Gadis Tangguh CEO

Gadis Tangguh CEO
episode 45: terbongkarnya kejahatan indri


__ADS_3

setelah pembunuhan jaya, Indri dan salsa menyewa apartemen lainnya. mereka tetap tak mau kembali ke rumah Putri.


selama seminggu hidup mereka terasa tenang.


dan hari ini adalah hari di mana pelelangan perusahaan Sanjaya group.


semua inflasi perusahaan dan para investor maupun para calon pembeli hadir di acara rapat perusahaan itu..


semua sudah berkumpul di dalam ruang rapat.


dan Indri menjadi pemimpin rapat kali ini.


"baiklah rapat kita mulai sekarang".


saya akan menjual saham saya di Sanjaya group senilai 200 miliar dengan jumlah saham saya 40% dari jumlah saham saya yang sebenarnya 60%.karena kami kekurangan dana untuk menutup proyek yang sedang kami garap sekarang.


jadi kami akan menjual perusahaan ini. dan proyek dapat dilanjutkan oleh kalian, jadi apakah kalian ada yang ingin membeli saham perusahaan ini.?"


"saham perusahaan akan jatuh pada orang yang menawar yang lebih tinggi, kita mulai silakan kalian mulai menawar".


ucap Indri kepada para orang yang hadir di ruang rapat..


A: saya akan membeli saham Anda senilai 250 M.


B. saya menawar 270 miliar.


c: 300 M.


semua orang menolehkan kepala. sedangkan Indri tersenyum dengan senangnya. karena ada yang berani menawar 300 miliar.


D :400 M.


mendengar orang yang menawar saham Indri senilai 400 miliar semua orang langsung menoleh ke arah suara orang yang menawar itu.


A: wah orang itu sangat gila berani menawar saham setinggi itu padahal jelas-jelas perusahaan ini bakalan bangkrut.


sedangkan Indri mendengar penawaran orang itu sangat tersenyum puas.


orang itu adalah Alexander jayandaru.


dia bertekad untuk memenangkan saham yang berada di tangan Indri.agar tidak jatuh ke tangan orang lain.


"eh bukannya pemuda ini adalah pemuda yang waktu itu berdansa dengan Putri, ternyata dia orang yang sangat kaya. aku harus mendapatkan orang ini siapa tahu dia mau menikah dengan salsa, dan kami akan menjadi kaya raya"


Indri begitu terkejut ternyata yang menawar sahamnya dengan nilai tertinggi adalah pemuda yang mengajak Putri berdansa saat acara ulang tahun Putri.


"selamat tuan Anda mendapatkan saham saya senilai 45%". ucap Indri dengan tersenyum licik..


sedangkan Alexander hanya menganggukan kepalanya.


lalu Indri menyerahkan dokumen untuk ditandatangani sebagai tanda tangan kontrak antara Indri dan jaya dalam penjualan saham perusahaan.


saat Alexander ingin menandatangani dokumen itu tiba-tiba ada yang mendobrak pintu ruang rapat dengan kuatnya.


Brakkkkk.........


"tunggu kau tidak boleh menandatangani itu, perusahaan itu adalah milikku bukan milik dirinya". ucap wanita itu sambil menunjuk wajah Indri.


lalu semua kepala menoleh kepadanya.


Indri terkejut melihat wajah wanita itu, seluruh tubuhnya menegang hingga dia terjungkal ke belakang.


sedangkan Alexander sangat terkejut hingga jantungnya berdebar kencang.


tak terasa ia meneteskan air mata bahagia.


flashback kedua hari yang lalu, Caca mendapatkan kabar jika perusahaan Sanjaya group sedang dilelang oleh Indri karena mengalami kebangkrutan. sehingga dia memberitahukan kepada Putri.


"sialan wanita itu telah membuat perusahaan papaku bangkrut dan malah akan menjualnya. pasti dia menyambut rasa warisan ayahku sehingga dia bisa memiliki perasaan papa. ini tidak bisa dibiarkan aku harus datang ke saat rapat pelelangan itu dimulai". ucap Putri dengan amarahnya.


"kau benar putri, kita tidak boleh membiarkan perusahaan papamu itu jatuh ke tangan orang lain. dan ini kesempatan untuk membongkar semua kejahatan Indri karena telah melakukan pembunuhan pada mu".

__ADS_1


kata Caca memberi dorongan pada Putri agar dia membalas semua perlakuan buruk Indri.


Putri menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan usulan Caca.


"aku setuju dengan usulanmu aku akan datang saat pelelangan itu dimulai. dan akan ku bongkar semua kebusukan yang telah berbuat selama ini padaku".


saja tersenyum senang melihat keberanian Putri.


kembali ke topik permasalahan.


semua orang menatap wanita itu yang adalah Putri Sanjaya.


"maaf siapa kamu nak kenapa kamu mengajarkan acara rapat ini?".


tanya salah satu investor yang hadir di ruangan itu.


"saya adalah Putri Sanjaya anak dari pimpinan perusahaan grup yang telah meninggal".


ucap Putri.


sedangkan Alexander sudah sangat ingin memeluk Putri namun dia mencoba menahannya dan ingin mendengar penjelasan Putri terlebih dahulu.


