
dilain sisi, putri sudah terikat di sebuah kayu, tangannya diikat sisi kanan sisi kiri seperti orang disalib, kakinya diikat menjadi satu di bawahnya., di bawah tiang itu ada sebuah akuarium air dan nampaknya air itu sangat dingin. tak lama kemudian Putri mengerjapkan matanya melihat pandangan sekitarnya sudah gelap... tempat itu sangat berdebu,dan juga berantakan. dia sangat bingung kenapa di bawahnya ada akuarium besar.
"uh di mana ini,apa yang terjadi padaku"ucap Putri dengan bingung. lalu dia berusaha melepaskan ikatan tali di tangannya namun tali itu terikat dengan kencang jadi dia susah melepaskannya.
lalu tak lama ada langkah kaki yang mendatangi dirinya.
"rupanya kamu sudah sadar ya Babu"Ucap wanita itu sambil tersenyum sinis pada Putri.
"mama Indri, apa ini perbuatan Mama Indri"tanya Putri pada Indri.
ya Indri yang memerintahkan orang-orang untuk menculik Putri.dia ingin menghabisi nyawa Putri dan menguasai harta warisan ayahnya
Hahahahahaha..........
"iya ini adalah aku putri apa kamu terkejut sekarang"jawab Indri dengan tersenyum sinis kepada Putri.
"tapi kenapa ma aku tidak pernah berbuat salah kepada Mama selama ini"tanya Putri kepada Indri.
"ya kamu memang tidak punya salah padaku. tapi karena kehadiranmu semua harta warisan jatuh kepada dirimu dan jika kamu masih hidup maka harta warisan itu tidak bisa aku miliki, kau tau walaupun kamu sudah mati sulit bagiku untuk menguasai harta itu tapi tenang saja aku mempunyai cara. untuk mendapatkan harta itu agar harta itu jatuh ke tanganku walaupun kau telah tiada tanpa menandatangani surat itu. Dan kukatakan kepadamu kau itu terlalu bodoh kau menolak untuk mengumumkan bahwa kau pewaris dari Sanjaya, karena kebodohanmu itu aku dengan mudah menguasai harta ayahmu tanpa harus merebut tanda tangan darimu"ucap Indri dengan tatapan tajam kepada Putri.
"tolong melepaskan aku kita bisa berbicara secara baik-baik jangan seperti ini"ucap Putri dengan penuh permohonan.
"hei babu apa kau lupa kau harus memanggilku dengan kata nyonya, kau tak perlu memohon seperti itu padaku karena hari ini kau akan mati. dan kau harusnya senang dan berterima kasih padaku karena aku akan mengantarmu menemui kedua orang tuamu tercinta hahaha"ucap Indri dengan tertawa kencang.
"tapi aku mempunyai permainan seru untukmu. Aku tak akan membiarkanmu mati dengan cepat, aku ada hadiah untukmu jadi kau harus menikmatinya dengan baik".
"turunkan kayunya".. ucap Indri kepada anak buahnya.
lalu kayu itu pun diturunkan, Putri sudah merasakan sangat dingin di kakinya perlahan dia memasuki akuarium itu. air sedingin es menusuk kulitnya.
"Tolong jangan ini sangat dingin aku mohon bebaskan Aku"ucap Putri.
inilah hanya tersenyum melihat tangisan Putri.
lalu seluruh tubuh Putri masuk ke akuarium besar itu. ia tak bisa bernafas.nafasnya terasa mencekik lehernya dan air yang begitu dingin menembus ke pori-porinya.
3 menit Putri direndam Wee RW air dingin lalu dia diangkat ke permukaan lagi.
"hah...hah...hahhh....."nafas Putri ngos-ngosan dia berusaha menghirup oksigen sebanyak-banyaknya untuk mengisi paru-parunya Nyang kosong...
"hahahhahahahha,ayolah buat aku makin terhibur putri"...
tawa Indri semakin kencang.
"aku ada ide cepat angkat babu itu ke atas sini"lalu Putri pun diangkat dan ditaruh di dekat Indri namun talinya tetap tidak dilepaskan.
"kamu sekarang siapkan perasan air jeruk nipis dan garam bawa sini secepatnya nya"perintah indri pada anak buahnya.
lalu Indri pun mengambil pisau dia memegang ujung pisau itu dan tersenyum sinis.
Indri mendekatkan pisau itu ke wajah Putri.
"aghhhhh...sakitttttt ......"Triak Putri dengan kesakitan.
__ADS_1
Indri menggores wajah cantik Putri dengan pisau lalu dia menggores tangan dan lengan kaki Putri dengan pisau darah banyak mengalir dengan deras di tubuh Putri.
"hik hik hik....jangan hentikannn....."ucap Putri sambil senggugukan dan menahan perih di pipi dan badannya..
"hahaha aku belum puas menyiksamu, sebentar lagi kamu akan menikmati namanya penyiksaan yang sebenarnya"tawa Indri dengan kuatnya.
"kumohon tolong hentikan aku tak punya salah padamu. jika kau inginkan harta ambil saja tapi jangan siksa aku seperti ini. "ucap Putri tangisnya tak tertahan lagi.
"bos ini dia yang Anda suruh saya sudah bawa".lalu orang itu pun menaruh perasaan air jeruk nipis dan juga garam di dekat Indri.
"Aku akan memberitahumu tentang penyiksaan yang sebenarnya".
lalu Indri menyiram perasan air jeruk itu ke wajah dan tubuh Putri yang terluka.
