
"Lintah seperti kalian, beraninya menyentuh wanita milikku!" ucap Lu Xuan Cheng dengan wajah dingin yang menakutkan.
Lu Xuan Cheng menghempas tangan Lan Ching Mei, membuat wanita paruh baya itu terjatuh ke atas permukaan tanah. Su Ching Yi berbalik, menatap wajah Lu Xuan Cheng yang berada di dekatnya. Melihat wajah tampan itu, Su Ching Yi terpikat secara cepat. Dia bahkan lupa jika pria itu baru saja membuat ibunya terjatuh.
"Tuan ini, siapa ya?" tanya Su Ching Yi dengan sikap manja yang membuat Lu Xuan Cheng merasa jijik.
Lu Xuan Cheng mengalihkan pandangannya, dia menatap Su Li Xia yang masih berdiri diam. "Kamu gak pa-pa?" tanya nya dengan raut wajah khawatir.
Su Li Xia mengangguk, "Aku baik-baik saja. Bahkan jika kau tidak menangkap tangannya pun, aku bisa menghindar dengan mudah." jawab Su Li Xia dengan wajah datar.
"Ckkk! Wanita dingin ini sulit sekali di dekati!" keluh Lu Xuan Cheng dalam hati.
"Hei kau! Sepertinya kau sangat suka tinggal di penjara!" sindir Su Li Xia sambil menatap Su Ching Yi.
Su Cang Cing berlari mendekat, dia segera menunduk di hadapan Lu Xuan Cheng.
"Tu... Tuan Muda Lu! Kenapa anda bisa datang ke rumah kami yang seperti gubuk ini?" tanya Su Cang Cing dengan perasaan gugup.
"Aku hanya ingin melihat, siapa yang berani menyakiti wanita ku!" jawab Lu Xuan Cheng seenaknya mengakui kepemilikan Su Li Xia.
"Wanita?" tanya Su Cang Cing penasaran.
Lu Xuan Cheng mengerutkan alisnya, dia lalu merangkul pinggang ramping Su Li Xia sambil berkata, "Dia adalah wanita ku! Milik ku! Jika kalian berani menyakitinya, kalian... akan ku buat menyesal pernah terlahir ke dunia!"
Su Cang Cing terkejut mendengar kata-kata Lu Xuan Cheng, dia tidak menyangka jika Su Li Xia bisa mengambil hati pria dingin itu. Melihat Lu Xuan Cheng yang begitu menyayangi Su Li Xia, Su Cang Cing terpaksa harus berpura-pura baik di depannya.
"Li Xia, kau pasti lelah setelah keluar seharian. Ayo masuk dan makan malam bersama!" ajak Su Cang Cing yang memiliki maksud lain. Dia hendak mengajak Lu Xuan Cheng masuk agar bisa menjalin hubungan baik dengan pria itu.
__ADS_1
Su Li Xia tersenyum sinis, dia langsung membaca pikiran licik Su Cang Cing. Wanita itu menatap ke samping, tempat Lu Xuan Cheng berada. "Kau mau lepaskan sendiri atau aku yang akan melepaskannya dengan caraku?" tanya Su Li Xia dengan nada datar namun terdengar mengancam.
Lu Xuan Cheng segera melepaskan pinggang kecil yang sedang di peluk olehnya. "Galak banget!" keluhnya dalam hati.
Wanita itu lalu berpaling menatap Su Cang Cing. "Manusia, tidak seharusnya makan bersama dengan serigala!" jawab Su Li Xia yang mencoba untuk menyindir Su Cang Cing sebagai serigala. Serigala berbulu domba yang telah mengambil semua warisan dari keluarga Gu.
Su Li Xia lalu berjalan masuk ke dalam rumah, di ikuti oleh Lu Xuan Cheng yang merupakan tamu tak di undang. Begitu masuk ke dalam, Lu Xuan Cheng memperhatikan sekeliling ruangan. Rumah keluarga Su, meski tidak besar, tapi masih terlihat mewah.
Dia meneruskan langkah kakinya mengikuti Su Li Xia hingga ke kamar. Tiba di depan pintu kamar, Su Li Xia berbalik. Dia menatap Lu Xuan Cheng. "Kau mau apa? Kenapa mengikuti ku?" hardik Su Li Xia dengan wajah kesal.
