Hidup Kembali Di Tubuh Yang Berbeda

Hidup Kembali Di Tubuh Yang Berbeda
Episode 42. Drama di depan rumah


__ADS_3

Lu Xuan Cheng duduk di ruang tamu, di temani secangkir kopi panas dan koran di meja. Seorang laki-laki berjalan mendekat ke arahnya, dia berhenti dan berdiri di depan Lu Xuan Cheng.


"Tuan Muda, saya sudah menyelidiki semua kehidupan pribadi Nona Su Li Xia." ucapnya sambil menatap selembar kertas yang sedang dia pegang.


"Bacakan!" perintah Lu Xuan Cheng sambil menatap ke arah George, asistennya itu.


"Nona Su Li Xia adalah anak angkat dari keluarga Su, ayahnya bernama Su Cang Cing, ibunya bernama Lan Ching Mei. Dia memiliki seorang kakak bernama Su Ching Yi dan adik laki-laki yang bernama Su Thien Chi. Usianya saat ini 19 tahun, dan juga...!"


George menatap Lu Xuan Cheng, dia menahan ucapan selanjutnya yang akan dia katakan, sebab kata-kata ini pasti akan membuat buruk suasana hati Tuan Mudanya.


"Juga apa?" tanya Lu Xuan Cheng penasaran.


"Nona Su Li Xia pernah menikah dengan putra dari keluarga Zhao, Zhao Meng Cin." jawab George yang masih menatap wajah Lu Xuan Cheng. Dia penasaran dengan reaksi yang akan diberikan oleh pria itu, setelah mengetahui, jika wanita idamannya sudah pernah menikah.


Wajah Lu Xuan Cheng tentu saja menjadi gelap, namun tiba-tiba dia tersenyum. Dia tersenyum karena mengingat malam pertama mereka, Lu Xuan Cheng sempat melihat bercak darah di atas ranjang yang membuktikan jika Su Li Xia, masih seorang perawan. Hatinya merasa lega, mengetahui jika Su Li Xia tidak pernah di sentuh oleh mantan suaminya.


"Ehem... Ehemmm!! George melanjutkan, "Nona Su Li Xia dikenal sebagai gadis yang ramah, penakut dan pendiam. Dia suka melukis dan bermain musik, beberapa lagu ciptaannya sudah terkenal. Namun karena lagu itu dia jual ke produser, namanya tidak begitu dikenal."


"Ramah? Penakut? Hei George! Apa kau yakin tidak salah orang?" tanya Lu Xuan Cheng dengan wajah bingung dan penasaran. Sebab Su Li Xia yang dia kenal adalah seorang gadis pemberani yang bahkan bisa memukul puluhan laki-laki hingga pingsan di jalan.


"Saya yakin informasi ini sudah benar, Tuan!" jawab George sambil mengangguk.


"Bagaimana dengan keluarganya?" tanya Lu Xuan Cheng.


"Su Cang Cing bekerja di Yong's Entertaiment. Dia memegang jabatan tertinggi di sana, dan istrinya Lan Ching Mei hanya Nyonya rumah yang suka menghabiskan uang. Menurut informasi yang saya dapatkan, Nona Su Li Xia selalu di siksa sejak kecil oleh Lan Ching Mei dan kakaknya Su Ching Yi. Sedangkan adik laki-lakinya, Su Thien Chi masih seorang pelajar. Dia tinggal sendiri di apartemen yang dekat dengan kampus. Su Thien Chi jarang pulang karena dia tidak menyukai Lan Ching Mei dan Su Ching Yi."

__ADS_1


"Apa mungkin informasi ini dipalsukan oleh seseorang? Su Li Xia yang ku kenal, sangat berbeda dari Su Li Xia yang disebutkan oleh George." pikir Lu Xuan Cheng.


"Tuan Muda!"


Mendengar panggilan George, Lu Xuan Cheng mengalihkan tatapan ke arahnya.


"Nona Su Li Xia sepertinya akan segera terkena masalah!" ucap George yang membuat Lu Xuan Cheng langsung berdiri dari tempat duduknya.


"Apa maksudmu?" tanyanya dengan wajah panik.


