Gadis Tangguh CEO

Gadis Tangguh CEO
episode 9: kehebohan


__ADS_3

saat Putri masuk ke dalam ruang belajarnya di sana sudah ada yang menunggu Putri.


putriiii..........


teriak suara cempreng seorang wanita. lalu ia pun berlari dengan secepat kilat menuju Putri. dia merentangkan kedua tangannya dan memeluk Putri sampai terjungkal ke belakang.


"ohhhhhh... sakit kepala sekali kepala ku, oh bukan ku yang malang semoga kau tak tepos"rintih Putri sambil memegangi kepala dan pantatnya yang sakit karena terjatuh ke lantai.


"hehehe maafkan aku Putri sayang, Aku sangat........ merindukanmu"ucap wanita itu dengan rasa bahagianya.


dia adalah Caca sahabat terbaik yang putri miliki.


dia tempat curhat Putri. tempat Putri berkeluh kesah.


caca adalah gadis periang. iya sahabat yang sangat baik dan tulus kepada Putri. dia tidak pernah memanfaatkan kekayaan Putri


dia juga tahu tentang kehidupan Putri dan betapa kejamnya ibu tiri dan saudara tiri Putri.


di saat Caca ingin melabrak ibu tirinya Putri selalu menahannya ia tidak ingin Caca terlibat di dalam. putri tak ingin teman satu-satunya mengalami hal buruk apabila ikut campur dalam masalahnya. biarlah dirinya yang menerima kekejaman ibu tirinya.


"sekarang lo harus jelasin ke gue, kemana aja selama dua minggu ini. gue itu tanpa lo gegana (gelisah galau merana) huhuuhuuu)"ucap Caca sambil lebay.


Putri yang melihat kekonyolan salsa pun tertawa. dia dia sangat bahagia walaupun orang tuanya tidak ada tapi dia masih memiliki sahabat yang sangat menyayanginya dengan tulus.


"maaf caca dua minggu kemarin aku menerima hukuman dari ibu tiriku. dan aku juga sempat masuk rumah sakit maaf aku lupa mengabarimu"ucap Putri sambil menundukkan kepalanya ia merasa bersalah karena tidak menceritakan masalahnya kepada Caca. karena saat masa hukuman HP Putri disita oleh ibu tirinya.


"ya ampun Caca. lo disiksa lagi sama Nek Lampir itu, gue nggak bisa tinggal diem lagi gue harus labrak si nenek lampir itu kau perlu kita bawa polisi aja ke rumah lo, gue nggak terima sahabat terbaik gue disakitin sama nenek lampir itu"amarah Caca pun meledak dia tak terima sahabat terbaiknya disakiti oleh ibu tirinya sedangkan ibu tirinya itu hanya menumpang di rumah Putri.


Putri pun hanya menggelengkan kepalanya ia tahu sahabatnya Caca pasti sangat marah tapi dia tidak ingin cacat terlibat dalam permasalahannya.


"sudah jangan ca ini masalahku. Aku tak ingin nanti kau terlibat lebih dalam masalah ku dan kau kenapa-napa gara-gara aku. ibu tiriku sangat kejam dia bisa saja melenyapkanmu. aku tak ingin kehilangan teman terbaikku satu-satunya"


"hei Putri Sanjaya kau pikir temanmu ini selemah itu. aku juga punya pengawal. jika ibu tirimu menindasmu lagi katakan padaku maka aku akan datang dengan pengawalku kalau perlh pak walikota pun ku ajak datang ke rumahmu"ucap Caca dengan tatapan seriusnya.


"hahaha mana ada walikota. ingat ikut campur dalam masalahku. Caca Caca kau ni ada saja."ucap Putri sambil menggelengkan kepalanya.


"oh ya ngemeng-ngemeng tadi ada gosip ya. kau dengar tidak, kalau kita kedatangan dosen baru. dia pindahan dari Amerika. dan dia akan mengajar di kelas kita di jam awal, oh Aku tidak sabar melihatnya apakah dia tampan seperti pangeran berkuda putih??"


ucap Caca sambil memegang dagu dengan kedua tangannya.