Lu Xuan Cheng membalas wajah kesal itu dengan senyuman, ia lalu mendekat, membuka gagang pintu yang ada di belakang Su Li Xia. Posisi mereka kini terlihat seperti sedang berpelukan. Membuat mata Su Ching Yi yang mengintip dari jauh, merasa marah dan cemburu.
Lu Xuan Cheng melangkah maju, membuat Su Li Xia mau tak mau harus memundurkan langkahnya. Keduanya masuk ke dalam kamar, pintu lalu di tutup oleh pria itu dengan satu kaki yang menahan dinding pintu.
Melihat keduanya masuk ke kamar Su Li Xia, Su Ching Yi menggigit bibir bawahnya sembari mengucapkan sumpah serapah di dalam hati. "Su Li Xia, wanita murahan yang hanya tau menggoda pria! Jika saja wajah dan tubuhnya itu menjadi milikku...!"
Di dalam kamar, Lu Xuan Cheng memperhatikan kondisi di sekitar. Tiba-tiba saja hatinya merasa iba, melihat kamar Su Li Xia yang begitu bobrok dalam pandangannya. Namun tentu saja itu semua karena kamar milik Lu Xuan Cheng yang terlalu mewah, bagi Su Li Xia, kamarnya ini sudah cukup lumayan untuk di tempati.
"Namaku Su Li Xia bukan wanita!" sahut wanita itu dengan nada kesal.
"Sayang!" panggilnya dengan suara halus sambil menatap wajah Su Li Xia yang terlihat cantik meskipun sedang marah.
"Dasar gila" maki Su Li Xia di depan Lu Xuan Cheng yang masih menatapnya.
Lu Xuan Cheng tiba-tiba saja tersenyum, dia lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Su Li Xia. "Menikahlah denganku!" ucapnya dengan wajah serius.
Mendengar kalimat itu, Su Li Xia segera menginjak kaki Lu Xuan Cheng dengan sekuat tenaga.
__ADS_1
"Akhhhh!" pria itu melompat kesakitan, namun dia kembali tersenyum ketika melihat wajah Su Li Xia yang memerah.
Mau bagaimana lagi, seumur hidupnya, Su Li Xia tidak pernah dekat dengan laki-laki. Dia menjadi gugup dan merasa malu di depan pria yang merayunya saat ini.
"Keluar sana!" usir Su Li Xia dengan wajah yang masih merah.
Lu Xuan Cheng menatap bibir indah menggoda milik Su Li Xia, dia mendekatkan wajahnya hingga bibir mereka menempel dengan sempurna.
"Bajingan ini!" batin Su Li Xia.
Dengan cepat, Su Li Xia mendorong tubuh Lu Xuan Cheng hingga akhirnya ia terjatuh ke atas permukaan ranjang.
"Kau sudah tidak sabar rupanya!" goda Lu Xuan Cheng dengan senyuman yang semakin lebar.
"Tok Tok Tok!" suara ketukan pintu langsung membuat wajah Lu Xuan Cheng berubah kesal. Kesal karena waktu bahagianya diganggu orang.
Tanpa mendapat jawaban, Su Ching Yi langsung membuka pintu kamar. Dia lalu masuk dan seketika merasa terkejut ketika melihat Lu Xuan Cheng berada di atas ranjang.
"Jika aku tidak masuk, entah perbuatan kotor apa yang akan dilakukan oleh j*lang ini!" benak Su Ching Yi.
"Kau ini tidak ada sopan santun ya!" sindir Su Li Xia dengan senyuman sinis.
"Haha... Kau marah karena gagal menggoda Tuan Muda Lu ya?" balas Su Ching Yi yang berwajah masam meskipun tertawa.
Su Li Xia mengalihkan tatapan matanya, dia melihat Lu Xuan Cheng yang masih berada di atas ranjang.
"Ckkk! Pria merepotkan!" keluhnya dalam pikiran.
__ADS_1
Su Li Xia kembali menatap Su Ching Yi, dia lalu berkata sambil tersenyum. "Sepertinya aku yang sedang di goda olehnya, tapi aku tidak memiliki minat terhadap seorang pria tua! Kau bawa saja dia ke kamarmu, ku lihat kalian berdua cocok karena sama-sama sudah tua!"
^^^BERSAMBUNG...^^^