
dua minggu kemudian Alex sudah terbangun dari semedinya untuk menyerap kekuatan yang ada di dalam bola kristal.
Bummmm.......
ternyata Aris berhasil menaikkan kultivasinya menjadi satu tingkat pembentukan Q tingkat 2. sungguh kemajuan bagi Alex sendiri.
setelah itu pun dia keluar menemui kakek wahno untuk meminta pelatihan selanjutnya.
"wah kau hebat sekali cucuku. kultivasimu sekarang sudah di pembentukan Ki tingkat 2 kamu benar-benar jenius".
"terima kasih kakek aku ke sini ingin meminta pelatihan kek"ucap Alex dengan semangat.
"Aku suka semangatmu anak muda baiklah sekarang kita akan mulai pelatihannya. kamu akan ku ajarkan teknik pernapasan.
teknik pernapasan ini dapat menyembunyikan nafasmu dan auramu dari keberadaan musuh mu, serta aku akan mengajarimu bagaimana cara melatih 1000 langkah, dan teknik telapak dewa. bersiaplah aku akan mengirimkan tekhnik itu padamu".
lalu Alex pun duduk bersila siap menerima teknik yang akan diturunkan pada gurunya itu.
seberkas sinar keluar dari ujung jari kaki wahno dan langsung melesat ke antara pelipis Alexander.
Alexander sudah mempersiapkan dirinya untuk menahan rasa sakit akibat menerima efek dari teknik tersebut.
Seketika kepalanya dibanjiri dengan bagaimana cara mengaktifkan teknik pernapasan dan teknik seribu langkah. Alex mengeratkan giginya menahan rasa sakit seakan kepalanya ingin meledak.
setelah 10 menit berlalu akhirnya Alex membuka matanya.
"apa kamu siap mempraktekkannya Alex".
Alex mengangguk sebagai jawaban kesiapannya.
setelah itu pun Alex mengejarnya dan memfokuskan pikirannya untuk menghilangkan auranya.
lalu coba alasan diubah menjadi transparan.
kakek wahno yang melihat keberhasilan Alex pun tersenyum senang.
"kakek bangga pada mu alex. baiklah sekarang ayo kita berbalap siapa tercepat dia pemenang nya, Aku sudah memberikan sebuah tanda di ujung perbatasan pegunungan barat ini dengan bagian inti sekarang kita harus berbalap sampai sana duluan jika kau kalah dariku maka kau akan menerima hukumannya"Alex langsung menganggap sebagai menanggapinya.
macan tutul berjalan Kakek pun ikut berlomba.
"baiklah hitungan ketiga kita akan lari ya , 1 2 3......."
Wusssssss.........
kakek wahno langsung berlari serta Alex menyusul dengan macan tutulnya. kakek warhno sedikit melambatkan kecepatannya agar Alex dapat menyamainya, tentu saja kecepatan Alex masih kalah jauh dari kakek wahno yang kekuatannya sudah di tahap jenderal bumi.dengan sengaja kakek wahno menyenggol tubuh Alex dan akhirnya terjadilah kejar-kejaran antara Alex dan juga kakek wahno,mereka dorong dorongan sambil tertawa.karena terlalu asik dengan perlombaan itu kakek wahno tidak memperhatikan kalau di depannya itu ada seekor bayi gajah yang sedang makan.
saat kepala kakek wahno menghadap ke depan dia panik, lalu dia berusaha mengerem kakinya, tapi karena telat mengerem akhirnya kepalanya menabrak pantat bayi gajah itu.
BUUUUGGGG....
NGEGGGGGGG.......
bayi gajah itu berteriak dengan kerasnya karena kesakitan.dia merasa ada sesuatu yang menabrak pantatnya. gajah itu pun langsung berlari ke depan karena merasakan kesakitan.
__ADS_1
kakek wahno langsung terjatuh... kepalanya sangat pusing sekali.
