Gadis Tangguh CEO

Gadis Tangguh CEO
episode 64: terbongkar nya identitas putri


__ADS_3

Putri berteleportasi ke tempat semula di mana tempat mobil mereka berada sebelumnya.


"loh di mana mobilnya? apa Caca menyuruh orang mengambilnya? lebih baik aku kembali ke rumahnya saja pasti dia mengkhawatirkanku saat ini" Putri pun kembali berteleportasi ke rumah Caca, dalam sekejap mata putri sudah berada di kamar Caca.


"eh di mana mana caca kok tidak ada ?" Putri yang mencari Caca di kamarnya tidak menemukan nya, akhirnya menggunakan teknik jiwanya untuk merasakan aura keberadaan Caca.


Putri merasakan aura caca masih ada di dalam rumahnya pun kini turun ke lantai 1.


"Ca Aku sudah kembali" ucap putri mengagetkan Caca yang sedang melamun.


"Putri akhirnya kau kembali juga" , Caca langsung berlari memeluk sahabatnya, Caca menangis di pelukan Putri,dia sangat mengkhawatirkan sahabatnya yang satu ini.


"tenang ca, aku baik-baik saja, kau tak perlu sekawatir ini", Putri mencoba menenangkan sahabatnya yang masih menangis dipelukannya.


"bagaimana aku tak menghawatirkan mu,kau bertarung dengan makhluk yang mengerikan itu, lalu kau menghilang dari sisiku,kU tau hik hik" Caca menangis sambil menceritakan kejadian itu.


"aku mencarimu tahu,tapi aku tidak berani keluar mobil karena aku mengikuti ucapanmu, terus kau tiba-tiba muncul lagi di sampingku dan membawa aku kembali ke rumah. aku takut kau dibunuh oleh mereka tapi kau tak mengatakan sepatah kata pun kepadaku, bahkan kau pulang sudah larut malam huhuhu, aku takut" , tangis Caca semakin pecah.


Putri yang mendengarkan kekhawatiran Caca pun tersenyum,hatinya merasa terharu atas ketulusan persahabatan caca kepadanya.


"sekarang Aku sudah kembali tanpa cedera kan, tenanglah maafkan aku yang tiba-tiba meninggalkanmu begitu saja tapi itu demi kebaikanmu sendiri".


Caca melepas pelukannya dari Putri dan mengusap air matanya.


"sekarang jelaskan bagaimana kamu bisa menghilang tiba-tiba, kalau kamu mengatakan karena kamu mempunyai kekuatan seperti itu karena hampir mati di lautan seperti yang ceritakan itu, aku tidak akan percaya, apalagi kamu mampu melawan orang-orang yang mengerikan itu" tanya caca mendesak Putri.


"huftttt, akhirnya aku telah sampai di tahap ini, ini yang aku takutkan, aku takut akan mengecewakan Caca, tapi aku harus mengatakan yang sebenarnya aku tak akan mampu menyembunyikan semua fakta ini"


ucap batin Putri.


"ca kuharap setelah aku memberitahumu semuanya kau tak akan membenciku, karena semua ini bukan kehendakku" ucap Putri dengan pelan


"apa maksud semuanya put, katakan Yang jelas, jangan membuat aku semakin bingung"

__ADS_1


Caca semakin tak mengerti apa yang diucapkan oleh Putri perasaannya menjadi tak enak.


"sebenarnya aku bukanlah Putri Sanjaya, Aku adalah Putri Sienna" ucap Putri sambil menatap mata Caca.


"apa maksudmu kamu bukan Putri Sanjaya? Aku tidak mengerti katakan Yang jelas"


hati Caca mulai berdebar saat Putri mengatakan itu.


"kau ingat saat aku mengatakan Aku jatuh di laut karena dibunuh oleh Indri, sebenarnya saat itu Putri Sanjaya telah meninggal dunia, dan jiwaku masuk ke dalam tubuh ini, aku tak tahu kenapa jiwaku bisa masuk ke dalam tubuh Putri, tapi dia mengatakan jika kami mempunyai satu jiwa yang sama walaupun tubuh kami berbeda, aku tahu kau tak akan mempercayai semua ini, tapi inilah yang sebenarnya terjadi, Putri Sanjaya telah meninggal, dan jiwanya memintaku untuk membalaskan dendam kepada orang yang telah membunuhnya agar dirinya pergi dengan tenang".


Caca yang mendengar kenyataan ini pun langsung jatuh terduduk. ternyata dugaannya selama ini benar, pantas saja Putri yang saat ini bersama dengannya mempunyai karakter yang berbeda dengan sahabat yang dulu.


Caca seakan tak terima jika sahabat terbaiknya telah meninggal dunia.


Putri pun menghampiri Caca dan ingin membantunya berdiri.


"tidak tidak mungkin Putri telah meninggal kamu bohong, kamu bohong kan put"


Caca mengguncang bahu Putri dengan kuatnya, ia tak ingin mempercayai semua ucapan dari sahabat yang ada di depannya saat ini.


