
"Kau tau saat kakek seusiamu wajah kakek sangat mirip sepertimu gagah dan tampan tapi sekarang kau lihat saja kakek sudah tua tapi tak mengurangi kegagahan kakek kan hahaha"
Alex hanya mengangguk untuk menanggapi ucapan kakek Wahno.
"baiklah ayo ikut kakek ke rumah kakek agar kau bisa istirahat"ucap kepada Alex.
"kakek tunggu, aku ingin bertanya,saat aku kemarin memakan daging rusa aku merasakan sebuah aliran hangat yang masuk ke tubuhku dan membuat aku terasa seperti sehat kembali. apa yang terjadi sebenarnya kek"tanya Alex pada kakek wahno dengan penasaran.
"oh itu. sebenarnya pegunungan barat ini kaya akan sumber kekuatan untuk membantu manusia mempunyai kekuatan yang abnormal".kata kakek wahno sambil tersenyum.
"maksud kakek apa aku belum paham".
"kamu tadi melihat kan Kakek memukul singa itu dengan satu pukulan dan singa itu langsung mati ya"Alex mengangguk menanggapinya.
"seperti itu kekuatan abnormal atau begini, kakek akan tunjukan apa itu kekuatan abnormal,coba kamu tarik napas kamu sekarang ya ".
Alex menarik nafasnya seperti yang di suruh Kekek wahano.
lalu kakek wahno memegang tangan Alex dan berlari dengan kecepatan tinggi.
wusssss......
Alex yang terkejut dengan kecepatan berlari kakek wahno sampai seluruh tubuhnya terangkat keatas karena terpaan angin yang menabrak tubuhnya. elex merasa seperti trombang-ambing namun tangannya dipegang oleh kakek sehingga Alex tidak terbang seperti layang-layang di langit.
Alex melihat drinya melewati pohon yang berbaris di tepian dan melihat hewan-hewan yang belum pernah dia lihat seperti sebuah layar yang cepat kilat berganti.
citttttt.....
,gedebukkk.....
Alex langsung mendarat di depan gubuk kakek warna dengan dengan sempurna yang mana pantatnya lebih dulu menyentuh tanah.
"maafkan aku nak aku lupa untuk mengerem hahaha"ucap wahno..
"aduh kek sakit sekali pantatku kek"Alex langsung berdiri membersihkan tanah dari pantatnya.
"kakek kenapa tadi kita bisa berlari begitu cepat melewati pepohonan, secepat-cepatnya aku dan selincahnya diriku tapi aku tidak pernah merasakan lari seperti tadi.itu sangat mengagumkan"ucap Alex dengan semangat.
kakek wahno pun tersenyum menanggapi pertanyaan dari Alex.
itu salah satu yang kakak sebutkan tadi kekuatan yang abnormal dan yang abnormal.
"tadi adalah jurus meringankan diri jadi kita bisa berlari dan menghindar secepat mungkin dan tidak dapat diikuti oleh mata telanjang"Alex pun mengangguk dengan mata penuh kekaguman.
sebaiknya ayo kita makan dulu kamu harus mengisi tenagamu dan kamu istirahatlah dulu nanti kakek akan membangunkanmu.
setelah itu pun Alex pergi untuk membersihkan dirinya dan makan hidangan yang telah kakek siapkan. hidangan yang istimewa namun menurut Alex ini sangat nikmat karena setiap makanan itu mengandung energi yang dapat memulihkan staminanya".
makan yang banyak, sayuran ini dapat menambah energi pada tubuhmu yang sudah hilang"ucap kakek Wahno.
Alex mengangguk dan melanjutkan makan.
setelah makan Alex berbaring di meja anyaman dari bambu beralaskan kulit dari beruang sangat lembut. dia merasa seperti duduk di atas kasur.
"baringlah , buatlah dirimu senyaman mungkin kamu harus memulihkan tenaga kamu dulu setelah bertarung dengan singa tadi". ucap kakek Wahno.
setelah itu pun Alex tertidur dengan nyenyak nya. menjelang malam hari Alex terbangun dia mencari kakek kesana kemari.
saat dia keluar dari gubuk itu Alex melihat Kakek wahno sedang mengelus-elus kepala macan tutul.
"wow kakek hewan itu jinak".tanya Alex.
