
"Kamu cantik sekali Jo," ucap Radith Aditya pada sang istri yang sudah bersiap menuju tempat acara zikir dan doa untuk calon bayi mereka. Perempuan cantik yang masih berusia 19 tahun itu memang semakin cantik saja selama hamil.
"Makasih banyak mas. Ini karena kamu yang selalu bikin aku selalu bahagia," balas Jovanka tersenyum. Perempuan itu pun menyentuh perutnya yang sudah mulai tampak membuncit kemudian melanjutkan," ada buah cinta kita juga di sini mas."
Radith Aditya langsung berlutut dihadapan sang istri kemudian mengelus lembut perutnya yang berbalut kain kaftan itu.
"Terimakasih banyak sayang karena engkau mau mengandung dan menjaganya sampai sejauh ini," ujar Pria itu kemudian menciumi dengan penuh perasaan.
Jika ia ingat bagaimana Felicia, sang mantan istri yang selalu mengeluh dan merasa bosan karena mengandung Ruby maka hatinya akan kembali sakit. Akan tetapi tidak dengan Jovanka, perempuan yang masih sangat muda ini rela merasakan kesusahan selama mengandung calon bayi mereka.
"Mas, kok jadi baper gini sih, ini hari bahagia lho, tamu-tamu sudah menunggu kita diluar." Jovanka mengelus lembut rambut tebal suaminya yang sedang menciumi perutnya.
"Iya sayang, ayo kita keluar." Pria itupun berdiri dari posisinya dan menggandeng tangan sang istri untuk keluar dari kamar mereka. Radith Aditya bergabung dengan para pria begitupun dengan Jovanka. Perempuan cantik berhijab itu bergabung dengan para perempuan di bagian lain dari rumahnya.
Jovanka duduk disamping ibu mertua dan juga para sahabatnya. Mendengarkan tausiyah dari seorang pemuka agama yang juga akan memimpin zikir dan doa untuk keluarganya, terkhusus dirinya dan juga bayi yang sedang ada didalam kandungannya.
Hal yang paling istimewa dalam usia janin ke-16 pekan adalah Allah SWT meniupkan ruh-Nya kepada janin tersebut. Dalam hadis shahih disebutkan bahwa Allah SWT meniupkan ruh di usia kandungan empat bulan.
Sedangkan berdasarkan pendapat mayoritas ulama, ruh mulai ditiupkan pada janin pada usia 120 hari atau empat bulan.
Hal itu merujuk pada Al-Qur’an Surat Al-Mu’minun (23) ayat 12-14, "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu sari pati berasal dari (tanah). Kemudian Kami jadikan sari pati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air ma*ni itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik."
__ADS_1
Ayat ini diperkuat dengan keterangan hadits sebagai rujukan pelengkap. Meniupkan ruh pada usia empat bulan. Merujuk pada hadits sahih, empat bulan sebagai masa sakral ditiupkannya ruh pada janin merupakan tafsir para Ulama. Di antaranya ada dalam hadits berikut:
“Sesungguhnya setiap orang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam perut ibunya selama empat puluh hari (berupa ******), kemudian menjadi segumpal darah dalam waktu empat puluh hari pula. Kemudian menjadi segumpal daging dalam waktu empat puluh hari juga. Kemudian diutuslah seorang malaikat meniupkan ruh ke dalamnya dan diperintahkan untuk menuliskan empat hal; rejekinya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia menjadi orang yang celaka atau bahagia.” (Muslim bin Hajjaj An-Naisaburi, Shahîh Muslim, Kairo: Darul Ghad Al-Jadid, 2008, jil. VIII, juz 16, hal. 165)
Berdasar hadits tersebut, para ulama menerjemahkan masa empat bulan kehamilan merupakan akumulasi dari empat puluh hari setiap tahapan proses perkembangan janin dalam rahim ibu.
Dengan kata lain, empat puluh hari pertama adalah sp*erma membentuk embrio, empat puluh hari kedua menjadi darah, empat puluh hari ketiga menjadi segumpal daging lalu ditiupkan ruh atas Janin tersebut. Tiga kali empat puluh hari menjadi 120 hari atau empat bulan.