"hahaha mana ada pangeran berkuda putih di dunia ini. kau ni ada dari saja ca".


tawa Putri di lain sisi ada yang sedang memotret Putri yang sedang tertawa lalu dia pun mengirimkan foto Putri ke bosnya.


tak lama setelah itu semua mahasiswa pun masuk ke dalam ruangan. lalu disusul oleh dosen baru.


saat Jasen masuk ke dalam ruangan dia menjadi pusat perhatian terutama kaum hawa.


seketika ruangan itu menjadi heboh oleh teriakan dan bisikan dari para mahasiswi.


A:"wah siapa dosen baru itu tampan sekali dia?"


B:"apakah dia sudah punya istri"


C:"hei walaupun dia sudah punya istri aku rela menjadi madunya"

__ADS_1


A:"dia yang tak mau menjadikan kaum madunya. coba lihat saja badanmu itu sudah seperti gentong masjid, mungkin saat kalian tidur di ranjang ranjang itu patah karena kau menaikinya"


hahaha hahahhahahahha......


tawa dalam ruangan itu seketika pecah karena colotehan pahala mahasiswi yang menggosipkan Jasen.


Putri yang melihatnya pun ikut tertawa. dia tak menyangka pesona Jansen mampu mengalihkan seluruh mahasiswa yang ada di ruangan itu.


saat Putri sedang tertawa Jasen mencuri pandang melihat Putri. entah mengapa melihat putri tertawa dia tak mampu mengalihkan pandangannya.


'ah ternyata Putri ada di kelas ini. bahagia sekali diriku bisa melihat senyuman termanis nya'ucap jesen dalam hati.


"mohon perhatian semuanya."seketika ruangan itu menjadi diam dan kondusif.


"bisa kita mulai materinya"tanya Jensen kepada seluruh mahasiswa yang ada di dalam ruangan itu. lalu mereka secara serempak menganggukkan kepalanya.


"oke pertama-tama perkenalkan nama saya Jason Raditya Saputra, saya lulusan dari Amerika serikat. sekarang saya tinggal di Indonesia di kota xx


dan saya akan mengajar materi pertama kalian hari ini, apa ada yang ingin kalian tanyakan".


lalu salah satu mahasiswa mengangkat tangannya


"pak Jasen apakah sudah mempunyai pasangan". tanya wanita itu.


di sini tersenyum mendengar pertanyaannya"saya masih sendiri."ucap Jansen sama tersenyum.


kasak kusuk pun terdengar dari ruangan itu.


"bapak bolehkah saya mendaftar menjadi kekasih bapak". tanya salah satu wanita dengan genitnya.


huuuuuuuuuuuuuu..... surat mahasiswa pecah seketika mendengar pertanyaan itu.


huuuuuuuuu....... "itu mah sama aja lu sama kayak gue genit ngata-ngatain genit"


lalu ruangan itupun menjadi recoh.


hahaha kalian ini ada-ada saja. tawa Jensen dia sangat lucu akan tingkah mahasiswi yang akan diajarnya


"baiklah sekarang kita akan serius,kita mulai saja ya materinya"ucap Jensen.


sesaat Johnson mulai menjelaskan materinya Caca pun menyenggol lengan Putri.


"Putri bagaimana tentang bapak Jansen dia terlihat sangat tampan dan macho seperti pangeran berkuda putih di khayalanku"goda Caca ke putri.


"ah kau ini ca ada-ada saja. bagiku dia biasa saja"balas Putri dengan santainya.


"apa kau tidak tertarik sama sekali dengan dosen itu Putri lihat dia sangat tampan sekali".


"Tidakkkkkkk...ca"tegas Putri.


"lagi pula aku sudah berkenalan dengannya. dia yang sudah memberikan tumpangan saat aku sedang berangkat ke kampus tadi"


ucap Putri.


"OMG Putri kenapa kamu tidak memberitahuku dari awal, bahkan kamu sudah dekat dengan pangeran berkuda putih" ucap Caca sambil cemberut,

__ADS_1


"jadi ternyata yang mereka gosipkan itu adalah kamu tadi"imbuhnya lagi.