"Nona Su Li Xia melaporkan kasus pencurian yang terjadi di rum... Bukan, di kamarnya. Tersangka atas kasus ini adalah ibu dan kakaknya sendiri. Karena merasa malu, Su Cang Cing akhirnya mau memukul Nona Su Li Xia, namun kejadian itu di anggap sebagai kasus kekerasan oleh polisi yang masih berada di sana. Su Cang Cing pun ikut di tahan. Tapi saya mendapat kabar jika Su Cang Cing dan dua wanita itu baru saja bebas bersyarat atas jaminan dari seorang pengacara. Sepertinya malam ini akan terjadi pembantaian di rumah keluarga Su." ucap George panjang dan lebar.


"Siapkan mobil, aku akan pergi ke sana!" perintah Lu Xuan Cheng kepada asistennya dengan terburu-buru.


Mobil pun berangkat menuju ke alamat keluarga Su. Sesekali George melihat wajah Tuan Mudanya dari kaca spion. "Kenapa Tuan Muda malah tersenyum? Dia tidak terlihat khawatir sama sekali." pikir George.


Sementara itu Su Li Xia baru saja menyelesaikan pekerjaannya. Dia kembali ke rumah dengan mengendarai mobil hitam yang dibeli oleh Ling. Setibanya di rumah, Su Li Xia melihat sebuah mobil silver yang berhenti di depan rumah.


"Siapa yang datang malam-malam begini?" tanya Su Li Xia yang baru saja menghentikan laju mobil.


Seorang pria turun dari mobil, dia membuka pintu mobil yang ada di belakang. Su Cang Cing turun dari mobil, diikuti oleh Lan Ching Mei dan Su Ching Yi.


"Cepat juga mereka dibebaskan!" gumam Su Li Xia ketika menatap ketiga wajah yang dia kenali.


Lan Ching Mei melihat mobil hitam yang terletak di belakang mobil silver. Dia mengenali mobil itu, mobil milik Su Li Xia yang dia pikir hasil dari perceraiannya dengan Zhao Meng Cin.

__ADS_1


Lan Ching Mei berjalan cepat ke arah pintu mobil hitam, dia lalu mengetuk dengan keras kaca jendela sambil berteriak, "Turun kau!"


"Mau apa lagi sih dia?" pikir Su Li Xia ketika membuka pintu mobil.


Su Ching Yi ikut berjalan ke arah Su Li Xia, tangannya langsung mengarah ke rambut panjang Su Li Xia. "Awwww!" rintih Su Li Xia ketika rambutnya di tarik kuat oleh cengkraman tangan Su Ching Yi.


"Sial!" pikir Su Li Xia. "Gara-gara menatap mobil putih itu aku jadi lengah."


Su Li Xia menangkap tangan Su Ching Yi, dengan sekuat tenaga, dia memutar pergelangan tangan yang tengah mencengkram rambutnya. "Krekkk" suara tulang yang patah membuat teriakan Su Ching Yi terdengar hingga ke dalam mobil putih milik Lu Xuan Cheng.


George menatap tak percaya dengan apa yang baru saja dia lihat di depan matanya. "Bagaimana bisa wanita yang disebut penakut dan pendiam melakukan perlawanan seperti itu?" tanya George dalam hati.


"Sepertinya ada yang salah dari laporan tentang wanita ini!" ucapnya kepada Lu Xuan Cheng yang masih sibuk memperhatikan Su Li Xia.


George berbalik menatap Tuan Mudanya, sebab dia merasa merinding secara tiba-tiba. Ternyata Tuan Mudanya sedang menahan amarah, aura hitam pekat menyelubungi tubuh pria yang sedang naik darah itu.


"Berani sekali dia menyakiti wanita milikku!" geram Lu Xuan Cheng dalam hati.


"Su Li Xia!" jerit Lan Ching Mei dengan suara tinggi yang memekakkan telinga.


Wanita itu melangkah maju, tangannya mengayun ke udara, hendak menampar wajah Su Li Xia. Namun tangan itu langsung di tangkap oleh Lu Xuan Cheng yang berlari cepat ke arahnya setelah terburu-buru turun dari mobil.


"Tu...Tu... Tuan Muda Lu!" ucap Su Cang Cing terbata-bata karena rasa panik seketika melanda hatinya.


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2