Maka itulah, tidak mengherankan bila usia kehamilan empat bulan diperingati dengan tasyakuran ataupun selamatan sebagai simbol kebahagiaan dan syukur tidak terukur atas genapnya penciptaan janin oleh Allah SWT dalam rahim seorang ibu.
Pada masa inilah dianjurkan memperbanyak doa untuk Si Kecil agar ia lahir dengan selamat dan tumbuh menjadi anak yang salih dan shalihah.
Ia merasakan perasaan takjub yang sangat luar biasa. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya. Tanpa sadar ia menitikkan airmatanya.
"Jovanka sayang, ada apa? Kenapa kamu menangis? tanya sang mertua dengan perasaan khawatir. Ia takut kalau istri dari putranya itu merasa ada keluhan dengan perutnya hingga ia menangis seperti itu.
"Apa kamu baik-baik saja?" tanyanya lagi seraya mengelus tangan menantu kesayangannya itu. Cici, Mini, dan Naomi ikut penasaran juga dengan Jovanka yang terisak-isak seperti itu.
"Jo, ada apa say?" tanya Mini penasaran. Jovanka hanya tersenyum seraya menyusut airmatanya. Sungguh, ia tidak bisa menjawab pertanyaan semua orang. Ia terlalu takjub dengan proses penciptaan manusia yang sudah sangat jelas dalam kitab suci. Dan ternyata itu semua sangat sesuai dengan teori ilmu pengetahuan.
Mereka pun tidak melanjutkan percakapan itu karena sang ustadz sudah mulai membacakan doa untuk Jovanka dan bayinya.
__ADS_1
"Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk, dengan menyebut asma Allah yang Maha Pengasih lagi Maha penyayang. Dari Allah, kepada Allah, tidak ada yang menang kecuali Allah, tiada yang bisa berlari dari Allah, Dia Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri."
"Kami memohon perlindungan bagi janin yang berumur 4 bulan ini pada Allah Yang Maha Lembut, Yang Maha Menjaga, tiada tuhan selain Dia Yang Maha Mengetahui hal-hal gaib dan terlihat. Dia Maha Pengasih lagi Penyayang."
"Kami memohon perlindungan bagi janin ini pada kalimat-kalimat Allah yang sempurna, asma-asma-Nya yang agung, ayat-ayat-Nya yang mulia, huruf-huruf-Nya yang diberkati dari kejelekan manusia dan jin, dari godaan malam, siang, dan waktu, dan dari segala fitnah, bala dan maksiat, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang meniup buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki saat mereka mendengki."
"Ya Allah jadikanlah dia (janin) ini sebagai anak yang saleh, mulia, sempurna, berakal, alim, bermanfaat, terberkati, dan bijaksana. Ya Allah, hiasi dia dengan hiasan akhlak yang mulia dan rupa dan indah, memiliki wibawa dan tingkah yang manis, dan ruh yang suci lagi agung."
"Ya Allah, tulis takdirnya sebagai bagian dari para ulama yang saleh, penghafal dan pengamal Al-Qur’an yang bisa mendekatkannya pada surga beserta para Nabi, wahai Dzat paling mulia diantara mereka yang mulia dan Dzat Pemberi rizqi Terbaik." "Ya Allah berikan rizqi pada dia dan ibunya untuk taat yang diterima, untuk mengingat Engkau, bersyukur pada-Mu, dan beribadah yang baik pada-Mu. Jaga dia dari keguguran, kekurangan, cacat, malas, dan bentuk yang tercela hingga ibunya melahirkannya dalam kondisi sehat wal afiat, secara mudah, gampang, tanpa sakit, susah, dan penat. Dengan syafaat Nabi Muhammad SAW.”
"Aamiin Aamiin ya Allah." Semua hadirin mengaminkan dengan sangat khusyuk.
Sumber: https://islam.nu.or.id/doa/doa-ngupati-usia-kandungan-empat-bulan-8TWMY
🌺🌺🌺
*Bersambung.
Hai readers , tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading 😍
__ADS_1