"oh kepalaku sakit sekali rasanya ada beribu bintang berterbangan di atas kepalaku. aku mencium bau yang sangat busuk".
kakek wahno mengibas-ngibaskan tangannya ke arah hidungnya.
Alex menghampiri kakek wahno.
"hahahaha kakek...itu karma karna kakem menjailiku dari tadi"tawa Alex seketika pecah.
macan tutul juga ikut tertawa sambil berguling-guling.
lauu Alex pun mengulurkan tangannya untuk membantu kakek wahno berdiri.
"hei kucing nakal beraninya kamu menertawakan aku ya"ucap kakek ke macan tutul peliharaannya itu lalu dia memukul kepala macan harimau itu dengan tongkatnya.
tukkkk....
ngaunggg...., ucap macan tutul itu sambil menatap sedih ke arah kakek wahno..
"dasar kucing nakal sekali lagi kau tertawakan aku. akan kubuat botak badanmu"
macan tutul yang mendengarkannya pun bergetar karena ketakutan.
"baiklah Alex kita akan bertarung dengan hewan yang berevolusi agar bisa melatih lagi kekuatanmu".
lalu mereka pun berjalan menuju inti dari pegunungan barat.
saat mereka berjalan mereka melihat burung ilgart yang sangat besar.
"wah ini adalah target latihan kita yang tepat,kekuatan burung ini berada di tahap pembentukan roh ini akan benar-benar menggembleng fisikmu, oh ya Burung ilgart ini mempunyai kekuatan petir jadi kau harus hati-hati dengan sambarannya.dan kau harus hati-hati dengan kecepatannya juga.karna kecepatan terbang burung ini mampu menyamai kecepatan ku dan sangat mengkhawatirkan. kau harus tetap waspada padanya"terang kakek wahno pada Alex agar Alex menyiapkan mentalnya.
lalu kakek Wahno dengan sengaja melempar burung itu dengan batu yang sudah dialiri kekuatannya. sehingga saat batu itu mengenai burung itu burung itu reflek berteriak. kakek warna langsung menggunakan jurus langkah seribu meninggalkan Alex.
dan alex berdiri mematung karena ulah kakek wahno yang sengaja membuat burung itu marah.
"sialan kakek kenapa harus melempar burung itu juga pasti dia akan menelanku hidup-hidup"ucap Alex dia sedikit merasa takut melihat tatapan tajam dari burung itu.
burung itu yang melihat alex berdiri di belakangnya langsung menatapnya dengan tajam.dari tatapan matanya mengalir sengatan listrik. dengan secepat kilat burung itu lari ke arah Alex. Alex juga berlari untuk menghindarinya.
aksi kejar-kejaran itu pun terjadi. burung itu berkali-kali melemparkan elemen petirnya pada Alex.
Cetarrrrrr...Diarrr....
bunyi elemen petir itu terdengar menggelegar pohon-pohon yang terkena sambaran petir dari burung ilgart itu pun langsung tumbang dan ada juga yang hangus...
Alex menghantam tubuh ilgart dengan kekuatannya,namun tetap saja tidak bisa melukai tubuh dari burung ilgart karena kecepatan burung ilgart tidak bisa dianggap remeh.
alex dan burung ilgart Saling membalikkan serangan mereka.
saat alex akan melangkahkan kakinya ke kiri, petir itu jatuh pada sisinya.
seketika Alex terpental karena efek hantaman dari petir itu.
__ADS_1
"wah sangat dahsyat sekali serangan burung itu. aku masih ingat tubuhku sampai gosong melawan burung itu, hahaha habis sudah riwayat mu nak"ucap wahno dalam hatinya
"uhukkkk....uhuhhh..."Alex terpental dan terguling-guling.
Alex kembali berdiri, dia mengertakkan giginya.
"aku tak boleh kalah dari burung ini, pasti dia mempunyai kelemahan jika dia tidak mempunyai maka aku akan menyerang dia terus".
