
George menemukan semua bukti penggelapan uang yang dilakukan oleh Chen Han Nie. Dia mengirimkan semua bukti yang sudah dia kumpulkan kepada Lu Xuan Cheng. "Kerja bagus!" puji laki-laki itu dengan mengirimkan pesan.
"Langka sekali mendapatkan pujian dari Tuan Muda. Aku harus mengabadikan pesan ini!" gumam George.
•
•
Su Li Xia mendapat telepon dari Rain, dia mengatakan kepada Su Li Xia jika surat panggilang dari pengadilan sudah dikirimkan kepada Chen Han Nie.
"Ceklek!"
Lu Xuan Cheng membuka pintu apartemen Su Li Xia, dia masuk ke dalam dengan sebuah dokumen di tangannya.
"Ini hadiah untukmu!" ucap laki-laki itu sambil menyerahkan dokumen yang dia pegang.
__ADS_1
Su Li Xia membuka amplop coklat yang di berikan oleh Lu Xuan Cheng, dia melihat isi di dalamnya. Matanya langsung melebar begitu mengetahui isi di dalam dokumen itu ternyata adalah bukti-bukti yang bisa membuat Chen Han Nie di tahan di dalam penjara.
Su Li Xia mengangkat wajahnya, dia melihat Lu Xuan Cheng yang berdiri di hadapannya. "Kenapa kau memberikan ini kepadaku?" tanya Su Li Xia dengan tatapan dingin.
"Karena kau membutuhkannya!" jawab Lu Xuan Cheng singkat.
"Benar, aku membutuhkan dokumen ini. Tapi kenapa dan bagaimana kau bisa tahu mengenai hal ini? Apakah kau terus memata-matai hidupku?" tanya Su Li Xia dengan tatapan yang lebih dingin lagi. Dia terlihat marah dan kesal terhadap Lu Xuan Cheng.
"Maaf, aku...!"
"Bajingan!" umpat Su Li Xia dengan wajah yang memerah.
"Bisa-bisanya dia bertingkah seperti ini di saat tubuhku yang lain masih sekarat di rumah sakit. Dasar pria hidung belang, aku benar-benar tertipu dengan kebaikannya beberapa hari ini." benak Su Li Xia.
Lu Xuan Cheng tidak mengucapkan apa-apa lagi, dia langsung keluar setelah merasakan tatapan kebencian dan amarah dari Su Li Xia. Dia menyadari kesalahannya, dia tahu jika dirinya tidak seharusjya mencintai dua wanita. Bahkan mereka adalah kakak dan adik dari ibu yang berbeda. Lu Xuan Cheng mengerti rasa sakit yang Su Li Xia rasakan, sebab dia juga memiliki Ibu tiri dan kakak tiri.
__ADS_1
"Aku benar-benar tidak tertolong lagi!" benak Lu Xuan Cheng.
Lu Xuan Cheng selalu takut jika sifatnya menurun dari ayahnya yang seorang playboy. Entah berapa banyak wanita yang sudah menjadi mainan ayahnya, dari wanita malam hingga wanita baik-baik yang di hamili tanpa diberikan sebuah pertanggung jawaban. Sekarang, Lu Xuan Cheng malah mencintai 2 wanita dalam waktu bersamaan. Dalam pikirannya, dia merasa jika sifatnya sudah mirip dengan laki-laki yang paling dia benci di dunia ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Chen Han Nie kini tersudut, dia tidak bisa kabur dan tidak bisa menyelamatkan diri dari tuntutan yang datang dari pengadilan. "Karena kau tidak memberiku jalan lain, kau juga harus mati!" benak Chen Han Nie.
Chen Han Nie mengumpulkan anak buah yang sudah lama bekerja untuknya. Di dalam sebuah ruangan remang-remang, wanita itu berdiri di depan mereka dengan memegang selembar foto Su Li Xia.
"Aku mau kalian membunuh wanita ini, bagaimana pun caranya!"
"Siap Nyonya!" jawab mereka serentak.
^^^BERSAMBUNG...^^^
__ADS_1