Gadis Tangguh CEO

Gadis Tangguh CEO
episode 40:ke mall


__ADS_3

...----------------...


sin berpindah di rumah sakit tempat Indri dirawat.


"Mama apa Mama sudah baikan sekarang"


tanya salsa mengcemaskan ibunya.


"Mama sudah baikan tapi sepertinya Mama tidak berani tinggal di rumah itu karena rumah itu sekarang menjadi angker".


ucap Indri sambil mengingat bagaimana dia diserang oleh sosok Putri yang menyeramkan.


"lalu kita akan tinggal di mana mah kalau tidak di rumah itu?"


tanya Caca pada mamanya.


gaya yang mendengar pembicaraan mereka mengusulkan agar sementara tidur di apartemennya.


"lebih baik kalian tinggal dulu di apartemenku di sana akan sangat aman untuk kalian sementara waktu"kata jaya.


"sepertinya kita menyewa apartemen sendiri ya mah.tidak enak kan merepotkan om jaya".


salsa mencoba menolak tawaran jaya karena mengingat kejadian kemarin.


"tidak salsa tidak merepotkan kok.malah om senang kalau kalian bisa tinggal di rapermen Om,jadi akan bisa langsung bertemu mamamu jika Om merindukannya, dan kalian bisa menghemat pengeluaran kalian karena perusahaan sedang mengalami krisis kan".


ujar jaya sambil tersenyum kepada Indri.


"Mama setuju dengan tawaran om jaya nak lebih baik kita tinggal di apartemennya dahulu untuk beberapa waktu". jawab Indri.


"tidak mah kita jangan tinggal di sana salsa nggak mau". tolak salsa dengan mentah-mentah


"salsa kamu kenapa sih. kenapa tidak mau apa ada masalah".


" emm...tidak ada mah ,tidak ada masalah".


jawab salsa dengan ragu. dia tak ingin membuat mamanya tambah khawatir.


"baiklah setelah ini kita menginap di apartemen om jaya saja Mama juga sudah mendingan".


salsa hanya bisa pasrah menuruti keinginan mamanya.


setelah menyelesaikan administrasi salsa dan Indri pun dibawa pergi oleh jaya ke apartemennya.


sebenarnya salsa ingin menolak karena dia tak ingin jaya bersikap kurang ajar kepadanya tapi dia tidak mau membuat mamanya marah padanya. karena dia yakin mamanya pasti tidak akan percaya jika dia mengatakan hal buruk tentang jaya.


karena dia melihat mamanya sudah mencintai jaya jadi dia tidak ingin membuat hati mamanya menjadi terpuruk.


setelah sampai di apartemen jaya mereka pun langsung beristirahat.


...----------------...


Rumah Alexander jayandaru:


saat ini Alexander sedang bersantai di balkon kamarnya.


dia masih teringat dengan kata-kata Brian yang mencurigai bahwa Indri diserang oleh Putri.


Alexander berharap bahwa Putri masih hidup.


dan dia tidak akan melepaskan Putri lagi jika tidak hanya benar karena satu tahun belakangan ini hidupnya terasa hampa tanpa hadirnya Putri di sisinya.


"sayang kamu lagi apa".


tanya Mama Mona.


"aku hanya merindukan putri ma, kuharap dia baik-baik saja".


Roger Alex sambil memandangi pesawat yang melewati angkasa pada sore hari.

__ADS_1


"Mama yakin Putri baik-baik saja di luar sana, kamu jangan pantang menyerah dong sayang".


ujar Mona menyemangati anaknya.


"sayang apa kamu masih mengalahkan anak buahmu untuk mencari putri?"


"masih mah, dan aku mulai mencurigai satu orang oh iya aku akan menyelidiki orang itu terima kasih Mama karena mama sudah memberi jalan terang untukku"


Alex mencium dahi mamanya dan berlalu pergi.


"ada apa dengan anak itu. Mama harap kamu selalu bahagia Alex, Dan semoga saja Putri cepat ditemukan agar mama bisa melihat senyumanmu lagi".


ujar Mona lalu dia meninggalkan kamar Alex.


alex mengemudikan mobilnya dengan laju ke arah markasnya.


setelah sampai dia pun langsung masuk ke ruangannya.


"John panggilkan ahli it kita ke sini"


ujar Alex melalui teleponnya.


tak lama setelah itu John dan ahli it pun memasuki ruangan itu.


"bos apakah ada perintah untuk kami".tanya John.


"untukmu mike, coba kamu selidiki perusahaan Sanjaya group sekarang. siapa yang memimpin perusahaan itu sekarang.


Mike pun tanpa bertanya langsung menyelidiki perintah dari Alex.


tidak begitu sulit untuk Mike mencari data tersebut karena dia seorang ahli it.


3 menit kemudian mike menemukan apa yang bosnya cari.


"ketemu bos. Sanjaya group sekarang dipimpin oleh nyonya Indri, ibu sambung dari nona Putri Sanjaya, dan sekarang perusahaan itu mengalami krisis dana karena pembangunan proyek besar-besaran dan penyalahgunaan dana. ". ujar Mike sambil memperhatikan data di laptopnya.


"sudah kuduga pasti ini ada kaitanya dengan menghilangnya Putri. tidak mungkin perusahaan itu bisa jatuh di tangan Indri. karena Indri tidak mempunyai hak apapun untuk menguasai perusahaan itu"


"baik bos laksanakan". jawabnya langsung pergi meninggalkan ruangan Alex.