"bagaimana bisa bukannya anak dari tuan Sanjaya Pratama sudah meninggal dan sampai sekarang tidak ditemukan jasadnya?".


tanya seseorang


mendengar pertanyaan itu Putri pun tersenyum dengan sinis.


sedangkan Indri, dia meringkuk tubuhnya di pojokan.


dia masih teringat jelas dengan sosok Putri yang menyeramkan yang mencoba membunuhnya dua kali.


dia meyakini jika putri yang di depannya itu adalah sosok hantu yang ingin menuntut balas pada dirinya.


"apa Anda tidak melihat saya berdiri di depan.


Tuhan masih menyayangi nyawa saya atas pembunuhan berencana yang dilakukan oleh wanita keji yang berada di samping anda itu"


semua mata menatap Indri yang meringukan tubuhnya.


"tidak aku tidak membunuh dia. mana mungkin aku membunuh anak dari mendiang suamiku. walaupun dia anak tiriku tapi aku menyayanginya".


ucap Indri dengan bersikap sedih.


Indri mengepalkan kuat tangannya.


"sialan ternyata anak ini telah membodohiku selama ini. jadi dia tidak mati dalam pembunuhan itu. padahal jelas-jelas aku sudah memberinya racun dan menyuruh anak buah ku membuangnya ke laut. tapi kenapa dia masih hidup sekarang. jangan-jangan semua yang dia lakukan waktu kemarin adalah sebuah trik supaya aku ketakutan".


ucap Indri dengan emosinya.


mendengar suara hati Indri, Putri pun tersenyum dengan sinis.


"kau masih mau mengelak wanita licik, lalu apa kau bisa mengelak dengan rekaman ini".


Putri pun menyetel sebuah kaset yang terlihat di sebuah monitor.


di layar itu terlihat Indri yang ketakutan karena oleh putri yang menakuti Indri saat malam hari.


"katakan kenapa kamu membunuhku".


ucap putri dalam video itu.


"Aku membunuhl mu karena aku ingin menguasai harta ayah mu. jika kau masih hidup maka aku tidak mendapatkan sepeser apapun dari kekayaan ayah mu, sekarang lepaskan aku Aku sudah memberitahu alasanku .ku mohon jangan bunuh aku".


ucap Indri dalam Vidio itu.


lalu semua orang menatap tajam kepada Indri.


"tidak itu bukan aku. itu pasti editan,


itu bukan aku, kalian harus percaya padaku".

__ADS_1


kata Indri meyakinkan semua orang.


semua orang tentu saja tidak mempercayai ucapan Indri. dengan jelas video itu nampak asli. dan jelas-jelas itu adalah pengakuan Indri.


"dasar wanita kejam demi harta dia tega menghilangkan nyawa seseorang".


salah satu orang melaporkannya ke polisi.


lalu Putri pun mengeluarkan aura penindasan yang hanya ditujukan pada Indri.


seketika tubuh Indri lemas. hingga dia terbaring di lantai dan gemetaran.


tubuhnya bergetar seperti menahan beban yang sangat menindas tubuhnya.


semua orang pun bingung dengan apa yang terjadi pada Indri.


Putri meluapkan semua emosi yang telah dia tahan, karena mengingat apa yang dilakukan Indri kepada putri sangatlah kejam.


Alex menyadari tatapan putri yang sangat mengerikan kepada Indri lalu dengan buru-buru dia menghampiri Putri dan memeluk tubuh Putri.


"Putri akhirnya Aku menemukanmu".


ucap Alexander.


sedangkan Putri belum bereaksi. dia masih diselimuti oleh emosi yang menguasai dirinya.


"Putri tenangkan dirimu, Indri bisa mati jika kau mengeluarkan aura yang mengerikan, kau tak inginkan indri mati dengan cara yang begitu mudah".


Alex membisikan kata di telinga Putri.


Putri pun tersadar dari emosinya.


Putri menghilangkan aura penindasan yang ditujukan pada indri.


pelukan Alexander terasa begitu hangat dan juga menenangkan.


"kenapa senyaman ini pelukannya. pelukannya sangat menghangatkan. apakah ini reaksi dari tubuh Putri Sanjaya?, ya ini pasti karena reaksinya".


lalu Putri pun melepaskan pelukannya dari Alexander.


ujar Putri meyakinkan dirinya.


setelah aura penindasan di tarik lagi oleh Putri, Indri pun dapat bernafas dengan normal kembali.


dengan cepat dia berlari keluar ruangan itu. Indri ingin melarikan dirinya. karena semua perbuatannya sudah terbongkar,dan pasti dia akan ditangkap oleh polisi. maka dari itu dia lebih dulu melarikan dirinya.


semua orang mengajar Indri. namun Indri dengan cepat melarikan dirinya.


"bagaimana ini Nona Putri, perusahaan kitaP dalam masa krisis, dan kita kekurangan pasokan dana untuk melanjutkan proyek kita, bagaimana dengan kelangsungan perusahaan dan gaji untuk karyawan".


tanya sang sekretaris.


"kalian tak perlu khawatir soal dana.


aku akan menyuntikkan dana untuk perusahaan kalian supaya orang yang sedang kalian lakukan dapat tetap berjalan".


ujar Alexander dengan tenang.


Putri pun menatap Alex.


"mengapa kau ingin membantuku?".


tanya Putri.


"karena Kau adalah wanitaku jadi sudah seharusnya aku membantumu kan".


kata Alexander sambil menatap dalam mata putri.


"maaf tuan sepertinya ada kesalahpahaman".


jawab Putri namun hatinya berdetak begitu cepat saat ales mengatakan jika dirinya adalah wanitanya.

__ADS_1


__ADS_2