"benar-benar sialan kakek wahno.burung ini sangat mengerikan, aku harus memikirkan cara, ayo berpikirlah Alex".
'aha.. kekuatan tidak menghasilkan kecerdasan tapi kecerdasan menghasilkan kekuatan"
lalu Alex pun menggunakan teknik telapak dewanya untuk menyerang burung ilgart.
harus meminjamkan matanya berkonsentrasi untuk mengalirkan energinya pada telapak tangannya dan mengarahkan tangannya kepada burung ilgart itu....
segitiga cahaya kemasan keluar dari telapak tangan alat dan menghantam tubuh burung itu...
Duarrr............
teknik telapak dewa menghantam kuat tubuh burung ilgart. sahingga burung ilgart terpental jauhnya. alex tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, sebelum burung itu pulih dia berlari dan mencabut pedangnya lalu menebaskan pedangnya ke arah leher burung ilgart berkali-kali. Alex tak berani memberi jeda untuk menyerang burung ilgart karena walaupun burung ilgart dalam posisi lemah tapi dia tetap memancarkan kilatan petir.
cras......
kepala burung ilgard terlepas dari tempatnya darahnya muncrat ke mana-mana hingga mengenai wajah Alex. pedang Alex berbalur darah dari burung elgard itu Alex bagaikan dewa kematian yang siap menjemput nyawa dari musuhnya.
tak lama kemudian keluar bola kristal inti dari kekuatan burung lalu Alex pun melayang dan mengambil bola kristal itu.
lalu kakek wahno menghampiri Alex.
"nak kau sungguh luar biasa sekali,kau tahu kekuatan burung ini sudah jauh melampauimu kau harus menyerap kekuatan dari bola kristal ini supaya kultivasimu naik dengan pesat"ucap kakek Wahno kepada
Alex.
"baik kek,tapi aku mohon lain kali jangan ngerjain aku seperti tadi.hampir saja aku menjadi manusia panggang karena sengatan listrik dari burung itu"ucap kesal Alexander.
"hahaha maafkan aku baiklah sekarang waktunya kamu menyerap bola kristal itu dan aku yakin pasti membutuhkan waktu yang sangat lama untuk kamu menyerap kekuatan itu"
setelah itu mereka pun kembali ke gua sebelum Alex menyerap kembali bola kristal itu dia sudah mengisi tenaganya dulu dengan makanan yang sudah disiapkan oleh kakek wahno.
"kek kira-kira butuh waktu berapa lama untuk aku menyerap bola kristal ini". tanya Alexander pada kakek wahno.
"tidak lama kau hanya membutuhkan waktu 5 bulan saja"ucap enteng kakek wahno.
"apa 5 bulan kenapa bisa begitu kek padahal kemarin kan aku hanya membutuhkan waktu 10 hari saja .dan kemudian waktu 2 minggu kenapa sekarang menjadi 1 tahun"Alex sampai syok mendengar penjelasan kakek wahno.
"ya karena kekuatan burung elgar ini jauh berada di atas mu, dan bila kamu memaksakan kamu menyerap langsung tanpa sedikit demi sedikit maka dan tianmu akan meledak dan tubuhmu juga mungkin akan hancur "terang kakek wahno.
mendengar penjelasan kakek wahno Alex hanya bisa menggerakkan tangannya.
baiklah aku akan menyerap bola berlian ini mulai dari sekarang.
"kakek juga akan membantumu untuk menyerap kekuatan dari bola kristal ini. supaya kamu bisa benar-benar bisa menyerap nya"Alex menganggukan kepalanya lalu mereka mulai duduk bersila dan Alex mulai menyerap sedikit demi sedikit energi yang ada di dalam bola kristal itu.
__ADS_1
pakai wahana pun membantu Alex mengisi tenaganya secara bertahap agar Alex mampu bertahan dalam menyerap kekuatan dari bola kristal.