"yah dia jinak karena aku merawatnya mulai saat dia baru dilahirkan, ibunya mati saat bertarung melawan singa, dia melindungi anak ini agar tidak dimangsa oleh singa itu"jelas kakek wahno sambil mengelus kepala macan tutul itu.
__ADS_1
"kakek bolehkah aku bertanya sesuatu"tanya Alex dengan sopan .
"apa yang kau ingin tahu nak"
"mengapa kakek berada di hutan ini selama ribuan tahun" tanya Alex.
"hahaha jadi kau ingin tahu alasanku mengapa aku berada di pegunungan barat ini"kata-kata kamu tersenyum.
"dulu sebelum aku ke sini aku mempunyai istri dan anak tapi saat itu masih terjadi peperangan dan keluargaku tewas dalam peperangan itu. aku melarikan diri dari kejaran musuh sampai aku masuk ke pegunungan barat ini, walaupun di sini tidak ada manusia dan hanya hewan-hewan tapi aku senang karena tempat ini sangat nyaman bagiku dan aku bisa melupakan kesedihan ku, jujur aku sangat kecewa pada diriku sendiri karena tidak bisa melindungi istri tercintaku dan juga anak kami"ucap kakek Wahno sambil menatap langit dia meneteskan air mata mengingat kenangan masa lalunya.
"maafkan aku kakek jika aku membuatmu mengingat masa kelam mu".
"hahaha...tidak apa-apa anak muda aku senang karena kehadiranmu di hutan ini. dan sekarang giliranku bertanya mengapa kau datang ke pegunungan barat ini,apakah dunia luar tidak tahu jika pegunungan barat ini sangat berbahaya bagi manusia."
tanya kakek wahno sambil menatap Alex meminta jawaban dari pemuda itu.
"Aku ingin berpetualang dan menambah kekuatanku supaya saat bertemu dengan orang yang aku cintai aku bisa melindungi dia". kata Alex dengan suara lembut sambil menatap langit dia mengingat wajah Putri yang membuatnya merasa bersalah karena sudah lalai menjaga Putri.
"wah aku sangat salut padamu anak muda,
baiklah besok pagi Aku akan mengajarimu sampai kau bertambah kuat tapi ingat di atas langit masih ada langit kau mungkin melihatku kuat tapi pasti ada yang lebih kuat dariku entah itu di mana". kata kakek warna sambil menepuk bahu Alex
"baik kek aku paham baiklah kalau begitu sampai jumpa besok pagi"
setelah itu pun mereka kembali beristirahat..
"aku berjanji padamu Putri Aku akan menjadi lebih kuat dan aku akan melindungimu selalu".
...----------------...
pagi telah menjelang Alex pun terbangun dari tidur nyenyaknya.
lalu dia datang menghampiri kakek wahno.
kakek wahno tersenyum melihat semangat Alex.
"sarapan dulu setelah sarapan kita akan mulai berlatih".
halo Kakek wahno pun memberikan sarapan pada Alex.
setelah sarapan itu selesai pakai wahana mengajak Alex ke belakang rumahnya.
di belakang rumah Kakek wahno ada sebuah gua.
mereka memasuki sebuah gua. gua itu terlihat kecil dari luar tapi saat masuk ternyata gua itu sangat luas.
lalu mereka sampai di sebuah ruangan yang lumayan luas.
baiklah kamu duduk di atas batu itu.
lalu kakek mengeluarkan cahaya sebesar bola kelereng yang didapatkan dari pertarungan melawan kedua singa kemarin.
Alex yang memperhatikan kakek pun merasa terheran untuk apa bola cahaya itu apa dugaannya benar jika bola cahaya itu dapat membantunya.
"Alex lihatlah bola kristal ini. kau tahu ini bukan bola sembarang bola, di dalamnya ini mengandung energi yang besar karena hasil dari evolusi hewan berubah menjadi setengah monster .hanya hewan yang sudah berumur lebih dari 1000 tahun yang bisa mempunyai bola kristal ini. kau tahu di dunia ini ada namanya dunia cultivator. nah bola ini membantu kita untuk meningkatkan kultivasi kita , agar menjadi faktor-faktor yang hebat"
semakin besar kekuatan hewan yang berevolusi maka semakin besar kandungan energi di dalam bola kristal ini apa kamu paham"ucap kakek wahno menjelaskan kepada Alex.
