Hidup Kembali Di Tubuh Yang Berbeda

Hidup Kembali Di Tubuh Yang Berbeda
Episode 7. Kamu dipecat!


__ADS_3

Su Li Xia kembali ke toko itu, bukan karena ada yang ketinggalan tapi karena ia melupakan sesuatu yang harus ia lakukan.


"Hey kau!" panggil Su Li Xia sambil melihat ke arah Chu Lie Lie.


"I... Iya Nona!" jawab Chu Lie Lie gagap karena terkejut melihat Su Li Xia berdiri di pintu masuk.


"Panggilkan manager toko ini!" perintah Su Li Xia dengan wajah dinginnya.


"Ke--Kenapa Nona mencari manager kami?" tanya Chu Lie Lie dengan wajah menegang.


"Panggilkan saja manager toko ini sekarang juga!" perintah Su Li Xia kembali dengan wajah yang semakin dingin bercampur kesal.


"Ta... Tapi... Manager..." Chu Lie Lie makin gugup, kata-katanya semakin berantakan.


"Maaf Nona, saya akan memanggilkan manager kami. Mohon tunggu sebentar." ucap Angela menyela jawaban Chu Lie Lie.


Angela berjalan masuk ke pintu yang bertuliskan "Khusus staff", beberapa menit kemudian dia keluar bersama seorang pria paruh baya yang berkacamata dengan pakaian rapi berwarna serba hitam.


"Maaf Nona, staff kami mengatakan jika Nona mencari saya. Apakah ada yang bisa saya bantu?" tanya pria itu dengan sopan.


"Zhong Li Yao, bagaimana caramu mengajari staff disini?" ucap Su Li Xia yang memasang wajah sedingin salju.


"Aura pelanggan ini sangat mirip dengan Presdir. Jika bukan karena wajah mereka berbeda, aku pasti akan mengira jika Presdir yang sedang ada di depanku saat ini." ucap Zhong Li Yao dalam pikirannya.


"Apa kau mendengarku?" tanya Su Li Xia setelah beberapa saat pria itu terdiam.


"Ya... Ya maaf Nona, apakah staff kami melakukan kesalahan?" tanya Zhong Li Yao.


"Staff anda sangat tidak sopan terhadap pelanggan, staff anda yang bernama Chu Lie Lie melayani pelanggan berdasarkan penampilan dan kekayaan. Itu adalah kesalahannya yang pertama. Kesalahan kedua, dia dengan terang-terangan menghina pelanggan di depan umum, dan yang ketiga, staff anda sudah mencoba merebut keuntungan yang di dapat oleh rekannya. Apakah anda masih akan mempekerjakan staff yang sudah melakukan banyak kesalahan seperti itu?" ucap Su Li Xia yang beberapa kali menatap Chu Lie Lie dengan mata tajam.


Zhong Li Yao ketakutan melihat aura mengerikan yang keluar dari Su Li Xia. "Ini benar-benar mirip, sangat mirip sampai aku merasa sedang ditegur oleh Presdir Su." pikir Zhong Li Yao.

__ADS_1


"Maafkan kami Nona pelanggan, saya akan mengurus hal ini dengan baik. Saya janji ke depannya tidak akan ada kejadian seperti ini lagi." ucap pria itu dengan menundukkan kepalanya sebagai permintaan maaf.


Zhong Li Yao menatap Chu Lie Lie, dengan nada perintah dia berkata, "Mulai sekarang, kamu dipecat!"


Chu Lie Lie berlutut di lantai, dia memohon kepada manager itu untuk tidak memecatnya. Namun pria itu tidak menghiraukan Chu Lie Lie, dia mengeluarkan kartu nama dari dompetnya kemudian memberikan kartu nama itu untuk Su Li Xia.


"Ini kartu nama saya, jika ada masalah dikemudian hari silahkan hubungi saya." ucap Zhong Li Yao.


Puas membalaskan dendamnya, Su Li Xia keluar dari toko itu dengan senyuman lebar. Sebelum keluar, ia memberikan sebuah nasehat kepada Angela.


"Jangan biarkan orang lain mengambil apa yang menjadi hak-mu, siapapun orang itu, jangan pernah mau kehilangan apa yang menjadi milikmu. Ingat selalu kata-kata ini!"


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


Ling mengunjungi sebuah villa yang terletak dipinggiran kota, dia membawa seorang wanita muda bersamanya. Villa mewah itu merupakan villa milik pribadi yang Su Li Xia bangun setelah kesuksesan proyek pertamanya.