"jadi beneran itu menjadi gosip. aku tak sengaja bertemu dengannya di jalan dia yang menawari ke tumpangan karena aku tadi sedang berjalan kaki ke kampus. daripada aku telat lebih baik aku numpang padanya"


ujar Putri menjelaskan.


"ha kamu jalan kaki tadi. kok kamu nggak nelpon aku sih supaya aku jemput kamu dan ke mana mobil kamu? "tanya salsa. karena salsa tahu Putri mempunyai mobil pribadi dan dia curiga pasti ini ulah ibu tiri Putri.


"mobil itu dipakai oleh salsa dan aku tidak diizinkan untuk ikut bareng, bahkan aku tidak diberi ongkos untuk naik taksi jadi mau tidak mau harus berjalan kaki ke kampus"ujar Putri.


"is dasar itu nenek lampir peot .sudah bawa tanah dan dia terlalu kejam sekali kepada temanku ini. kalau aku jadi kamu Putri sudah aku racun tikus dia itu"


"husttt tidak boleh berbicara seperti itu, sudahlah jangan dibahas lagi".


sudahlah kita fokus aja ke pelajaran.


setelah itu pun mereka fokus kembali ke materi yang diberikan oleh Jasen.


tak lama setelah itu mereka sudah istirahat dan Caca mengajak Putri pergi ke kantin untuk sarapan.


"ca ayo kita sarapan Aku laper banget nih"


kamu sendiri saja soalnya aku tidak membawa uang.


"his kamu ini seperti dengan siapa saja sudah aku akan traktir kamu"


hahaha baiklah big boss.


lalu Putri dan Caca pun pergi ke kantin saat mereka sedang menikmati sarapan mereka tiba-tiba ada segerombolan mahasiswa datang menghampiri meja mereka.


"hai Putri apa kabar sudah lama aku tak melihatmu. bagaimana jawabanmu tentang perasaan ku putri?"tanya Lian.


Putri terkenal sebagai wanita tercantik di kampus mendapat predikat primadona karena kecantikan. banyak lelaki yang mendekati Putri tapi tak ada yang bisa mendapatkan hati Putri. karena Putri bertekad ia ingin menuntaskan kuliahnya dan merebut kembali haknya untuk mengelola perusahaan peninggalan ayahnya.


"sorry Lian. aku tak bisa membalas perasaanmu Aku sedang fokus dengan kuliahku"teman-teman Dian pun mendengar penolakan Putri lalu mereka mengusap bahu liat untuk menguatkan mentalnya.


"sabar Lian kau harus berjuang lagi" kata teman-temannya


Dian pun yang mendengar ejekan teman-temannya bertanya kepada Putri.


"Putri apa kurangnya diriku di matamu aku ini tampan kaya raya dan semua yang kau inginkan pasti terpenuhi. mengapa kau terus menolak cintaku"ujar Lian.


"kau tak kekurangan apapun Lian. tapi aku hanya ingin fokus kepada studiku.


lagi pula di luaran sana masih banyak wanita yang lebih sempurna daripada diriku. Jadi kau jangan terlalu berharap padaku"ujar Putri


"baiklah Putri, tak apa jika kau kali ini menolakku. tapi izinkan Aku untuk memperjuangkan perasaanku padamu. walaupun kau beribu-ribu kali menolak diriku,tapi aku akan tetap berjuang, karena hati ini sudah terpaut pada dirimu"ucap Lian puitis.


"itu hak mu Lian"jawab putri..


lalu Lian dan teman-temannya pun meninggalkan meja putri.


Caca yang memperhatikan drama itu pun takjub menatap Putri.


"wah sungguh hebat dirimu Putri. idola kampus aja tergila-gila pada dirimu". ngomong-ngomong kamu pakai perut apa bagi-bagi dong dengan diriku yang tak ada yg melirik ini.

__ADS_1


Putri pun hanya tersenyum menanggapi


tak jauh dari meja putri, salsa yang melihat bagaimana lian mengejar-ngejar Putri pun sangat marah.mengapa banyak sekali lelaki yang menyukai Putri. padahal dia pun tak kalah cantik dengan Putri.


__ADS_2