
Hari berganti jam menit pun berlalu.
hari ini adalah hari dimana wisuda Lintang Ayudya akan berlangsung.
Ima sekeluarga sengaja menginap dirumah lama, biar bisa bersiap bareng anggota keluarga lainnya. Sudah dari subuh tadi perias yang sengaja di datangkan oleh Alana mengerjakan tugasnya untuk merias kaum wanita termasuk Iqlima.
Jam 6 lebih semuanya sudah siap.
"Wow... istriku cantik sekali! " Agus terpana melihat penampilan Iqlima yang hari itu lain dari biasanya, ya karena Ima jarang sekali di make-up, hari ini menjadi pangling.
"Kemarin kemarin kemana aja, baru tahu ya kalo aku cantik? perasaan dari orok juga udah cantik, " Ima mencibir sambil melirik suaminya.
" Iya deh, istriku emang paling cantik! " Ucap Agus sambil merangkul pinggang istrinya.
" Gilang gak ikut ya? koq gak kelihatan? " Ima memecah kesunyian setelah beberapa saat mereka berangkat beriringan, menggunakan 2 mobil yang mana ibu bapak dan lintang ikut dengan mobil Alana, sedangkan di mobil Agus, ikut bibi Ida dan suaminya mang Arif.
" Iya ya, kemana gak seperti biasanya? " bi Ida membenarkan ucapan Ima.
"Pergi ke kota S, ngambil bahan baku buat pabrik, " Agus yang menjawab karena ia tadi di kasih tahu sama Alana.
" Oohh... " jawaban yang kompak bi Ida dan Iqlima.
Tak sampai satu jam akhirnya mereka tiba di kampus tempat berlangsung nya acara wisuda. Lintang dan kedua orangtuanya memasuki gedung sedangkan yang lain menunggu di pelataran taman komplek kampus yang telah berubah menjadi pasar dadakan karena di penuhi oleh pedagang.dari mulai penjual makanan dan minuman juga maenan sampai yang menjual aneka macam pakaian.
__ADS_1
Setelah berkeliling mencari tempat yang nyaman akhirnya mereka mendapatkan gazebo yang lumayan nyaman untuk mereka bersantai. mereka pun akhirnya duduk.
" Kita nyari makan yok! kebetulan tadi sarapan cuma sedikit! " Ajak Alana, di iyakan sama yang lain.
" Mau makan apa? biar aku yang cari sama Raka, " Agus berdiri dari duduk nya, " bakso mau? " tanya nya.
"Mie ayam aja, tuh kebetulan ada di depan, " Alana menunjukkan penjual mie ayam, lalu memanggilnya kemudian memesan dan meminta di antarkan.
Rengga yang mulai bosan minta jalan jalan, dan kami pun pergi jalan jalan untuk melihat sekitarnya. bahkan bi Ida dengan antusias berbelanja sesuka dia, Ima hanya melihat lihat saja. sampai mereka tiba di tempat penjual souvenir, Reina dan Renata membeli masing-masing 2 boneka wisuda dan buket bunga, untuk di berikan sama ateu nya satu sementara yang satunya buat dirinya. ๐๐
Sementara Alana dan Iqlima asik berfoto ria, mulai dari selpi sendiri, berdua lalu mengajak serta anggota keluarga.
#Dasar emak emak ๐คญ
karena dilanjutkan dengan foto studio.
dan di sana kami berkenalan dengan keluarga Bagas.
kemudian kami pulang beriringan seperti berangkat tadi, cuma bedanya sekarang jadi 4 mobil karena sesuai rencana mereka merencanakan acara lamaran buat lintang dan bagas.
" A, bukannya itu mobil Gilang ya? katanya keluar kota." seruku sambil menunjuk sebuah mobil pajero hitam yang baru keluar dari sebuah hotel.
"Ah, salah lihat kali, mobil begitu kan banyak, " Ucap Agus sambil matanya terus melihat ke mobil yang di tunjuk Ima.
__ADS_1
"Enggak ih, tuh nomor flat nya juga sama, " Ima terus nyerocos dan mengamati yang ada di dalam mobil, sayangnya karena kaca nya yang hitam pandangan nya gak bisa menembus ke dalam mobil.
"Tapi ngapain ya si Gilang ke hotel? " gumamnya yang sempat di dengar oleh Agus.
" Mungkin mobilnya ada yang minjam, atau di pakai sana bapaknya!" Ucap Agus walau gak yakin.
"Bisa juga sih, tapi kenapa harus ke hotel? " tanya Ima yang masih penasaran.
" Mana ku tahu? " Agus mengedikan bahunya " udahlah gak usah kepo, bukan urusan kita juga! " lanjutnya kemudian mempercepat laju mobilnya yang sempat ketinggalan dari mobil yang lain.
Sementara karena rasa penasaran Ima mengambil hp dari dalam tasnya, kemudian mengotak ngatik, setelah menemukan kontak Gilang ia menekan tanda panggilan. tapi beberapa panggilan yang dia lakukan gak juga di jawab.
"Kamu ngapain? nelpon siapa? " Agus melirik Ima yang terus melakukan panggilan.
"Nelpon Gilang, tapi gak di jawab, " Ucap Ima lalu memasukan kembali HP ke dalam tas.
" Ngapain? " tanya Agus heran.
" Penasaran aja, " Ucapnya yang merasa sedikit curiga. "Aku yakin yang di dalam mobil tadi, Gilang. " pikirnya.
___
___
__ADS_1
Sebenarnya siapa sih yang di dalam mobil Gilang?? tunggu kelanjutannya, jangan lupa tinggalkan jejak like komennya, haturnuhun ๐