IQLIMA (Asa Yang Hilang)

IQLIMA (Asa Yang Hilang)
part 23


__ADS_3

Mohon maaf baru bisa up lagi. emak sibuk di duta, lebih tepatnya so sibuk 😁😁


makasih buat kalian yang masih mengikuti cerita receh ini.❀❀


...----------------...


Jam 10 lebih, Ima dan Agus tiba rumah**.


Setelah membersihkan diri Ima melakukan ritual malamnya, yaitu melakukan perawatan muka dan tubuhnya, Agus hanya memperhatikan istrinya sambil menyandarkan tubuhnya di senderan ranjang sambil men scrol HP nya gak tau lagi liat apa, atau Chat an sama siapa, tak lama ia turun dari ranjang dan menghampiri Ima yang lagi mengoleskan lotion di kaki nya.


tanpa ba bi bu lagi ia langsung membopong tubuh Ima ala bridal style, Ima yang kaget langsung mengalungkan tangan di leher Agus.


"Aagh...!! apa apan iihh! bikin kaget aja! " jerit Ima.


"Sssttt... , diam lah, habis kelamaan, " Ucap nya sambil membaringkan tubuh Ima di atas ranjang lalu mengungkungnya.


"Mau apa? " Ima nampak gugup.


"Mau kamu! " Sahut Agus sambil menyerengei. lalu tanpa permisi ia menciumi kening mata hidung dan seluruh tubuh Ima, tak lupa bibir Ima ia kecup dan sesap, sambil terus menggigit bibir Ima hingga terbuka kemudian mendorong lidah nya agar bisa bertaut dan bertukar saliva.


Ima tak bisa menahan hasrat ia men de sah, dan membalas semua yang Agus lakukan padanya, apalagi tangan Agus yang mulai meraba sekujur tubuhnya, dan meremas sedikit kasar pada dua gu dukan yang nampak masih kenyal meskipun telah punya dua anak.Ima menggelinjang nikmat


Pergu mulan panas pun terjadi, Agus, meskipun suka pergi dengan Anita tapi untuk melakukan yang seperti itu ia masih tahu batasannya, jadi ketika ia melakukan penyatuan nya sekarang dengan Ima istrinya, ia seakan lupa diri, ia merasa bagaikan terbang ke nirwana.

__ADS_1


Desa han dan erangan masih terdengar dari keduanya bersahutan hingga peluh membanjiri tubuh keduanya, sampai....


"Yang...! Aku udah mau nyampe kita barengan ya! " Ucap Agus, Ima hanya terdiam sampai memejamkan mata, lalu tubuh keduanya mengejang dan... Agus menggeram pertanda ia klimax, ia menjatuhkan tubuhnya di atas tubuh Ima, sementara si asep nya masih nancap di kebun milik si nyai.


#jadi era πŸ™ˆπŸ™ˆ


"Turun ih, berat! " Ima mendorong tubuh Agus pelan.


"Sebentar yang, tuh dia minta lagi! " Agus tersenyum ketika si Asep mulai tegak kembali dalam sarang si nyai. kemudian ia menggerakkan nya pelan.


"Ssttt....!!" Ima mendesah menambah sensasi gairah, dan penyatuan pun kembali terjadi dengan berbagai gaya, gaya bebas ... gaya kodok dan di akhiri dengan gaya cicak merayap menggendong anak. 🀭


Hampir 2 jam mereka melakukannya sampai sama-sama kelelahan yang akhirnya membuat mereka ketiduran tanpa melakukan bersih bersih dahulu.


Menjelang subuh mata Ima terbuka, ia merasa sekujur tubuhnya remuk redam.


Perlahan ia memindahkan tangan suaminya yang melingkar di tubuh polosnya, tapi belum juga tubuhnya menjauh tangan kekar Agus kembali menariknya.


" Mau kemana? ini masih malam, " Agus masih memejamkan matanya, sementara tangannya kembali membawa tubuh Ima ke dalam pelukannya.


"Sebentar lagi subuh, aku mau mandi, " sahut Ima sambil berupaya melepaskan tubuhnya dari pelukan Agus.


" Bisa diam gak? kalo kamu gerak terus yang ada si asep bangun, minta di kelon lagi, " Ucap Agus sambil mempererat pelukannya.

__ADS_1


Ima merasa ada yang menggeliat dekat perutnya jadi terdiam, ia merinding ketika si asep menusuk nusuk perutnya, sementara yang punya masih memejamkan matanya sambil tersenyum.


"Ih, dasar omes...! " ia memukul si Asep, merasa pelukan Agus terlepas karena kesakitan, Ima berlari ke kamar mandi tanpa memakai pakaian dulu "ah sabodo teuing" pikirnya yang penting terlepas dari Agus yang lagi mengaduh kesakitan sambil tangannya megang ai asep.


Brak


pintu kamar mandi di tutupnya keras.


Hups..! Ima bernapas lega, lalu melakukan ritual mandi nya, tapi ia sempat kebingungan.


"Yaelah malah lupa lagi bawa handuk, gimana nih? " Ima menepuk jidat nya sendiri. mau tak mau ia berteriak memanggil suaminya, karena ia sudah kedinginan.


Sementara yang di panggil malah menyerengei kemudian bangun dan menutupi tubuh polosnya dengan handuk sambil menyambar handuk satunya lagi buat Ima.


"Iya, buka dulu pintunya! " sabutnya


Ima menyembul kan kepalanya sedikit lalu meminta handuk, ketika pintunya akan di tutup tangan Agus menahannya kemudian ia menerobos masuk.


wah wah.... gimana nih, apa yang bakal terjadi ya... πŸ€”πŸ€”πŸ€”


tunggu sebentar lagi ye


jangan lupa like komennya untuk tinggalkan jejak. dan kopi buat Ima yang lagi kedinginan.

__ADS_1


__ADS_2