Harga Diri Yang Terjual

Harga Diri Yang Terjual
Alexander bertindak


__ADS_3

Steven dengan sabar mengantar Davira pulang pergi dan menungguinya saat di interogasi, sungguh ia merasa bersalah, karena ulahnya Davira kena imbas.


Benar kata Ruben, kelakuannya suatu saat akan mencelakainya dan juga wanita yang dekat dengannya, kini Steven menyesal karena tak mendengarkan ruben.


Nasi sudah menjadi bubur, tak perlu penyesalan, kini yang harus mereka lakukan dalam membantu Davira keluar dari tuduhan itu.


Steven akhirnya memutuskan menikahi Davira segera, sebab Davira terlihat putus asa, dengan menikahinya, Davira bisa melihat kesungguhan niat Steven.


Mereka menikah secara sederhana di depan mama Davira, Cynthia, setelah itu Davira kembali ke apartemen mereka, terpisah dari mamanya.


Dalam kurun waktu dua Minggu, keputusan pihak berwajib keluar, Davira resmi di tahan karena


semua bukti mengarah pada Davira .


Davira di tetapkan sebagai tersangka, ia kini mendekam dalam hotel prodeo sambil menunggu sidang.


Davira sangat-sangat shock , ia menangis tersedu-sedu menerima kenyataan pahit ini, sementara Margareth bersorak senang bukan kepalang, apalagi Steven tidak bisa menyingkirkan nya sebab test DNA membuktikan jika anak laki-laki yang Margareth lahiran adalah putra Steven. DNA mereka cocok.


Davira juga merasa terpukul, ia merasa di bohongi Steven. Berulang kali Steven mengatakan jika anak itu bukan anaknya, namun kenyataan berkata lain.


Bukti sudah di depan mata, mau menyangkal apa lagi???

__ADS_1


Dalam keterpurukannya Davira hanya berdoa agar ia dan anak dalam kandungannya sehat-sehat, mengenai Steven, ia serahkan semuanya pada sang maha kuasa


Sidang pertama di gelar, sepeti yang di takutkan oleh Steven, berita ini langsung terendus media.


Pihak keluarga Steven mendorong Steven segera menikahi Margareth apalagi wanita itu sudah melahirkan seorang putra, namun entah mengapa ada rasa bimbang yang sulit Steven ungkapkan.


Margareth kini tinggal dengan kakak Steven, Jonathan dan istri serta anaknya serta papa kandung Jonathan Alexander


Alex tidak berani mengatakan apapun, ia tak mau menghakimi putranya, sebab kelakuan Steven ada andil Alex di dalamnya.


Alex merasa malu telah gagal menjadi seorang ayah, karena itu ia tak mengatakan apapun, tak berkomentar apapun tidak juga mendukung Jhon yang terus memintanya mendesak Steven untuk menikahi Margareth.


Dimata tua nya, Alexander melihat jika Margareth bukan wanita yang sesuai untuk putranya, ia sudah banyak makan asam garam kehidupan, ia bisa membedakan yang hitam, putih dan abu-abu.


Davira polos dan bukan wanita yang penuh muslihat, berbeda dengan Margaretha.


Senyum dan ucapannya penuh tipu daya.


Diam-diam Alexander mencari tahu siapa Margareth. Ia tak ingin putranya mengulang kesalahannya, kehilangan wanita yang menjadi matahari hidupnya.


cukup ia saja yang melakukan kesalahan itu.

__ADS_1


Walau Steven masih dingin, namun saat ia menikah dengan Davira, Alexander hadir dan menjadi saksi pernikahan itu, semua berkat Davira.


Karena mantunya kini sedang menderita, Alex tak akan tinggal diam.


Ia akan mencari cara bagaimanapun untuk membantu Davira, sekalipun ia harus meminta para rekannya dulu membantunya.


Walau Alexander sudah lama pensiun, ia masih sosok yang di segani, lawan, di sayangi kawan.


Sosok yang di hormati banyak rekan kerjanya. Baik di dunia gelap maupun terang.


Di luar ia mencari info yang bisa membantu, di dalam ia meminta anak buahnya mencari orang untuk menjaga Davira.


Alexander, pria yang dulu berkuasa itu masih tetap pria yang sama.


Sidang pertama di gelar,


Ternyata awak media sudah menanti di luar pintu sidang, Davira sampai harus masuk dari pintu belakang, sebab Steven tak mau istrinya di publikasikan, terlebih yang utama adalah kesehatan mama mertuanya


Tak bisa di bayangkan jika Cynthia tahu dan....


Steven sulut membayangkan, saat ini yng utama bagaimana Ruben dan team hukumnya bisa membuktikan Davira tak bersalah, sehingga Davira bebas, atau bisa meminta keringanan sambil terus mencari bukti sesungguhnya

__ADS_1


Davira menjawab semua pertanyaan dengan lancar, ia terlihat tegar. Steven rasanya mau menangis melihat istrinya itu duduk di kursi pesakitan.


Tubuh Davira juga terlihat lebih kurus dengan lingkar hitam di bawah matanya,


__ADS_2