Harga Diri Yang Terjual

Harga Diri Yang Terjual
kebenaran


__ADS_3

Steven sering datang menjenguk Cynthia, keduanya langsung akrab dan kompak


Bahkan terkadang Cynthia terlihat lebih perhatian pada Steven membuat Davira menjadi iri.


Seperti saat ini, Steven terlihat sedang bermanja dengan Cynthia.


Ia membawa Cyntia menuju taman yang berada di depan ruang rawatnya.


Sementara Davira hanya mengekor di belakang mereka, ia lebih mirip baby sitter yang mengikuti nyonya dan tuan mudanya.


Davira menggerutu dalam hati, ia kesal karena Cynthia seakan melupakan dia yang notabene adalah putri kandungnya.


"Mama, aku sudah berkonsultasi dengan dokter Frans, beliau berkata bahwa mama sudah di perbolehkan pulang.


Tapi aku ingin kita melanjutkan pengobatan mama"ucap steven membuka percakpan


"pengobatan??? Apa maksudmu nak????"tanya cynthia, ia merasa sudah segar bugar, lagi pula cynthia tak mau berhutang budi lagi pada Steven, ia sudah banyak membuat susah Steven.


"aku akan membawa mama berobat ke Singapore"


"Tidak, mama tidak bisa menerima kebaikanmu lagi nak.


Mama sudah banyak berhutang padamu.


Mama sudah sehat!!" Ucap Cynthia langsung menolak


"Ma...


Aku ingin mama sehat, terapi ini bagus buat mama pasca operasi.


Akibat penyakit mama lihat saja kaki mama sampai tak bisa berdiri lama"ucap Steven sedih


"nak, mama sudah puas dengan keadaan mama sekarang.


Mama bersyukur bisa mengenal mu" ucap Cynthia mengelus puncak kepala Steven


"Apa mama tidak sayang pada kami,???"tanya Steven dengan muka sedih


"Aku dan Davira ingin mama sembuh total.


Please ma, aku tak ingin kehilangan mama lagi" ucap Steven dengan mata berkaca-jaca.


Cynthia melihat ketulusan di sana.


Steven benar-benar menyayanginya.


Namun tetap saja ada keraguan di sana.


Bagaimana ia harus membayar utang Budi yang Mereka miliki.


Untuk operasi kemarin saja Cynthia tak tahu darimana mereka akan dapat uang, lalu di tambah...


Cynthia tak mampu membayangkan

__ADS_1


"Ma, please...."ucap Steven denga. Wajah memelas


"Mama akan pikirkan" ucap Cynthia tersenyum


Dua hari kemudian


Hari ini Cynthia sudah di perbolehkan pulang.


Ia menjalani rawat jalan dan di haruskan kontrol sebulan sekali untuk memantau kesehatan Cynthia.


pagi itu Davira menemui dokter Frans secara  pribadi untuk mengucapkan terima kasih.


Sejak Cynthia di operasi, sikap dokter Frans padanya sedikit berbeda.


Biasny dokter Frans akan seperti lalat yang terus mencari Davira saat menjaga Cynthia, namun kini tidak.


Dan saat Davira di ruangan mamanya dan dokter Frans datang untuk mengontrol rutin Cynthia, pria itu tidak banyak berbasa nasi dan langsung pergi.


Davira merasa sedikit kecewa.


davira menduga jika itu semua akrena pernyataan steven, pria gila itu...


DAvira memang tahu dokter Frans menyukainya, namun kurang pemisah diantara mereka yang terlalu jauh membuat davira tak ingin memberi harapan pada dokter Frans, tepatnya pada dirinya sendiri, karena Davira tak ingin kecewa.


Bohong jika Davira yang menyukai dokter Frans, pria tampan dan baik hati serta lemah lembut. Membuat davira merasa nyaman di dekat dokter Frans.


Namun keadaan kini berubah.


Steven datang dengan maksud tersembunyi membiayai pengobatan mamanya, Davira merasa jika kedepannya kehidupannya akan sulit. lebih baik memadamkan api yang masih kecil di hatinya, agar ia tak merasa sakit jauh dari dokter Frans.


Dokter Frans menoleh kearah pintu ruangannya, ia memeriksa jam di pergelangan tangannya, sebentar lagi ia harus pulang karena jam kerjanya sudah berakhir.


"Masuk" ucapnya berwibawa.


Davira masuk dan tertegun menatap pria yang ia sukai, ia menghela nafas dan mendekati meja kerja dokter Frans


sementara Frans sedang sibuk memasukkan barang bawaannya ke dalam tas kerjanya


"Dokter Frans" ucap Davira lirih yang berhasil membuat dokter tampan itu langsung menoleh


"Da... Davira???"