"Akhhhhhhhh......"teriak Putri dengan kesakitan
"hahhahahahahhahaha"ketawa Indri semakin menggelegar melihat putri yang tersiksa karena ulahnya.
rasa perih yang penderita semakin membuatnya tidak mampu bertahan..
"tolong hentikan ,bunuh saja aku jangan kau siksa seperti ini. ini sangat menyakitkan huhuhuhu"
sudah terlukiskan betapa sakit yang diderita oleh Putri saat ini.
Putri sudah tak mampu lagi menahan rasa sakit yang dia derita.
lalu Indri datang menghampirinya mengeluarkan sebuah botol kaca.
"ini adalah puncaknya untuk mengakhiri penderitaanmu".
dari sampulnya saja sudah terlihat jika cairan itu adalah racun berbahaya. Putri memberontak dengan kuat namun karena tangannya masih terikat dia tidak bisa membeli pemberontakan yang kuat. setelah itu pun akhirnya Putri meminum racun itu.
"hahaha hahah,"tawa Indri dengan kepuasan.
tak lama setelah itu Putri pun kejang-kejang mengeluarkan busa di mulutnya.
"akhhh.....akhhhhh,,,"Triak Putri namun dia tak bisa mengeluarkan suaranya dengan jelas.. tubuhnya semakin mengejang. tak lama setelah dia mengejar akhirnya pun dia berhenti...
"apakah dia sudah mati"tanya Indri sambil mengangkat sebelah alisnya.
"cek dia apakah dia sudah mati atau masih hidup"
lalu salah satu anak buahnya mendekati Putri dan mengecek nadi Putri.
"bos wanita ini masih hidup namun nadinya sangat lemah sekali mungkin sebentar lagi dia akan mati. karena racun ini ... jawab anak buah itu...
di lain sisi Alex tetap mencari keberadaan putri di sekitar hutan itu. dia tak putus asa mencari keberadaan putri.
"Alex ayo kita istirahat sebentar kita akan mencari putri esok hari om yakin dia tidak akan kenapa-napa....
tapi ommm... perasaanku semakin tak tenang entah mengapa hatiku terasa sakit"
"apa kau merasakan apa yang putri rasakan karena kau telah mendonorkan darahmu pada Putri, atau ikatan kalian yang terlalu kuat, Om juga berharap Putri baik-baik saja di luar sana" ujar irfan
__ADS_1
"ayo kita istirahat dulu di kamp.besok kita cari lagi putri".
setelah itu pun mereka kembali ke kamp.
Alex membersihkan dirinya lalu beristirahat.
badannya telah lelah..dia tak ada makan seharian.fikirannya tertuju pada putri... pekerjaan nya terbengkalai..
lalu dia meminum obat tidur agar dia bisa tidur..
setelah dia terlelap..dia bermimpi bertemu putri..
putri berdiri di rerumputan hijau..
dia memandang Alex dengan sendu.
lalu di berlari memeluk Putri dengan erat nya.alex menatap Putri dengan lembutnya..
wajah putri terlihat pucat pasti.
"putri mengapa kamu ada di sini?.Aku mencarimu kemana mana,kau tau aku bisa gila karna kau tak kembali ke sisiku".ucap Alex dengan halus sambil mengelus wajah putri.
putri hanya tersenyum menatap Alex.
"maafkan aku Alex,aku belum sempat membalas perasaan mu.dan sekarang aku harus pergi meninggalkan mu,tapi aku berjanji aku akan membalas cintamu meski dengan jiwa yang berbeda".
ucap Putri dengan nada halus..
"kamu bicara apa Putri, jangan berbicara omong kosong, kamu akan selalu menemaniku jangan berbicara aneh-aneh lagi". ucap Alex dia merasa aneh dengan kata-kata Putri.
"sayang ayo kita pergi"ucap Mama Putri.
lalu Putri melepaskan genggaman tangan Alex dia berjalan menuju ke arah ayah dan ibunya yang sedang menunggunya.
"tante Om tolong jangan bawa Putri pergi aku mohon biarkan Putri di sini,"ucap Alex dengan teriak.
"maaf nak Putri seharusnya sudah tidak ada di sini lagi, dia harus ikut bersama kami sekarang". kalau mereka pergi ke arah cahaya yang sangat terang Alex yang ingin menghentikan Putri dia malah tidak bisa bergerak sama sekali. seolah-olah ada kekuatan yang menahan.
sebelum Putri memasuki cahaya yang terang itu dia memandang ke belakang menetap ke arah Alex dengan tersenyum.
"jaga dirimu baik-baik saja dan berusaha menjadi kuat". ucap Putri, lalu Putri pun berjalan masuk ke dalam cahaya terang itu bersama kedua orang tuanya.
"tidak Putri jangan tinggalkan aku Aku mohon jangan pergi"lalu Alex terbangun dari tidurnya. nafasnya memburu. alex terengah engag dia berusaha untuk menetralkan nafasnya..
"ada apa yang sebenarnya kenapa aku merasa Putri akan pergi jauh. tidak aku tidak akan sanggup jika putri menghilang kumohon ya Tuhan jangan pisahkan aku lagi dari orang yang aku cintai. cukup kehilangan ayah dan penghinaan masa laluku Aku tak ingin kehilangan lagi sekarang".
ucap batin Alex.
"aku harus bergegas mencari putri". kalau dia pun pergi ke hutan lagi sebelum matahari menyingsing menampakkan dirinya diantara lebatnya pohon yang berada di hutan.
tak terasa langkahnya semakin menjauh dari kemp.
dia berdiri diantara tebing yang tinggi
__ADS_1
"Putri di mana dirimu kumohon kembalilah"
triak Alex dengan suara yang menggema.