Gadis Tangguh CEO

Gadis Tangguh CEO
episode 55:salsa nekat kerumah putri


__ADS_3

Pagi telah menjelang salsa yang sudah dua minggu lebih ini ditinggal oleh Indri pun kebingungan. salsa sudah mencari ke apartemen milik jaya, namun ibunya tidak juga ada di sana. ingin melapor ke polisi,pasti ibunya dalam daftar pencarian karena sudah melakukan pembunuhan terhadap Putri.


salsa bingung ingin mencari ibunya ke mana lagi. uang yang dipegang salsa sekarang sudah menipis. dan Doni sudah tak pernah memberi dia uang jajan lagi, karena orang tuanya sudah mengirimkan doni ke luar negeri, agar tidak diganggu lagi oleh salsa.


salsa semakin frustrasi, teman-temannya tidak ada yang membantu. mereka malah menghindari dan mencampakkan salsa seolah-olah mereka tidak pernah mengenal salsa.


"aghhh.... sebenarnya Mama ke mana sih? Aku sekarang sudah nggak pegang uang sama sekali, dan teman-teman brengsek ku itu tidak ada yang mau membantuku lagi, padahal dulu mereka selalu meminjam uangku dan aku selalu memberikan mereka pinjaman, bahkan mereka sering tak mengembalikan nya, sekarang giliran aku susah mereka bagaikan kacang lupa pada kulitnya. sialan ternyata mereka selama ini berteman denganku karena aku kaya"


gumam salsa pada dirinya sendiri.


salsa saat ini semakin bingung. dia harus ke mana lagi.


"atau aku kembali saja ya ke rumah Putri. pasti si Putri itu masih bodoh . aku harus berpura-pura baik padanya agar aku bisa tinggal di rumahnya lagi, yah aku harus berakting mulai saat ini" , ujar salsa sambil menganggukkan kepalanya dengan mantap.


salsa mulai membereskan baju-bajunya. karena masa sewa apartemen sudah berakhir hari ini, jadi dia harus keluar hari ini juga dari apartemen itu.


Salsa memesan ojek online untuk pergi ke rumah Putri. 30 menit telah berlalu kini salsa sudah sampai di depan rumah Putri.


salsa berdiri memandang pintu gerbang rumah Putri. dia berusaha memantapkan hatinya untuk masuk ke rumah besar itu.


saat salsa memegang pintu gerbang tiba-tiba ada yang menahan lengannya dengan erat.


salsa pun menolehkan kepalanya ke belakang, di belakangnya ada lelaki bertubuh tinggi tegap serta memakai pakaian formal dan memakai kacamata hitam. salsa memandangi lelaki itu dari ujung sepatu sampai ke ujung kepala. alisnya sampai terangkat sebelah memandangi lelaki itu.


"maaf Nona ada keperluan apa ke sini?"


tanya lelaki itu pada salsa.


"apa urusanmu bertanya padaku seperti itu. dan siapa kau berani menghalangi aku untuk masuk rumah ini. apa kau satpam di rumah ini?" , mendengar pertanyaan bodoh dari salsa anak buah Alexander pun menjadi kesal.


"sialan orang setampan dan sekeren diriku di sama-samakan dengan satpam, pedas sekali mulut perempuan ini".


"anda tidak perlu tahu siapa saya, sekarang jawab pertanyaan saya,ada keperluan apa anda kemari, setahu saya Nona Putri tidak punya teman seperti anda, teman nona Putri hanya satu yaitu Nona Caca".


penjaga itu tidak senang melihat keberadaan salsa saat ini. melihat tampilannya saja dia sudah yakin jika salsa bukan perempuan baik-baik.


"eh kau satpam jangan halangi aku ya.,aku itu saudaranya Putri pemilik rumah ini, kalau kau berani macam-macam denganku, Aku akan menyuruh Putri untuk memecat kamu, dia pasti akan menuruti permintaanku karena dia itu sangat sayang kepadaku ,dan selalu menuruti kata-kataku. camkan itu jika kau masih ingin mendapat kerjaan menjadi satpam di rumah ini".


sarkas salsa dengan sombongnya.

__ADS_1


melihat perdebatan itu teman pengawal itu pun datang menghampirinya.


"ada apa Jono?", tanya sang ketua


"lapor ketua perempuan ini meminta untuk masuk ke kediaman Nona Putri. ketua bisa melihat sendiri kan bagaimana penampilan dan cara dia berbicara, saya yakin dia bukan perempuan baik-baik dan pasti dia akan membuat masalah kepada Nona Putri"


sang ketua pun melirik salsa dari ujung rambut sampai ujung kakinya.


penampilan salsa yang sangat seksi, serta dandanannya yang sangat tebal,membuat matanya menjadi sakit.


"dia juga mengatakan kalau dia saudara kesayangan dari nona Putri tuan"


tambah mengawal itu.


sang ketua pun memutar otak dia mengingat daftar berkas yang pernah dia terima dari John ,jika putri memang mempunyai saudara tiri bernama salsa, tapi salsa sangat kejam sering menganiaya Putri jadi salsa termasuk ke dalam daftar orang tak diterima jika bertamu di rumah Putri.


