IQLIMA (Asa Yang Hilang)

IQLIMA (Asa Yang Hilang)
Bimbang Ragu


__ADS_3

Setelah melaksanakan sholat subuh


Iqlima sudah sibuk di dapur, apalagi sekarang ada si bungsu yang menginap dan akan pergi sekolah. setelah semua masakan nya siap ia pergi ke kamar untuk membangunkan putrinya


" Sayang bangun yuk, wudhu dulu terus sholat " sambil menggoyangkan tangan Reyna.


" Eeuugh... jam berapa ma,? " sambil merentangkan tangan.


" Jam 5 lebih, ayok cepat biar gak kesiangan " Iqlima membuka selimut yang menutupi tubuh Reyna melipat nya lalu keluar dari kamar.


Jam 06.15 Reyna sudah siap untuk sekolah. hari ini mau di jemput Raka, tak lama kemudian ia muncul.


" Sarapan dulu yuk, tuh udah mama siap kan! " ajaknya


mereka bertiga akhirnya sarapan bersama.


Setelah kedua anaknya berangkat Sekolah Ima lanjut beres beres, tak lama Linda dan kedua temennya datang langsung menyiapkan semua bahan untuk di olah agar siangnya bisa selesai dan diantarkan sesuai pesanan.


Sementara itu Agus lagi ngobrol dengan temen sesama pegawai.


" Gus, lo beneran mau nikah lagi sama si Anita? " tanya temennya. sementara yang lainnya nyimak.


" Belum tahu juga si, baru rencana " jawab Agus santai.


" Jangan sampai lo nyesel Gus, pikirin juga perasaan istri dan anak lo " Arghi ikut komentar.


" Bener tuh, lagian lo tahu sendiri siapa tuh Anita " Aris yang duduknya agak jauh menimpali sambil menggeser kursinya lebih deket.


" Itu kan dulu sekarang dia beda loh " bela Agus.

__ADS_1


" Halah gimana bedanya, dulu aja lo di selingkuhi dengan si Zafran, palagi sekarang, inget man, selingkuh itu penyakit yang suatu saat bisa kumat " ucap Arghi.


" Bener tuh, lo pikir aja sendiri, kalo di wanita baik baik, gak mungkin lah menyakiti sesama kaumnya " tambah Hafid


" Bener " kata yang lain nya serempak.


Agus hanya diam pikiran nya juga jadi bimbang.


Apa mungkin ya, Anita berubah, dulu dia menghianati aku, dan hatiku sampai terluka, lama dan baru sembuh ketika aku bertemu Iqlima.


Angannya kembali pada masa pacaran dengan Anita.


" Agus, maaf ya besok gak bisa pergi sama kamu, aku ada acara keluarga, " sore itu Anita menghampiri Agus di dekat lapang voly.


dimana kemaren mereka berjanji bahwa besok akan pergi ke suatu tempat tapi sekarang Anita membatalkan nya. Agus hanya mengangguk tanpa banyak bertanya.


Anita kembali menolak ajakan Agus bahkan tidak hanya sekali tapi berkali kali dengan alasan yang kadang tidak masuk akal.


Ya, pria itu Zafran.


Zafran adalah teman Agus. bahkan tak lama setelah itu mereka menikah karena mereka ketahuan sedang berbuat mesum,


dan Anita ternyata sudah hamil.


" Kebakaraaan...!!! " teriak seseorang


" mana...di mana...??? " sontak Agus melonjak kaget, tapi langsung sadar ketika semua teman temannya menertawakan dirinya.


" Bhuahaha... lo sih malah ngelamun, dari tadi di pangil juga " Aris malah tertawa makin keras, di ikuti yang lainnya.

__ADS_1


" si A lan!! " Agus bangkit sambil melempar tisu.


" Eh lo mau kemana? " Aris bertanya sambil membalas lemparin tisu ke arah Agus


" Ke WC, kenapa? mau ikut " lanjutnya sambil ngeloyor pergi, dan tak lupa ia menghadiahi sesuatu buat Aris dan teman yang lainnya.


" bau anjiiirr... ", spontan pada nutup hidung.


 ---


Dreet...


HP Ima bergetar.


pesan dari Agus masuk.


[ sepulang kerja aku kesana ] pesan dari Agus.


[ iya ] balas Ima singkat.


*sialan singkat banget balas nya* gumam Agus.


[ mau di bawain apa ] Agus kembali mengirim pesan.


[ terserah ] Ima


[ mau bakso apa mie ayam] Agus


setelah lama menunggu gak di balas balas

__ADS_1


" Astaga malah cuma di read doang " Agus tepok jidat.


__ADS_2