
Su Li Xia dengan cepat menjawab, "50%!"
"25%!" tawar Lu Xuan Cheng.
"45%!" ucap Su Li Xia.
"30%!" tawar Lu Xuan Cheng lagi.
"40%!" jawab Su Li Xia.
Lu Xuan Cheng berhenti menawar, dia terdiam dan berpikir sejenak.
"Nona, 30% adalah harga tertinggi yang bisa saya tawarkan!" ucapnya dengan wajah serius.
Su Li Xia tersenyum manis mendengar kata-kata dari Lu Xuan Cheng, pria itu berpikir jika Su Li Xia pasti akan segera menerima tawarannya. Namun ternyata wanita itu menjawab, "Saya akan kembali ke tempat pelelangan!"
Su Li Xia berdiri dari tempat duduknya, dia berjalan keluar dari ruangan itu meninggalkan Lu Xuan Cheng, kini pria itu sendirian di sana dengan wajah kecut yang terlihat menyeramkan.
"Ha Ha Ha...!" pria itu tertawa keras setelah Su Li Xia keluar, namun wajah yang tertawa itu terlihat lebih menyeramkan dari pada saat dia diam tadi.
Su Li Xia kembali ke tempat duduknya, dia menunggu antrian sambil melihat batu Mata Naga yang baru saja dia dapatkan tadi.
"Baru kali ini aku melihat batu yang seperti ini! Bentuknya benar-benar mirip dengan mata naga. Sayang sekali hanya ada satu, jika aku mendapatkan dua buah batu ini, aku akan membuat naga dari emas dan memasang batu ini sebagai mata di naga emas itu." batin Su Li Xia.
"Hadirin sekalian, sekarang kami akan mengeluarkan koleksi batu berharga yang akan sekaligus di lelang! Siapkan penawaran tertinggi dari Tuan dan Nona sekalian!" ucap Pembawa Acara.
Su Li Xia menoleh ke arena pelelangan, di sana dia melihat semua batu miliknya telah tersusun rapi berdasarkan jenisnya.
"Apa yang sedang dilakukan oleh pria itu?" ucap Su Li Xia dengan menyipitkan kedua matanya.
__ADS_1
"Peraturan malam ini akan sedikit berubah, batu-batu permata ini akan di lelang sekaligus. Kami akan membagikan kertas dan pulpen untuk semua tamu di sini.
"Bagi anda yang berminat dengan salah satu dari batu permata yang ada di sini, silahkan tulis harga tertinggi yang akan anda berikan dan letakkan kertas itu ke dalam kotak yang terletak di depan batu yang anda inginkan. Jangan lupa sertakan nomor duduk Tuan dan Nona untuk menentukan pemenangnya.
"Apabila kami menemukan harga yang sama di angka tertinggi, maka kami akan melakukan lelang terbuka untuk kedua pemenang. Kami akan memberikan waktu 10 menit kepada para tamu untuk menulis harga penawaran. Sampai di sini, apakah ada yang kurang mengerti dengan penjelasan dari kami?"
"..."
Semua tamu berdiskusi di antara sesamanya, baru kali ini peraturan lelang di ubah. Apalagi batu yang dikeluarkan malam ini sangat banyak luar biasa, membuat para tamu tidak bisa menahan komentar mereka.
"Apa yang terjadi hari ini?"
"Kenapa peraturannya tiba-tiba di ubah?"
"Siapa orang yang menjual semua batu ini?"
"Cara ini terdengar lebih menyenangkan dari pada lelang yang sebelumnya."
Karena tidak ada yang bertanya, pembawa acara melanjutkan kata-katanya, "Silahkan tentukan pikihan anda dan berikan harga terbaik! Kami akan memulai hitungan mundur dari sekarang!"
Su Li Xia menunjukkan wajah dingin yang sudah lama tidak dia keluarkan, "Si brengsek itu!" makinya dengan rasa kesal.
Lu Xuan Cheng sengaja mengubah peraturan lelang agar harga batu permata Su Li Xia tidak setinggi biasanya. Dia melakukan itu untuk mendapatkan semua batu itu dengan harga yang sewajarnya.