Ling masuk ke sebuah kamar yang berada di lantai paling atas villa. Ruangan itu hanya dihuni oleh seorang wanita muda yang berbaring di atas ranjang dengan banyak selang dan jarum ditubuhnya.


Suara monitor jantung terdengar jelas di kamar itu.


"Mulai sekarang, Vivian yang akan merawat Nona Su Li Xia." ucap Ling kepada wanita muda yang ia bawa bersamanya.


"Baik Nona." jawab wanita itu.


Ling sudah lama mencari perawat yang bisa merawat Su Li Xia di villa itu, dia tidak bisa terus datang ke villa karena takut musuh-musuh Su Li Xia akan mengikutinya untuk mencari tau lokasi dimana Nona mudanya berada.


Ling memeriksa informasi lengkap para perawat terbaik yang ada dirumah sakit ternama. Dia menemukan kandidat dengan nama Vivian di salah satu lembar berkas informasi.


Vivian merupakan perawat lulusan terbaik, dia bercita-cita untuk menjadi dokter. Namun keuangan di keluarga Vivian yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, tidak dapat mendukung karir Vivian sebagai seorang dokter.


Ling menawarkan beasiswa di fakultas kedokteran kepada Vivian apabila ia bersedia merawat Su Li Xia. Vivian akan diberikan buku dan seorang dosen pembimbing pribadi di villa itu.

__ADS_1


Vivian tentu saja segera menerima tawaran dari Ling. Tidak hanya mendapat beasiswa, ia juga bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan cita-cita dan bakatnya. Apalagi Ling berjanji untuk memberikan bayaran tinggi kepada Vivian selama ia bekerja di sana.


"Bersihkan tubuh Nona dua kali sehari, pakaikan lotion setiap kali selesai membersihkan tubuh Nona. Buka gorden setiap pagi dan tutup gorden setelah jam 11 siang." ucap Ling mengingatkan pekerjaan yang harus dilakukan oleh Vivian setiap harinya.


"Nona tidak suka kamarnya berbau, sering-seringlah membuka jendela agar udara di kamar ini tidak pengap."


"Saya akan mengingatnya." jawab Vivian.


Ling menatap Su Li Xia, dalam hati dia berkata, "Aku harap Nona akan segera sadar. Nona, saya akan melindungi perusahaan dengan baik. Saya pasti akan menghalangi orang-orang yang ingin merebut milik anda, dengan segala cara."


Ling membungkukkan badan memberi hormat kepada Su Li Xia sebelum ia keluar dari kamar itu. Vivian mengantar Ling hingga ke depan pintu utama villa.


"Jangan membuka pintu untuk siapapun. Jangan pernah keluar tanpa izin dan jangan memberitahukan pekerjaan Vivian di tempat ini kepada siapapun." ucap Ling mengingatkan peraturan disana.


"Baik Nona Ling." jawab Vivian.


"Aku pergi." ucap Ling setelah menyampaikan semua hal yang harus ia beritahukan kepada Vivian.


Ling meluncurkan mobilnya dengan kecepatan penuh, ia harus kembali ke perusahaan karena masih banyak pekerjaan yang harus ia selesaikan. Pekerjaan itu sudah lama tertunda akibat perjalanan panjang yang selalu Ling tempuh untuk bolak balik ke Villa.


Wanita itu merasa lega setelah menemukan Vivian, dia bisa fokus mengurus pekerjaannya di perusahaan tanpa harus memikirkan keadaan Su Li Xia yang masih koma di villa.


"Aku akan melakukan yang terbaik untuk Nona Su!" ucap Ling yang masih melajukan mobil merahnya dengan tancap.


Sementara itu Nona yang ia rindukan sedang asik berbelanja di sebuah mall terbesar di kota X.


Su Li Xia tidak menyukai pakaian yang ada di lemarinya, tidak ada yang sesuai dengan gaya busana yang biasa ia pakai. Apalagi pakaian itu sudah ketinggalan jaman dan terlihat lusuh.


"Entah sudah berapa lama pakaian ini dipakai oleh pemilik tubuh ini hingga warna kainnya pun telah memudar. Dia berasal dari keluarga yang lumayan berada, tapi pakaian dan keperluan sehari-hari yang ia pakai bahkan lebih buruk dari apa yang dipakai oleh Ling." batin Su Li Xia.


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2