
"Sudah lama kita tidak berjumpa, dan kau masih saja tetap bodoh seperti dulu!" ucap Su Li Xia sambil menatap Su An Jie yang berdiri dengan wajah terkejut.
"Ka... Ka... Kamu bercanda kan? Tidak mungkin, kamu tidak mungkin Kakak Li Xia kan?" tanya laki-laki itu dengan mata yang melebar tanpa berkedip.
Su An Jie menatap ke arah Ling, dia mencoba mencari jawaban di mata wanita yang sudah lama menjadi asisten dari Kakaknya. Tanpa harus bertanya lagi, Su An Jie kini yakin jika wanita yang berada di hadapannya ini adalah Kakak kandungnya.
Su Li Xia tersenyum, dia lalu berdiri dengan kedua tangan yang terbuka lebar. Tanpa menunggu lama, Su An Jie langsung berhambur ke dalam pelukan Su Li Xia. "Kakak... Kakak Li Xia!" kata Su An Jie memanggil Su Li Xia yang sudah lama tidak dia jumpai.
"Iya, ini aku." jawab Su Li Xia sembari mengelus rambut Su An Jie yang terasa lembut.
"Bagaimana Kakak bisa merasuki tubuh ini? Namanya bahkan sama dengan nama Kakak." tanya Su An Jie penasaran. Dia melepaskan pelukannya lalu menatap wajah Su Li Xia yang tampak asing di matanya.
__ADS_1
Su Li Xia memegang pipi Su An Jie yang terlihat tampan, dia lalu berkata kepadanya. "Ceritanya sangat panjang, Ling akan menceritakan tentang hal itu kepadamu nanti. Sekarang, ayo kita habiskan dulu makanan di atas meja. Ling sudah susah payah membuat makanan ini untuk kita."
Su An Jie mengangguk patuh, dia kembali duduk di kursi. Su Li Xia juga duduk di kursinya, mereka menghabiskan semua makanan yang di masak oleh Ling tanpa bersisa. Setelah selesai makan, Su Li Xia kembali ke kamar untuk membersihkan diri. Sementara Su An Jie membantu Ling untuk membersihkan dapur dan peralatan makan.
"Tuan Muda, saya bisa mengerjakannya sendirian. Anda duduk saja dengan tenang di sofa ruang tamu." bujuk Ling yang tidak ingin di bantu oleh Su An Jie.
"Tidak apa, aku bosan menunggu, lebih baik kau menceritakan hal ajaib apa yang terjadi kepada Kakak Li Xia sambil membersihkan semua kekacauan ini!" pinta Su An Jie sambil menunjuk ke dapur yang berantakan karena Ling memasak dengan terburu-buru.
Su An Jie sedikit terkejut mendengar jika wine yang dia berikan menjadi sumber malapetaka bagi kakaknya. Dia benar-benar tidak mengetahui hal tersebut jika Ling tidak mengungkapkan kebenaran ini kepadanya.
"Pantas saja beberapa waktu yang lalu Ling bersikap sangat dingin terhadapku, ternyata ini alasan di balik sikap dinginnya." benak Su An Jie.
__ADS_1
Ling selesai membersihkan piring kotor dan peralatan memasak. Su An Jie juga sudah selesai mengelap dapur yang kotor dan berminyak. Ling berjalan menuju ke kulkas besar yang berdiri tegak di samping tembok. Dia membuka pintu kulkas lalu mengeluarkan sebuah apel dan paprika.
Ling kembali ke dapur, dia menarik sebuah pisau buah dari dalam kotak. Ling lalu mengupas kulit apel dengan cara yang tidak biasa, membuat mata Su An Jie tertuju ke tangannya yang bergerak secara aktif untuk memotong buah apel.
"Ling, kenapa kau mengupas kulitnya dengan melingkar seperti itu?" tanya Su An Jie penasaran.
"Coba anda tebak!" sahut Ling tanpa mengalihkan tatapannya dari buah apel.
^^^BERSAMBUNG...^^^
PS: ✌️Ayo di tebak, apa jawabannya?🤣🤣🤣
__ADS_1