"oh saya ingat dengan dirimu Nona salsa"


salah pun tersenyum sinis kepada pengawal itu.


"kau dengan sendiri bahkan ketua mu itu mengenal diriku sekarang biarkan aku masuk", ucap salsa


ujar sang ketua pada salsa.


"hei kalian tidak boleh ikut campur masalahku dengan Putri sekarang jangan halangi jalanku", Putri sudah semakin kesal kepada para penjaga.


"kenapa sangat susah sekali sih masuk rumah ini, apa benar si babu itu sekarang sudah menjadi orang kaya sehingga mampu menyewa bodyguard?", tanya salsa dalam benaknya.


di saat mereka 2 sedang adu argumen Putri melangkahkan kaki untuk membuka pintu gerbang. saat dia keluar dari pintu rumah dia sangat terganggu sekali dengan teriakan seorang perempuan yang memaksa untuk masuk ke rumah ini. dia yakin anak buah alex pasti tidak mengizinkan orang asing untuk masuk ke rumah nya, maka dari itu Putri ingin menemui secara langsung hama yang akan datang menemui.


"ada keributan apa di luar",tanya Putri pada orang-orang yang berada di luar pintu gerbang.


melihat kedatangan Putri salsa pun mulai memainkan perannya.


"Ya ampun Putri saudaraku tersayang, akhirnya kamu masih hidup ,aku kemarin sangat sedih melihat kamu melawan harimau itu, aku ingin menolongmu tapi aku juga takut jika harimau itu mamangsaku,maafkan aku Putri kan aku tidak bisa melindungimu"


ujar salsa sambil berderaian air mata palsu, dia pun langsung memeluk tubuh Putri dengan erat


"*oh ternyata perempuan ini ingin bermain denganku, maaf ya aku bukan putri Sanjaya yang bisa tertipu oleh air Mata buaya mu", ujar putri dalam hatinya.

__ADS_1


"aku yakin Putri masih tolol yang dulu,aku harus bisa memanfaatkan keadaan ini supaya aku bisa tinggal di rumah ini lagi. setidaknya aku tidak tinggal di jalanan, dan aku akan berusaha mencari celah untuk merebut rumah ini kembali agar jatuh ke tanganku", ujar Suara hati salsa.


Putri yang mendengar suara hati salsa pun menjadi murka. awalnya dia tidak ingin membuat masalah pada salsa dia ingin melepaskan salsa karena anak ini masih butuh pembelajaran namun setelah mendengar suara hatinya dia pun menjadi geram*.


tanpa berbasa basi putri langsung mencekik leher salsa. Putri mengangkat tubuh salsa sampai melayang.


sedangkan salsa berusaha untuk melepaskan cekikan Putri, salsa tidak menyangka jika putri sangat mengerikan sekarang.


padahal dahulu Putri sangat mudah ditindas, tapi sekarang Putri bagaikan iblis yang siap membunuh dia kapan saja.


lehernya tercekik sangat kuat, salsa berusaha untuk memberontak dan menendang ke arah Putri namun tenaganya kalah oleh Putri.


"hai kau gadis bodoh. apa Kau pikir aku mudah dibodohi olehmu, apa kau tidak ingat dulu kau sering membully ku bahkan mau membunuh ku, sekarang kau datang kemari untuk apa ha?,untuk tinggal dirumah ini dan merebut kembali milikku?"


tanya Putri sambil mencekik leher salsa dengan kuat.


wajah salsa kini semakin memucat.


para anak buah Alexander dibuat ketakutan karena tindakan Putri.


mereka bertiga memandang Putri dengan tatapan ngeri.


"benar-benar pasangannya yang cocok, Tuan Alexander adalah pangeran iblis sedangkan tuan putri adalah ratu iblis"


gumam sang ketua.


Putri tak menanggapi suara hati anak buah Alex, Putri pun langsung membanting tubuh salsa ke atas tanah.


saat sayang sudah terlepas dari cekikan Putri pun segera terbatuk-batuk.


dia berusaha menghirup oksigen sebanyak-banyaknya.


"jangan harap kau ingin menindasku lagi, kalian bawa perempuan ini ke sendi kan penjualan manusia. aku tahu Alexander mempunyai koneksi itu kan. bawa perempuan ini masukkan saja dia ke rumah bordir agar dia tidak bisa keluar lagi dari sana".


setelah mengatakan itu pun Putri langsung meninggalkan rumah itu.


sedangkan salsa yang mendengar penuturan Putri semakin pucat wajahnya.


dia tak ingin masuk ke rumah bordir.

__ADS_1


dengan sekuat tenaga dia ingin meninggalkan rumah itu. namun dengan sikap anak buah Alexander menahannya dan membawanya secara paksa ke dalam mobil untuk dibawa ke rumah bordir.


__ADS_2