HANYA DEMI UANG

HANYA DEMI UANG
RAJA PITER 5


__ADS_3

Lavina membawa dua cangkir kopi dan juga pisang coklat keju ke ruangan pak Raja. Kali ini Lavina langsung masuk ke ruangan itu tanpa mengetuk pintu lantaran kedua tangan nya membawa nampan yang berisi dua cangkir kopi dan juga camilan. Namun entah kenapa, Lavina seketika melongo dan terkejut dengan apa yang telah dilihat nya. Pak Raja saat ini seperti terlihat memeluk bu Alexa dan bahkan seperti hendak menciumnya. Hal itu membuat Lavina seketika dengan cepat meletakkan nampan yang dibawanya lalu keluar dengan cepat dari ruangan itu setelah mengucapkan kata maaf.


" Ma.. maaf!" hanya itu saja yang keluar dari mulut Lavina dan Lavina langsung berlari menuju ke toilet wanita. Di sana Lavina kembali menumpahkan segala kesedihan nya. Lavina kali ini benar-benar ingin menyerah dan tidak ingin berharap lagi. Lavina ingin mengubur semua perasaan nya terhadap pak Raja. Namun bagaimana caranya jika setiap hari dirinya masih selalu bertemu laki-laki yang menawan hatinya itu. Lavina mengusap dengan kasar air matanya yang jatuh dari kedua pipinya.


Lavina bersandar di dinding itu. Betapa hancur Lavina menyaksikan itu.


" Aku mengaku kalah, Alexa! Kamu mendapatkan pak Raja. Pak Raja mencintai kamu dari dulu. Sedang dengan aku? Cintaku bertepuk sebelah tangan." kata Lavina dalam kesedihan nya karena merasa telah patah hati.


@@@@@@


" Maaf, Alexa! Besok- besok jangan teledor lagi. Kalau kamu tadi sampai jatuh gimana? Besok pagi pasti akan menjadi judul besar, ada seorang guru cantik jatuh terpeleset." canda Raja. Alexa terkekeh.


" Kamu terlalu berlebihan, Raja! Oh iya, asisten pribadi kamu itu seperti nya menyukai kamu loh!" kata Alexa. Raja mengernyitkan dahinya.


" Oh tidak tidak! Lavina itu seperti adik aku, mungkin saja dia menganggap aku seperti kakaknya. Kami sudah lama bersama- sama." cerita Raja.


" Begitu yah, tapi aku melihat dia seperti menaruh hati dengan kamu. Itu sangat terlihat jelas dari sorot matanya." kata Alexa.


"Apakah kamu mulai cemburu dengan asisten pribadi ku itu, sehingga menyimpulkan seperti itu?" tuduh Raja.


" Hem, mungkin saja! Tapi aku tidak mungkin salah menilai seseorang jika asisten pribadi kamu itu diam- diam memendam perasaan suka pada kamu." ucap Alexa.


" Tampaknya kamu benar-benar sudah cemburu berat dengan nya. Apakah kamu mulai menyukai aku juga, sehingga ada rasa cemburu dengan Lavina?" tuduh Raja. Alexa terkekeh saja.


" Ah sudahlah, aku harus masuk kelas, Raja! Besok apakah ada kegiatan luar?" tanya Alexa.


" Tidak! Besok kemarilah! Aku ingin melukis kamu." ucap Raja.

__ADS_1


" Baiklah! Besok aku akan kemari." sahut Alexa. Raja tersenyum.


@@@@@@@


" Lavina! Apakah ada email dari papi aku soal rancangan proyek terbaru bersama tuan Ribet?" tanya Raja.


" Eh em, sudah pak Raja!" sahut Lavina.


" Baiklah, nanti kirim ke no ponsel aku yah? Aku akan membuka nya di rumah." kata Raja seraya mendekati Lavina. Lavina saat ini sedang berdiri mematung.


" Menikah lah dengan aku! Aku mencintai kamu!" ucap Raja seraya mendekati ke Lavina. Lavina seketika melongo dan benar-benar terkejut dengan pernyataan cinta dari Raja itu. Dalam hati Lavina ingin memastikan. Apakah semuanya yang ia dengar adalah benar dan kenyataan. Apakah dirinya saat ini tidak sedang bermimpi?


" Jawab aku, maukah kamu menikah dengan aku?" ucap Raja lagi. Kini Raja merangkum ke-dua pipi Lavina. Lavina benar-benar terkejut. Dalam benak Lavina seolah Raja hendak menciumnya.


" A.. a.. ku juga mencintai kamu, pak. Aku.. aku mau menikah dengan Pak Raja." jawab Lavina. Sesaat mereka saling diam dan Lavina kini memejamkan matanya seperti pasrah jika dicium oleh Raja.


Namun diluar pemikirannya, Raja tertawa terbahak- bahak dan bahkan Raja memegang perutnya. Lavina seketika melongo dan menatap ke arah bos nya dengan penuh tanda tanya.


