Harga Diri Yang Terjual

Harga Diri Yang Terjual
Restu


__ADS_3

Steven lalu duduk di samping Cynthia


Steven terdiam. Ia terlihat gugup.


"Ma.... Steven ingin menjadikan Davira istri steve"


"Apa....???????" Cynthia terkejut bukan main, ia memang berharap Steven Bisa menjadi menantunya, sebab ia tak tahu harus bagaiman membalas utang Budi yang sudah Steven berikan padanya.


mungkin dengan menikahi Davira, Hutangnya pada steven terbayarkan, setidaknya ia bisa tenang davira tak kekurangan apapun, walaupun ia pernah mendengar dari seorang suster jika Steven pernah datang ke sana dengan seorang wanita hamil, namun Cynthia tetap berharap Davira menikah dengannya.


egois,


ya Cyntia merasa dirinya sangat egois meminta Davira berkorban lagi dan lagi untuknya, mengorbankan masa mudanya untuk dihabiskan dengan Steven selama sisa hidupnya dan yang lebih parahnya steven bukan pria yang hanya mencintai satu wanita, namun cynthia selalu percaya steven bisa berubah suatu saat nanti.


Cynthia meraih segelas air mineral di sampingnya dan meneguknya hingga tandas,


Cynthia merasa tenggorokannya kering


"Ma, izinkan aku menikahi Vira.


aku harus mengatakan sejujurnya jika aku bukan pria baik-baik aku memiliki banyak kekasih.


namun sejak mengenal Davira semuanya berubah.


pandangan ku tentang wanita, kebencian ku pada wanita sirna.


Aku memiliki masa lalu yang buruk, namun aku berjanji akan menempatkan Davira sebagai prioritas ku, akan memanjakan ia seperti mama memanjakan Vira.


menyayangi dan melindungi Vira selamanya.


Bisakah mama percaya padaku??" tanya steven menggengam tangan Cynthia

__ADS_1


"Mama percaya padamu nak"ucap Cynthia tersenyum


"Semudah itu??" tanya Steven tidak percaya bahwa Cynthia bahkan tak ragu percaya padanya.


"Hu UM, mama percaya bahwa manusia tidak akan selamanya buruk, jika ia ingin berubah dirinya menjadi baik maka tidak ada yang tidak mungkin.


mungkin ini saatnya kau berubah menjadi lebih baik


Allah memberi mu hidayah nak. Karena Allah maha membolak balikkan hati manusia.


nak Steven apapun masa lalu kamu, mama harap setelah kalian menikah nanti jangan sampai masa lalu mu menggangu masa depanmu.


Bertaubatlah dan memohon ampun pada Sang Maha Kuasa atas semua kesalahanmu, sesunguhnya Allah maha pemaaf pada hambanya.


Satu kunci kelanggengan dalam rumah tangga,


terbukalah dengan pasanganmu, saling mengerti sama lain dan saling menguatkan."


"Mama pegang janjimu nak"ucap Cynthia mengelus puncak kepala steven. Kini steven semakin yakin bahwa davira dan Cynthia dikirim untuk menyadarkan Steven dari kehidupan kelamnya dan membawa kebahagiaan dalam hidupnya yang hampa.


"Karena mama sudah menyetujui kami, Steven mau cerita sesuatu pada mama, bagaimana keluarga Steven"


Steven lalu mulai menceritakan keluarganya dari awal ia melihat kelakuan papanya hingga bunuh diri mamanya yang menjadi trauma dan awal mula perilaku menyimpang Steven.


Cynthia hanya mendengarkan, ia tak memotong pembicaraan Steven, setelah selesai bercerita, Cynthia lalu memeluk Steven sambil menepuk bahu prianitu


"Jangan takut, ada mama disini


mama akan menyayangimu sebanyak yang mama bisa


lepaskan dendammu,Kau tidak sendirian lagi, ada mama dan davira yang akan selalu ada untukmu nak.

__ADS_1


Lupakan semua kebencianmu, marahmu, mamamu pastinya akan sedih melihatmu seperti ini nak.


Setiap orang pernah melakukan kesalahan seperti halnya papamu, bahkan kamu saja pernah berbuat salah.


Maafkan papamu, temui dia dan mohon pengampunanya seburuk apapun beliau tetap papamu.


Jangan kau nanti menyesal saat hanya bisa memeluk batu nisannya"Steven mengangguk pelan, ia menghapus airmatanya.


Perkataan Cynthia begitu menyejukkan, seolah membuka sisi gelap dalam hatinya, memeuluknya hingga terasa hangat.


Steven menyadari semua kesalahannya, Dia sudah bersikap tak adil pada papanya, Steven jadi teringat bagaiman sikapnya pada alexander, ia makin merasa bersalah.


"Ma, bolehkan aku membawa Vira menemui papaku???


Aku ingin meminta maaf pada papa dan juga meminta restu beliau"


"Tentu saja boleh dong sayang, Vira kan calon istrimu yang artinya adalah calon menantu papamu.


Nak, sayangi papamu seperti kau menayayngi dirimu sendiri.


Kami orangtua tidak memerlukan harta banyak untuk bahagia, kebahagiaan sejati adalah memiliki anak yang berbakti dan menyayangi kami, itu saja sudah cukup"


"Steve mengerti ma"


"Baiklah, sekarang temui calon istrimu sana, mama lihat kalian tadi bertengkar.


Steven, mama minta kau harus banyak bersabar menhadapi Vira, dia masih belum dewasa dan manja"


"Baik ma" ucap steven berjalan menuju kamar.


Tanpa cynthia dan Steven ketahui sejak tadi Davira mendengar percakapan keduanya, semuanya termasuk masa lalu Steven. Kini Davira mengerti jika Steven pria yang kesepian dan terluka. Davira tadi sampai menangis mebayangkan betapa mengerikannya masa kecil steven.

__ADS_1


__ADS_2