Host Infection

Host Infection
Bab 69 Ogre


__ADS_3

...***...


Ternyata dalang dari semua kejadian yang menyerang Orion merupakan ulah Dhafi, ia bekerja sama dengan Jaka untuk membalaskan dendamnya kepada Rael.


" Kita sudah lama tidak bertemu Rael! Bagaimana dengan bawahan ku ini, aku menyebutnya sebagai Ogre!"


" Sialan kau, kenapa dirimu masih hidup sih?!"


" Wah... Kau sungguh tidak sopan."


" Hah, aku tidak akan bersikap sopan kepada seseorang seperti dirimu!" Tegas Rael.


" Heh... Seseorang seperti ku yah? Tapi sayangnya aku dan dirimu adalah spesies yang sama!"


" Apa yang kau maksud?"


" Seperti yang aku katakan, kau, Klana, Jaka, dan aku, kita semua adalah satu spesies yang sama, kita merupakan sebuah bentuk evolusi dari manusia!"


" Evolusi katamu?"


" Yah... Kita merupakan bentuk evolusi dari manusia yang lemah! Tubuh manusia itu sangat lemah jika dibandingkan dengan kita, mereka merupakan makhluk cacat yang rapuh jika dibandingkan dengan makhluk lain, kita ini spesial Rael, kita harus merubah dunia yang busuk ini!"


" Kau sudah gila yah... Kau mengganggap ini sebuah evolusi?!"


" Ya... Memangnya kenapa? Kita bisa meregenerasi, kita pun dapat memperkuat tubuh, apa jangan-jangan kau tidak senang dengan evolusi ini?"


" ... Yah, aku mengganggap ini sebagai kutukan dari pada disebut sebuah evolusi."

__ADS_1


" Hah... Ternyata kita memiliki pemikiran yang berbeda, terserahlah lagi pula aku kemari karena ingin segera membunuhmu Rael!"


Dhafi mengendalikan monsternya yang berwajah mirip seperti seekor babi, ia mencoba melemparkan sebuah batu yang besar dengan memerintahkan monster itu.


Batu tersebut terlempar ke arah Rael dengan sangat cepat, Rael berusaha untuk menjauh dari posisinya berdiri, meskipun ia berhasil menghindar akan tetapi hentakan yang ditimbulkan dari batu tersebut sangat keras dan membuat tanah disekitarnya berguncang sangat hebat.


Karena guncangan tersebut, Rael tidak dapat mengendalikan keseimbangannya dan terjatuh. Disaat dirinya tengah berusaha untuk berdiri, tanpa ia sadari benteng yang rapuh itu mulai roboh dan menimpa kaki kanan Rael.


Dia berteriak dengan keras karena rasa sakit yang ia terima, Dhafi yang melihatnya hanya tertawa dengan puas dan semakin ingin melihat Rael menderita.


" Aku akan pastikan kau menderita Rael!"


Ketika Dhafi hendak mendekati Rael, Santika yang tengah berada diatas benteng menembak Dhafi dengan senjata api.


" Sial, dasar kalian para serangga!"


Ia memerintahkan monsternya untuk menyerang Santika yang tengah mengisi amunisi senjatanya.


Santika memberikan perintah kepada Pramono untuk segera menyiapkan senjata yang tersisa, ia sangat ingin membantu Rael dengan cara melawan monster Ogre itu sampai titik darah penghabisan.


" Sialan kau Rael, beraninya dirimu memukul wajahku yang berharga ini?!"


" Hah...! Lagi pula, wajahmu itu tidak selembut wajahku!"


Rael melontarkan sebuah pukulan dengan tangan yang berlapis armor monsternya, namun pukulan tersebut berhasil ditahan oleh Dhafi dan membalasnya dengan pukulan kearah perut Rael.


Setelah ia memukulnya, Rael sampai ingin pingsan saat Dhafi memukulkannya, akan tetapi dengan cepat Dhafi menjambak rambut Rael dan membenturkan kepalanya kearah batang pohon.

__ADS_1


" Dasar sialan! Kau berani-beraninya sombong didepan ku hah!?"


" Agh... Aku tidak sombong, tapi kebenarannya memang seperti itu!"


Dengan tangan kanannya, Rael berhasil mencakar tangan Dhafi dengan sangat parah, melihat darah bercucuran sangat banyak membuat dirinya tambah marah dan ingin segera membunuh Rael secepatnya.


Santika dibuat terpojok saat monster Ogre itu terus-terusan berusaha untuk membobol tembok tempat dirinya bersembunyi, dan tak lama kemudian Pramono melemparkan sebuah tombak yang terdapat sebuah granat terikat pada tombak itu.


Seketika granat tersebut meledak dan menghancurkan kepala bagian kirin, monster tersebut mulai berjalan mundur dan berusaha untuk melindungi kepalanya.


Pramono pun yakin bahwa Core dari monster itu berada di bagian kepalanya, dan akibat ledakan tersebut membuat sebuah celah pada tengkorak kepalanya.


Santika pun tak mau menyia-nyiakan kesempatan itu, dan dirinya pun menembak Core nya dan monster itu pun berhasil dikalahkan.


" Sial... Dasar monster tidak berguna!"


Karena Dhafi sempat teralihkan, Rael pun menangkap Dhafi dan berusaha untuk mencekiknya dari belakang.


" Kuharap kau mati saat ini juga!"


" Akh...! Hahaha... Aku sekarang kau mulai kehilangan hati nurani mu kan?! Apa kau tahu, saat aku berada disini mungkin dia sedang merencanakan sesuatu~."


" Sesuatu apa itu?"


" Yah... Jika aku memberitahumu sekarang itu tidak mengasyikkan, bagaimana kalau kita bersenang-senang sedikit!?"


Seketika wujud Dhafi pun berubah, ia berubah menjadi makhluk setengah monster terpampang pada tubuhnya, ia sekarang akan serius untuk menghadapi Rael.

__ADS_1


Dhafi yang telah berubah itu membanting Rael hingga membuat dirinya tergeletak diatas tanah, karena kejadian tersebut membuat tangan kiri Rael patah dan dirinyapun tak sanggup untuk berdiri karena menahan rasa sakitnya itu.


>Bersambung...


__ADS_2