" Aduh, kamu membuat aku geli dan tertawa Lavina. Aku sedang belajar menyatakan perasaan cinta aku dengan Alexa. Rencananya besok aku akan menyatakan perasaan ku dengannya. Menurut kamu, apakah aku harus menyiapkan bunga mawar atau cincin juga?" kata Raja. Lavina menahan getir di hatinya. Dia ingin marah tapi untuk apa? Lavina ingin menangis lantaran seperti dipermainkan perasaan nya oleh Raja.


" Lavina, aku mintak pendapat kamu! Apakah perlu mawar merah dan cincin itu?" tanya Raja lagi.


" O.. i.. iya pak! Perlu mawar dan cincin untuk melamar bu Alexa. Maaf, saya permisi dulu pak!" ucap Lavina segera bergegas meninggalkan ruangan kantor Raja dengan kecamuk di dadanya.


" Pak Raja, kamu jahat sekali! Aku pikir semua yang aku dengar adalah nyata. Tapi...hiks hiks hiks.. Ini sangat sakit sekali pak!" ucap Lavina di dalam kamar mandi wanita.


@@@@@@@

__ADS_1


Besok paginya. Raja mempersiapkan bunga mawar putih dan juga cincin. Namun Raja pagi ini terlihat masih kebingungan lantaran belum ditemuinya asisten pribadinya. Raja menanyakan Lavina dari satpam namun belum juga mengetahui kabar Lavina tidak masuk kerja. Raja mencoba meneleponnya namun juga tidak tersambung.


" Kemana lavina sih, disaat penting seperti ini malah tidak masuk? Ini tidak kasih kabar lagi. Sebentar lagi Alexa datang kemari, aku harus bagaimana? Aku masih sangat grogi hendak mengajak nya menikah." gumam Raja sambil mondar-mandir karena gelisah.


" Lavina, kamu dimana sih?" gumam Raja.


Ketukan pintu terdekat, dan Alexa masuk. Seketika Raja mengungkapkan segala perasaan nya dan menyatakan cinta nya pada Alexa saat itu juga tanpa menunggu lagi.


" Alexa, aku mencintai! Menikah lah dengan aku Alexa!" kata Raja seraya memberikan mawar itu lalu berusaha menarik tangan Alexa dan berusaha memasang kan cincin di jarinya. Namun Alexa tiba-tiba menarik tangan nya.


" Raja, apa yang kamu lakukan? Bukannya aku belum menjawab nya. Apakah aku mau menikah dengan kamu?" kata Alexa. Raja tersenyum saja.


" Oke, aku akan mendengar jawaban kamu Alexa. Kamu mencintai aku juga kan, Alexa? Dan kamu mau menikah dengan aku kan?" tambah Raja. Alexa menggeleng kepalanya pelan.


" Kenapa? Bukannya kamu juga mencintai aku sama seperti aku mencintai kamu sejak dulu?" tanya Raja.


" Maaf Raja, itu dulu sebelum kita ditemukan lagi seperti sekarang ini." sahut Alexa.


" Kenapa? Kita bisa memupuk perasaan itu kembali. Maaf jika aku baru mencari kamu baru- baru ini." kata Raja.


" Raja, maaf hubungan ini tidak bisa kita teruskan! Aku sudah menguburkan perasaan ku ini dengan kamu. Maaf, Raja! Aku sejatinya sudah punya kekasih dan kami sudah bertunangan. Maaf!" kata Alexa. Raja seketika lunglai.


" Tapi kalian belum menikah kan? Jadi kamu bisa memilih aku dan menggagalkan rencana pernikahan itu. Pilihlah aku, Alexa! Aku mohon!" kata Raja seperti mengemis cinta. Seketika hatinya sakit dan hancur ketika ditolak oleh Alexa. Alexa, gadis yang telah lama ia rindukan dan cinta itu.


" Maaf, Raja! Aku tidak bisa jika harus meninggalkan tunangan ku sekaligus calon suami. aku. Maaf aku baru mengatakan nya sekarang." kata Alexa. Alexa segera bergegas keluar dari ruangan kerja Raja dengan tangis yang tidak bisa dibendung nya.


Alexa juga masih memiliki rasa yang sama dengan Raja. Namun dia sudah terlanjur memilih kekasihnya sebagai tunangan dan calon suami nya. Di saat Alexa sudah menerima itu semuanya, Alexa dipertemukan oleh Raja. Sebenarnya Alexa dalam kebimbangan. Namun Alexa akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Raja demi tunangan nya.

__ADS_1


Raja sedih, sangat sedih dengan semua kenyataan pahit itu.


" Sakit! Inikah rasanya sakit ketika ditolak seorang wanita?" gumam Raja dengan mengepalkan tangannya karena kesedihan dan kecewa nya.


__ADS_2