"jika kau benar-benar terlibat dalam hal ini maka aku sendiri yang akan membunuhmu".


lalu Alex pun pulang kembali ke rumahnya.


20 menit Alex mengendarai mobilnya dan sudah sampai di rumahnya.


"sayang kamu sudah pulang. kamu dari mana saja hmmm, tiba-tiba langsung meninggalkan Mama tadi".


"maaf mah tadi aku ada urusan mendadak"


"Ya sudah tidak apa-apa. Mama ingin meminta tolong padamu besok kamu ikut mama ke mall ya". ucap Mama Mona kepada anaknya.


"kenapa ke mall mah. memangnya ada apa?".


tanya Alex dengan tenang.


"sayang kamu kan sudah lama tidak menghabiskan waktu dengan mama kita selalu sibuk dengan pekerjaan kita masing-masing.


"Mama minta kepadaMu untuk besok menemani mama ke mall. Mama tidak mau tau kamu harus ikut menemani Mama besok.jika kamu tidak mau meluangkan waktumu sehari untuk Mama besok. maka Mama akan mencari anak baru untuk menggantikanmu".


ujar Mama Mona mengancam anaknya.


Alex hanya menatap mamanya dengan malas.


"Mama sangat pandai sekali membuat aku tidak bisa menolak baiklah besok aku akan ikut".


alex hanya bisa menurut dengan mamanya. karena memang benar mereka berdua jarang ada waktu untuk berjalan bersama.


Dirumah Caca

__ADS_1


Caca telah kembali dari kampusnya. sedangkan Putri sudah sampai duluan sebelum Caca sampai di rumah.


"apa yang kamu lakukan hari ini besti?"


tanya saja pada Putri.


"aku hanya berjalan-jalan sekitar kompleks saja tidak ada yang lain".


Jawa Putri.


"put besok ikut aku ke mall ya, kita habiskan waktu kita untuk esok".


"bagaimana ya,aku takut jika ada orang yang menyadari Aku sudah kembali". jawab Putri


"kau gunakan saja penyamaran.cukup gunakan wikk.tahi lalat dan kacamata serta menggunakan masker pasti tidak ada yang akan menyadari kalau kamu itu adalah Putri Sanjaya percayalah padaku, aku mohon ya Putri tolong". ucap cacaa dengan penuh permohonannya.


"baiklah aku tidak tega melihat tampangmu seperti itu".balas Putri dengan pasrah.


"ye kau memang yang terbaik".


Caca bersorak dengan gembira sambil mengangkat kedua tangannya dan mencium pipi Putri.


...****************...


pagi telah menjelang kini mereka berdua bersiap-siap ke mall. Putri mengenakan duit berwarna kepirangan, serta mengenakan tahi lalat di atas bibirnya. lalu dia mengenakan kacamata.


untuk bajunya dia menggunakan setelan anak muda zaman sekarang.


"walaupun kau diberi tahi lalat tetap saja kamu terlihat sangat cantik .aku jadi iri,mau dipoles seperti apapun kamu itu tetap terlihat cantik". puji caca pada Putri.


"ah sudahlah jangan memujiku terus nanti aku bisa terbang, aku malah merasa rambutku ini seperti tante-tante jablay".


kata Putri sambil memegang ujungnya wik nya.


"hahaha tante-tante yang rindu akan sentuhan"...tawa Caca.


"sudah ayo kita berangkat sekarang"


ajak putri kembali...


mereka pun mengendarai mobilnya ke arah mall SM


setelah sampai Putri mengagumi tempat itu.


ada banyak orang yang mengunjungi mall itu.


"sungguh Dunia ini , sangat cocok sekali bagi anak-anak para pejabat atau anak menteri yang sangat suka berbelanja".


setelah puas mengagumi tempat itu pun Caca dan Putri menaiki eskalator.


Putri yang pertama kali melihat eskalator pun ketakutan.


"ca apa harus kita naik tangga berjalan ini aku takut terjungkal". kata Putri berbisik di telinga Caca.


"ih kok kamu jadi kampungan sih putri, kita kan dulu sering ke mall masa iya gara-gara jatuh di laut kamu takut sama eskalator. Ya udah sini aku pegangin".


saat melangkah kan kakinya ,putri hampir saja terjatuh ke belakang.


dengan sigap Caca menarik Putri..


"sepertinya jatuh ke laut membuat jati dirimu agak berubah putri hihihih...."Caca trakikik melihat tingkah laku Putri.


sedangkan Putri hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


lalu mereka mulai berbelanja sepuas hati mereka. Putri hanya mengikuti ke mana saja caca berjalan dan setiap Caca memilih barang untuknya.dia berusaha menolak namun Caca bersikeras untuk membelikannya.


Putri yang dahulunya seorang jenderal perang menghabiskan waktunya di medan pertempuran. ya tak sempat menikmati waktunya sebagai seorang putri mahkota di kerajaan itu untuk berbelanja.


karena dia sendiri lebih suka tantangan daripada hal-hal yang biasa wanita lakukan.

__ADS_1


jadi saat Caca mengajaknya berbelanja dia hanya mengikuti cacat saja dan tidak tertarik dengan barang ini itu.


__ADS_2