengan antusiasnya.
"acaranya akan dimulai dua hari lagi, serius kau akan mengikutinya. kita akan berpetualang di wilayah hutan belantara kita akan mencari pengalaman tentang bertahan hidup di alam liar"jelas Jensen...
"aku yakin akan mengikutinya karena itu akan menjadi pengalamanku nantinya. lagi pula aku juga tidak pernah mengikuti kegiatan seperti itu selama ini. jadi pasti aku akan mengikutinya"ucap Putri dengan tersenyum.
"oh iya apakah Tuan Johnson akan mengikuti study tour itu???"tanya Putri.
"tentu karena aku akan menjadi salah satu pembimbing kalian.ya sudah ayo kita masuk ke kelas ini sudah mau masuk jam pelajaran".
lalu mereka pun masuk.
di saat pelajaran Putri fokus menyimak apa yang disampaikan oleh Jensen. sedangkan Caca sibuk dengan hp-nya.
setelah pelajaran selesai Jansen langsung mengatakan rencana nya.
"perhatian saya ingin menyampaikan kepada kalian anak-anak semua. untuk pengumuman 2 hari ke depan kita akan mengadakan study tour di wilayah xx. jadi saya harap kalian sudah menyiapkan diri kalian dengan sebaik baiknya ya.
yeyyyyyyyy........prokkk...prokkk..prokkk
sorak dan tepuk tangan siswa dengan riuh nya..
"harap tenang....Dan saya harap bagi yang perempuan jangan terlalu heboh bawalah barang seperlunya saja, supaya tak merepotkan perjalanan kalian nanti"jelas Jasen...
"baik pakkk......"jawab serentak para mahasiswa perempuan...
"pak berapa lama kita akan pergi"tanya salah satu siswi...
"oiiyaaa,saya lupa,,,kita akan pergi selama 1 Minggu ya"....jelas jesen lagi..
"bapak apa bapak akan ikut dalam kegiatan kali ini?,
tanya salah satu murid.
"ya tentu saja, karena saya akan menjadi salah satu pembimbing kalian nanti di sana"
sorakan para mahasiswi semakin ricuh.
"Putri apa kita akan mengikuti kegiatan ini?" tanya Caca pada Putri.
"tentu saja apa kau tidak ingin mengikutinya,?
tanya Putri....
"aku tentu saja akan mengikutinya apalagi jika bersama dirimu"jawab Caca Dengan semangatnya.
dua hari pun telah berlalu kini semua mahasiswa pun sudah berkumpul untuk mengikuti study tour yang diadakan oleh kampus.
sudah ada lima bus untuk membawa mereka.
__ADS_1
lalu mereka pun memasuki bus itu.
8 jam perjalanan telah ditempuh oleh mereka kini mereka sudah memasuki hutan yang cukup besar.
"baiklah sekarang kalian ambil barang-barang kalian dan kita akan mendirikan tenda di tempat ini"kata salah satu pemandu...
lalu anak-anak pun mengambil barangnya.
"aduh ih salsa barang kamu banyak banget sih segala boneka segede Gaban aja dibawa, menu-menuin bagasi dan tenda tahu nggak"ucap sewot teman salsa.
"diam ya lu Memey. gue kalau nggak ada boneka ini nggak bisa tidur"ucap salsa.
"terus itu baju lo 3 koper buat apa kita itu mau study tour untuk pengalaman bertahan hidup di hutan belantara bukan untuk berwisata di Bali"saut salah satu mahasiswi lainnya...
"suka-suka gue lah gue yang bawa ko Lo yang sewot, bilang aja lu nggak bisa beli baju sebanyak gue makanya lo iri kan"jawab salsa dengan sinisnya..
semua mahasiswa yang melihat tingkah salsa hanya menggelengkan kepalanya.
"sayang sini aku bantu kamu"ucap Doni pacar salsa..
"oke bawain ya beby...ini berat banget"kata salsa dengan manja.
"makanya lain kali kalau pergi bawa barang secukupnya aja ya kan kasihan kamu sampai keringatan bawain koper"ucap Doni dengan lembut.
" baby kenapa sih kamu ikut sewot kayak anak-anak yang lain,kalau kamu nggak mau bantuin aku ya udah kamu pergi aja aku mau minta bantuan yang lain"lalu salsa pun berjalan pergi dengan hentakan kaki yang kuat.
"baby bukan gitu maksud aku iya aku bawain semua barang kamu"dengan cepat Doni menyusul salsa yang sedang ngambek.
"ih itu anak Mak Lampir sumpah rempong banget, dan coba lu perhatiin tadi cowoknya kalah sama si anak lampir itu, aduh kalau gue mah punya cewek kayak gitu gue buang ke jurang, ucap Caca dengan kesalnya"
"ih biarin aja si ca,mending kita bangun tenda kita sendiri"bujuk Putri kepada Caca.
"oke deh bestie yuk semangat kita bangun tenda kita".
mereka pun mendirikan tenda untuk persiapan nanti malam. untuk para lelaki mereka bertugas mencari kayu bakar untuk membuat api unggun.
sedangkan bagi yang putri mereka menyiapkan untuk hidangan nanti malam.
Putri dan Caca sudah bersiap membangun tenda.
lalu terlihat Lian menghampiri mereka berdua.