Putri sangat menyesal, dia sangat sedih melihat caca yang seakan tak terima jika sahabatnya telah lama mati.


"tolong tinggalkan aku sendiri dulu, aku ingin menenangkan diriku"ucap caca sambil menangis dia menutupi wajahnya dengan lutut dan juga tangannya.


"baiklah Ca aku akan membiarkanmu sendiri dahulu, jika kau sudah tenang Kau boleh menemuiku di rumah" , setelah mengatakan itu Putri pun teleportasi menghilang dari hadapan Caca.


Caca semakin tertegun melihat putri yang kembali menghilang dari hadapannya dengan tiba-tiba.


"apa benar dirimu bukan Putri Sanjaya, apa benar kau telah meninggal Putri hik hik"


Caca kembali menangis.


putri kini berteleportasi ke rumahnya.

__ADS_1


"ah tubuhku sangat lelah, jadi bagaimana seterusnya, Aku bingung harus berbuat apa lagi, aku juga sebenarnya tak ingin mengambil tubuh ini tapi yang kuasa, kuharap caca dapat mengerti dan menerima semua ini jika tidak maka aku akan menghilang saja dari sisinya"


Putri merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, lalu dia mengambil boneka beruang yang ada di sampingnya, Putri mulai membacakan mantra pemanggil jiwa roan.


"Tuan Putri kenapa Anda baru memanggilku, sangat membosankan tau"ucap roan menghilangkan kedua tangan beruangnya. ini tuh buruan telah berada di boneka beruang.


"maafkan aku, aku telah menghabiskan waktu yang sangat melelahkan hari ini"ucap Putri sambil merebahkan diri lagi.


"tunggu kenapa di tubuh Tuan Putri ada bau iblis" , tanya roan sambil mengendus ke arah tubuh Putri.


"pagi tadi aku telah melakukan pertarungan dengan para iblis, kau tahu ternyata iblis yang ada di dunia ini menghisap darah manusia untuk dijadikan eksistensi untuk meningkatkan kekuatan mereka" ucap Putri sambil berbaring di atas kasur.


"wow ternyata anda telah bersenang-senang ya tanpa mengajak diriku, tapi kurang ajar sekali para iblis itu mereka menjadikan makhluk hidup sebagai pembentukan kekuatan mereka, kita tidak bisa membiarkan semua ini terus berlarut begitu saja Tuan Putri kita harus membasmi iblis iblis itu agar tak merajalela dan menebarkan ke onaran di dunia ini" ucap roan ikut berbaring di sisi Putri.


"Ya kau benar wan kita harus cepat bertindak untuk menyingkirkan para iblis itu, tapi kita tidak tahu jumlah mereka ada berapa, dan kekuatan mereka seperti apa, dan ternyata kekuatanku tidak puliih sepenuhnya tapi tersegel dan berhenti di titik tertentu di dunia ini ,aku tidak bisa menggunakan kekuatanku dengan leluasa demikian".


"apakah begitu tuan putri" tanya ruang dengan heran pasalnya dia merasakan jika kekuatan Putri dan dirinya telah mencapai puncaknya.


"ya begitu roan,mungkin yang maha kuasa memang menyegel kekuatanku supaya menjaga keseimbangan dunia ini" ucap Putri kembali.


"berarti Tuan Putri harus berusaha dengan sekuat tenaga untuk mengalahkan para iblis itu ,andaikan saja aku bisa menggunakan tubuhku pasti aku akan membantu anda untuk membasmi para iblis itu dan kujadikan mereka sate panggang, aku injak-injak mereka sampai gepeng"kata Roan sambil menatap Putri dia ingin sekali ikut bersama tuannya untuk membasmi para iblis yang ada di dunia ini tapi dengan tubuhnya yang sekarang mana Mungkin dia bisa melakukan semua itu.


" bagaimana jika aku lanjutkan kuliah di universitas penelitian supaya aku bisa membuatkan tubuh untuk kau tempati roan, aku pernah melihat di televisi jika sekolah penelitian itu bisa membuat barang-barang yang keren dan sangat modern, aku yakin aku bisa membuatkan tubuh baru untukmu supaya kau bisa menemaniku kemanapun aku pergi untuk membasmi para iblis itu"


roan yang mendengar itu pun bersemangat kembali.


"apakah yang anda ucapkan benar tuan putri, terima kasih Tuan Putri kau rela berkorban untukku Aku sangat mencintaimu tuan putri"


ucapnya sambil memeluk tubuh Putri dengan tubuh boneka beruangnya.


"sama sama, besok aku akan pergi ke rumah paman Irfan untuk meminta didaftarkan di universitas penelitian saja"


"semangat Tuan Putri aku akan mendukungmu selalu" ucapan dengan semangat sambil berjingkrak jingkrak.

__ADS_1


"Ya sudah aku akan membersihkan diriku lalu tidur tubuhku sangat lelah sekali hari ini"


setelah mengatakan itu Putri pun pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya, lalu setelah selesai dia berbaring bersama roan di tempat tidur dan beristirahat.


__ADS_2