"Apa aku menggangu dokter?" Tanya Davira


"Tidak, tentu saja tidak.


Apa yang bisa ku bantu?" Tanya dokter Frans mencoba menyembunyikan hatinya yang terluka


#Flash back


"Saya tahu dokter menyukai kekasih saya, tapi saya harap anda bisa bersikap profesional sebagai dokter yang menangani mama Cynthia tidak lebih dan tidak kurang.


Besok saya akan membawa mereka pulang.

__ADS_1


Terima kasih atas kebaikan dan jasa dokter yang telah merawat mama mertua saya selama ini" ucap Steven membuat dokter Frans tertegun. Ia selama ini hanya menduga-duga hubungan Davira dan pria misterius ini, namun kini pria itu menegaskan dengan jelas hubungan diantara mereka,


Setelah kembali membahas tentang pengobatan Cynthia, Steven lalu meninggalkan ruangan dokter Frans,


Kini tinggal dokter muda itu yang merasa kecewa, sakit dan hancur.


Wanita yang sudah lama ia cintai kini menjadi milik orang lain.


"Aku ikhlas Vira jika memang pria itu bisa membahagiakanmu, biarlah aku mencintaimu dalam bayangan"kumam dokter Frans lirik


#flash back off


"Kok dokter sepertinya terkejut sekali melihat kedatanganku????"


"Ah itu hanya perasaanmu saja silakan duduk" ucap dokter Frans berusaha menyembunyikan perasaannya


"Dokter Frans mungkin dokter sudah tahu maksud kedatanganku kali ini. Aku ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua bantuan yang dokter berikan pada aku dan mamaku.


Aku tak bisa membalas semua kebaikan dokter pada kami.


Hari ini Mama diperbolehkan pulang.


Aku mewakili Mama meminta maaf jika selama Mama dirawat mempunyai kesalahan pada"


"Tidak Vira kalian tidak memiliki kesalahan apapun. Turut senang Nyonya Cynthia sudah bisa pulang, jaga mamamu baik-baik perhatikan pola makannya dan juga jangan biarkan iya mengalami stres karena itu bisa mengganggu pemulihannya"ucap dokter Frans


"Baik dok terima kasih"


"Cuma itu saja yang ingin kusampaikan sekali lagi terima kasih selama beberapa tahun ini dokter selalu sigap merawat Mama


Aku permisi dok"


"Baik Vira kamu jaga kesehatan juga ya. Oh ya satu lagi aku ucapkan selamat atas pertunanganmu. Aku turut bahagia"ucap dokter Frans dengan sorot mata sedih


"Tunangan aku????? Dokter sedang bercanda aku tidak punya tunangan. Oh apa yang dokter masuk Steven????" Tanya davira


"Jadi kau tidak bertunangan dengan pria itu???"tanya dokter Frans merasa rohnya sudah kembali


"Bagaimana aku bertunangan dia?? aku saja baru berkenalan dengannya, ya mengenai pembiayaan operasi Mama aku juga tidak tahu. Mungkin aku sama terkejutnya dengan Mama Karena sejujurnya aku dan pria itu tidak dekat. Aku juga bingung mengapa pria itu mau membiayai operasi mamaku"


"Kalian baru kenal lalu pria itu....


Davira aku berpikir jika pria itu memiliki motif tersembunyi.


Maaf bukan maksudku mencurigainya tapi ini sangat aneh. Apa kau mau aku membayar hutang hutangmu pada pria itu sehingga kau bisa lepas dari pria itu???"tanya dokter Frans serius


"Aku tak ingin berhutang pada siapapun Jika boleh memilih tapi aku juga tak mau menyusahkanmu lagi.


Dokter Frans apakah akhir pekan ini kau tidak sibuk???? Aku ingin mengajakmu makan sebagai ucapan terima kasih"


"Tentu saja tidak"ucap dokter Frans cepat, ia jadi malu sendiri.


Sebenarnya akhir pekan ini ia memiliki acara keluarga, tepatnya mama nya akan menjodohkan dirinya denga salah seorang anak  teman sosialitanya, awalnya Frans menyetujui karena melihat ia tak memiliki harapan dengan Davira.

__ADS_1


Namun kini setelah tahu kenyataan, ia menyesali keputusannya.


Namun ia akan membatalkan itu walau resikonya ia akan kena Omelan kedua orangtuanya.


__ADS_2