Seorang pria duduk di sebelah Su Li Xia, dia kemudian berkata, "Apa anda menyukai cara lelang yang seperti ini?"
Su Li Xia menoleh ke samping, matanya bertemu dengan mata dari pria itu. "Tentu saja aku menyukainya, dengan peraturan ini aku tidak perlu menunggu satu persatu batu itu di lelang. Terima kasih sudah membantu menghemat waktu ku!" jawab Su Li Xia sambil tersenyum.
"Hahaha... Anda benar-benar tidak pernah mau kalah ya!" ucap Lu Xuan Cheng sambil tertawa.
__ADS_1
Tatapan Su Li Xia berubah menjadi sedingin es, namun di wajah dingin itu terlihat banyak penyesalan di dalamnya. Dia berkata sambil beradu mata dengan Lu Xuan Cheng, "Saat aku kecil, aku selalu mengalah. Karena kebodohanku itu, adikku menjadi menderita. Sejak saat itu aku bersumpah aku tidak akan pernah menjadi orang yang kalah lagi!"
"Sepertinya aku sudah menanyakan hal yang sensitif baginya!" pikir Lu Xuan Cheng ketika mendengar kata-kata yang di ucapkan oleh Su Li Xia.
Sepuluh menit pun berlalu begitu saja tanpa obrolan lagi, mereka berdua hanya duduk diam melihat para tamu yang mondar mandir maju ke arena untuk memasukkan kertas ke dalam kotak yang sudah di sediakan.
Pembawa acara membacakan harga yang tertulis di kertas, semua pemenang lelang diminta untuk pergi ke ruang jual beli setelah semua harga tertinggi di dapatkan.
Su Li Xia menunggu dengan tenang di ruangan yang terpisah, dia di sajikan minuman hangat dan makanan ringan.
"Sepertinya bos menyukai wanita ini!" ucap salah satu pekerja di sana.
"Benar, baru kali ini bos membawa orang lain ke dalam ruangan ini." jawab pekerja yang lain.
"Kecilkan suara kalian! Jangan sampai mengganggu wanita yang di sukai oleh Bos!"
Setelah menunggu beberapa saat, Lu Xuan Cheng masuk ke ruangan itu. Dia duduk di depan Su Li Xia kemudian berkata, "Ini laporan perincian hasil lelang batu anda. Silahkan diperiksa kembali!" sambil menyerahkan beberapa lembar kertas kepada Su Li Xia.
Beberapa menit kemudian Su Li Xia menandatangani perincian surat jual beli tersebut. Dia mengembalikan surat itu kepada Lu Xuan Cheng dan berkata, "Terima kasih!" sambil tersenyum.
Lu Xuan Cheng merasa aneh melihat reaksi dari wanita di depannya itu, dia sudah berharap akan melihat wajah marah dan kesal dari Su Li Xia. Namun apa yang di bayangkan oleh Lu Xuan Cheng ternyata sangat berbeda dengan reaksi yang di tunjukkan oleh Su Li Xia.
"Kenapa wanita ini masih bisa tersenyum dengan wajah ceria seperti ini? Dia bahkan mengucapkan kata 'Terima kasih', apakah ada yang salah dengan otaknya itu? Aku sangat penasaran dengan isi yang ada di dalam kepalanya." benak Lu Xuan Cheng.
Lu Xuan Cheng mengeluarkan satu buku cek yang sudah penuh dengan nominal 5 Miliar, buku itu dia letakkan di atas meja.
"Totalnya ada 100 Miliar, semua uang ini akan menjadi milikmu jika kamu bersedia menandatangani perjanjian kerja sama denganku!" ucap Lu Xuan Cheng
Sama seperti sebelumnya, dia sangat yakin jika Su Li Xia akan menerima tawaran darinya. Namun kali ini tetap saja tawaran darinya tidak membuat Su Li Xia tertarik.
__ADS_1
"Aku... tidak akan bekerja sama dengan pria licik seperti mu!" jawab Su Li Xia.
^^^BERSAMBUNG...^^^