Harga Diri Yang Terjual

Harga Diri Yang Terjual
Serangan Jantung


__ADS_3

Apa yang di takutkan Steven akhirnya terjadi


Entah bagaimana awak media bisa mengendus semuanya.


Bahkan Mereka merilis profil Davira walau foto Davira di Samarkand, namun orang yang mengenalnya sangat tahu siapa wanita itu.


Sungguh Steven sangat marah saat ini.


Ia melempar apa saja yang ada didepannya.


Steven curiga kejadian ini ada sangkut pautnya dengan Margaretha, wanita licik itu selalu memiliki rencana jahat yang membuat lawannya tidak berkutik.


pernyataan bahwa dia di dorong karena Davira cemburu padanya saja sudah membuktikan bahwa setiap apa yang keluar dari mulut Margareth adalah racun.


Kini Steven menyesal, sungguh amat menyesal.


jika saja waktu bisa di putar kembali, ia tak ingin berhubungan dengan wanita bernama Margareth itu.


Namun sayangnya waktu tak bisa kembali, kini yang harus Steven lakukan adalah segera menghapus berita itu sebelum mama mertuanya melihat


Namun terlambat


#Flash Back


Pagi itu Cynthia yang tidak mendapat kabar dari Davira merasa sangat gelisah. Entah mengapa firasatnya mengatakan jika putrinya dalam bahaya.


Sudah dua Minggu sejak Davira menelponnya tempo hari dan kini tak dan kabarnya lagi.


Cynthia juga berusaha menelpon Steven, namun ponsel Steven sama tan aktif.


Steven memang menonaktifkan ponselnya, karena ia beralasan sedang bulan madu ke eropa bersama Davira sehingga alibinya sejalan.


Namun di luar prediksi situasi makin tak terkendali.


Cynthia yang tak pernah menyalahkan televisi sore itu menyalahkannya, memutar saluran berita.


dan berita tentang penangkapan istri simpanan seorang pengusaha menjadi perhatiannya.


Ia merasa sangat familiar dengan wanita dalam foto yang di unggah di berita itu.


inisial, usia dan...


Seketika jantung Cynthia berdetak kencang.

__ADS_1


terllau banyak kesamaan, dan saat foto Steven muncul, mata Cynthia melotot lebar, itu menantunya....


Kalau begitu....


Klotakkkk.


Praaaaankkkkk


gelas yang di pegang Cynthia jatuh menimpa lantai.


serpihannya bahkan mengenai kaki Cynthia Cynthia hanya memegangi dadanya yang terasa sakit


"Bu, Bu Cynthia..."


"Pu...putriku... Da..Vira" Cynthia pingsan tak sadarkan diri. Dara terkejut, ia melirik kearah layar televisi yang menyalah


"Ah siaaaalll" Dara melakukan pertolongan pertama, melihat gejalanya Cynthia terkena serangan jantung.


Ia segera menelpon ambulance, membopong Cynthia menuruni lantai tujuh apartemen hingga lobby.


entah kekuatan darimana yang jelas tubuhnya mampu mengangkat Cynthia.


dengan air mata berderai ia ikut mobil ambulance ke rumah sakit


"Ibu, bangun Bu...


Dara tak lupa mengabarkan Ruben, karena selama ini ia selalu berhubungan dengan Ruben untuk bertukar informasi.


Cynthia segera di bawa untuk di periksa. Sementara Dara menunggu dengan cemas di luar ruangan


"Dara...."


"Pak Ruben huhuhu" dara memeluk Ruben membuat tubuh Ruben menegang


namun ia tak mendorong Dara menjauh.


ia membuatkan perawat cantik itu menumpahkan kesedihannya


Setelah beberapa saat Dara tersadar dan menjauhiku dengan wajah merona"


"maafkan saya pak Ruben"


"ITS ok, bagaiman bisa nyonya Cynthia serangan jantung??"

__ADS_1


"Itu....


Maafkan keteledoran saya, tadi ibu minta buah, saya sedang kupas kan, saya enggak tahu kalau ibu menyalahkan televisi dan menonton berita dan... huhuhu"


"Bukan salahmu, ini hanya masalah waktu saja." ucap Ruben menegakan Dara yang terus menyalahkan dirinya


#Flash Back Off


Ponsel Steven berbunyi, panggilan masuk dari Ruben.


Steven mengerutkan alisnya, pantas saja Asistennya itu belum tiba, tidak seperti biasa dia telat datang dan ini sudah pukul sembilan pagi.


"Ruben dimana kau, mengapa berita tentang Davira..."


Bro, mertua loe masuk rumah sakit P, segera gue tunggu, sekarang"


"Ruben...Ruben...


*Arrggh sial, bisa gila gue" maki Steven lalu segera menyambar kunci mobilnya dan menuju ke lobby *


Seorang sekuriti sudah membawa mobil Steven di depan lobby, Steve segera tancap gas menuju rumah akit yang di sebutkan Ruben.


Setengah jam kemudian Steven tiba, terlihat Ruben sudah menantinya di depan lobby rumah sakit


"Bagaimana mama Cynthia bisa masuk rumah akit????"


"Beliau melihat berita itu"


"Ahhh sial, segera blokir semua berita, gue enggak mau berita ini menyebar"


"Sudah gue lakukan"


"Bagaimana kondisi beliau?" tanya Steven mengendurkan dasinya.


Pria tampan itu terlihat kelelahan.


"Beliau terkena serangan jantung, beruntung sudah melewati masa kritisnya. Saat ini beliau sedang istirahat"


"Ruben... Cari tahu sumbernya dan habisi mereka"


"Siap "


"Siapapun yang menggangu harus menerima akibatnya"

__ADS_1


"Sekalipun dia mama anak loe???" tanya Ruben menatap Steven


"Sekalipun dia"ucap Steven dingin


__ADS_2