Alex mengangguk untuk kan kepalanya tanda dia paham.
"kek aku mendapatkan satu bola kristal seperti itu .saat aku melawan monster ular kemarin,ular itu mempunyai tanduk yang sangat besar"jelas Alex kepada kakek wahno...
"wow ternyata kamu berbekat juga menjadi seorang kultivator Alex, dan ternyata nyawamu masih ingin hinggap di tubuhmu hahaha Untung saja kau tidak terkena semburan dari ular itu"sedangkan Alex menggaruk kepalanya mendengar pujian dan ejekan dari kakek guru nya itu.
__ADS_1
"lalu bagaimana cara kita untuk menyerap bola kristal itu kek?"
"baiklah sekarang duduk bersila aku akan mentransferkan bagaimana caranya kamu bisa menyerap bola kristal ini".
lalu mereka pun duduk berhadapan setelah itu kakek wahno membaca sebuah mantra dan dari ujung jarinya mengeluarkan setitik cahaya lalu cahaya itu terbang ke antara pelipis Alexander.
saat Alexander menerima cahaya itu seketika kepalanya di banjiri oleh informasi dari bagaimana cara menyerap kekuatan yang ada di bola kristal itu dan cara berkultivasi.
saking banyak nya informasi yang membanjiri kepalanya dia merasa sangat kesakitan.
Alex mencoba menahan rasa sakit itu dia mengeratkan giginya agar dia tidak berteriak.
setelah 10 menit menahan rasa sakit di kepalanya akhirnya Alex tenang kembali.
lalu Alex membuka matanya.
" Alex kamu sudah mengetahui bagaimana cara menyerap bola kristal ini kan sekarang coba kamu serap energi dari bola yang kamu peroleh dulu"
lalu Alex pun menggenggam bola kristal itu dan langsung menyerap bola kristal itu dengan teknik yang sudah masuk ke ingatannya.
saat Alex menyerap bola kristal itu ada aliran energi yang masuk ke dalam tubuhnya dia merasa dantiannya terisi dengan energi asing dan terasa hangat.
proses penyerapan itu pun berlangsung sampai 10 hari. karena ini proses pertama kali alis menyerap jadi jadi membutuhkan waktu.
bommmm.......
ledakan energi terpancar dari dalam tubuh Alex kakek wahno pun tersenyum melihat Alex berhasil menyerap bola kristal itu.
" wow kamu hebat kultivasimu bahkan melonjak langsung ke tahap pembentukan tubuh tingkat puncak. padahal dulu saat aku menyerapnya bola kristal itu aku hanya mencapai tahap pembentukan tubuh tingkat 1. dan kau berada di tahap pertama kali menyerap bola kristal itu hanya membutuhkan waktu 10 hari , kau tahu dulu aku membutuhkan waktu hampir satu bulan untuk menyerap satu kristal ini. ternyata memang kamu sangat berbakat melebihi dari diriku"puji kakek warna kepada Alex.
"terima kasih Kakek ini juga berkat kakek guru yang sudi memberikanku teknik itu".
"sudahlah kau kan muridku, sudah sewajarnya aku membimbingmu kan".kata kakek wahno.
dalam dunia kultitivator tahap kultivasi terdiri dari:
tahap kelahiran
pembentukan tubuh
pembentukan Q
pembentukan roh
jenderal alam
jenderal bumi
Kaisar.
masing-masing tahap kultivasi terdiri dari 5 tingkat. di mana setiap kenaikan satu tingkatnya itu membutuhkan proses yang sulit dan lama.
untuk kakek wahno sendiri dia berada di tingkat Indra bumi tingkat puncak.karena usianya juga lebih dari usia manusia normal yang hanya mampu bertahan hidup hingga usia 100 tahun.
Kerucukkk......., bunyi perut Alex. Alex dibuat kikuk karena perutnya yang minta diisi.
"tenanglah anak muda aku sudah menyiapkan daging panggang untukmu, setelah kamu makannya energimu akan terisi kembali"
lalu Alex pun mau makan daging panggang itu dengan lahapnya.
setelah itu pun dia mulai menyerap dua bola kristal lagi.
saat harus menyerap kristal itu Kakek wahno pun pergi meninggalkannya.
__ADS_1