"hai put apa kau butuh bantuanku"tanya Lian pada Putri.
"oh tidak Lian sepertinya tendaku sudah jadi, lebih baik kamu membantu yang lain aku tidak enak jika merepotkan mu" ucap Putri secara halus.
"wah ternyata si Lian masih berharap padamu ya put aku salut padanya dia tidak pantang menyerah".ucap caca sambil melihat punggung Lian yang berlalu.
"yah dia memang tak pantang menyerah. tapi aku tak bisa membalas perasaannya makanya aku berusaha menghindarinya supaya dia tak terluka olehku, aku hanya menganggapnya sahabat tidak lebih dari itu"Icap Putri dengan pelan tapi masih terdengar oleh Caca.
"apa kau sudah melabuhkan hatimu pada Tuan Jansen atau Tuan Alexander??"
tanya Caca sambil tersenyum menatap Putri
"kurasa pilihanmu untuk tuan Alexander kan secara dia sudah menyatakan cinta padamu"ucap Caca sambil terkikik..
"ih apaan sih kamu tuh, jangan menggodaku terus, ya sudah ayo kita lanjutkan hari sudah mulai petang kita harus menyiapkan hidangan nanti malam".
setelah para lelaki mengumpulkan kayu bakar para perempuan pun menghidangkan hidangan untuk makan malam ada yang sedang menyiapkan sosis bakar membakar ikan dan masih banyak yang lainnya.
"eh salsa daripada kamu sibuk berdandan lebih baik kamu membantu yang lain untuk menyiapkan hidangan". ucap salah satu pembimbing wanita.
"aduh ibu maaf ya ibu. Bukannya aku nggak mau bantu.aku tuh gatel-gatal kalau megang barang yang nggak higienis. terus kalau aku terkena minyak bagaimana nanti kulitku melepuh, dan lagi sebelum ini aku tuh habis perawatan habis belasan juta ya ibu jadi aku tidak mau perawatan ku itu rusak gara-gara aku ngurusin kayak gituan".
"terus kenapa kamu ikut kegiatan ini kalau kamu takut terkena ini itu lebih baik kamu di rumah saja"ucap wanita itu...
" ih ibu suka-suka aku lah"lalu salsa pun pergi dari situ.
di tempat lain Alex tidak mengetahui bahwa Putri mengikuti study tour karena dia sudah menarik mata-matanya untuk memantau Putri. karena dia merasa sudah beberapa bulan Putri terasa aman dari bahaya jadi dia menarik mata-matanya...
sedangkan Alex sedang sibuk dengan bisnis yang sangat menumpuk.
"halo mah kami sudah sampai di tempat tujuan kami. rencana selanjutnya apa?"
"benarkah sayang sekarang kamu Sherlock lokasinya nanti biar orang-orang mama yang akan menjalankan rencana nya"
setelah itu pun salsa mematikan sambungan telepon dan bergabung bersama yang lainnya.
api unggun sudah menyala kini para remaja itu duduk sambil melingkari api unggun. ada bermain game dan bergitar.
"baiklah apakah ada yang ingin menyumbangkan lagu malam ini? "tanya jesen
"pak dosen aku ingin menyanyikan lagu"kata Lian.
"baik kalian silakan kamu bernyanyi"
lalu Lian pun mengambil gitar dan mulai bernyanyi.
__ADS_1
...----------------...
Kau begitu sempurna, dimata ku kau begitu indah
Kau membuat diri ku, akan s'lalu memuja mu
Disetiap langkah ku, ku 'kan s'lalu
memikirkan, diri mu
Tak bisa ku bayangkan hidup ku tanpa cinta mu
Janganlah kau tinggalkan diri ku
Tak 'kan mampu menghadapi semua
Hanya bersama mu ku akan bisa
Kau adalah darah ku
Kau adalah jantung ku...
Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku
Oh sayangku kau begitu
Sempurna, sempurna.....
Kau genggam tangan ku, saat diri ku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata, dan hapus semua sesal ku..
Janganlah kau tinggalkan diri ku
Tak 'kan mampu menghadapi semua
Hanya bersama mu ku akan bisa
Kau adalah darah ku.....
Kau adalah jantung ku.....
Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku
Oh sayangku kau begitu...
Sempurna, sempurna....
Janganlah kau tinggalkan diri ku
Tak 'kan mampu menghadapi semua
Hanya bersama mu ku akan bisa
Kau adalah darah ku...
Kau adalah jantung ku...
Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku
Oh sayangku kau begitu....
Sempurna, sempurna...
Kau adalah darah ku..
Kau adalah jantung ku..
Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku
Oh sayangku kau begitu..
Sayangku kau begitu
Sempurna, sempurna.....
Lian menyanyikan lagu dari Andra dan the Back Bone yang berjudul sempurna.dengan penuh penghayatan sambil menatap ke arah putri..
"kupersembahkan lagu ini untuk Putri Sanjaya"kata Ryan sambil menatap Putri.
putri yg di tatap pun menundukan kepalanya,pipinya sudah Semerah tomat..
dia tak menyangka Lian bisa seromantis itu.
tepuk tangan para mahasiswa pun seketika terdengar riuh....
salsa yang melihat itu menjadi sangat kesal....
__ADS_1