HANYA DEMI UANG

HANYA DEMI UANG
WANITA YANG BAIK


__ADS_3

Raja mengajak Lavina ke sebuah butik dan membelikan pakaian yang menurutnya lebih berkelas . Raja ingin memperkenalkan Lavina kepada papi maminya sebagai calon istri nya. Setelah membelikan pakaian wanita yang elegan, Raja membawa Lavina ke sebuah salon untuk me makeover Lavina. Lavina menurut saja apa kata Raja dan tanpa banyak protes. Lavina seolah seperti boneka yang didandani oleh Raja.


Setelah Lavina selesai di dandani di salon itu, Raja terkesima dengan penampilan baru dari Lavina. Lavina benar-benar berpenampilan seperti wanita yang sebenarnya.


" Kamu kenapa melihat aku seperti itu, pak Raja?" kata Lavina malu- malu. Raja menatap wajah Lavina terpesona dan tidak berkedip.


" Kamu cantik sekali, sayang!" ucap Raja. Lavina memerah wajahnya.


" Em, aku malu dengan penampilan ini." sahut Lavina.


" Kamu harus percaya diri, sayang! Kamu sangat cocok dan benar-benar cantik sekali dengan penampilan ini." kata Raja.


" Ya sudah, ayo ikut aku! Papi mami sudah menunggu kedatangan kita. Bahkan saudara- saudara ku semuanya saat ini sudah berkumpul di rumah mami papi." kata Raja. Lavina mengerutkan dahinya.

__ADS_1


" Benarkah? Keempat saudara kamu semuanya juga sedang berkumpul di rumah mami papi, pak Raja?" tanya Lavina.


" Iya, papi mami akan membuat pesta pernikahan secara serentak dari kelima putra papi mami." cerita Raja.


" Sepertinya bakal lebih seru yah, jika dibuat ramai seperti itu?" sahut Lavina.


" Benar! Tapi sekali lagi aku ingatkan kepada kamu, jangan memanggil aku dengan panggilan pak lagi. Bukankah aku sudah bilang kepada kamu. Jangan memanggil aku dengan pak. Panggil aku yang lain." kata Raja.


" Maaf, aku lupa! Lantaran sudah terbiasa memanggil kamu dengan pak Raja ketika sedang di kantor. Jadi sulit untuk merubah nya. Kak Raja." ucap Lavina. Raja tersenyum senang.


Lavina dan Raja kini sudah berada di dalam mobil. Dengan cepat Raja mulai menjalankan mobilnya menuju rumah kediaman keluarga Piter. Sampai beberapa saat, akhirnya mereka tiba di sana. Raja menggandeng tangan Lavina masuk ke dalam rumah yang seperti istana itu. Semua mata tertuju pada Raja yang saat ini sedang menggandeng Lavina. Selain Raja tiba dengan sangat terlambat, sosok Lavina terlihat benar-benar sangat cantik dengan kulitnya yang bercahaya.


" Kenapa suadara kamu melihat ku seperti itu? Ada apa? Apa ada yang salah dengan aku, kak?" bisik Lavina. Raja semakin mengeratkan genggaman tangannya.

__ADS_1


" Itu lantaran kamu sangat cantik, sayang! Kita pasangan yang sangat cocok sekali. Lihat itu papi mami aku sudah duduk di sana menanti kita. Saudara ku yang berjumlah empat itu, untung saja tidak membawa pasangan atau istri mereka. Jadi kamulah yang paling cantik sendiri selain mami aku." ujar Raja. Lavina mengikuti langkah Raja yang mendekati keluarga besarnya yang sudah menantikan dirinya.


" Raja, kami sudah lama menunggu kamu! Sekarang perkenalkan calon istri kamu kepada kami secara detail." ucap Bramantyo iseng.


" Kakak! Haruskah serius seperti itu macam orientasi di kampus saja." protes Raja. Yang lain menjadi tertawa.


" Sudah! Karena semuanya sudah berkumpul kita mulai membahas tentang rencana pesta pernikahan kalian yang akan diadakan besar- besaran dan dipublikasikan secara terbuka. Supaya orang-orang akan tahu jika kelima putra tuan Piter semuanya telah beristri dan melepaskan status lajangnya.


Kelima Putra papi mami mulai sibuk berdiskusi dengan tema dan konsep apa pesta pernikahan itu akan dibuat. Lavina tidak banyak bicara dan memilih diam serta menyimak saja pendapat dari kelima putra tuan Piter.


" Karena kalian semua telah menemukan pasangan kalian dan akhirnya kalian sudah melepaskan masa lajang kalian, maka hak- hak warisan dari harta, aset, kedudukan, kepemilikan perusahaan yang sudah dibagi untuk kalian tidak ditarik kembali oleh papi. Papi harap kalian benar-benar bisa menjadi suami yang bertanggung jawab dan bisa membahagiakan istri dan anak-anak kalian. Pernikahan ini jangan dibuat permainan saja lantaran harta yang sudah kalian peroleh." kata papi. Mami membenarkan ucapan suaminya.


" Papi mami, kami sangat berterimakasih atas semuanya. Dengan sedikit paksaan akhirnya kami bisa menemukan jodoh kita. Karena kami ada niat, usaha dan doa untuk memperjuangkan wanita yang baik untuk anak-anak kami kelak. Istri yang setia dan berbakti pada suaminya." sahut Satria. Saudara yang lainnya saling berpandangan akhirnya mereka pun bertepuk tangan.

__ADS_1


" Benar, terimakasih banyak papi mami!" sahut Raja. Sudra, Satria, Bramantyo, Hanom mengakui dengan misi yang telah dijalankan nya itu mengantarkan mereka menemukan cinta tulus dan sejati nya untuk dijadikan sebagai istrinya.


__ADS_2